
*di kereta penyu*
aku duduk bersebelahan dengan Roger di kereta penyu.
"apa misi kita selesai?" tanyaku
"mungkin" lalu dia memeluk ku.
"aaahh aku panik saat ku tau aku menjadikanmu taruhan demi kebaikan dia. tapi kemarin itu memang terbaik sih" ucap Roger yang memelukku.
"ahahah benarkah? tapi aku sedikit cemburu saat kau mendekati wajah Carla!"
"itu hanya trik untuk meluluhkan wanita. aku dan salamon sudah berencana seperti itu, siapa pun yang jadi lawan Carla.. beri dia senyuman manis"
"aaahh saat berdiskusi itu ya"
"ungg"
bibirku di kecup olehnya.
"sepertinya sudah lama kita tidak melakukan ini. aku sedikit rindu" ucap roger yang masih memelukku sambil tersenyum
"Roger?"
"yaa.."
"apa kau senang di sini?.. ku lihat kau bahagia sekali"
"aku sangat bahagiaaaa sekali. karenaa.. engg.. mereka menganggap ku seperti anaknya. ini sejak dulu loh, saat aku masih kecil. aku sering bertemu dengan ratu, jadi ratu mengenali ku dengan baik"
"benarkah? waaah baik sekali ya ratu.. aku jadi ingin kemari lagi suatu hari nanti"
"datang saja kapanpun, mereka pasti akan menyambut kita"
"tetaplah memelukku Roger, aku rindu pelukanmu" ucapku yang memeluk erat tubuh roger.
Roger tersenyum
"nona dan tuan, sebentar lagi kita sampai di daratan.. mohon siapkan barang bawaannya jangan sampai ketinggalan" ucap Pak Penyu
"okee... yahh kita lepas peluk" ucapku yang kecewa tidak bisa memeluk roger lebih lama lagi.
roger mempukpuk kepalaku lalu mencubit pipiku sambil tersenyum.
"aahh baik" ucapku
"kenapa?" tanya Roger.
"Arda bilang.. jika kau sudah di pantai, aku ingin keluar"
"ohh.. tunggu sebentar lagi yaa ardaa" ucap Roger sambil mendekatkan kepalanya ke perutku.
"aihhh ko kaya pasangan suami istri yang istrinya lagi hamil sih ini woeeee" gumamku dalam hati
"kayaknya masa depanku akan seperti ini deehh"
"uchhh genre romantis ku benar-benar terjadi di dunia ini... aku bersyukur sekali" ucapku dalam hati
penyu berhenti di tepian.
"terima kasih nona dan tuan telah mempercayai saya sebagai alat transportasi menuju Negara Antartik. semoga kalian pulang dengan selamat. terimakasih" ucap Pak Penyu
"terimakasih" ucap Roger
"sampai jumpa paaa" ucapku
"heh arda.. keluar lah" ucapku
lalu arda keluar dari tubuhku.
__ADS_1
"kemari kan barang bawaan mu, aku akan masukkan ke tas ku" ucap Roger
aku memberikan barang bawaanku, lalu aku mendekati arda yang sedang berdiri melihat pasir. aku tonjok kepala nya sekeras mungkin
"kau kan yang mengirim makanan yang di makan Arda?! itu membuatku sakit perut tahuuuu...!!"
"aawww heuu maaf.. dia yang berdoa seperti itu" Ucap arda yang duduk tergeletak karena ku pukul
"aaaaahh...maaaaaaaffff" aku teriak
"kenapaa? kau menyesal telah memukul ku?" tanya Arda
"aku memukul kepalamu, tapi mengapa yang benjol punggungmu?"
Roger mendekat karena mendengar teriakan ku.
"kenapa?"
"woaaahh dia memiliki sayap" ucap Roger
"sayaap?? benarkah?" Arda melihat punggungnya.
"wah yaaaay aku punya sayaaap..." Arda senang melihat dia memiliki sayap
"coba berubah wujud jadi naga" ucapku
arda lalu berubah menjadi naga kecil
"waaaaahh aku benar-benar punya naga..." ucapku sambil memeluk kepala Arda karena senang.
"kenapa kau tiba-tiba memiliki sayap?" tanyaku
"kenapa yaaa..." tanya Arda yang berubah wujud jadi manusia lagi.
"apa mungkin... karena masuk ke tubuh Roger?" tanyaku
"waaah keren sihhhh hahahahah" aku dan Arda tertawa bersama..
arda mencoba terbang dengan sayap barunya. ternyata arda terbang.
