
di sana ada kolam air hangat besar berbentuk bulat.
Roger membuka baju nya dan menyisakan ****** ******** dan masuk ke dalam kolam itu
"kemari" ucap Roger
aku membuka bajuku dan hanya memakai dalaman saja. aku mengikat rambut ku agar tidak basah.
aku masuk ke dalam kolam itu dengan malu-malu.
"waaaaahhh aku rindu air hangat" ucapku
"hee? barusan kau malu-malu"
"suuuttt.. kolam ini menyegarkan sekali" ucapku
"ditambah minum sake, ini segar sekali" ucap Roger
"apa kau pernah ke pemandian air panas?" tanyaku
"belum"
"oww jadi ini pertama kali yaa?"
"ung"
"Roger.."
"yaa.."
"mengenai keracunan sup jamur kemarin, banyak orang yang memberi saran menu baru pada makan mereka"
"bagaimana jika kita adakan saja menu baru?" ucapku
"apa mereka tidak suka sup kentang?"
"mungkin mereka bosan.. makanya mereka sangat antusias makan sup jamur"
"mmmm.. kita tanam saja bibit sayur di taman.."
"lalu bibitnya dari mana?"
"setahuku, di negara ini ada daerah paling kaya akan tanaman sayur. kita kesana saja nanti" ucap Roger
"negara apa itu?"
"bukan negara, daerah.. tempat itu masih negara kita"
"mmmm?"
"dulu daerah itu daerah yang sangat miskin.. tapi karena baiknya kerjasama mereka, membuat daerah itu menjadi subur"
"benarkah? lalu mereka dapat banyak tanaman darimana?" tanyaku
"karena mereka miskin, mereka adalah pengemis, ketika orang lain memberinya makanan.. dia sisihkan sedikit untuk dijadikan bibit. karena beragamnya makanan yang dia dapat dan dia tanam menjadikan daerah itu menjadi subur dan berpenghasilan karena mereka juga menjual sebagian yang mereka tanam."
"waahh keren.. apa semua tanaman ada di sana?"
"katanya.. aku belum pernah ke sana"
"bagaimana jika kita ajak Romeo?"
"ha.. romeo?"
"yaa.. dia kan dokter, ku pikir dia butuh tanaman obat untuk kita tanam di lahan kosong. jadi ketika dia membutuhkan obat tinggal petik saja" ucapku
Roger cemberut padaku
"kudengar kau menyukai romeo?"
__ADS_1
"hah tidak mungkin" ucapku
"aku cemburu jika kau dekat dengannya"
"heee benarkah? hahahah"
"jangan bicarakan orang lain. karena kita berdua.. kita habiskan waktu ini berdua saja"
"okee"
aku mendekati Roger. tanganku mengelilingi pundaknya sebagai isyarat aku siap menjadi budakmu saat ini!
kita saling bertatapan, roger mendekati bibirku, aku belum tutup mata.. lalu kepala roger mundur, mendekati pipiku lalu mundur lagi, mendekati bibirku lagi lalu mundur lagi.
"heeeyyy kau jaiil" ucapku
dia tertawa
aku menciumnya duluan karena greget dia menjahili ku.
tangannya meraba tubuhku secara perlahan dari bawah sambil ciuman.
tangannya turun lagi ke jari kakiku, secara perlahan naik ke betis, lutut, paha.
"ah.. gelii" ucapku yang berhenti ciuman.
roger mengangkat tubuhku ke pahanya, sehingga aku duduk di paha Roger.
roger mencium ku lagi. tangan kirinya ada di pinggangku, tangan kanannya membuka kawat bra ku.
bra ku di buka secara perlahan olehnya.
ciuman itu turun ke leherku, lalu turun ke dada ku dan..
"ahh.. aku sukaa ini" ucapku dalam hati yang menikmati ini.
dan setelahnya rahasia lah yaa.. ini antara perempuan dan laki-laki yang sedang saling mencintai.
"terimakasih untuk hari ini, moana"
"ung" ucapku
lalu Roger pergi ke kamarnya.
tak di sangka ternyata julian sedang sembunyi di depan kamarnya.
