Moana Dan Raja Iblis Yang Tampan

Moana Dan Raja Iblis Yang Tampan
permainan meningkatkan energi di mulai!


__ADS_3

“apa itu tadi? Apakah ada seseorang yang menendangku?” Tanya Roger karena heran dia menengok kiri kanan namun tidak ada siapa-siapa.


Karena waktu habis, tim kuning dan ungu keluar dari perbatasan untuk istirahat.


Aku melihat wajah roger dari kejauhan. Dia melihat balik wajahku dan mengacungkan jempol.


“heee. Apa sii” ucap ku.


“hahaha.. dia pria yang baik ya moana. Semoga dia terus bersikap seperti itu padamu” ucap Ratu.


“ung.. aku harap begitu” aku mengangguk


“okeyy semuanya.. waktu istirahat tersisa tiga menit lagi. Saya mohon pada peserta untuk berada di posisi masing-masing” ucap Dove si MC sekaligus wasit


“benarkah? Wah sangat tidak terasa ya istirahatnya… tapi lebih penasaran lagi, siapa yang akan memenangkan babak ini.”


Tim kuning dan tim ungu berada di posisinya masing-masing, yaitu berada di sisi perbatasan gelembung dan air.


“siapa yang akan maju duluan kali ini?” Tanya Simon pada Carla.


“aku saja kak. Aku punya ide mwhehhe” ucap Carla yang langsung berbisik-bisik pada simon.


Di waktu bersamaan pada tim kuning,


“apa jurusmu mati jika terkena air?” Tanya Salamon pada Roger.


“biasanya tidak, tapi ini berbeda..


… saat aku sudah mendapatkan bunga itu, di tanganku berubah menjadi air. Bukankah itu bunga asli?” Tanya Roger sambil memeragakan menggenggam tangan


“tidak.. itu bunga asli bukan air. Eh… tunggu, kau bilang berubah jadi air?” Tanya Salamon


“ya…”


“sudah kuduga ada yang tidak beres di sini. Jurus Carla memanglah air. Dia akan menang banyak jika bertarung dalam air” ucap Salamon


“maksud nya?”


“dia bisa berkamuflase dengan air”


“hah apa?!” roger seketika mengingat dia saat sesi sebelumnya, yang da tiba-tiba terlempar cukup jauh saat hampir mendapatkan bunga.


“aah.. jadi itu jurus Carla” gumamnya dalam hati.


“hahah oke.. ide yang bagus.. tapi apakah itu terlalu sadis?” Tanya simon pada rencana yang dibuat Carla.


“hayolaaahhh..aku tidak sabar ingin segera mempunyai boneka manusia” ucap Carla sedikit merengek.


“dia milikku bukan milikmu”


“tapi aku ikut serta dalam mendapatkan nya bukan? Jangan terlalu egois kaa” sambil memukul lengan kiri simon.


“baik pemirsa.. waktu sisa 10 detik lagi.. mari kita hitung bersama.. 10.. ..9 ..8 ..7 ..6.. “


Roger menggunakan gelembung khusus pada kepalanya.


“5 .. 4.. 3.. 2.. 1.. mulai”


Roger, simon dan salamon langsung lompat ke dalam air. Sedangkan Carla diam di perbatasan. Mungkin hanya beberapa detik. Tiba-tiba…

__ADS_1


“yaaaaaayyy.. aku mendapatkan bunga ini” ucap Carla di perbatasan sambil lompat-lompat karena senang


“kakaaakk kembalilaaahh.. hai wasit.. aku telah mendapatkan bunganya” ucap Carla sambil melambai-lambai bunga pada wasit


“ohh waaaaww luar biasa sekali puteri kita semua, dalam hitungan beberapa detik saja dia sudah mendapatkan bunganya dan memenangkan babak ini” ucap MC


“ehh?”


“wahh kok bisa yaa”


“tidak mungkin” ucap penonton


“waaaaaahh horeeee selamat puteri” ucap penonton lainnya yang juga pendukung tim ungu.


“ungu.. ungu.. ungu..”


“sudah kuduga dia menggunakan trik itu” ucap Ratu


“trik apa ratu?” tanyaku


“dia berubah menjadi air dan diam-diam berenang mendapatkan bunganya.”


Roger, salamon dan simon berhenti renang di air.


“arghhh sudah ku duga akan begini” ucap salamon dalam air.


Simon senyum meledek pada roger dengan isyarat tanga telunjuk sebagai arti aku menang satu lohh…


Roger yang heran melihat ku dalam air. Wajah nya seperti berbicara maaf.


