Moana Dan Raja Iblis Yang Tampan

Moana Dan Raja Iblis Yang Tampan
Apa Ini Yang Dinamakan Kutukan?


__ADS_3

Aku merasa kasian padanya, tapi dia selalu bahagia dengan wolfa. dia menunjukan senyumannya pada wolfa, ketika berhadapan dengan wajahku.. dia nunduk. membuatku kesal.


mereka berubah seperti menjadi keluarga Owlafnia. tidur siang kerja malam.


banyak perang dimana-mana melawan naga. tapi aku tidak pernah bertemu dengan dewa yang dirumorkan itu. karena tidak ada seorangpun yang mampu menembus naga. namun pernah ada pedagang yang mengirimkan pesanan orang yasura yang pernah melihat mereka. makanya aku bisa cerita ada 6 orang disana.


kematian masal dimana-mana, berguguran, pasukan kelelawar ku banyak yang gugur juga di peperangan yang hampir satu tahun itu.


dan mungkin karena sudah biasa, roger akhirnya menunjukan senyumnya pada ku juga di beberapa waktu. kau tauu? aku pernah tidur satu kasur dengannya loh, hahaha karena kami lelah kami tidak memikirkan dimana kami tidur. tidak melakukan apapun kok!.


satu tahun peperangan, Kapten edward memberikan penghargaan pada 3 kelompok siang dan 3 kelompok malam yang prestasinya paling banyak.


beberapa orang yang ship malam berkumpul di suatu tempat, dan beberapa lagi bertugas, ternyata orang yang menang prestasi pertama adalah aku.. tim tiga loohhh.. keluarga besar ku bersorak bahagia atas prestasi yang ku dapat. yang ke dua adalah saudari, bibi dan pamanku, tim 2. yang ketiga adalah pasukan biasa, mereka manusia kelelawar.


aahh itu membuatku bahagia, tapi anehnya Wolfa dan roger tidak bahagia, dia tidak mengeluarkan ekspresi senang sedikitpun walau kita, tim tiga sudah mendapatkan prestasi menolong dan membunuh naga paling banyak. aku yang melihat mereka tak berekspresi membuatku murung juga.


ibuku marah melihatku murung ketika aku mendapatkan pujian. ibu menuduh roger terus-menerus.. aku menjadi seperti ini karena sudah terkena kutukan roger, ucap ibu. jujur itu membuatku marah, aku membela roger, mengatakan bahwa roger hanya tidak bisa terbang saja. tapi dibalik kekurangannya, insting membunuh dia lebih kuat dari ku.. cara mimpin dia lebih baik dari siapapun yang pernah kutemui. aku terus membela dia di depan semua keluarga ku setelah acara penghargaan selesai.


"apa ibu tidak percaya padaku? apa kalian tidak percaya padaku?" tanyaku pada mereka


mereka hanya melihatku tanpa bicara sepatah kata pun.


lalu ibu mengatakan jika dia mempercayai ku, dia akan terkena kutukan yang ditebarkan olehku. jujur itu membuatku patah hati. aku mengatakan aku tidak ingin melihat ibu dan ayah lagi. mungkin tuhan menjadikan ucapanku menjadi doa. kami bertengkar hebat... aku yang membela roger, mengucapkan bahwa roger itu baik-baik saja, dan ibu yang terus menentang ucapanku. mereka semua meninggalkanku, dan mengucapkan aku terkena kutukan juga. ibu juga mengatakan bahwa dia sudah ikhlas meninggalkan aku.


aku tidak tahu, mungkin roger atau wolfa mendengarkan aku yang disudutkan oleh keluargaku sendiri. yang pasti, ketika aku kembali ke ruang istirahat tim 3 mereka sudah menyiapkan makanan yang banyak.. seperti balon, kertas warna warni ditempel diatas sebagai hiasan dan sebagai tanda bahagia karena prestasi yang di raih. mungkin? dia tidak mengatakan apapun. saking dinginnya sikap Roger.


aku kembali ke ruang istirahat tim tiga, roger bilang aku boleh kembali ke keluargaku.


Roger sedang diam dengan wolfa di depan api unggun. aku duduk di depan api unggun juga.


