
-Town Fish Park
Setelah meninggalkan hotel shin dan yuki serta yui pun pergi menuju taman aquarium yang berada tak jauh dari hotel.
Di taman tersebut, mereka bertiga berjalan bersama sehingga membuat tatapan para pengunjung taman kadang berfokus pada mereka bertiga.
"Bukankah itu kaguya hime!."
"Kau benar, tapi siapa yang bersamanya?."
"Mungkin dia pacarnya."
"Wah skandal idol, ini akan menjadi trending di berita."
"Kau benar, cepat ambil fotonya."
"Jangan bodoh, aku tak mau kehilangan handphone baruku."
"Apa rumor itu benar, jika mengambil foto / menyebar informasi tentang kaguya hime akan berakibat fatal."
"Benar, jadi jangan coba coba, kita lihat saja."
"Ah~ tapi ai chan tetap cantik meskipun memakai pakaian biasa."
"Kau benar, ini pemandangan langka ayo ikuti mereka."
Seperti itulah sebagian respon mereka saat melihat yuki ada di tempat umum, banyak pula yang bergosip namun banyak pula yang memuji, seolah yuki adalah figur idola yang sangat mereka sukai.
Shin dan yuki pun jalan bersama, dengan yui yang berada di tengah mereka layaknya sebuah keluarga bahagia.
"Maaf shin, gara gara aku jadi banyak orang di sekitar kita." kata yuki tertunduk sambil mengandeng tangan kanan yui
"Yah mau bagaimana lagi, toh jarang jarang idola papan atas ada di tempat umum." kata shin memaklumi
"Apa mereka tak bisa melihat yui" kata yuki khawatir jika yui terlibat dengan gosip mereka
"Mama tenang saja, cuma papa dan mama yang bisa melihat yui, yui tak ingin membuat mama repot." kata yui berjalan di tengah shin dan yuki
"Mama tidak berfikir begitu kok." kata yuki senang karena merasa yui memikirkannya
"Mama lihat, itu hiu kepala martil." kata yui menikmati pemandangan laut di balik kaya tebal pembatas akuarium taman,
"Yui hebat, bisa tahu namanya." kata yuki memuji yui,
"Hehehe." yui hanya tersenyum mendapat elusan tangan yuki di kepalanya
Mereka bertiga pun menikmati waktu mereka bersama, meskipun banyak yang mengikuti dari jarak tertentu, lama kelamaan yuki pun mengabaikan mereka dan hanya menikmati waktu kebersamaan mereka.
Melihat ikan langka, aquarium besar, makan di cafetaria yang di sediakan pemilik taman, mereka menikmati semua itu bersama, layaknya sebuah keluarga kecil bahagia,
Meskipun karena ada yui ini tak disebut kencan, namun di hati yuki dia pun merasa senang karena waktu yang mereka habiskan bersama,
Shin dan yuki pun sampai berfikir agar malam ini bertahan selamanya,
Sedangkan waktu terus berlalu, malam pun semakin dingin hingga terasa menusuk tulang ketika mereka keluar dari taman.
Yui pun sudah kembali ke castle untuk menemui para mahkluk panggilan shins, meninggalkan shin dan yuki berdua di perjalanan pulang mereka dari aquarium.
"Apa peri juga merasakan lelah." keluh yuki yang berjalan di samping shin
__ADS_1
'Yah~ aku tak bisa bilang, jika dia pura pura lelah.' pikir shin mendengar kata yuki
"Mungkin, secara peri juga mahkluk hidup." jawab shins yang akhirnya menjawab seenaknya.
"Begitu ya," kata yuki menanggapi jawaban shin.
"By the way, terima kasih untuk hari ini." kata yuki malu malu
"Iya, aku juga sama." kata shin karena shins juga merasa senang,
Yuki pun tersenyum karena berfikir tak hanya dirinya saja yang menikmati hari kebersamaan mereka.
