MOBB BOSS

MOBB BOSS
Tuan Yang suka Menggoda


__ADS_3

Zeze yang bersandar di bahu Rayyanpun sangat nyaman dalam perhatian tuannya terhadapnya saat itu..


setibanya mereka di tempat tujuan mereka selanjutnya, alvero yang baru saja keluar dari pintu mobilnya langsung disambut oleh orang orang yang berbadan besar dan gagah .


alvero yang melihatnya pun segera mendekati pria pria tersebut, dan melemparkan pukulan ke wajah pria pria itu.


Rayyan yang melihatnya langsung turu dari mobil, dan melarang zeze untuk keluar dan harus bersembunyi di belakang kursi mobil agar tidak ad yang melihat zeze.


rayyan langsung menghajar pria pria itu dan membantu alvero yang sedang di serbu.


Dan terkapar nya pria pria tersebut di lantai gedung, Mereka semua langsung di ikat alvero dengan tali, dan mengintrogasikan mereka dari mana mereka berasal.


Namun tak ada seorang pun yang menjawab, bahkan sebagian dari pria tersebut justru menembakkan dirinya agar ia tidak ketahuan dari mana ia berasal.


rayyan yang melihatnya semakin mencurigai bahwa mereka suruhan dari seseorang yang mengincarnya selama ia menggantikan papa nya.


"apa kalian suruhan Mr. bara?". tanya yang sangat dingin.


"tidakkk". mereka yang menjawab serentak justru membuat rayyan semakin percaya bahwa mereka suruhan dr Mr. bara


"ahhhh, kalian sedang bermain main dengan?". ucapnya yang halus dan berjalan mengelilingi pria pria itu.


"baiklah aku akan mengikuti permainan kalian". cetusnya rayyan


mereka yang mendengar seperti 0tudak takut dengan ucapan rayyan, justru mereka berani mati demi menutupi dari mana mereka datang.


satu persatu pertanyaan yang dilontarkan rayyan pun membuat satu persatu pria tersebut mati karena mereka yang menembak diri mereka sndri.


setelahnya mereka Mati dan tergeletak di lantai, alvero memperkosa mayat mayat tersebut dan yang ternyata seperti dugaan rayyan Benar bahwa mereka suruhan Mr. bara


"tuan". menunjukan bukti Kepada rayyan


"ahhh ternyata benar". tersnyum yang sinis.


"terus kita harus pa selanjutnya tuan?". tanya alvero


"kita pulang".


rayyan yang langsung membalikan badannya dan berjalan menuju mobil.


"kenapa pulang tuan, bukankah kita harus mencari Mr. bara?".


"kita tak perlu mencarinya, biarkan saja dia yang menemui kita?". ucapnya


"baiklah tuan".


alvero lngsung menaiki mobil dan menyitir dan memutar balikan mobil berjalan pulang.


zeze yang melihat situasi tadi, membuat ia menatap kasihan kepada tuannya, karena saat tuannya kembali ke Kanada tuannya tampah capek, dan melihat semua mafia mengincar tuannya .


"tuan apa kau baik baik saja?". tanya zeze


"ehmm". menganggukan kepalanya.


zeze pun langsung diam, namun tak henti memperhatikan sang tuang yang sedang lelah itu.


sesampainya mereka dirumah, zeze masih terkejut karena ia melihat Reva si gadis sombong itu masih ada dirumah tuannya.


"kenapa dia masih disini?". gumamnya zeze


rayyan yang mendengar gumaman zeze pun tersenyum jahat, karena melihat zeze saat bergumam sangat cantik dimatanya .


"kau sudah pulang?". tanya Reva


"ehm".


"apakah tidak capek,?". ucapnya Reva


"capek". ucap rayyan

__ADS_1


"aku buatkan minuman,?". tanya lembut Reva


"silahkan?". ucap rayyan


Zeze yang melihat sikap tuannya sangat kesal dan bingung, kenapa tuannya kali ini merespon Reva yang centil itu.


"hissss dasarrr?!". gumam zeze yang kesal.


rayyan pun yang melihatnya sangat senang karena ia memang sengaja membuat zeze kesal, dan bergumam.


" apa kau ingin duduk?". tanya rayyan kepada zeze.


"untuk apa aku duduk?". sinisnya


"ahh baiklah?". ucapnya rayyan


Reva pun yang tak lama membuatkan rayyan minuman bergumam licik ke pada zeze.


"minggir". ucap Reva yang menuju tuannya yang sedang duduk santai


karena Zeze yang panas terhadap rayyan ia pun segera bergegas duduk disamping rayyan tersebut dan mengambil minuman itu yang padahal untuk tuannya.


"terima kasih?". mengambil minuman di tangan reva.


Rayyan yang melihat sikap Zeze samakin suka dengan zeze yang seperti Cemburu terhadapnya.


Namun Dimata Reva zeze seperti gadis penggoda tuannya.


"dasarr kau??"... yang tiba tiba Reva ingin menampar zeze.


namun langsung di tangkis zeze.


