Monarch System II

Monarch System II
Ch - 30. Keluarga Kecil


__ADS_3

-Hotel Chayeon


Disebuah kamar hotel shin sedang berbaring tak sadarkan diri akibat percobaan kematian yang dia lakukan,


Tak berapa shin pun perlahan membuka mata dari kematian sementaranya, shin pun segera melihat area sekelilinngnya karena menyadari bahwa dia tak lagi berada di taman tempat ia mati.


"Dimana ini? ini seperti kamar hotel? apa aku benar benar bisa menipu paksaan langit itu?." keluh shin setelah bangkit dari posisi terbaringnya.


Shin pun melihat satu persatu layar biru yang menumpuk ketika shin tak sadarkan diri.


[Jantung telah berfungsi normal kembali]


[Memasang Human Tier selesai]


[Karena kematian mempelajari skill casting Retry]


"Apa itu? skill retry? yui tampilan status" kata shin


[Hayashi Shin] (17)


Hp : 451.000 Mana : 500.000


Class : Lord Summoners


Level : 410 (Rebith 3x) (0/200.000.000 Exp)


Str : 4471


Agi : 210


Vit : 3578


Dex : 1891


Int : 4171


Lux : 100


Skill Passive :


Eve Eyes Lv 5 : (Max)


Subtat - X-ray - God Eyes


Sense Lv 5 : (Max)


Kepekaan - Area Scan - Dark Teritory


Learn Lv 5 : (Max)


Training - Real Fake - Master


Magic Lv 5 : (Max)


Api - Kegelapan - None - None - None - None


Human Tier (Max) (Acttive)


Skill :


[Abaddon Lv. 5] [Castle Lv 5 (50/50)] [Return Monster Lv. 5(00/50)] [Sword Lv 3] [Retry Lv 1]


Titel :


Unlimited Soldier (Dipakai)

__ADS_1


Beginner - Advanture - Black Hunter - Beginer 2


**


[Human Tier]


Menyembunyikan status pemilik selayaknya manusia biasa.


[Retry]


Kembali ke masa lalu dengan melewati waktu.


Mana Cost : 30.000


Colldown : 1 Jam+


Keterangan :


Skill yang di ciptakan salah satu dewa payah yang memiliki rasa iri pada orang lain.


Colldown bertambah sesuai waktu masa lalu yang dilalui, contohnya kembali ke 1 jam masa lalu membuat colldown 2 jam, 2 jam berarti 4 jam colldown.


Kisah :


Pada suatu hari hidup dewa yang memiliki kekuatan tiada tara, karena kematian kekasihnya dia pun melawan dewa waktu untuk kembali ke masa lalu, meskipun dia mendapat kekalahan jiwa penuh penyesalannya pun menciptakan skill tersebut.


**


"Hah, jika aku kembali ke masa lalu, aku mungkin bisa membunuh si brengsek anak buah kasino itu." keluh shin di atas ranjang,


"Membunuh siapa?." kata seorang gadis yang membuka pintu kamar hotel,


Shin pun segera menoleh ke arah suara yang mengajaknya bicara, shin pun terkejut melihat gadis yang berjalan kearahnya sambil menutup pintu kamar hotel yang terbuka.


"Yuki, apa kau yang membawa ku kesini?." kata shins melihat gadis cantik yang mendekat kearahnya


Yuki pun menjelaskan bahwa ketika dia berjalan di taman dia melihat banyak orang berkerumun, ketika yuki mendekat yuki tahu bahwa mereka sedang melihat mayat bocah laki laki,


Yuki yang tak percaya bahwa shin mati pun dengan cepat mendekat dan memeriksa tubuh shin, karena yuki tahu shin hanya pingsan yuki pun meminta seseorang disana untuk membawa shin ke hotel tempat yuki menginap.


"Jadi begitu," kata shin sambil membayangkan apa yang dikatakan yuki.


Melihat itu yuki pun menjulur tangan ke arah telinga shins untuk menariknya keras,


"Apa yang kau lakukan disini? apa kau sekarang beralih menjadi preman dan bolos sekolah?" kata yuki tegas


Meskipun shin tak merasa sakit, namun secara reflek mulutnya tetap mengatakan sakit akibat tarikan yuki di telinganya,


"A-aku ada sedikit urusan, percayalah padaku," kata shin mencoba menenangkan yuki


"Huh~ baiklah aku akan percaya padamu" kata yuki melepas tarikan tangannya pada telinga shin,


Secara setelah itu suasana pun menjadi canggung karena mereka saling tak percaya dengan apa yang terjadi,


'Sejak kapan kami sedekat ini?.' pikir shin dalam ragu namun senang


'Tanpa sadar aku terlalu khawatir sehingga aku lupa bahwa kami hanya sebatas teman.' pikir yuki kebingungan


"Bukankah kau ada perjalanan konser?" kata shins mencoba melepas suasana canggung disana.


