
*Di Istana*
Jasad ayah sudah dikremasi. Semua orang masih sedih karena kehilangan raja.
petinggi istana ricuh dan bertanya tanya siapa sosok yang layak jadi raja selanjutnya.
Karena ricuhnya rakyat yang bertanya-tanya siapa yang akan menjadi raja.
ibu menjadwalkan konferensi pers dan akan mengatakan rahasia terbesar miliknya.
"turut belasungkawa atas kepergian ayah" ucapku pada Roger
"mm.. tapi aku tidak sedih"
"benarkah? kenapa?"
"kami terhalang jarak, aku sudah menganggapnya tiada sejak kita pindah ke rumah"
"owwww... lalu siapa yang akan jadi ratu selanjutnya ya?" tanya ku
"dua kemungkinan, aku atau alex"
"apa kau tertarik jadi raja?"
"tentu saja... aku akan merubah image istana ini menjadi kerajaan yang aman dan dipercaya, tidak seperti ayah"
"mmm.. aku jadi ingat ibu, kira-kira rahasia terbesar ibu apa ya?" tanyaku
"entahlah.. aku juga penasaran"
...----------------...
di ruang tengah istana, Alex, lia dan Ibu sedang berkumpul.
"ibu..." ucap Alex
"ya?"
"ayah sudah tiada. apa kita bisa tinggal di sini?"
"yaa..."
"lalu bagaimana dengan rumah itu?" tanya Lia
"berikan saja pada Roger... ibu tidak mau ada roger di sini. nanti istana ini terkena kutukan"
lia senyum bahagia mendengar jawaban ibu mengenai Roger.
"lalu siapa yang akan menjadi raja, ibu?" tanya Alex
"tentu kamu lah anakku"
"tapi aku belum menikah ibu"
"nanti setelah konferensi pers, kau akan menikah"
"menikah? dengan siapa?"
"siapapun itu, karena kau akan menjadi raja.. kau harus siap menerimanya."
Alex tersenyum malu
"apa dia anak kenalan ibu?"
"siapapun itu berjanjilah, kau akan menikahinya dan tidak akan pernah menolaknya."
"apa dia cantik?"
"tentu sajaaaa..."
Alex berbunga-bunga.
"tidak sia-sia aku menjaga hati ini, aku akan menikah dalam waktu dekat dan menjadi raja kenari! yesss" ucap Alex
"janji?" tanya ibu
"yaa.. aku janji"
ibu tersenyum pada Lia. begitu juga Lia.
__ADS_1
...----------------...
*Hari Konferensi pers*
semua orang sudah berkumpul di istana dan siap dengan pengumuman yang akan diucapkan ibu.
Alex bahagia karena setelah ini dia akan menikah. Lia juga bahagia karena setelah ini dia akan menjadi ratu.
"Selamat siang semuanya. Terimakasih sudah hadir di konferensi pers ini. saya tidak pernah keluar dan ikut andil dalam kegiatan di istana. tapi saya tetaplah Ratu Kenari. Izinkan Saya membeberkan rahasia terbesarku. Setiap orang memiliki masa lalu, betul? masa lalu setiap orang berbeda-beda.. aku ucapkan maaf sebesar-besarnya kepada anakku Lia. sebetulnya dia bukanlah anakku."
"hah?"
"apa? benarkah?"
"tidak mungkin"
"wanita cantik itu namanya Lia? dia yang bukan Puteri Kenari?"
"sayang sekali ya"
"lia sudah mengetahui bahwa dia bukanlah anakku, dia adalah anak dari seorang pedagang yang merantau namun miskin. karena saya tidak memiliki anak perempuan saya menerima tawaran untuk mengurus Lia."
"Lia? kau tahu itu?" tanya Alex
"ung" ucap Lia
"Dan kini saya akan mengumumkan pernikahan anakku Alex dengan Lia. ini sah bukan? karena mereka tidaklah sedarah.. lalu Alex menjadi raja selanjutnya"
"apa?!" Alex terkejut bukan main.
"hah?"
"catat-catat!"
"informasi bagus ini"
"demikian konferensi pers ini, saya ucapkan terima kasih atas kehadiran kalian. saya pamit undur diri"
Lia sangat tenang karena dia mengetahui kenyataannya. Lia memanglah anak kandung Yona dan Jevan.