"untuk apa kau menamparku, bukankah tanganmu sangat lembut untukku?". ucapnya sambil meminum minumannya.


Reva yang sangat kesal kepada zeze pun sudah habis kesabarannya.


"apa?,, ah maaf tuan?". menundukan kepalanya terhadap rayyan.


"kauuu berani sekali?". ucap Reva.


"sudah,,,,, pergilah?". ucap rayyan.


"tuh kau dengar,, pergilah gausah dekat dengannya,?". ucap Reva yang percaya diri.


"tuannnn??". seru zeze


rayyan langsung merespon dengan sinis dan smirknya, dengan tatapan jahatnya alis yang mengangkat sebelah .


"ehhhhmmm". gumam zeze


rayyan yang tak tega melihat zeze sangat kesal itu punn ....


"kau pergilah?". memalingkan wajahnya menatap Reva.


Reva yang terkejut karena kata rayyan yang tertuju olehnya.


"akuuu?". menunjuk diri sendiri


"iyahhh kau,.. kau pergilah?". perintahnya sambil menatap kembali zeze dengan senyum rayyan


zeze yang begitu senang mendengar ucapan tuannya, pun langsung mengejek Reva dengan tatapan nya.


Reva yang terlihat seperti direndahkan dengan pasangan gila itu pun langsung pergi.


"apa kau senang?". ucap rayyan ke zeze


"ehmmmm". sambil tersnyum manis untuk rayyan.


rayyan yang melihat zeze senang pun ia ikut tersenyum. namun rayyan langsung berdiri dari duduknya untuk pergi kekamarnya karena ia harus mencari informasi tentang tuan bara selanjutnya

__ADS_1


zeze yang melihat tuannya yang langsung berdiripun dengan refleknya langsung memegang tangan tuannya.


"mau kemana ?". tanya zeze


" kekamar". menatap Zeze.


"ooh". gugurnya zeze


"mau ikut?". tanya rayyan yang seperti menggoda zeze


"ah tidak".


"baiklah".


Rayyanpun langsung pergi kekamarnya, zeze yang melihat tuannya pergi langsung lesuh dan kembali kekamarnya juga.


sesampai dikamar zeze langsung berfikir tentang tuannya yang bersikap seperti semakin baik terhadapnya dan terlintas dibenaknya apa maksud dan tujuan tuannya yang bersikap seperti itu terhadapnya., apakah tuannya menyukainya atau hanya menggap pengurus rumahnya saja.


rayyan yang berada dikamar, langsung membuka laptopnya dan mencari tahu tentang Mr. Bara, Dan hal yang paling mengejutkan ia mengetahui bahwa Mr. Bara Memounya seorang putri yang bernama Rose Fandelia Bara yang berusia sama dengan dirinya. ia pun berfikir keras dan ingin mencari tahu gadis itu. tak lama ia sedang berfikir ..


"toookkk tookk tokkk". suara ketukan pintu di kamarnya


rayyan yang mendengar langsung membukakan pintunya, yang ternya zeze yang datang dan membawakan secangkir Kopi untuk rayyan.


"maaf tuan, ini kopi tuang sebagai pengganti minuman tadi?". ucapnya


rayyan yang berjalan kembali kemeja nya, dan zeze yang menaruhkan kopi ke meja tuannya. ia pun tak sengaja melihat berkas yang ad di laptop tuannya.


"ini siapa tuan?". tanya nya


"Anak gadis Mr. bara". ucapnya yang sambil meminum kopi buatan zeze.


"ahh, Tuan bara punya putri". cetusnya


"ehm".


"apakah ada fotonya tuan?".


"ada sudah saya simpan". ucapnya yang berbohong karena ingin menggoda zeze lagi


"ahh, untuk apa tuan simpan?". tanya nya yang penasaran.


"Hanya koleksi saja". cetus ya sambil memainkan laptopnya kembali


zeze yang mendengar ucapan rayyan itu pun mulai bergumam ngomel kembali untuk rayyan.


rayyan yang suka gumaman zeze tersenyum jahat kembali .


"koleksi, banyak dong foto foto gadis cantik di galery tuan?". ucapnya


"ehmm ". seraya menganggukan kepalanya.


"haiissss dassarrrr". gumaman yang kesal zeze.


rayyan hanya tersenyum geli melihat zeze seperti Cemburu itu, lalu rayyan menatap Zeze .


"apa kau marah?". tanya nya yang menatap lembut kepada zeze


"tidak".. cetusnya


"baiklah, kamu mau melihat koleksiku?". ucapnya


"ahh tidakk tidak". zeze yang langsung pergi meninggalkan rayyan.


rayyan pun tersenyum jahat dan senang melihat reaksi zeze .


bersambung.....


#mohon maaf jika ada kesamaan alur cerita author, mohon pengertiannya dan tsemoga para pembaca menyukai cerita ini.. terima kasih🙏

__ADS_1


__ADS_2