
di saat bersamaan di tempat yang berbeda. aku ditinggal sendirian.
semua orang melihatku karena aku manusia.
aku memanggil arda keluar dari tubuhku.. jadi kita berdua di sana.
karena banyaknya yang melihatku karena keributan sebelumnya. aku dan Arda lari secepat mungkin menjauhi kerumunan manusia hewan yang ada disana.
ada tiang yang bertulisan "Selamat Datang di Antonio"
"ahh akhirnya kita sampai di sini Arda.. huuuuu" aku yang lelah karena lari
"huuuu... kenapa kau sendirian moana?"
"mereka hilang"
"hah?!"
"bentar-bentar... kalian pergi bersama dan kau kehilangan mereka?" tanya Arda
salah satu anggota dari Antonia yaitu manusia semut keluar dan menantangnya aku yang sedang ngobrol dengan arda
"halo apa ada yang bisa saya bantu?" tanyanya
"begini tuan aku kemari bersama Tuan Roger kenari dan Romeo kenari untuk membeli beberapa bibit di aktornya untuk ditanam di kerajaan kedua. tetapi aku tadi bertemu dengan seseorang yang aneh di pasar orang itu melempar seperti asap.. enggg.. Apa ya namanya.. yang pasti bulat ketika dilempar menjadi asam setelah asamnya hilang 2 Roger dan telurnya ikut hilang Dan orang yang lari itu pun menjadi hilang."
"Tuan Romeo dan tuan Roger kemari? jadi kau salah satu anak buah Roger atau Romeo? bagaimana cara meyakinkan kami bahwa kau adalah anak buah mereka."
lalu aku membuka lengan ku yang ada tato tanda anak buah Roger.
setelah aku memperlihatkan foto itu buat semua percaya dan membolehkan kami masuk ke antonio.
...****************...
salah satu teman misterius itu marah kepada temannya karena dia gagal menculik ku dan malah memisahkan aku dengan Romeo dan Roger.
...****************...
*Romeo*
Romeo dengan hana usagi (temannya manusia kelinci yang ia temui di gang kecil) duduk berdua melihat ada anak lari di tempat kumuh itu.
"apa pemandangan yang kau lihat setiap hari seperti ini?" tanya Romeo karena sedih melihat pemandangan kumuh di negeri penari.
"setiap hari seperti ini tapi bagiku ini adalah surga yang aku ciptakan untuk mereka yang tidak memiliki rumah dan keluarga"
__ADS_1
Romeo lalu menatap hanya dengan tatapan penuh iba.
"suatu hari nanti aku akan membawa mereka ke tempat yang luar biasa indah dan akan membangun area ini menjadi surga yang indah buat mereka juga. aku janji" ucap Romeo
"benarkah? oh terima kasih!" ucap Hana sambil tersenyum.
"sebetulnya di tempat ini ada manusia, tapi aku memerintahkannya untuk tidak pernah keluar dari rumah. warnanya adalah tepat yang tidak aman bagi manusia" ucap Hana
"manusia... benarkah...?"
"aku berjanji pada ibunya untuk menjaga dia sekuat tenaga. biarpun aku adalah salah satu geng mafia yang berbahaya di negeri ini yang menculik banyak manusia untuk dijual. tapi aku tidak akan pernah memberikan manusia ini kepada bos ku yang jahat"
"ibunya adalah seseorang yang sangat lembut kepada semua anak-anak termasuk padaku. aku menganggapnya sebagai ibuku juga. tapi suatu hari ketika seseorang akan menculik ku Ibu rela mati dan meninggalkan anak aslinya. sejak saat itu aku berjanji pada diri sendiri, aku akan menjadi kuat dan menjaga manusia itu hingga akhir hayatku."
seseorang mendengarkan dari jauh obrolan kami.
...****************...
