MOBB BOSS

MOBB BOSS
Tuan yang Romantis


__ADS_3

rayyan dan alvero yang sedang berbicara ditepi danau pun dilihat oleh Zeze dari kejauhan. zeze pun tersenyum lebar karena melihat sang tuan sudah mulai berbicara dengan alvero.


zeze pun masuk kerumah, karena ia tak ingin mengganggu mereka yang sedang berbincang. saat zeze yang berjalan ingin kedapur ia dipanggil oleh sang tuan besarnya.


"zeze..!!". panggil sang Mr. Kazam Zie.


"iyahh tuan". jawab zeze dan menoleh kearah sumber suara.


zeze pun melihat sang tuan besarnya yang sedang menuruni anak tangga.


"apa kamu melihat tuan muda?". tanya sang tuan besar.


"tuan sedang bersama alvero diluar tepi danau tuan". ucapnya yang lembut.


"bisa kamu panggilkan kesini". pinta sang tuan besar.


"baik tuan". zeze pun pergi menuju tepi danau halaman depan.


zeze pun mendekati sang tuan dan alvero disana.


"tuann...". sapa zeze ke tuan mudanya.


"ehmmm". rayyan pun menoleh melihat Zeze.


"Tuan di panggil tuan besar, ia sedang menunggu diruang tamu". ucapnya.


"ehmm, baiklah...". rayyan pun pergi meninggal kan zeze dan alvero di tepi danau.


zeze pun pergi menyusul sang tuan, begitu juga alvero yang ingin pergi kekamarnya.


"apa papah memanggilku". tanya rayyan yang tiba diruang tamu.


"iyahhh, ada yang ingin papa sampaikan kekamu". ucap sang papah.


"apa tuh pah?". tanya rayyan yang penasaran.


"kapan kamu akan kembali ke tebing tinggi". tanya sang papa.


"ehmm.. belum tau". rayyan yang menggelengkan kepalanya.


"Kalau begitu, Minggu depan kamu bisa kembali kesana". ucap sang papa.


"kenapa buru buru pa". tany rayyan.


"kasihan zeze yang sudah lama tidak kemampuannya, ia mungkin sudah banyak ketinggalan studinya". ucap sang papah.


"ehmm.. baiklah kalau papah sudah menyuruhku untuk itu". ucap rayyan yang lembut.


"yasudah, bawa zeze pergi belanja untuk oleh oleh dari Kanada". ucap sang papah.


"oke pa". rayyan yang senang.


zeze yang baru saja masuk kerumah pun, lngsung dihadang oleh sang tuan mudanya.


"ehmm,". zeze yang terkejut.


"ayoo pergi". ajak sang tuan yang tiba tiba dan menarik tangan Zeze

__ADS_1


"mau kemana tuan?".tanya zeze yang bingung dan terkejut.


"udah ikut saja". ucap rayyan.


zeze dan rayyan pun menuju parkiran mobil, dan langsung pergi menuju tempat yang menjadi tujuan rayyan.


"kenapa tiba tiba tuan mengajakku pergi?". tanya zeze yang kembali penasaran.


"Minggu depan kita akan kembali ke tebing tinggi". ucap rayyan yang sekilas menatap Zeze.


"benarkah??". zeze yang senang mendengar ucapan sang tuan mudanya.


"ehmmmm". rayyan yang menganggukan kepalanya.


"kenapa tiba tiba sekali tuan?". ucapnya.


"entahlah, papah yang menyuruhku agar kamu bisa belajar kembali". ucap rayyan.


"tuan besar baik sekali kepada saya". zeze yang menundukkan kepalanya.


"kamu kenapa?". tanya rayyan yang heran dengan zeze yang menundukan kepalanya.


"tidak apa apa tuan, saya senang tuan besar sudah kasih saya kembali ke tebing tinggi, dan kembali ke kampus, tapi kali tuan tahu kita pacaran apa tuan tidak kecewa kepada saya". ucapnya yang Lesuh.


"tenang, orang tuaku sudah tau kedekatan kita, jangan cemaskan itu". ucap sang tuan.


"benarkah???, sejak kapan mereka tahu tuan, dan apa mereka tidak memarahimu ?". tanya zeze yang antusias.


"tidak, mereka justru senang jika aku dekat denganmu". ucap sang tuan.


"benarkah hanya itu saja tanggapan mereka?".


zeze pun tersenyum lebar karena perkataan sang tuan mudanya yang manis itu.