"kembalilah, kau memiliki keluarga yang bahagia" ucap Roger

__ADS_1


"tidak, mereka sudah membuang ku" ucapku


"kembali lah, biarkan saja kami berdua.. kami sebetulnya bisa tanpa bantuanmu"


"tapi tidak mungkin, aku sudah diamanahi untuk menjadi tim 3"


"bilang saja pada keluargamu, kamu sudah tidak diterima di tim 3, kamu di usir.. mungkin mereka akan membenciku, tapi tidak apa-apa.. aku sudah terbiasa" ucapnya


"kembalilah, jangan bela aku berlebihan. keluargaku pun belum pernah membelaku sekeras itu" ucapnya.


"aku harus bagaimana?" tanyaku


"pura-pura menangislah, turunkan ego mu. kembalilah pada ibu dan ayahmu" ucap Roger sambil tersenyum.


aku yang canggung karena telah bertengkar dengan keluargaku, lalu diperintahkan untuk kembali. ini sangat canggung, sungguh!


"ambillah makanan yang ada di dalam, lalu kembalilah pada orangtuamu"


namun siapa sangka, karena suara pohon itu.. membuat naga menyadari ada seseorang yang keluar dari tanah, yaitu aku.


aku dengan santainya terbang menuju ibu dan ayahku. namun semua terlambat, aku menyadari bahwa aku adalah orang yang benar-benar terkutuk. pembawa bencana.


"ibuuu" aku teriak pada mereka yang sedang terbang menuju pos masing-masing.


mereka melihat ke belakang dan teriak ada naga di belakangku.


naga yang sudah aba-aba akan memakan ku, tiba-tiba ayahku mendorongku dan akhirnya ayahku yang dimakan.


semua orang teriak, keadaan jadi ricuh, karena ada naga di tempat aman. itu adalah naga kuning yang katanya itu adalah naga sinyal, yang bisa mendatangkan banyak naga ke tempat tertentu.


orang yang sedang berpesta karena kemenangan mereka menjadi berhenti dan menyerang naga kuning. naga kuning itu harus dibunuh, karena jika dibiarkan akan mendatangkan naga lainnya. 3 saudariku di tim 4 pun terbunuh.. termasuk ibu...

__ADS_1


semua terbang membawa panah api. semua orang berhamburan... ada yang kabur, ada yang melawan naga..


aku yang diam di tanah karena terpental didorong oleh ayahku. melihat pemandangan banyak yang gugur di bawah


"tim 1 gugur" ucap prajurit kelelawar


"tim 4 gugur"


"tim 2 bersimbah darahh.. selamatkaaann"


aku mendengar jelas keluargaku gugur satu persatu.


"tim 6 gugur"


"selamatkan tim 10"


aku mulai percaya bahwa aku terkena kutukan dari roger saat itu. aku sudah pasrah dan siap mati demi menghilangkan kutukan itu padaku.


naga itu melihat padaku, dia sudah membuka mulutnya yang giginya penuh darah. aku sudah tutup mata dan siap mati.


mungkin tuhan belum mengizinkanku menemuinya, seseorang datang dan memotong jari naga itu. karena konon katanya kelemahan naga kuning adalah pada kukunya. naga itu seperti kesakitan dan langsung tumbang.


saat aku masih tutup mata, aku ditarik lari oleh sesuatu. apa kau baik-baik saja? 2 kali seorang laki-laki itu menanyakan padaku.


saat aku membuka mata... ternyata orang yang menolongku adalah Wolfa dan Roger. Aku menangis sejadi-jadinya sambil ditarik.


mereka membawaku ke tempat aman menurutnya.


lalu keesokan harinya, di tempat pengungsian banyak sekali orang yang gugur.. tempat pemakaman sudah penuh, terpaksa sebagian orang di bakar, di makan, karena kurangnya makanan yang tersedia. kanibalisme masih banyak saat itu, karena darurat.


hingga saatnya kami bangkit, datang manusia yang mengaku dia seorang penyihir... berkata pada semua orang di bumi untuk berdoa bersama di suatu tempat

__ADS_1


__ADS_2