MOBB BOSS

MOBB BOSS
Pertemuan Sang paman


__ADS_3

Rayyan bergegas pergi menuju tempat yang sudah dijanjikan olehnya, yaitu menemui seseorang yang sangat ia kenal.


Dan sesampai nya disana, ia pun langsung menyapa Pamannya Mr. Razam Zie.


"hay paman, apakah sudah lama menunggu?". sapa rayyan yang baru saja sampai.


"tidakk rayyan, ada apa kamu menelpon paman tadi dan menyuruh untuk bertemu disini?".


"ada hal yang penting paman, yang ingin rayyan bicarakan kepada paman..". ucapnya dengan sopan.


"apa itu?". sabun Mr. Razam yang penasaran.


"apakah paman mengenal dekat Mr. bara yang ad di bagian barat.?". tanya rayyan yang langsung tanpa bertele.


"ehhmmmm iya mengapa?". ucap sang paman.


"apakah papah juga mengenalnya dekat?".


"tidak.. hanya dulu paman pernah mendengar kalau papahmu dan dia pernah berselisih paham, tapi paman tidak tahu jelas". ucap sang paman.


"apakah paman mengenalnya dekat?".


"tidak, hanya pernah mendengar namanya saja,?".


"baiklah paman, kita duduk disana yuk, sekalian meminum kopi sebentar?". ajak rayyan yang sedang ad di taman menunjukkan ke sebuah cafe dekat taman.


"baik,,, jarang jarang kamu mengajak paman meminum kopi?". Mr. Razam yang senang bersama sang ponakan.


rayyan tersenyum dengan ucapan pamannya itu, karena berhubung mereka sangat jarang bertemu karena Papahnya yang tidak pernah mengajaknya bertemu dengan pamannya itu.


"gini paman, mungkin dulu papah pernah berselisih dengan Mr. bara dan sekrang pun mungkin masih berhubungan dengan itu?". ucap rayyan yang langsung bercerita.


"apa maksud kamu?". Mr. Razam yang penasran.


"rayyan juga tidak terlalu paham dan ngerti apa perselisihan mereka, namun rayyan yang sudah berapa hari ini menggantikan papa sepertinya ada kejanggalan diantara mereka?".


"seperti apa?".


"itu yang rayyan belum bisa buktikan dan ketahui paman, makanya rayyan menghubung paman untuk memastikan dan mencari tahu lebih tentang mereka?".


"ehhhmmm, mungkin paman hanya bisa memberimu sedikit cerita yang paman tahu tentang mereka saja". ucap sang paman dan mulai menceritakan hubungan antara abangnya Mr. Kazam Zie dengan Mr. bara.


Dan singkat pertemuan mereka hari mulai menjelang sore, lamanya Mr. Razam Zie pun pamitan untuk kembali pulang.


"rayyan, jika ada sesuatu yang ingin kamu ketahui, hubungi saja paman akan siap membantumu semampu paman?". ucap sang paman yang bersedia membantunya.


"baik paman, terimah kasih untuk hari ini paman?". ucap rayyan sambil ingin berjabat tangan oleh pamannya.

__ADS_1


"baik, kalo begitu paman permisi yah,, bye?". ucap salam perpisahan oleh Mr.razam Zie.


Dan mereka pun berpisah di cafe, dan tak lama Rayyan pun kembali ke mobilnya untuk berjalan pulang kerumahnya karena ia yang sudah berjanji akan pulang dengan zeze.


rayyan yang teringat zeze terlintas ingin menelpon zeze, namun zeze tidak mengangkat dan merespon berapa panggilan dari rayyan.


rayyan pun tak menghiraukannya karena berfikir zeze yang mungkin saja masak untuknya.


ia langsung menancap gas mobilnya agar ia cepat sampai dirumahnya.


zeze yang sedang mandi dikamarnya, karena itulah ia tak mengangkat telpon dari tuannya.


beberapa menit kemudian pun ia selesai mandi ia keluar dari kamar mandinya untuk mengganti pakaiannya, namun ia harus mengeringkan rambutnya terlebih dahulu.


"toookkk toookkk". suara ketukan pintu kamarnya zeze.


"iyahhh sebentar.... siapa yahh?". teriak zeze.


yang masih memakai hair dryer, dan tidak ada suara menjawabny ia pun segera membuka pintunya.


Dan ternyata Sang tuan muda yang sudah menunggu nya di depan pintu,.