"jika kita sudah tiba di tebing tinggi, apakah tuan akan kembali jadi dosen pengganti?". tanya zeze.


"saya tidak tahu, ". ucapnya rayyan sang sambil fokus menyetir.


"ehmmm, baiklah".


rayyan pun memarkirkan mobil di sebuah tokoshop yang ad di pinggir jalan. Zeze melihat dari jendelanya dan bingung kenapa sang tuan membawanya ketokoshop tersebut.


"tuan, kenapa tuan berhenti disini?". tanya zeze sambil melepaskan sabuk pengamannya.


rayyan yang tanpa menjawab ia langsung keluar dan membukakan pintu untuk Zeze. zeze pun terkejut dengan perlakuan sang tuan yang samakin hari semakin romantis baginya.


"kita akan membeli sesuatu disini untuk kamu bawah pulang sebagai oleh oleh dari Kanada". ucap sang tuan.


"untuk apa tuan, tidak perlu membeli apapun barang kita saja sudah terlalu banyak yang harus dibawa". ucap zeze.


"sudah,.. setidaknya belikan sesuatu untuk teman temanmu ". ucap sang tuan.


"bolehkah?". tanya zeze


"ehmmm, boleh". ucap rayyan.


"ahh tuan, kenapa kau begitu baikk sih?". zeze yang tersenyum bahagia.

__ADS_1


"yasudah ayoo". ajak rayyan.


merekap pun masuk kedalam tokoshop dan muali melihat lihat sekelilingnya, zeze yang bingung harus membeli apa untuk sahabat sahabatnya itu hanya melihat lihat saja .


"sudah ada yang ingin kamu beli?". tanya rayyan


"belum tuan, saya masih bingung harus milih apa?". ucap zeze


"pilih saja barang apa yang disukai temanmu biasanya". ucap sang tuan.


"ehmmm, ". zeze yang mulai tertarik dengan baju kaos yang ada disudut toko.


zeze pun mendekatinya dan mulai memilih milih baju tersebut.


"aku mau yang ini tuan". ucapnya zeze sambil memegang kaos bertulisan "I Love KANADA" yang berwarna hitam.


"hanya ini". tanya rayyan yang heran.


"aku mau ini, tapi pesan 5 semua sama, bolehkan??". pinta zeze.


"untuk apa baju yang sama kamu beli". tanya rayyan yang semakin heran.


"untuk couple sama mereka". ucap zeze.


"ahh... baiklah".


"terima kasih". zeze pun sekilas mencium pipi sang tuan untuk rasa terima kasihnya .


rayyan yang terkejut, namun senang dan tersenyum lebar dengan sikap zeze yang berani menciumnya ditempat ramai.


"apa lagi yang ingin kamu beli?". tanya rayyan.


"tidak ada tuan". ucap zeze.


"untuk ibumu". ucap rayyan.


zeze pun mulai memilih milih kembali untuk membelikan ibunya, dan begitu juga rayyan yang memilih beberapa pakaian untuk dirinya dan zeze.


Dan akhirnya mereka pun belanja banyak untuk sebagai oleh oleh mereka nantinya. dan mereka ingin kembali pulang.


Namun saat di parkiran mobil, zeze yang mulai bingung harus meletakkan barang nya yang berbungkus besar dan banyak itu membuat nya susah meletakkannya. Rayyan yang sudah dilain meletakkan barang yang dibawanya melihat zeze yang kesusahan membantunya.


"sudah semuanya?". tanya rayyan yang baru saja selesai meletakkan barang barang belanjaan.


"sudah". ucap zeze yang tersenyum.


"ehhmmm, ". rayyan menghelakan nafas karena kelelahan dan bersandar di mobilnya.


zeze pun melihat sang tuan yang sangat lelah itu, mendekatinya dan memeluk sang tuan.


"maaf membuat tuan jadi lelah". ucap zeze yang manja.


rayyan yang mendengar suara manja zeze pun luluh dan tersenyum kecil dan membalas pelukan zeze.


"apa kamu senang??".tanya rayyan.


"ehmm aku sangat senang hari ini". ucap zeze dan menatap sang tuan.

__ADS_1


rayyan yang tanpa berbicarapun, ia mencium bibir zeze dan ********** dengan lembut. zeze pun membalas ******* sang tuan dan menikmati setiap lemutan yang diberikan sang tuan.


__ADS_2