Aku dan Roger sangat terkejut. Roger juga menerima bahwa dia tidak akan menjadi raja.
Semua sudah bubar.. Alex yang tidak menerima bahwa istrinya adalah Lia. langsung mendekati ibu dan meminta penjelasan.
"dia sudah ku anggap adik sebagaimana mestinya"
"tapi dia bukanlah adikmu Alex, dia hanya adik angkat mu. segera nikahilah dia dan jadilah raja"
Alex menangis
"Kau akan menikah Lusa, siapkan itu!"
kini keluarga kenari kembali ke Istana. Anak Jevan dari wanita lain meminta haknya pada Alex. Alex menjanjikan rumah layak di suatu tempat dan urusan itu selesai.
Kini, rumah menjadi milik roger dan semua orang yang ada di sana semua bersatu menjadi kubu Roger.
"besok pernikahan Alex, tak kusangka Lia adalah anak angkat" ucapku pada Roger
"sedikit tidak percaya tapi aku tidak peduli" ucap Roger.
"besok aku pakai gaun warna apa yaaaa?? heuuuu"
"semua cocok jika dikenakan olehmu"
"jangan begituuuu"
Roger tersenyum
"tunggu..."
"apa?"
"aku pernah diberi hadiah oleh Ratu Duyung... dimana yaa heuuuuuu" Aku mencari ke setiap sudut.
"apa ini yang kau cari?" ucap Roger sambil memegang kotak hadiah pemberian Ratu duyung.
"aaah iyaaa"
saat aku membukanya
__ADS_1
"waaaaaaaaaaaaaahhh keeereeeeeeeeeeennnnnnn" aku teriak karena di dalamnya terdapat gaun khas duyung yang cantik, seksi dan elegan.
"warna ungu ya? keren... coba pakai" ucap Roger
aku memakai gaun itu
"wahh kau sudah cocok jadi pengantin" ucap Roger
"ohohoho jangan begitu... aku jadi malu"
......................
*hari pernikahan Alex dan Lia*
Lia mengenakan Gaun yang sangat cantik, begitupun Alex. mengenakan jas yang pas nan elegan.
romeo masuk ke ruangan Alex
"wah kakak. kau tampan sekali"
Alex tersenyum
"ibu benar benar hebat, merahasiakan ini sangat lama. tapi ku rasa memang Lia itu berbeda. dia tidak baik seperti kita" ucap Romeo
"ekhm.." Roger masuk ke ruangan Alex
"kakak.." ucap Roger
"kemarilah" ucap Alex
"Selamat menikah kak"
"terimakasih"
"semoga pernikahan kalian bahagia"
"aku berdoa, semoga Lia baik setelah menikah dengan kakak" ucap Romeo
Alex hanya tersenyum.
waktunya Lia dan Alex menikah, mereka mengucap janji saling setia baik susah maupun senang di ruang utama istana dan ciuman pernikahan.
pernikahan itu mengadakan pesta besar se-negeri kenari. semua bersenang-senang termasuk aku. aku dan Froffy, kuma, Julian lomba makan... dansa, menyanyi, minum sake.. kita bahagia dan kenyang sekali.
pesta besar sehari telah selesai.
*kamar alex dan lia*
lia gugup sekali, termasuk alex.
"aku belum siap melakukannya" ucap Alex
"apa? ehhh..."
"aku belum terbiasa dengan status baru ini, terlebih istriku adalah kau.. jadi kita lakukan nanti saja"
"ah yaa..."
"aku lelah, aku mau tidur. jangan ganggu"
"ya.."
Alex berbaring.
"kita satu kasur? hiaaaah" ucap Lia dalam hati.
tidak lama dari itu, Alex diangkat menjadi Raja Kenari dan Lia secara otomatis menjadi Ratu Kenari.
Lia sangat bahagia, karena keinginannya menjadi ratu tercapai walaupun harus menikah dengan kakak kandungnya.
"jangan hiraukan. lakukan sebaik mungkin... anggap saja dia lelaki idealmu, lalu memiliki anak. agar kau tidak dicurigai masyarakat" ucap Ibu pada Lia
"kita belum melakukan apapun, kakak masih canggung"
"dia suamimu, bukan kakakmu! panggil dia Raja"
"ah.. ya ibu"
"selamat atas pelantikan mu menjadi Ratu"
__ADS_1
"terimakasih ibu"
lalu mereka berpelukan