
-Disebuah kamar motel
Terlihat shin sedang berjalan di kamar berukuran kecil, setelah shin meletakkan tas yang dia bawa shin segera menjatuhkan dirinya di atas tempat tidur berukuran sedang di lantai,
"Hah~~ Setidaknya kita bisa tidur malam ini" kata shin yang kini berbaring di atas kasur kecil berwarna putih,
"Apa rencana papa selanjutnya" kata yui yang kini berubah menjadi sosok anak kecil berumur 5tahun,
Terlihat yui pun memanjakan diri dengan berbaring diatas tempat tidur,
"Untuk sekarang, kita perlu mencari uang, setidaknya kita tidak akan tidur di tempat seperti ini lagi" kata shins yang kini duduk dan melihat ruang kamar kecil dengan lampu yang hampir mati,
"Nicky" kata shins mencoba memanggil mahkluk panggilannya,
"Iya master" kata nicky setelah muncul dari lingkaran sihir berwarna hitam, nicky pun segera duduk di hadapan shin, sambil memeluk bonekanya,
[Nicky] [S]
Hp : 2000/2000
Mp : 1900/1900
Ras : Human (Occult Girl)
Level : 1
Str : 81
Agi : 71
Def : 65
Int : 98
Skill : Dark (Passive), Summon Teddy(Lv.5), Dark Pray (Lv.5), Dark Angel (Lv. 5)
Ket : Occlut Girl adalah mitos yang tercipta dari kepercayaan seseorang, pada dasarnya okultisme bukan sihir atau supranatural melainkan ilmu alami, yang bertujuan akhir untuk mengerti dan memahami diri sendiri untuk mendapat pencerahan dan kebijaksanaan,(trik, ilusi, ilmu, & Energy alam) namun itu di anggap ilmu hitam karena individu sering menyalahgunakan ilmu tersebut,
'Sepertinya semua mahkluk yang menghuni castle memang kembali menjadi level satu, namun skill mereka tak menurun,' pikir shin melihat status nicky
"Nicky, apa ada dari devisi human yang pandai dalam berjudi?" kata shins bertanya pada nicky
"Ehm~ Gyana & Lyebi yang menguasai hal seperti perjudian" kata nicky,
"Gyana & Lyebi" kata shin memanggil mahkluk lainya dari castle
Lingkaran sihir hitam mirip portal pun muncul kembali, dua mahkluk yang dipanggil shin pun segera keluar dan tertunduk memberi salam hormat pada shin,
__ADS_1
"Ini pertama kali aku bicara denganmu lyebi" kata shin yang melihat lyebi tertunduk
[Gyana] [S]
Ras : Human (Oracle)
Level : 1
[Lyebi] [A]
Ras : Human (Joker)
Level : 1
"Khe~ Khe~ Saya merasa terhormat bisa bicara dengan anda master" kata lyebi
"Yah aku harap kau tak keberatan datang ke tempat seperti ini" kata shin mengacu pada tempatnya berada
"Khe~ Khe~ Saya hanya mahkluk rendahan yang anda panggil, meskipun itu di neraka asal bisa bertemu master saya akan tetap melakukannya" kata lyebi menjawab shin
'Aku tak mengira dia akan bilang begitu, aku kira hanya beberapa mahkluk yang mau menuruti segala perintahku, apa yang di ucapkan nicky dulu itu memang benar adanya' pikir shin yang mengingat kata nicky bahwa semua mahkluk dalam castle siap melayani shin tanpa bertanya,
"Baiklah, aku memanggil kalian karena nicky bilang kalian ahli dalam perjudian" kata shin
"Dengan tidak mengurangi rasa hormat, kami memang sedikit mengerti tentang hal itu master" kata gyana menjawab hati hati pertanyaan shin,
(ceritanya waktu pertama dipanggil gyana ini suka menggoda shin, akibatnya dia melawan seluruh penghuni castle karena gyana memandang shin selayaknya laki laki pada umumnya, setelah kejadian itu setiap gyana dipanggil keluar castle, gyana selalu berhati hati kalau bicara dengan shin, apalagi nicky ada disana)
"Baik master" kata gyana dan lyebi,
Setelah itu mereka pun kembali ke dalam castle, karena pembicaraan mereka dengan shins telah usai,
Melihat itu shins pun merebahkan diri di kasur kembali,
