Moana Dan Raja Iblis Yang Tampan

Moana Dan Raja Iblis Yang Tampan
Permainan Yang Aneh


__ADS_3

"kok aku jadi kenyang gini ya?" tanyaku dalam hati


*euuuu* aku sendawa


"ups maaf ratuu... duhh padahal aku tidak makan apa-apa" ucap ku.


"hahahah tidak apa-apa mungkin kau makan angin" ucap Ratu


"lah ko aku jadi kenyang gini heeey?!" teriakku dalam hati


"apa jangan-jangan arda memindahkan makanan yang roger makan ke perutku? hufftt ya ampun ardaaaaa"


"waah ko aku belum kenyang yaa padahal udah banyak" ucap Roger


"berarti makanan ini enak!" ucap Salamon


"betul sekalii! hahahahah"


unguu unguuu unguu


kuningg kuningg kuninggg


penonton terus bersorak menyemangati peserta lomba.


"huftt aku kenyang" ucapku dalam hati


"ardaaa kembali lah" ucap ku dalam hati


lalu arda kembali pada tubuhku dengan cepat, roger merasakan ada sesuatu yang keluar dari tubuhnya. lalu dia menoleh padaku.


aku memberi dia dua jempol dengan tatapan lesu karena terlalu kenyang. roger merespon jempolku dengan jempol juga sambil menggenggam sendok.


"hoeeekkkk aduh aku kenyang banget ini.. perutku sudah tidak bisa nampung banyak!" ucap carla


"kau tidak boleh menyerah begitu saja! ayo makan yang banyak!" ucap Simon


"wah nampaknya puteri sudah mulai oleng ya pemirsa! perutnya mulai buncit... mari kita beri semangat agar dia bisa menghabiskan spagetinya!" ucap MC


"semangat.. se ... ma.. ngat... semangaaaaattt" ucap penonton.


"aaaaahh berisik aku mohonn berisik! hoeeekkkk!!"


"aku tinggal 8 piring lagi." ucap Salamon


"wahh aku 9 piring, ayo balap" ucap Roger


mereka tampak bahagia dengan permainan ini.


"heee mereka seperti melupakan beban yang dia pikul sebelumnya ya. mereka jadi diri mereka sesungguhnya" ucap ku dalam hati.


"tapi melihat dia bahagia seperti itu membuatku tenang, semoga kau bahagia selalu yaa Roger. aku mencintaimu" ucapku dalam hati


roger dan salamon seperti melepaskan fakta bahwa mereka adalah pangeran di istananya masing-masing. menghilangkan jaim itu sangat sulit menurutku, terlebih banyak yang memperhatikan seperti ini.


"hoeeekk" di sisi lain, simon sudah menyerah dengan tantangan yang ia buat. simon berhasil menghabiskan 15 piring.


roger dan salamon melihat simon lalu roger dan salamon saling tatap.


"maaf wasit, aku ingin balap makan dengan salamon" ucap Roger


"baiklah! aku jadi sangat bersemangat ini hahahahahha" ucap Salamon dengan bahagianya.


"waahh roger hahahaha sejak kapan dia seperti itu hahahah" ucapku sambil tertawa


"hahahahah" semua penonton menertawai kelakuan mereka yang menggemaskan.

__ADS_1


pertarungan mereka sangat sengit, namun dimenangi oleh Roger. roger menyisakan seperempat piring spageti sedangkan salamon tersisa setengahnya lagi.


"babak kedua dimenangkan oleh tiiim kuuuniiiinggg. selamat tim kuning, dengan begini kalian seri" ucap Wasit dan MC.


"yaaaayyy"


roger melambaikan tangannya kepada semua orang karena bangga telah memenangkan satu babak. ini lucu menurutku, dia lepas di alam ini. tidak seperti di rumah yang dikekang dan dipenuhi rumor dia terkena kutukan, anak haram parkit dan kenari lah.. dan lain sebagainya.


"karena kalian mendapatkan point seri, dan babak kedua dimenangkan oleh tim kuning. maka untuk babak ketiga dipimpin oleh tim kuning...


... kepada tim kuning, silahkan berdiskusi dengan temannya untuk menentukan permainan apa untuk babak penentuan" ucap MC


roger dan salamon berdiskusi untuk menentukan permainan babak ketiga.


setelah beberapa menit akhirnya mereka telah memutuskan


"yosh! aku siap" ucap Salamon


"ide bagus bukan?" ucap roger


"aku yakin mereka membuat permainan yang aneh" ucapku


"terlihat dari ekspresi roger yang tidak meyakinkan" ucapku


"hahaha benar sekali, tidak biasanya salamon berwajah sepeti itu" ucap Ratu


"baiklah.. jadi permainan seperti apakah babak ketiga?" tanya MC


roger memegang mic.