"ekhmmm" ucap Julian
"arghh"
"kalian sudah dari mana?" tanya nya
"mmmm.. rahasia wleee" aku lalu masuk ke kamar
"weeey moanaaa!"
keesokan hari nya.
aku pergi ke kamar romeo
"ah moana? ada apa datang ke sini pagi-pagi?"
"hari ini aku dan Roger mau pergi mencari bibit tanaman apakah kau mau ikut?"
"benarkah? ke mana?"
"ayolah aku pikir kamu akan membeli bibit tanaman obat"
"wah aku sangat tidak sabar aku ikut aku ikut"
__ADS_1
"ngomong-ngomong apakah hanya kita berdua yang pergi ke sana?" tanya romeo
"tidak, Kita bertiga sama Roger"
"oh bersama kakak"
"ya bersiaplah"
lalu kami bertiga bersiap-siap dan meminta izin kepada ibu yang ada di ruangan utama. Ibu mengizinkan kami pergi.
aku dan Roger menaiki roda sedangkan Romeo menggunakan sayapnya. kami hampir sampai di daerah itu jadi kami jalan kaki untuk melihat suasana di sekitar.
***
"bukan kah itu moana?" ucap orang misterius
"yaa.. itu Moana"
"hahhah... akhirnya aku menemukanmu"
Romeo dan Roger berjalan di depanku sedangkan aku di belakang mereka. mereka membicarakan kenangan-kenangan masa lalu yang mereka lewati saat masih kecil di tempat ini
tiba-tiba seseorang yang berjalan dengan arah yang sebaliknya denganku menabrakku dan memegang tanganku sangat kencang. sedangkan Romeo dan Roger tidak menyadari aku yang ketinggalan di belakang mereka.
"siapa kau?" tanyaku
"hahaha Apa kau tidak mengingatku moana?" tanyanya
"kau mengenalku?"
"bagaimana mungkin aku mengingat wajah seseorang yang menyiksaku hingga aku tidak bahagia sampai saat ini"
"siapa kau...!"
Roger menyadari aku sudah tidak ada di belakang mereka dan mereka kembali mundur untuk mencariku.
Roger dan Romeo menemukanku yang sedang digenggam erat oleh laki-laki misterius berjubah hitam.
"moana!" Roger memanggilku dari kejauhan
"Roger tolong aku..."
"Apa yang kau lakukan pada moana! lepaskan!" ucap Romeo
"oh... Pria ini apa kau mengenalku?" tanyanya kepada Roger
Roger hanya melihat laki-laki ini tanpa menjawab apapun
"kakak apa kamu mengenalnya?" Tanya Romeo
pria itu terus tertawa mengetawai kami dan tidak melepaskan genggamannya yang sangat erat itu.
lalu tangan kanannya masuk ke dalam jubah lalu mengeluarkan seperti pil berwarna merah tua
"mundur...!! dia seorang penyihir!!" ucap roger
lalu Roger dan Romeo mundur sedangkan aku tetap di sana karena tanganku dia genggam erat oleh pria itu
pria itu melemparkan pil ke bawah dan mengeluarkan asap yang sangat tebal
saat asap tebal itu keluar dia berhenti menggenggamku dan di saat yang bersamaan Romeo dan Roger pun menghilang
Romeo Roger ucapku yang linglung karena mereka tiba-tiba hilang di waktu yang bersamaan dengan kabut yang hilang juga.
Roger dipindahkan ke tempat yang lumayan jauh dengan tempatku dia berada di pasar senjata. sedangkan Romeo dia tiba-tiba ada di sebuah gang kecil nyaris tidak ada siapapun namun hanya ada seorang wanita kelinci yang sedang mencoba melarikan diri.
Romeo dan wanita kelinci itu saling bertatapan Romeo yang linglung dan kelinci itu pun bingung tiba-tiba ada Romeo yang datang entah dari mana
lalu wanita kelinci itu minta tolong kepada Romeo untuk mengangkatnya dan terbang setinggi mungkin menjauhi tempat itu. karena Romeo linglung Romeo menuruti perintah wanita itu dan membawa wanita itu pergi dari gang kecil yang gelap.
__ADS_1
setelah Romeo menyadari ternyata romeo berada di posisi yang jauh pula dengan ku.
"moana!" ucap Roger dan romeo