"Jika ingin menyuruh mereka berjudi, kenapa master mengirim mereka besok?" kata nicky bertanya pada shins
"Nicky" kata yui tegas karena yui melihat seolah nicky tak percaya pada keputusan shins
"Maaf Nona, saya bersalah" kata nicky tertunduk
"Nicky, sejak kapan kau bersamaku" kata shin bertanya pada nicky
"Lebih Dari 10 tahun" kata nicky
"Bagiku, 10 tahun adalah waktu yang lama, tapi bagi kalian mahkluk yang abadi itu seperti tak lebih dari 1 hari, jika begitu, kenapa aku menyuruh mereka besok dan tidak sekarang?" kata shin
"Maaf saya tidak mengerti, saya hanya merasa penasaran" kata nicky
__ADS_1
"Sudah ku bilang, aku tak menganggap kalian sebagai budak atau sebuah pasukan, di dunia sagart aku menganggap kalian sebagai saudara, hidup mati bersama, dan aku membawa kalian kemari, meskipun aku lahir di dunia ini, aku juga tak tahu bahaya macam apa yang ada di dunia ini,
Meskipun kalian bisa hidup kembali, tapi aku menganggap itu juga sebagai nyawaku yang kalian selamatkan, berhentilah membahayakan diri kalian" kata shin,
'Mereka mahkluk yang kuat, mereka mau membantuku aku sudah merasa bersyukur, jadi setidaknya perhatianku bisa membayar kesetiaan yang mereka tujukan padaku' pikir shin
'Apa master khawatir kami dalam bahaya karena kekuatan kami belum pulih, sepertinya kami memang tak bisa terlalu membantu master, aku harap kami bisa segera memulihkan kekuatan kami' pikir nicky mendengar penjelasan shin,
"Nicky kembalilah" kata yui menyuruh nicky kembali kedalam castle
"Baik Nona" kata nicky sebelum menghilang kembali kedalam castle,
"Yui, sejak kapan kau bisa membuat mereka menuruti perintah mu" kata shin sambil mencubit pipi yui
"Ita~ Ita~ papa, sakit" kata yui
"Hoh~ kau juga merasakan sakit" kata shins
"Hehe~ sebelumnya yui juga tidak tahu, jadi yui mencari dan mencoba, rasa sakit adalah rangsangan hebat pada bagian bagian tubuh tertentu..." kata yui terhenti karena shins memotongnya
"Baiklah, aku tahu teori seperti itu, jadi bagaimana kau bisa membuat mereka menuruti perintah mu" kata shin
"Papa terlalu baik, mereka hanya jiwa yang papa panggil, dengan kata lain mereka adalah pion untuk papa," kata yui
"Aku tahu maksudmu, tapi aku tak bisa menganggap mereka seperti pion yang akan dibuang ketika sudah tak berguna, suatu saat kau akan mengerti apa itu hubungan antar mahkluk hidup" kata shin
"Apa maksud papa, hubungan antar mahkluk hidup lebih baik dilakukan dengan kepercayaan dari pada sebuah paksaan" kata yui
"Huh~ yui memang pintar" kata shins
"Dari mana papa tahu hal seperti itu" kata yui karena yui tahu papa bahkan tak memiliki seorang teman
Mendengar perkataan yui shin pun teringat kembali kehidupannya di dunia sagart bersama yuki, shin pun membaringkan tubuhnya bersiap tidur untuk melewati malam,
"Tentu saja dari mamamu" kata shin
"Aku ingin melihat mama" kata yui kini memeluk lengan shin
"Hmm~ bukankah kau bisa melihatnya lewat video" kata shins memiringkan badan untuk melihat yui,
"Tapi itu tak seperti melihat mama yang asli" kata yui dengan wajah kecewa
"Lain kali kita akan menemuinya" kata shin mencoba menghibur yui,
"Hehe~ aku sayang papa" kata yui, sambil tersenyum,
Yui pun tertidur di samping shin, kota J kini menjadi lebih tenang karena malam semakin larut, cahaya lampu dari gedung tinggi yang masuk melalui lubang kamar shin pun segera menghilang,
__ADS_1
Shin yang merasa lelah pun ikut terlelap bersama kebisingan kita yang perlahan menghilang,
...•••••••••••••••••...