Monarch System II

Monarch System II
Ch - 63. Pertaruhan


__ADS_3

"Swingg~~" Zerat bergerak cepat menembus api suzaku, dia pun kini berada tepat di samping kepala suzaku, zerat pun bersiap dengan kepalan tangannya untuk memukul kepala suzaku,


Sedangkan suzaku yang menyadari hal tersebut ingin mengarahkan semburan api ke arah zerat, namun apa daya pukulan zerat lebih cepat,


Suzaku pun terkena pukulan keras dari zerat hingga suzaku terpental dari tempatnya.


Ketiga teman suzaku pun terheran heran melihat kekuatan yang zerat miliki, mahkluk apa itu? bahkan tubuhnya yang kecil bisa melayangkan serangan hingga membuat suzaku terpental beberapa kilo meter.


Tiga teman suzaku sibuk dengan pikirannya sendiri hingga tak menyadari fermi sudah bersiap untuk memenggal kepala suzaku dengan pedangnya.


"Hentikan." teriak yuki yang melihat fermi ingin memenggal kepala suzaku,


Tiga teman suzaku yang sibuk dengan pikirannya akhirnya sadar akibat teriakan yuki, mereka pun segera menoleh kearah suzaku dan seketika bergerak secara bersamaan untuk menyerang fermi dengan tujuan menyelamatkan suzaku,


Fermy yang hampir saja memenggal kepala suzaku kini mundur menjauh untuk menghindari 3 serangan yang datang secara bersamaan.


Tiga kawan suzaku pun kini mulai waspada karena berfikir manusia dan mahkluk dihadapan mereka bukanlah mahkluk sembarangan,


Terlihat fermy kini melayang di samping zerat, hanya memperhatikan ke empat mahkluk mitos yang kini dalam keadaan waspada,


'Apa yang diinginkan yuki? jika tak membunuh mereka bagaimana aku mengambil api itu? jika tidak mengambilnya kita juga takkan bisa keluar dari dungeon underground ini.' pikir shin


"Apa yang ingin kamu lakukan?." tanya shins penasaran


"Aku ingin mereka." ucap yuki


'Ingin? apa maksudnya itu?,' pikir shin, dia pun menghela nafas panjang karena tak mengerti isi pikiran yuki, "Baiklah lakukan sesukamu."


Mendengar jawaban shin yuki pun merasa sangat senang hingga senyum kejamnya bisa terlihat saat yuki menatap ke empat mahkluk mitos tersebut,


"Kuro." ucap yuki


Kuro pun keluar dari balik bayangan yuki, Setelah kuro keluar tubuhnya membesar hingga setengah dari keempat mahkluk mitos yang ingin yuki lawan.


Shin hanya memperhatikan karena dia penasaran dengan apa yang ingin yuki lakukan, disisi lain karena yuki kini ber level 310 shin pun merasa yuki akan baik baik saja melawan mereka.


"Apa kau butuh bantuan?." tanya shin mencoba membantu


Yuki yang ingin bergerak maju kearah keempat mahkluk mitos terhenti mendengar pertanyaan shin, "Apa kamu yakin takkan membunuh mereka?." ucap yuki


"Yah mungkin." ucap shin singkat


Yuki pun berpaling wajah kembali, "Lihat saja, aku akan menaklukan mereka." ucap yuki mulai bergerak maju,


'Menaklukkan? apa yuki berfikir ingin menjadikan mereka hewan peliharaan seperti kuro?' pikir shin mendengar ucapan yuki


Shin yang menyadari pikiran segera melihat status lengkap milik yuki,


[Aikasa Yuki ] (16)


Hp : 25.000 Mana : 250.000

__ADS_1


Class : Grand Creator


Level : 250 (Rebith 3x) (1000/20.000 Exp)


Str : 2762 -- Agi : 210


Vit : 1891 -- Dex : 1928


Int : 2891 -- Lux : 90


Passive :


Eve Eyes Lv.1:


Subtat


Sense Lv 1 :


Kepekaan


Learn :


Resistensi


Magic Lv 5 : Max


Dark Shadow


Skill :


Titel Dipakai :


Queen Of Shadow


Master Blacksmith -- Creative -- Sadistic


Shin tak henti hentinya di buat terkejut oleh yuki, bagaimana tidak? tak di dunia itu atau pun di dunia ini yuki secara signifikan sangat berbakat dalam hal melampaui dirinya,


'Tamer? itu skill liysa, bagaimana dia mendapatkannya? tamer -- pet -- battle, itu skill yang saling melengkapi satu sama lain, ibu mertua apa kau tak terlalu murah hati? bahkan skill cashting tak lebih banyak dari miliknya' pikir shin


"Yuki apa kau tak ingin membagi bakat mu padaku." ucap shin yang melihat yuki sedang bertarung melawan empat mahkluk mitologi,


"Sraakkk" suara tapak kaki yuki berselancar di tubuh seiryu, "Apa maksudmu?." ucap yuki, "Blaaamm" dinding hitam besar berdiri kokoh menghadang serangan byako yang mengarah pada yuki,


