Moana Dan Raja Iblis Yang Tampan

Moana Dan Raja Iblis Yang Tampan
Perang Melawan Kelompok Gazakuma


__ADS_3

Tak lama dari itu, datang dua orang dan berteriak


"sakoooooo"


semua orang melihat ke arah dua orang itu termasuk aku


"Romeo!" ucap Roger


aku menatap tidak percaya itu romeo.


romeo dan hana pergi ke tengah lapang.


"siapa dia?" ucap bangsawan


"burung? apa dia bangsawan bangkrut?"


"hana.." ucap Sako yang sudah pasrah di sana.


"hah siapa kau? penjaga kemarii...." ucap Cheetah


lalu lari 2 orang dan salah satunya adalah lelaki yang menangkap ku saat di pasar.


"Roger lihat! orang gila itu!" ucapku


"dia... dia anggota gazakuma?"


"apa yang sebenarnya dia rencana kan ya?"


aku dan Roger mendekati Romeo


"Kau mengada-ada saja... lihat penonton.. dia bangsawan bangkrut yang mengaku-ngaku manusia ini milik dia. hahaha kami tidak akan memberikan ini padamu!" ucap Cheetah


*huuuuuuuu* semua orang yang hadir menyoraki Romeo dan Hana.


Roger menyentuh tangan romeo


"Romeo"


"ah kakak"


"ada apa? kenapa kau membela manusia dan bersama kelinci?"


"ceritanya panjang"


penyihir yang akan menculik ku kaget melihat aku dan Roger. dia langsung lari ke belakang layar.


"lepaskan manusia itu!" ucapku


"hahahahahhaha tidak semudah itu" ucap Gazakuma


"kalian penculik!"


"lihatlah pemirsaa.. dia menuduhku penculik hahahah" ucap Cheetah.


"bilang saja kalau ingin anak penyihir itu tapi tidak memiliki uang kan?" ucap bangsawan


"Arda..." ucapku


"ya" Arda lari mencari bantuan secepat kilat.


"kembalikan atau kau akan terluka!" ucapku


*deg deg deg*


"serius nih aku bilang gini?"


"so banget lu moanaa"


"serius nih?"


"tenang ada Roger" gumamku dalam hati


"tenang moana, kita akan beli semua manusia itu!" ucap Roger


"benarkah?" ucapku


"hah apa apaan dia.." ucap para penonton


"aku akan membelinya lebih dulu heey.. ngantri"


"aku ingin lelaki ke dua"


"aku ingin lelaki kedua jugaaa"

__ADS_1


"dia lelaki seksi yaa"


"kami akan membayarnya dengan ini!" ucap Roger


tiba-tiba bunga besar tumbuh di tengah lapang.. mengeluarkan Serbuk kuning yang harum namun membuat pingsan.


Romeo memberikan kain ke hana agar tidak menghirup serbuk itu.


Roger melihatku, namun aku sudah memakai masker


"aman" ucap Roger.


tak lama dari itu, semua bangsawan yang hadir pingsan setelah menghirup serbuk bunga roger.


"kepalaku pening" ucap Cheetah


"cheetah.. jangan lengah.. ini serbuk racun!" ucap Gazakuma


"aaahh begitu ya?.. aku harus lari agar tidak ngantuk"


lalu cheetah lari dengan cepat mengelilingi manusia itu.


6 manusia yang di jual pingsan.


10 anak buah gazakuma yang kuat racun keluar dan siap untuk melawan kami.


Hana mengeluarkan pedangnya, Romeo bersiap untuk menolong 6 manusia itu.


Roger mengeluarkan pedangnya, begitu pun aku.


2 manusia kadal mendekati Hana


"hahah tak kusangka hana si gesit akan menjadi lawanku saat ini" ucap Manusia kadal 1


"diam lah Tomoe!"


"benar kata ibuku, hari ini bisa jadi dia kawan.. namun bukan tidak mungkin jika esok dia menjadi lawan. sama seperti mu, hana"


"aish aish aish, penculik manusia tapi menyembunyikan manusia. kau wanita cerdik" ucap kadal 2


"maafkan aku Toga... Tomoe... tapi bersiaplah untuk terluka" ucap Hana


"hiaaaah" hana bertarung dengan kedua kadal itu.


aku bersiap siap untuk melawan 5 kadal. namun ketika aku menarik pedang, keluar aura hitam dari pedang itu. aura nya menusuk 5 kadal yang akan jadi lawanku. 5 kadal itu seperti membatu sambil berdiri.