*Roger di toko senjata, pasar bawah tanah*
manusia kucing itu lalu ganti baju dan penutup tokonya, karena mereka akan mencari bahan untuk membuat pedang paling hebat untuk hadiah Moana.
saat di perjalanan Roger melihat kiri kanan untuk mengingat jalan keluar dan jalan masuk menuju pasar bawah tanah ini.
selalu sesampainya di gunung es, mereka bertemu dengan banyak mafia yang siap untuk membunuh mereka berdua. namun dalam sekejap Roger membuat mereka pingsan tanpa menyentuh mereka sedikit pun.
neko melihat mafia yang dianggap kuat dengan mudahnya pingsan ketika berhadapan dengan roger.
"wah kau hebat sekali tuan! siapa dirimu yang sebenarnya? Aku benar-benar curiga sejak mendengar kau butuh pedang untuk membunuh naga" tanyanya
"bukan Aku pedang itu bukan untukku tapi untuk teman masa kecilku"
"siapa kau sebenarnya Tuan?"
"aku roger" ucapnya sambil menatap Neko
"Aku hanya manusia burung berasal dari keluarga kenari. apa yang di sesuatu yang baru bagi mu?"
"hah kau Roger kenari? maafkan aku tuan, Aku tidak tahu kalau kau adalah seorang pangeran"
"tidak apa-apa. jadi Carikan aku barang langka itu ya"
"ya tuan"
pada setiap perjalanan kami menemukan banyak sekali jebakan agar kami jera untuk datang ke tempat itu. tapi roger dengan mudahnya menolong neko dan menyelamatkan dirinya sendiri dari jebakan itu.
__ADS_1
banyak sekali mafia yang tumbang di tangan roger. karena Neko merasa dilindungi oleh Roger, dia terus memperhatikan roger selama di perjalanan.
"Apa masih jauh?" tanya Roger
"kalau tidak salah kita sebentar lagi sampai tuan."
di puncak gunung paling atas ada sebuah ruangan yang terbuat dari es yang mengkilat, ada sebuah kotak kecil yang didalamnya barang langka untuk digunakan sebagai pedang. neko dan Roger masuk ke tempat itu.
"wah ini dia barangnya tuan." Neko mengambil barang itu.
Karena itu dianggap terlalu mudah menurut Roger, wajah rasa segera mendekati Neko yang sedang mengambil kotak.
Roger menggenggam tangan neko.
"kenapa?" tanyanya
tidak lama dari itu ruangan es yang mengkilat tiba-tiba runtuh dan lantai yang mereka injak tiba-tiba bolong, namun karena Roger memiliki sayap dan Roger sudah menggenggam tangan neko, mereka bisa menghindari jebakan itu sambil terbang. di bawah lantai yang mereka injak terdapat banyak sekali es runcing yang apabila mereka lengah mereka akan jatuh dan tertancap di sana.
neko terpesona kepada Roger karena selama bepergian dengan roger, neko terus-terusan dilindungi oleh Roger.
mereka pulang tanpa gerobak melainkan terbang menggunakan sayap Roger. dengan posisi neko dipangku oleh Roger.
begitulah wanita, diperlakukan hangat walaupun hanya sedikit membuat dia nyaman dan akhirnya menyukai lelaki itu. seperti halnya Neko yang diperlakukan baik oleh Roger. akhirnya tanpa disadari Neko menyukai Roger.
mereka sudah sampai di pasar bawah tanah lagi.
Neko membuatkan pedangnya langsung dihadapan Roger. semua bahan dimasukkan tanpa ada yang terlewat sedikitpun.
akhirnya pedang itu jadi, ketika jadi pedangnya berwarna hitam pekat.
Roger tersenyum bahagia.
"aku harus membayar berapa?" tanya Roger
"aku tidak butuh uang, aku memiliki banyak uang yang bahkan tidak terwadahi. aku butuh cinta"
"lalu bagaimana?"
"Aku ingin menjadi pacarmu" ucap neko pada roger
Roger terkejut mendengar itu.
"maaf, tapi seseorang menungguku di rumah"
"tidak apa-apa. jadikan aku simpananmu saja... pangeran."
__ADS_1