Moana Dan Raja Iblis Yang Tampan

Moana Dan Raja Iblis Yang Tampan
hadiah terindah dari Roger


__ADS_3

"ekhm.. mungkin karena aku masih merindukanmu" ucapku sambil nunduk


"eh? benarkah hahah" tanyanya sambil ketawa


"jangan ketawa! aku malu tauu!" ucapku


"kita sudah lama tidak bertemu, apa kita tidak boleh menghabiskan waktu lebih lama lagi?" tanyaku


"boleh koo, ayo kita mengahangatkan diri sambil minum teh, disini dingin" ucapnya.


"aku.."


"aku.." aku melihat mata Roger


"aku ingin tidur denganmu malam ini"


*Roger terdiam dan hanya menatap mataku*


"apa kau yakin?" tanyanya


"ung" ucapku sambil mengangguk kepala.


*lalu aku menundukkan kepala*


"wesss gua ngomong apa siiii?!" gumamku dalam hati.


"apa ini artinya gua ngomong pengen gituan??"


"woaaah kacau" gumamku dalam hati.


Roger lalu mendekatiku dan kedua tangannya menyentuh pipiku lalu mencium bibirku, aku menutup mataku, menerima ciuman itu dan menikmatinya. aku memeluknya agar tubuh kita lebih mendekat lagi. tangan kanannya turun ke bokongku, tubuh kita semakin dekat nempel saat itu.


aku berjalan mundur menuju kasur roger sambil berciuman. aku duduk di kasur Roger. dia berhenti mencium ku, lalu dia membuka bajunya yang dia pakai, lalu mencium ku lagi. dia memelukku tanpa menggunakan baju.. secara perlahan aku mulai berbaring di kasur Roger.


"aaarghh apa ini benar-benar akan terjadi?" ucapku dalam hati sambil menikmati ciumannya.


"keperawanan ku, apa akan dia renggut malam ini?" gumamku dalam hati.


dia berhenti mencium ku, dia menatap mataku. posisi ku sudah berbaring saat itu, dia berada di atasku.


lalu dia mencium pipi kananku, pipi kiri, kening, hidung, lalu bibirku dengan lembut. aku sangat menikmati ciuman itu, dunia serasa milik kita berdua!


dia melepaskan lengan jaket kanan ku sambil berciuman, lalu lengan jaket kiri ku. Karena saat itu aku menggunakan baju tidur yang berkancing, tangannya membuka satu persatu kancing baju tidurku.


dia membuka bajuku yang kancingnya sudah terlepas semua, dia memelukku lalu ciuman nya turun ke leher kiriku.


"ah!" aku sedikit kaget dan tidak sengaja mengeluarkan suara *******.


tubuh ku mulai memanas, lalu dia membuka celananya, dia membuka pakaian dalamku. dan kita melakukan hal yang diinginkan semua orang. hahahaha.


*pagi hari*


aku bangun dari tidurku karena dingin.


"dingin banget" ucapku yang baru bangun dari tidur.


ketika sadar ternyata aku masih di dalam kamar Roger dalam keadaan tidak memakai sehelai kain, dan hanya menggunakan selimut roger.


"ahhh tidak!" ucapku lalu duduk di kasur.


"malam tadi?"


"arghhh kalo ketemu Roger aku harus ngomong apa?!" gumamku di kamar Roger.


aku melihat pakaian yang ku pakai semalam masih bergeletak di lantai.

__ADS_1


"aishh!" aku mengambilnya lalu memakai kembali pakaian itu.


saat aku selesai memakai celana, Roger masuk ke kamar.


"ahh kau sudah bangun?" tanyanya


"ah iyaa" ucap ku sambil nunduk karena malu.


"kau tidur nyenyak semalam?" tanyanya


"aah.. ung!"


"aku membuat sarapan, makanlah" ucapnya


*tok tok tok*


"kakaak?!" Romeo datang ke kamar Roger dan menunggu di bukakan pintu


"ah Romeo!" ucapku sambil panik karena masih di kamar Roger.


"aku harus sembunyi dimana?" ucapku dengan panik.


"kakaaaakk" Romeo teriak dari luar sambil mengetuk pintu


"aku sembunyi dimana?" ucapku pada Roger


"di taman pohon itu saja" ucap roger lalu membuka pintu rahasia.


aku masuk kesana dengan panik


"ehh, jaket kuu... mantel, mantel..." ucapku sambil menunjuk mantelku yang ku simpan di kasur Roger.