“roger.. kasian sekali” ucap ku dalam hati.


Roger dan salamon masuk ke dalam gelembung. Simon lari dan memeluk Carla, “wahh kau hebat Carla” ucap simon


“tenang saja, ini hanya permainan.” Ucap roger dengan santainya dan tersenyum manis pada salamon.


“simon bukan anak yang baik, berhati-hatilah di balik layar sekali pun”


“pemirsa,, kita telah melihat permainan ini dengan seksama bukan? Nampaknya permainan ini gampang-gampang susah yaa.. namun dapat ditaklukan oleh puteri kecil kita yaitu tim uuuunguuuuu… selamat pada tim ungu, untuk sementara tim ungu mendapatkan satu point sehingga untuk sementara nilainya 1-0. Selamat kepada tim ungu” ucap MC


“baik pangeran, apakah babak kedua akan dilanjutkan sekarang” Tanya wasit


“yaa.. kita akan melanjutkan permainan ini.”


“permainan apakah itu pangeran?”


“kita akan lomba makan!”


“eeeeeeehhh?” ucap para penonton termasuk aku


“ya, karena ku pikir barusan kita sudah bersusah payah mendapatkan bunga bukan? Mungkin energi kita terkuras banyak.. jadi saatnya kita mengisi lagi energinya” ucap Simon.


"apaa?!" Salamon kaget saat pendengar keputusan simon.


"aku harus menurunkan rasa jaim ku (jaga image) di depan rakyat ku tercinta ini" ucap salamon sambil merem tangan mengepal di dada.


"ahh sepertinya aku juga" ucap Roger


"aku tidak biasa makan banyak sih, tapi semoga makanan ini sesuai dengan selera ku. jadi aku makan banyak" ucap Roger melas karena permainan kali ini.

__ADS_1


"semangat untuk Kita berdua! semoga kita bisa lewati permainan ini!" ucap Salamon


"yap!" ucap mereka sambil kedua tangan mereka bertepuk seolah-olah siap menaklukan babak kedua.


pelayan istana berbondong bondong membawa spagetti saus tomat yang banyak ke meja di lapangan.


"makanan apa ini? seperti ular?" tanya roger


"ini spagetti. ini enak, aku akan makan banyak sepertinya" ucap Salamon


"waahh luar biasa! tim dapur membawa 80 piring spageti ukuran besar ke meja tim kuning dan tim ungu. masing-masing ditantang untuk menghabiskan 20 piring." ucap MC


"wahai perut, aku minta kerjasama nya ya.. lebih bagus jika moana juga merasakan makanan ini" ucap Roger sambil menepuk perut.


Roger tidak tahu bahwa di tubuhnya ada Arda. arda akan menuruti permintaan seseorang jika ditepuk tidak kali.


"bagaimana tim kuning? siap?" tanya MC


"siap!" ucap Roger dan Salamon


"tim ungu?"


"sangat siap"


"siaap dwoonggss hahah" ucap Carla


"baiklah pemirsa, permainan babak dua ini akan segera di mulai. nampaknya mereka sudah sangat kelaparan"


"ah bacot! cepet dong ngomong terus!" ucap Simon


"oh ya baik-baik... maaf tuan, kita hitung mundur bersama-sama.."


roger, salamon, simon dan carla sudah memegang sendok,


"3.. 2.. 1... mulaaii"


"nyam nyam nyam nyam" mereka makan dengan lahap sekali


simon makan seperti tanpa dikunyah, salamon seperti kehilangan rasa jaimnya. dia makan sangat heboh seperti tidak pernah makan berbulan-bulan. begitupun Roger, dia makan dengan lahap..


"uh tak kusangka ular ini enak sekali"


"ayo tambah lagii.. uummm enaaaaakkk" ucap Roger


"sudah ku bilang ini enak... ayo makan yang banyak!" ucap Salamon


"baaaiiiikkk.. nyam nyam nyam"


"waah roger hahahahah.. dia lepas banget" ucapku


"semangat kuniiiingg"


"unguu unguuu unguuu"


"kok aku jadi kenyang gini ya?" tanyaku dalam hati


*euuuu* aku sendawa


"ups maaf ratuu... duhh padahal aku tidak makan apa-apa" ucap ku.

__ADS_1


"hahahah tidak apa-apa mungkin kau makan angin" ucap Ratu


"lah ko aku jadi kenyang gini heeey?!" teriakku dalam hati


__ADS_2