
Karena Zeze yang kelaparan ia langsung menuju ke dapur untuk mencari makan yang bisa dimakan tengah malam. Namun ia tak mendapatkan makanan ringan di dalam kulkas. dan ia pun mencari di dalam lemari gantung yang membuatnya bingung menggapainya.
Ia pun segera mengambil kursi untuk bisa menaikinya, dan akhirnya ia hanya mendapatkan Mie instan saja. ia mau tidak mau harus memasaknya di tengah malam karena perutnya yang sudah berbunyi seperti demon di dalam perutnya.
Segera ia siapkan peralatan masak, dan memasak mie instan tersebut. Di tengah tengah ia memasak ternyata Rayyan yang sedang berjalan menuju dapur membuat sedikit takut kalau itu bukan rayyan, malainkan hantu penghuni rumah itu atau maling yang sedang berkeliaran, karena ia sadar itu waktu tengah malam yang mungkin semua orang sedang tidur.
ia pun mengendap ngendap sambil membawakan spatula untuk melindungi dirinya, Rayyan yang tidak tahu jika Zeze masih ada berkaliaran didapur.
Rayyan yang tiba tiba datang pun langsung di sambut oleh pukulan spatula zeze tepat mengenai Dahi rayyan.
" aaaaaauuhhh" jeritan rayyan yang kesakitan.
"aaahhh" zeze yang terkejut.
"ahh maaaf maaff tuan". sambil menundukkan kepalanya
"kauu ngapain tengah malam ada disini?". tanyanya yang masih kesakitan sambil memegang dahinya.
"maaf tuan saya lapar, jadi saya ke dapur masak mie instan". jawabnya yang merasa bersalah.
rayyan yang masih kesakitan langsung duduk di sofa ruang tamu, dan zeze ang melihat dahi tuannya sudah memar langsung mengambilkan obat salep untuk tuannya.
"biar saya obati tuan". ucapnya sambil ingin mengoleskan obat di dahinya.
rayyan yang berjarak dekat dengan zeze pun terdiam dan menatap Zeze dengan lembut, dan tercium jelas bau khas zeze yang wangi itu.
"maaf tuan sudah membuat dahi memar seperti ini?". ucapnya dengan lembut sambil menatap mata rayyan.
rayyan yang sangat gugup dengan tatapan zeze pun hanya terdiam tanpa kata, karena baginya baru pertama kali sedekat itu dengan wanita.
"sudah tuan". ucap zeze langsung duduk di sofa
rayyan tersadar dari lamunannya tu pun langsung kembali menegakkan badannya saat duduk. zeze langsung tersadar dengan masakan mie nya tadi pun langsung kembali ke dapur untuk memeriksa masakannya yang ternyata mie basah nya sudah mengembang hingga tak terlihat kuah mienya, membuatnya harus bergumam tentang Tuannya.
"haiiissssss mie kuuuuu, semuanya karena Tuan muda itu". gumamnya
rayyan yang melihat zeze seperti mengomel itu pun langsung mendekatinya dan mengecek apa yang terjadi..
"kenapa?". tanya nya.
"tidak apa apa?". ucapnya lesuh
"kenapa mie kamu jadi seperti ini?" heran dan tersenyum saat mie itu mengembang.
"semua karena tuan, kenapa malam malam berkeliaran Sampai aku harus mengendap ngendap dan lupa sama masakan mie ku?". ucapnya yang mengomel.
rayyan yang melihatnya mengomel pun langsung mengambil mie instan lain untuk dimasak olehnya,..
"tuan mau ngapain?". tanya zeze
"mau masak mie". ucapnya
__ADS_1
"untuk apa tuan, mie tidak sehat untuk tuan?". ucapnya
"tidak apa apa kali hanya sesekali saja, kamu mau?". tanya
"apa tuan ingin memasakkan untukku". candanya.
"ehhmmm, ". menganggukan kepalanya
"apa tuan beneran?" memastikan sikap tuannya.
"iyahh karena mie mu yang sudah mengambang karenaku, akan ku masakan kembali untukmu..?". ucapnya
zeze yang yang menduga semakin hari tuan nya yang dulunya bersikap dingin kepadanya sekarang sudah mulai bersikap baik padanya,,
"baiklah kalau tuan ingin memasakkan nya untukku?". ucapnya yang menggoda.
zeze yang sedang menunggu di meja makan pun hanya butuh berapa menit saja tuannya sudah membawakan dua mangkuk mie instant untuk nya dan tuannya. dan merekapun memakan mie instant bersama di tengah malam itu.
rayyan yang menikmati mie nya sambil menatap Zeze yang senang bisa makan di tengah malam rasa lapar diperutnya pun menghilang. selesai menekan mie pun zeze langsung membereskan mangkuk dan langsung mencucinya. Rayyan langsung kembali kekemarnya untu tidur.
