Moana Dan Raja Iblis Yang Tampan

Moana Dan Raja Iblis Yang Tampan
Pasar Gazakuma


__ADS_3

aku diam tidak menjawab ajakan Gazakuma, mulutku terangah angah, keringat ku menetes.


"woe! jawab!" ucap Cheetah


semua orang melihat padaku.


"ah kau lama! weh jelek.. maju!" ucap Gazakuma


lalu mereka berjalan lagi menuju tempat mereka tuju. di belakang cheetah terdapat 6 manusia, 3 pria dan 3 wanita yang tangannya diikat oleh rantai besar mengelilingi seluruh tubuhnya.


"apa aku selamat?" tanyaku yang masih shok pada Bibi Alfa


*dug* Bibi Alfa memukul kepalaku.


"kau membuatku kaget saja!!! heeuuuuu" bibi Alfa memelukku sambil menangis


"jika pangeran roger mendengar kau pergi di bawa Gazakuma tepat di sampingku. bisa matilah aku!"


"maafkan akuu bibiiiiiiii" ucapku.


semua orang melanjutkan lagi aktivitas mereka.


seseorang menatapku dari kejauhan


"bibi"


"mmm?"


"kau bisa menoleh ke kanan. kurasa seseorang memperhatikan kita..."


Bibi Alfa menoleh ke kanan pelan-pelan..


ternyata orang yang memperhatikan kita adalah Roger.


"pangeran?"


karena mendengar Bibi Alfa mengucap kata Pangeran, aku langsung melihat ke kiri dengan cepat.


mataku berbinar-binar saat melihat Roger


"syukurlah kau baik-baik saja" ucapku


mungkin karena aku memakai masker, dia sedikit tidak mengenaliku.


aku melambaikan tangan pada Roger.


lalu Roger tersenyum dan mendekatiku


"moanaaaaa" ucapnya sambil memelukku


"syukurlah kau baik-baik saja moana"


"kau jugaaaa..." ucapku


"Dimana Romeo?"


"aku tidak tahu"


"haa?"


"tuaaan.. engg pangeran.. selamat datang" ucap Bibi Alfa.


"hai..."


"apa kau disini sejak saat itu?" tanya Roger padaku


"yaa.. aku tidak kemana-mana" ucapku


"bibi, terimakasih sudah menjaga Alfa.. aku akan membawanya kembali"


"ahh yaaa.. memangnya mau kemana tuan?"


"kurasa aku harus menolong manusia itu.. ini negaraku, aku berhak membuat semua orang di negaraku hidup tenang dan tentram"


"ahh yaa.. hati-hati tuan"


"aku pergi dulu ya bi... terimakasih" ucapku


aku dan Roger pergi mengikuti rombongan gazakuma.


...****************...


di waktu yang sama, Romeo bangun dari pingsannya. saat ia tersadar, Hana sedang tertidur sambil duduk disebelahnya. itu membuat Romeo terkejut sekaligus bahagia. dia pikir Hana menjaganya semalaman sampai hana tertidur.


"Aw!" perut Romeo masih sakit dan berdarah.


Hana bangun


"Romeo?"


"anak-anak?"


"Sakoo?"


"tenanglah Hana"


"sakooo di bawa pergi Romeo, bagaimana jika dia di jual?"

__ADS_1


"hah di jual?"


"yaaa.. heuu" hana menangis lagi


"kau tahu dimana tempat penjualan manusia?"


"yaa"


"ayo kesana"


"bagaimana lukamu?"


"aku lelaki kuat, aku bisa mengobati diriku sendiri"


"benarkah?"


"ya.. ayo bersiap siap untuk pergi ke sana"


"anak-anak.. kakak akan menolong kak sako, jaga diri kalian dan tempat ini yaa.." Ucap Hana


"kembalilah dengan selamat kak"


"yaa.. doakan kami ya"


lalu Hana naik ke pangkuan Romeo


"kau yakin perutmu baik-baik saja?"


"ya.."


"peluk aku dengan erat" ucap Romeo


Hana memeluk Romeo. lalu romeo terbang menuju tempat penjualan manusia.


...****************...


*Roger dan Moana di Antonia*


"kau dipindahkan kemana?" tanyaku


"stolen"


"tempat macam apa itu?"


"penjualan senjata ilegal, manusia"


"hah? bersama siapa?"


"wanita"


"hah?"


"yaa wanita"


"kalian.. tidak melakukan apapun kan?"


"ya tidak lah.. "


"mmmm" aku cemburu


"dia seorang penjual pedang, aku membuat pedang untukmu"


"pedanggg?????" aku antusias saat mendengar pedang


"yaaa.. tidak jadi kejutannya"


"tunggu-tunggu... kau bilang kau buat pedang?"