"Kota J, adalah kota terakhir konsernya," kata yuki


Dari penjelasan Yuki, dia melarikan diri karena lelah dengan acara acara yang membosankan, Jadi ketika ada kesempatan dia kabur untuk menikmati hari sebelum konser di adakan,


Bisa di bilang dia ingin bersenang senang, dan karena itu juga dia tanpa sengaja bertemu shin di taman kota.

__ADS_1


"Yah~ maaf jika aku menganggu istirahatmu." kata shin


"Hum~ aku ingin kau menebusnya dengan menemaniku jalan jalan." kata yuki serentak


'Tunggu, apa aku tanpa sadar mengajaknya kencan, tidak apa yang akan dia pikirkan? apa dia akan menolak karena menganggap aku murahan.' pikir yuki sambil berpaling menutupi wajah merahnya


"Baiklah," jawab shins dengan senyuman


"A-Aku akan bersiap siap." kata yuki yang berdiri dari ranjang dan meletakkan kantong plastik yang sejak tadi dia pegang ke meja terdekat.


Yuki pun pergi meninggalkan shins menuju kamar mandi di dalam hotel tersebut. melihat yuki yang memasuki kamar mandi untuk bersiap siap,


Shin sedari tadi duduk di atas ranjang kini bangkit dan duduk di kursi didekat meja dalam kamar hotel tersebut, shin pun membuka isi kantong yang di letakkan yuki sebelumnya,


Di dalam kantong tersebut berisi minuman isotonic dan beberapa makanan ringan,


"Banyak sekali makanan manis, apa yuki suka yang manis manis? aku baru tahu ini." kata shin melihat banyaknya puding dan tart di atas meja.


"Papa aku mau coba itu." kata yui yang tiba tiba muncul menunjuk kearah puding vanilla di atas meja


"Apa kau juga butuh makan?" kata shins heran dengan ucapan yui


"Memang tidak sih, tapi yui ingin coba menyukai kesukaan mama." kata yui dengan mata berbinar


'Alasan yang payah, tapi sejak kapan dia makan makanan manusia? padahal di dunia itu, dia sama sekali tak tertarik, apa dunia ini juga bisa mempengaruhi sistem.' pikir shin melihat keinginan yui,


"Baiklah," kata shins sambil mengambil puding di atas meja


Mendengar itu yui pun segera berubah menjadi sosok anak kecil meninggalkan wujud perinya,


Dia pun jatuh dan duduk dengan cepat di atas kursi sofa yang berada di dekat meja,


Dengan cepat yui pun mengambil puding di tangan shin dan memakannya,


"Manis, ini enak papa." kata yui sambil memakan puding di tangannya,


Shin pun hanya tersenyum melihat apa yang di lakukan yui, ketika yuki keluar dari kamar mandi, yuki pun kaget melihat anak kecil yang duduk disebelah shin,


"Siapa itu kenapa ada anak kecil disini?." kata yuki kaget melihat yui


"Eh~ i-ini..." kata shins kebingungan menjelaskan


"HiksHiks papa mama jahat, mama tidak kenal yui." kata yui dalam tangis kecilnya


'Bagaimana dia kenal, dia tak memiliki ingatan hidup di dunia itu, apa lagi ini pertama kali yuki melihat yui dalam bentuk manusia' pikir shin


'Mama? apa dia peri kecil yang bersama shin sebelumnya, tapi apa peri bisa berubah menjadi manusia? tidak ini tak penting, yang harus dilakukan bukan berfikir tentang hal tersebut' pikir yuki


Setelah berfikir cepat, yuki pun bergerak cepat untuk duduk disebelah yui dan mengelus kepalanya,


"Maaf, Maaf mama bukan bermaksud begitu, ini salah mama, apa yui mau memaafkan mama." kata yuki mencoba menenangkan yui


Shin pun merasa kebingungan dengan apa yang terjadi di hadapannya, namun pemandangan itu pun membuat hatinya merasa lebih tenang,


"Mama dan papa akan pergi melihat banyak ikan apa yui mau ikut?." kata yuki yang melihat wajah yui tampak sedih


"Uhmm~" kata yui menyetujui ajakan yuki


Melihat senyum kecil di bibir yui shin pun jadi tahu bahwa yui pura pura sedih untuk mendapat perhatian yuki, shin pun mengeluh nafas panjang tak percaya bahwa yui akan bertindak seperti itu.


'Yah, seperti ini juga bagus' pikir shin melihat yui dan yuki


"Aku akan bersiap juga" kata shin berdiri dari sofa pergi menuju ke kamar mandi, shin pun melakukan itu berharap agar yuki bisa mengenal yui lebih dekat.


'Bahkan aku tak percaya bahwa yuki bisa bertingkah seperti dulu.' pikir shin sambil membayangkan kedekatan yuki dan yui di dunia sagart.

__ADS_1


...••••••••••••••••••••••••••...


__ADS_2