"lain kali jangan berkeliaran di tengah malam seperti ini lagi ". ucapan tuannya.
"baikk tuan". menundukan kepalany.
dan selesai ia mencuci mangkuk ia pun kembali kekamarnya untuk beristirahat.
keesokan paginya Zeze yang sudah bangun ingin membersihkan kolam renang yang ada di samping, alvero melihat ia seperti kesusah meraih Sampah yang da di tengah kolam. Dan hal yang tak diduga pun terjadi....
Zeze terpeleset dan masuk ke dalam kolam. Alvero yang melihat zeze seperti tidak bisa berenang pun langsung loncat berenang untuk menyelamatkan zeze. Tak sengaja rayyan pun melihat mereka yang ad dikolam langsung menuju ke kolam yang ternyata dilihatnya zeze yang tak bisa berenang.
Alvero segera membawa zeze ketepi kolam, yang sudah di tunggu oleh Rayyan.
"yaaa apa kau tidak apa apa?". cemas sang tuan.
"dia mungkin hanya pingsan tuan,". jawab alvero.
"yah kenapa kau masih mengerjakan tugas orang lain". cetusnya yang cemas
"maaf tuan, dia sepertinya butuh nafas buatan kalau tidak segera dilakukan akan membuat.....!!".
sebelum ia melanjutkan bicaranya, Sang tuan segera mencium untuk nafas buatan tanpa sang tuan sadar reflex nya itu..
sampai berulang kali sang tuan mencoba nafas buatan ..
"huukkks huukkss " suara batuk zeze yang mengeluarkan air dari mulutnya .
"ahhhhh" tuan yang sudah lelah hingga ia terduduk di lantai pinggir kolam.
Zeze yang baru saja sadar, berusaha mengatur nafasnya...
alvero langsung berlari mengambilkan ia air minum untuk Zeze.
__ADS_1
"apa kau sudah baik". tanya Alvero.
"ehmmmm,". menganggukan kepalanya.
rayyan yang berdiri dan malu untuk masuk kedalam rumah, karena ia baru sadar telah memberikan nafas buatan untuk menyelamatkan zeze.
"mau kemana tuan?". tanya alvero
dan zeze yang melihat tuannya.
rayyan tidak menghiraukan mereka dan tetep berjalan masuk,
" biasa dasar pria es". ejeknya zeze
"ehmmmm". sahutnya alvero
"sudahlah kamu masuk kedalam, keburu masuk angin". ucapnya
"baikk". zeze pun langsung masuk kedalam untuk membersihkan dirinya yang sudah basah kuyup.
Ny. Dara yang melihat pun heran kenapa ia bisa basah kuyup seperti itu dan beriringan alvero yang berjalan di belakang zeze pun iku basah kuyup .
"Vero kenapa kamu dan zeze bisa basah seperti ini?". tanya nyonya nya
"tadi zeze kejebur ke kolam dan dia gak bisa berenang jadi saya cepat menolongnya nyonya". ucap Vero
"ahh baiklah, cepat pergilah ganti pakaianmu?!". perintah Ny. dara
" baikk nyonya".
Ny. dara naik keatas untuk kekamar rayyan dan melihat Rayyan yang sedang termenung di balik jendelanya.
"kamu sedang apa sayang?". tanya nyonya dara
"tidak ada mah". jawab rayyan.
"kenapa kamu termenung?". tanyanya sambil duduk disamping putranya
"tidak ap apa mah, hanya memandang langit saja". ucapnya yang masih memikirkan Zeze.
"ehmm baiklah, ini hari kamu bisa bebas tanpa ada tugas dari mamah, kamu pergilah berjalan jalan mencari udara segar". serunya.
"tidak mah, rayyan ingin istirahat saja". ucapnya
"apa kamu tidak jenuh dirumah?".
"tidak mah".
"baiklahi kalau itu kemauan kamu sayang?". sambil mengelus kepala putranya.
disaat zeze yang sudah siap berganti pakaian pun, ia merias wajahnya di hadapan kaca. Namun tiba tiba saja ia seperti merasakan ada yang aneh dengan bibir yang serasa keram. karena itu adalah ciuman pertama baginya, dan zeze yang tak sadar bahwa ia sudah dicium oleh tuannyapun hanya menggap bahwa bibirnya hanya merasakan keram biasa.
__ADS_1
bersambung...
#jika ada kesamaan cerita author, mohon dimengerti... semoga para pembaca menyukai cerita ini.. terima kasih🙏