"eh? apa yang terjadi?"


"aku bahkan belum mengayunkan pedang ini loh" ucapku


aku melihat Romeo yang ada di belakangku.


romeo pun terheran heran melihat fenomena ini.


aku segera menghampiri Roger yang akan melawan Cheetah, 3 Kadal dan Gazakuma.


saat cheetah lari mengelilingi manusia, Roger menangkap kakinya dengan akar bunga jurus Roger lalu menariknya ke atas.


"aaaaa" Cheetah yang langsung linglung karena takut ketinggian.


"ish dasar cheetah tidak berguna!" ucap Gazakuma


Roger menangkap 3 kadal sisanya dengan akar serupa. lalu melilit 3 kadal itu dengan daun berbunga yang penuh racun.


"arghhhh" mereka pingsan karena serbuk yang mereka hirup lebih banyak.


"aaaaaahh mereka bukan pria sejati! dasar pengecut!" gazakuma lalu turun dari kursinya.


lalu gazakuma menarik pedang besar beracun yang ada di pinggangnya.


"bersiaplah mati di tanganku burung jelek! sekali kena tebas pedangku.. kau akan merasakan kematian sangat dekat denganmu hahahahah"


"kemarilah" ucap Roger menantang gazakuma


karena cheetah sudah tidak mengelilingi Manusia, aku dan Romeo mengangkat manusia itu ke sisi.. diamankan agar nanti mudah untuk pergi.


"Sakoo.. bangunlah" Romeo menepuk pipi Sako


"hai manusia.. bangun"


"bangun"


"haii bangun cepaat"

__ADS_1


Sedangkan Roger, dia juga mencoba bertahan dari serangan Gazakuma.


Gazakuma adalah lelaki yang sangat kuat, berkali-kali dia terkena tebasan Roger namun tidak terasa sakit sedikitpun


"hahahahah ini seperti digigit semut!"


"inikah kekuatanmu... burung jelek...!!!!"


"dia bukan lawan yang lemah" gumam Roger dalam hati


"pedangnya sangat berbahaya.. aku harus memiliki trik agar dia bisa lengah dan aku memberi dia racun"


"sebetulnya aku bisa menang, tapi menggunakan pedang milik Moana"


"dimana moana?"


Roger melihat sisi kiri kanan mencari aku


"kau sombong sekali burung! kau sedang bersamaku tapi kau berani memalingkan pandanganmu dariku?!"


Gazakuma lalu menyerang Roger tanpa henti dan tanpa celah.


...****************...


Arda terbang mencari pertolongan


"aku harus kemana yaa?"


"aku harus minta tolong pada siapa yaaa"


"rumah atau istana?"


"dimana istana?"


"aku harus kemana iniiiii????"


arda terus terbang mencari seseorang yang akan menolong Roger dkk.


"tunggu, apa dia Wolfa?"


arda yang berwujud manusia burung lalu turun,


"maaf tuan, apa namamu wolfa?"


"heheh sebetulnya aku tau dia bukan Wolfa" gumam arda dalam hati


"Wolfa? aku.. Wolfeen, ayahnya"


"ah?!"


"Maaf tuan, Roger dan Romeo sedang dalam bahayaaaaa"


"hah bagaimana bisa?"


"ayo tuaaann bantu mereka...!!!"


"coba ceritakan dulu..."


"jadi ceritanya....."


...----------------...


di sisi lain, Hana masih bertarung melawan 2 kadal, yang mana Tomoe dan Toga adalah sahabat Hana ketika hana masih anggota gazakuma.


hana terus berjuang menahan serangan dari pedang temannya.


"aku benar-benar tidak bisa mempercayai ini" ucap toga


"aku tidak bisa menyakiti teman baikku" Ucap Tomoe


"lupakan aku toga, Tomoe, bertarung lah dengan serius!" Ucap Hana


"hahhah.. baiklah..!" Ucap Toga


karena sebelumnya paha Hana di injak oleh cheetah, Toga melihat celah untuk mengalahkan hana, Toga menginjak kembali paha hana yang lebam.


hana mulai oleng dan kesakitan.. Tomoe menarik lagi telinga nya yang berdarah.


"aaaaaaaaaaa" Hana teriak kesakitan


Romeo mendengar hana teriak kesakitan mencoba mendekati hana namun tidak bisa, karena Romeo bukan burung tipe petarung.


"hanaaaaaaa" Romeo teriak saking khawatir

__ADS_1


__ADS_2