"kakaaaaaak" Romeo terus memanggil Roger dari luar.


roger melemparkan mantelku, lalu pintu pohon rahasia tertutup.


"maaf telat, kakak lagi di kamar mandi barusan


. masuklah..." ucap Roger.


"ohh... maaf yaa ku pikir kakak masih tidur" ucap Romeo sambil masuk ke kamar.


"jadi.. ada apa?" tanya Roger


"aku barusan ke kamar Moana, untuk memberikan sup wortel buatanku. tapi dia tidak ada di kamar nya" ucap Romeo


"lalu kenapa ke sini?" tanya Roger


"aahh!!!" Romeo teriak


"kenapa di meja ada 2 piring dan dua makanan? apa moana ada di sini?" tanya Romeo


karena aku di taman pohon juga diam diam mendengarkan, aku sedikit kaget karena mendengar Romeo mengatakan itu, lalu aku kejedug sampai mengeluarkan suara *dug*


"aww!" dengan reflek aku mengatakan karena sakit sambil memegang kening ku.


romeo dan roger diam,


"suara apa itu?" tanya Romeo yang sedikit curiga


"entahlah, mungkin ada barang ku yang jatuh di kasur" ucapnya dengan santai.


"ah benarkah?" tanya Romeo.


"mmm"

__ADS_1


"mungkin dia sedang di kamar mandi, jadi dia tidak mendengar mu" ucap Roger.


"ahh mungkin.. aku harus kembali ke kamar nya sebelum sup ini dingin" ucap Romeo


"kembalilah" ucap roger.


"lalu kenapa itu piringnya ada dua?" ucap Romeo


"aku kelaparan karena dingin, jadi aku butuh porsi lebih" ucap Roger.


"ohh.. baiklah, aku akan kembali ke kamar nya, maaf telah mengganggu mu ya kak!" ucap Romeo.


"ya..." ucap Roger


lalu Romeo pergi ke kamarku, lalu pergi membuka pintu taman pohon.


"apa tadi kamu?" tanya Roger


"yaa, jidatku kejedug" ucapku


"bukankah kau bisa memindahkan barang dan menarik barang yang kau mau? kenapa tidak memindahkan aku ke kamarku saja?" tanyaku


"ahh iya, aku lupa!" ucapnya


"pindahkan aku, sebelum Romeo ke kamarku"


"baiklah" ucapnya lalu menepuk tangan satu kali tepukan.


aku sudah di kamar karena dipindahkan oleh Roger


*tok tok tok*


"kak moana.. apa kau berada di dalam?... apa kau masih tidur?" ucap Romeo di luar kamar.


aku membuka pintu kamar


"ah romeo! maaf... tadi aku ke kamar mandi untuk buang air besar lalu aku ketiduran di sana hehehe" ucapku


"aishh jijik banget!" ucap Romeo


"hehehe maaf"


"yashh! aku kembali dalam waktu yang tepat hehehe" gumam ku dalam hati.


"aku membuatkan sup Wortel ini untukmu, aku yakin ini sehat! karena aku menggunakan rempah pilihan!" ucapnya sambil memberikan mangkuk berisi sup Wortel.


"benarkah ini buatanmu?" tanyaku


"yaaa, maaf kalau tidak enak.. tapi aku yakin ini sehat" ucap Romeo


"ushhh terimakasih Romeo" ucapku sambil mencubit pipi romeo.


Romeo sedikit salah tingkah dan malu malu.


"mmm.. ambil lah, aku mau ke kamar lagi dan makan sup wortel lebih banyak" ucap Romeo


"ohh baiklah, hati hati yaa" ucapku


"yaa.. sampai jumpa lagi"


aku melihat romeo yang lari menuju kamarnya


saat aku masuk ke kamar dan menutup pintu, di meja sudah tersedia sarapan, nasi goreng dan teh hangat yang di buatkan Roger untukku. di sisinya ada surat yang bertulisan "selamat makan sayang" yang di tuliskan Roger untukku.


"kyaaaaa" aku sedikit baper sambil guling guling di lantai.

__ADS_1


"terima kasih ayaanggg" ucapku sambil memakan sarapan yang dibuat Roger dan sup Wortel yang dibuat romeo.


"genre ku disini ternyata Romantis! aku bersyukur banget!... aaaaaa terima kasih tuhaaaannn akhirnya keberuntungan ku tidak setipis tisu lagi..." ucapku.


__ADS_2