"Yah lupakan saja." ucap shin singkat memperhatikan yuki,


"Baammm~" ekor genbu menghantam tubuh yuki karena dirinya kehilangan fokus dalam pertarungan, "Kyaaa~~" tubuh yuki melayang karena dampak serangan genbu, disisi lain kuro yang melawan suzaku berbalik arah menggigit ekor genbu yang menyerang yuki,


Melihat yuki yang terpental shin pun segera menangkap yuki sebelum tubuhnya jatuh ketanah, "Tap~" suara kaki shin yang menatap dilantai altar, sembari menggendong yuki dengan gaya tuan putri,


"Apa kau yakin tak butuh bantuan?." tanya shin kembali

__ADS_1


"Ini salahmu, bicara hal tak penting," ucap yuki mencubit dada shin, shin pun hanya meringis merasakan sakit akibat cubitan tersebut, "Turunkan aku."


Shin pun menurunkan yuki dari gendongannya, "Maaf, itu salahku." ucap shin merasa bersalah,


"Baiklah jangan dibahas lagi, tahan saja mereka bertiga, aku akan melawan si genbu itu." ucap yuki yang melihat ekspresi wajah bersalah shin,


Shin pun hanya mengangguk mendengar perkataan yuki, shin pun mulai bergerak bersamaan dengan yuki, para mahkluk panggilan pun membuat peralihan atas perintah shin,


Mereka pun menyerang keempat mahkluk mitos tersebut dengan tujuan memisahkan genbu dari 3 kawannya, setelah beberapa usaha akhirnya genbu pun terpisah, dan kini dia berhadapan satu lawan satu dengan yuki,


"Gadis kecil, apa kau pikir memisahkan kami akan membuatmu menang?." ucap genbu yang berhadapan dengan Yuki,


"Tentu, bahkan ini akan lebih mudah." jawab yuki dengan nada meremehkan,


"Kau gadis kecil yang sombong, sebesar apapun kekuatanmu pertahanan ku adalah hal mutlak." ucap genbu dengan nada bangga,


"Kita lihat saja." ucap yuki,


Setelah mengakhiri pembicaraan singkat itu, yuki sekali lagi mengunakan skill creator miliknya, menciptakan dingin tebal berbentuk kubus untuk mengurung genbu,


Namun genbu yang menyadari itu segera menggemparkan tanah yang menjadi elemen miliknya, dinding dinding hitam buatan yuki pun terangkat tinggi dan genbu pun lepas dari trick itu dengan mudah,


"Kepintaran mu memang bukan sekedar rumor." ucap yuki


Genbu tak menanggapi perkataan yuki, genbu sibuk menghindari jebakan jebakan yang yuki buat untuk mengurungnya, genbu pun mengerti ucapan ucapan yang yuki menghinanya hanya digunakan untuk mengalihkan perhatian,


Genbu pun hanya bisa sabar menunggu yuki kehabisan mana sebelum menyerangnya, Namun yuki juga tidak bodoh, dia sadar genbu menunggu dirinya kehabisan mana, sehingga yuki pun berfikir untuk menaklukkan genbu dengan cara lain,


Genbu kini merasa heran, kenapa yuki menghentikan serangannya, namun ketika melihat kearah yuki, genbu tahu bahwa yuki belum menghabiskan seluruh mana miliknya,


"Jika kau pintar, bagaimana jika kita membuat taruhan." ucap yuki


"Taruhan? hah! aku takkan tertipu dengan jebakan seperti itu." ucap genbu,


Yuki terkejut niatnya bisa dengan mudah di tebak, meskipun dia bersikap tenang, namun yuki juga tak ingin membuang mana miliknya lagi.


"Apa kau sebagai mahkluk terpintar takut kalah dengan sebuah pertanyaan?," ucap yuki, "Apa otakmu itu hanya sebuah pajangan?." tambah yuki merendahkan genbu


Bisa dilihat kepala genbu mengeluarkan otot karena kesal mendengar perkataan yuki, "Baik,apa taruhannya." ucap genbu kesal karena direndahkan oleh mahkluk rendahan bernama manusia,


Meskipun yuki senang karena genbu masuk perangkap, namun yuki bersikap tetap terlihat tenang.


"Taruhannya mudah, jika kau kalah kau harus mengikutiku! jika aku kalah kau boleh pergi, aku takkan melawan mu lagi dan kami akan pergi." ucap yuki


Genbu berfikir keras, namun mengingat shin yang memiliki kekuatan seperti itu, jika shin serius membunuh mereka sangat mudah, sehingga membuat mereka pergi adalah jalan terbaik.


"Baik aku terima taruhan tak adil itu." ucap genbu


"Baiklah, aku akan memberi 1 pertanyaan, jika kau berhasil menjawab kau menang, jika tidak kau kalah." ucap yuki


"Baik, apa pertanyaan mu." ucap genbu

__ADS_1


Genbu pun menanti pertanyaan yuki, sedangkan yuki berfikir tentang pertanyaan pertanyaan yang akan membuat genbu terdiam tak bisa menjawab.


......................


__ADS_2