"heem" sambil mengeluarkan pedang yang ada di punggungnya.


"woooaaaaaaaaa kereeeeeennn"


"ini hadiah yang kau inginkan.. betul?"


"apa nama pedang ini"


"Darkheart"


"oww darkheart.. keren.."


"kau masih Marah?"


"siapa yang marah hahaha.. pedang ini bagus" ucapku


*Bayangan Roger saat masih di Stolen, toko pedang*


"Aku ingin menjadi pacarmu" ucap neko pada roger


Roger terkejut mendengar itu.


"maaf, tapi seseorang menungguku di rumah"


"tidak apa-apa. jadikan aku simpananmu saja... pangeran."


"kau wanita cantik, kurasa banyak pria yang menyukai mu"


"tidak.. mereka hanya menyukai hartaku saja"

__ADS_1


"belum saatnya, nanti pria itu datang di waktu yang tepat"


"jadi.. kau.. tidak menerima tawaranku?"


"aku akan bayar ini jika sudah di rumah, aku akan kemari lagi.. bayar 3x lipat dari harga yang kau inginkan"


"aku tidak butuh uangmu"


"lalu bagaimana aku membayar pedang ini?"


"aku.. ingin kau mencium bibirku"


roger melihat bibir tipis neko yang sudah siap berciuman.


"baiklah"


Roger mendekati Neko


neko sudah siap untuk berciuman, neko menutup matanya.


Roger terus mendekati wajah neko, saat bibir Roger dan bibir neko sudah tinggal 1 cm lagi, Roger teringat pada malam bersama moana.


Roger melihat mata neko, lalu Roger meniup bibir neko.


"maaf aku tidak bisa"


Roger lalu pergi dari toko itu.


"hah. aaaaaaaaaaaaaaaaa" Neko menangis di toko sambil duduk karena tidak jadi berciuman dengan Roger.


......................


*kembali ke Roger dan Moana*


"apa kau suka pedang itu, moana?"


"yaaaa.. aku suka sekalii, terimakasih" ucapku


"ayo, ikuti gazakuma lagi"


"yaa"


aku menyimpan pedang itu di pinggangku.


Gazakuma dan anak buahnya sampai di suatu tempat penjualan manusia, disana banyak sekali bangsawan yang sudah menyiapkan uang untuk membeli manusia.


"Roger"


"hmmm?"


"apa.. bibiku dulu menjualku seperti ini pada keluarga kenari?" tanyaku


"tidak, bibimu mendatangi ayah.. lalu ayah datang ke rumah memberi informasi itu.. aku tidak tahu kejadian rincinya seperti apa"


aku terdiam, Roger menggenggam tanganku.


"aku akan membuatmu melupakan dunia asalmu, moana"


aku tersenyum


"ya"


lalu aku masuk ke tempat penjualan manusia itu,


Gazakuma menawarkan harga tinggi pada semua orang yang ada di sana.


"pria pertama, dia penyihir... kau tauu penyihir bukan? manusia istimewa yang ada di bumi ini.. kami jual mulai dari harga 5jt joan (500jt)


"wah gila mahal banget" ucapku


"ya, karena dia penyihir"


"pria kedua ini dia ahli pedang, kami jual mulai dari harga 2jt joan (200jt)"


"pria ketiga ini, dia tampan bukan? aku rasa dia tidak memiliki keahlian apapun, selain ahli diatas kasur.."


"owww" ucap Bangsawan wanita


"kami jual mulai dari 2,5jt joan (250jt)"


"wanita pertama, dia ahli pedang, dia wanita dengan dada besar, ku yakin dia jago di kamar hahahahahaha... kami jual mulai dari harga 3jt joan (300jt)"


"wanita kedua, dia jago masak dan dia wanita imut, aku juga menyukai nya. tapi aku lebih menyukai uang.. jadiii... kami jual mulai dari harga 3jt joan"


"lalu wanita terakhir ini, dia manusia rumahan yang baru kutemui kemarin. jadi aku tidak tahu keahlian apa yang dia miliki, kami jual 5jt joan"


"hah kok lebih mahal?" tanya semua orang disana


"dia mahal karena dia adalah anak dari penyihir legenda dulu. kalian tahu itu bukan? tongkatnya yang ada di sayembara"


"waahh"


tak lama dari itu, datang dua orang dan berteriak


"sakoooooo"


semua orang melihat ke arah dua orang itu termasuk aku

__ADS_1


__ADS_2