"tuh tuuannn". ucap zeze yang gugup malu karena ia baru selesai mandi dan masih mengenai handuk.


dan reflek zeze ingin menutup pintunya , namun di tahan oleh tuannya rayyan.


"kenapa??". ucap sang tuan.


"yasudah pakailah bajumu, saya akan menunggumu disini saja". ucap sang tuan.


"tapii tuan, bagaimana bisa tuan nunggu disini saat saya akan berikan?". ucap zeze yang malu.


"kenapa,,,, bukankah kamu sekarang milikku?". ucap rayyan dan tiba tiba melangkahkan kaki nya pelan pelan untu masuk kekamar zeze.


zeze pun terkejut dan berjalan mundur untuk menghindari tuannya itu.


"tuan, jika ada yang melihat tuan ada disini nanti mereka akan berfikiran aneh ??!". ucap zeze.


"siapa, tidak akan ada yang melihat jika ada mereka pun tak akan berani melarangku?". ucap rayyan yang menggoda zeze.


"ta ya tapii tuan?". zeze semakin gugup.


Rayyan yang tanpa berbicara apapun langsung mendorong zeze untuk berganti pakaian.


"sudah sana gantii dulu?". ucap sang tuan yang tiba tiba berhenti menggodanya.


zeze pun langsung tersipu malu karena ia yang sempat berfikir tuannya yang akan macam macam kepdanya.

__ADS_1


rayyan langsung keluar dari ruang ganti dan menunggunya di kasur zeze sambil rayyan yang melihat lihat isi kamar zeze yang penuh dengan boneka.


zeze langsung memakai pakaiannya, dan selesai berganti pakaian pu keluar dari ruangan ganti. dan ia pun melihat tuannya yang masih menunggu di kasurnya.


"kenapa tuan tak menunggu di bawah saja?". ucap zeze.


"kenapa kamu takut saya akan mengintip?".


"ahh tidakk tuan, tapi kan lebih baik tuan menunggu disana?"..


"baiklah lain kali akan nunggu dibawah ". ucap rayyan.


zeze tersenyum karena tuannya yang begitu patuh terhadapnya. dan mereka turun kebawah karena Zeze yang akan masak untuk tuannya.


"apaka tuan lelah kenapa terlihat lesuh begitu?". tanya zeze yang menatap tuannya saat menuruni anak tangga.


"tidakk..". ucap sang tuan yang begitu terlihat lelah.


"tuan bohong yahh?". goda zeze.


"ehm". sahut rayyan.


zeze yang merasa tidak tega melihat tuannya yang sangat lelah itu langsung memegang tangan tuannya agar rayyan yang tak begitu terlihat lelah.


rayyan yang merasa digandeng tangannya pun tersenyum manis melihat zeze.


"nahh gitu dong kan tak nampak kusut?". ejekan zeze.


rayyan hanya tersenyum mendengar ucapan Zeze yang mulai bercanda dengannya.


rayyan dan zeze yang sudah sampai didapur langsung memasak untuk tuannya.


"tuan mau makan apa ?". tanya zeze yang lembut


"apa saja ". jawab sang tuan.


zeze pun tanpa bertanya lagi langsung membuatkan tuannya spageetti yang simple namun kesukaan sang tuan.


berapa menit kemudian spageetti buatan zeze pun sudah siap masak, dan langsung ia hidangkan untuk rayyan.


"sudah tuan,.. makanlah, biar saya akan ambilkan tuan jus dan roti isi untuk tuan?"


rayyan yang terlihat sudah laper langsung menyantap spagettinya, sambil menunggu zeze yang mengambilkan juz dan roti isinya.


tak disangka Bibi Ranti melihat kedekatan mereka dari jauh, bibi pun mulai cemas dengan zeze, putrinya semata wayang akan menyukai sang tuan. karena sang ibu yang belum mengetahui hubungan jauh mereka hanya bisa memantau putrinya dan jika ada kesempatan dimana sang ibu bisa menasehati putrinya barulah ia bisa membicarakan dengan zeze baik baik.


tidak hal nya dengan Ny. dara yang menyetujui hubungan mereka, bibi Ranti yang begitu mencemaskan putrinya ia takut jika sang putri tak akan di terimah oleh keluarga Zie karena statusnya yang hanya anak pelayan.

__ADS_1


Bibi Ranti pun terus memerhatikan mereka dan berfikir keras tentang mereka.


Bersambung....


__ADS_2