"waaah hahahahaha asiikk... jika aku mau pergi kemana-mana, tinggal menaiki mu saja" ucapku.
"heeehh aduuu terserah" ucap Arda dengan wajah tidak ikhlas.
"aku akan terbang dulu yaa" ucap Arda yang terbang di atas lautan.
aku dan Roger berdiri sebelahan, melihat Arda yang bahagia dengan sayapnya. tiba-tiba dibelakang ku ada yang datang.
"mmm naga ya?" tanya orang itu.
kami yang sedang berdiri melihat Arda terbang, reflek menengok ke belakang dan boooommm!!! dia tidak memakai sehelai kain pun, dia merokok namun tubuhnya ditutupi oleh sebelah sayapnya.
"aaaaaaaa" aku reflek teriak dan sikut ku mengenai kening Roger. roger langsung duduk dan memegang kening nya yang terkena sikut ku.
"apa yang kau lakukan wanita sialan!" ucapku. tubuh ku menutupi pandangan Roger. karena khawatir Roger melakukan hal yang diinginkan pada wanita itu.
"kemana baju mu hah?!" aku terus teriak karena terkejut
dia hanya merokok dengan tatapan dingin dan mengatakan bahwa dia sedang mandi, lalu melihat naga.
"pergilaaaahh!!! pakai dulu pakaian mu dasar wanita gila" ucapku
"baiklah" ucapnya.
lalu aku melihat roger yang sedang kesakitan karena kening nya ku siku.
"aaah coba ku lihat, mana hus hus"
"aaaaaa memarr.. maafkan akuuu" ucapku
__ADS_1
"tidak apa-apa ini tidak sakit koo"
"tapi keningmu merahh heuuu" ucapku sambil menyentuh kening kirinya.
"hai apa kabar" ucap orang tadi
aku melihat kembali wanita itu apakah sudah berpakaian atau belum
"ah.. tetap saja kau seksi" ucapku dalam hati.
dia menggunakan celana panjang bomber warna army dan pakaian dalam tanpa tali.
roger menoleh ke belakang.
"ohhh Vennaa..." ucap Roger dengan antusias
"heh kau mengenalinya?" tanyaku pada Roger
"yaa.. dia teman satu kelompok ketika menjalankan misi dulu." ucap Roger
"hai Venna apa kabar? ternyata kau tidak berubah.. tetap saja merokok" ucap Roger sambil tos tangan dengan Venna yang sedang merokok
"yo.. namaku Venna Owla. Siapa namamu?" tanya nya padaku
"namaku Moana."
"ahh moana yang dijual pada keluarga Kenari ya? hahaha kasian sekali"
"ung"
"kau memiliki naga? hebat sekali.. kau dapat dari mana naga itu?" tanya nya
"dari batu yang ku beli saat sayembara tongkat penyihir"
"ehhh?? benarkah? tidak mungkin batu mengeluarkan hewan, itu mungkin hantu arwah yang sudah mati bukan Roh naga"
"tapi temanku mengeluarkan roh kambing.."
"kau gila? mana mungkin batu mengeluarkan roh"
aku diam melihat wajah Venna
"aku becanda deng hahahaha serius amat" ucapnya sambil merokok
"heeehh ternyata benar, tidak salah aku membencimu" ucapku
"aku tidak rugi dibenci wanita seperti mu" ucapnya.
"mau rokok?"
"tidakk.. aku tidak merokok" ucapku.
"eng... misi? kau pernah menjalankan misi apa dengannya?"
roger menjauh dan mendekati Arda
"ardaaa.. ajak aku terbang bersamamu" ucap Roger sambil melambaikan tangan pada Arda
arda turun dan mengulurkan lehernya.
"misi? mmm.. kita ceritakan sambil jalan-jalan negara ini yu" ucapnya
"roger! aku dan moana akan berkeliling dulu, cari saja kami jika kau ingin pulang" teriak Venna pada Roger
"okee" ucap Roger
"duluu.. kita pertemu saat remaja sepertinya.. ahh aku akan mengingat pengalaman itu lagi ya.. sedikit menyedihkan tapi tidak apa-apa" ucap Venna
"kita pergi ke rumah makan saja.. aku belum sarapan" ucap nya
__ADS_1
kami sampai di rumah makan sup Jamur langganan Venna disana banyak sekali manusia burung hantu dan Kelelawar.