"untuk babak ketiga ini, aku ingin tahan..."


"tahaann...??" tanyaku dalam hati


"tahaaann... eeng" ucap Roger


"tahan kedip" ucapnya sambil tersenyum


"heeeeeeeee...." semua penonton terkejut


"hahahahaha apa sii serius ni gem absurd banget dari awal" ucapku sambil tertawa terbahak-bahak


"hah?! jadi aku harus tahan kedip gitu?" tanya carla


"yaa.. jadi cara mainnya adalah kita saling tatap, siapa duluan yang berkedip itu dianggap kalah" ucap Roger.


"yang menentukan siapa lawan kita adalah pilih kartu di sini.. di baliknya ada nama di antara kita" ucap Roger pada carla san Simon sambil memberikan kartu terbalik.


"ini tidak ada sesi, sekali jadi" ucap Roger


"baiklah! siapa takut!" ucap Simon


"jadii kalian pilihlah satu kartu, itulah lawan main kalian" ucap Roger sambil melihatkan kartu


"engg... kartu mana ya?" tanya Carla dalam hati


"aku yang kanan." ucap Simon


"baiklah aku kiri" ucap Carla


"ambil lah" ucap Roger.


"ah!" mereka berdua terkejut dengan nama di balik kartu.


"jadi berbaliklah, tunjukkan pada semua orang siapa lawanmu, nona?" tanya wasit.

__ADS_1


"lawanku... Roger!" ucap Carla


"yees sesuai harapan!" ucap Roger dalam hati.


simon memperlihatkan kartunya saja tanpa mengucapkan sepatah kata pun.


"siapa yang duluan main?" tanya wasit


"aku saja" ucap Roger


"owwhhh baik laah" ucap Carla


"okewewh semuanya, babak penentuan ini adalah babak terakhir.. jadi kita saksikan permainan tahan kedip ini.. duduklah di posisi masing-masing.. hitung mundur.. tigaaaa... duaaaa... satuu... mulaiii!"


roger berdiri saling berhadapan dengan Carla. menatap mata carla dengan lembut.


"eh? wahh matanya bagus juga"


"halisnya.."


"warna matanya" ucap Carla dalam hati


tatapan mata Roger yang lembut membuat carla menjadi salting (salah tingkah) membuat dia gugup. wajahnya menjadi merah.


karena melihat carla wajahnya merah, Roger sedikit merayunya dengan mendekatkan wajahnya pada wajah carla dan tersenyum.


"jangan.. jangan... aaaaaaaaaaa" ucapku dalam hati karena melihat roger mendekatkan wajahnya ke wajah carla.


wajah carla semakin memerah dan...


"kyaaaaaaaaa... aku tidak mungkin mengalahkan dia" ucap Carla sambil menyentuh kedua pipinya sendiri karena memerah sambil merem.


"huftt hampir saja" ucapku.


"arghhhhhhh!!" simon terkejut bukan main saat melihat carla


"hahahahaha" salamon yang tertawa terbahak-bahak melihat adiknya yang masuk ke perangkap buaya! (ups bukan buaya.. tapi burung)


"waaah puteri carla menyerah begitu saja... tercium bau kekalahan pada tim ungu" ucap MC


"waaah berisik luuuu..." ucap Simon karena tidak menerima Carla yang kalah oleh Roger.


"maaf pangeran" ucap MC yang teriak tanpa mic


"baik sekarang waktunya simon vs salamon.. siapakah yang akan menang?? mari kita saksikan!"


simon dan salamon saling berhadapan dan saling tatap. mereka bertarung sangat sengit.. seperti mengeluarkan dendam yang mereka miliki setelah lama di kubur.


tatapan penuh dendam


beberapa menit kemudian


mereka tetap bertahan saling tatap sampai air mata mereka keluar. mereka saling tatap tanpa suara dan tanpa senyum sedikit pun.


"mereka seram sekali" ucapku dalam hati


unguu unguu unguu


kuningg kuningg kuninggg


"awww aku sudah tidak kuat!" ucap Simon dalam hati


"sampe kapan ni orang kuat ga merem ya?" tanya salamon dalam hati


dan akhirnya mereka berkedip secara barengan

__ADS_1


"haaah?" ucap penonton


__ADS_2