Shin merasa senang hingga ingin memegang tangan yuki dalam perjalanan pulang, namun hubungan mereka yang hanya teman serta yuki yang kehilangan ingatan membuat shin mengurungkan niatnya,
Sehingga shin hanya bisa mengobrol obrolan kecil sambil mengantar yuki kembali menuju hotel tempat yuki menginap.
"Yuki, Aku..." Shin yang ingin mengakui rasa sukanya berhenti berkata karena sekelompok preman menghadang jalan mereka
"Hei~ cantik, ayo kita bersenang senang" kata salah orang yang menghadang mereka
'Pengganggu, apa kalian bosan hidup' pikir shin yang menatap tajam para preman di depannya.
Meskipun para preman merasa takut dengan tatapan tajam yang di keluarkan shin, harga diri sebagai preman mereka pun membuat mereka tetap melanjutkan aksinya.
"Ayolah cantik, kita bisa bersenang senang, lupakan saja dia" kata sang preman mencoba merendahkan shin
Yuki yang tenang pun berpura pura takut dan bersembunyi di belakang shin sambil memegang baju yang shin kenakan.
'Membunuh mereka memang mudah, tapi aku takut yuki jadi takut padaku jika aku membunuh mereka dihadapannya.' pikir shin kebingungan
"Ayo lari saja, mereka terlalu banyak." kata yuki di belakang shin,
"Ada apa ini?" kata seorang di belakang para preman yang menghadang shin,
"Itu Kyosuke, cepat beri jalan." kata salah satu preman
"Bos~ kenapa anda kemari." kata salah satu preman
"Bangg~~" tendangan cepat kyosuke melayang menghantam salah satu preman yang memanggilnya.
Preman tersebut pun jatuh tersungkur di trotoar jalan akibat tendangan tersebut.
"Siapa bos kalian, apa aku tak boleh disini?." kata kyosuke mendominasi para preman,
Para preman pun segera meminta maaf dan pergi sambil membawa salah satu preman yang pingsan.
"Cih~ kenapa aku bisa bertemu kalian." kata kyosuke melihat yuki dan shin.
[Aikasa Kyosuke] (18)
Ras : Human
Level : 150
Class : Beladiri
"Gek~ kenapa kakak ada disini?." kata yuki melihat kyosuke
'Kakak~ apa dia kakak yuki? aku kira nama mereka yang sama hanya sebuah kebetulan' pikir shin menatap kyosuke
__ADS_1
Kyosuke yang melihat yuki memegang baju shin pun segera mendekat kearah shin, kyosuke pun mendekat dan menatap tajam wajah shin
"Hoh~ jadi seperti ini pria yang kau suka, terlihat lemah, bahkan dia ketakutan sampai tak bisa berkata apa apa ketika melihat preman preman kecil." kata kyosuke yang menghina ketidakmampuan shin
"Hentikan, pergi sana, jangan ganggu dia." kata yuki memisah jarak kyosuke dan shin,
"Huh~ dasar pengecut, selain belajar kau tak bisa apa apa, pulang sana peluk buku mu." kata kyosuke berjalan pergi melewati shin dan yuki
'Jika dia bukan kakak yuki, aku akan menghajarnya sampai tak bisa bangun dari ranjang rumah sakit' pikir shin menahan rasa kesalnya,
"Apa kau tak apa shin?." kata yuki yang kini menatap cemas shin
"Aku tak apa." jawab shin mencoba menghilangkan kecemasan yuki.
"Oh~ Ya, sebagai imbalan aku tak menghajar pacarmu, berikan aku uang sebagai kompensasi, ok adik ku sayang, jika tidak kau tak akan bisa melihatnya lagi." kata kyosuke yang berjalan pergi meninggalkan shin dan yuki
"Aku kirim, dasar kau bajingan." teriak yuki pada kyosuke yang berlalu pergi.
"Ayo pergi.." kata yuki sambil menarik tangan shin meninggalkan tempat mereka berada, shin pun terpaksa mengikuti arah tarikan yuki. mereka pun berjalan menuju hotel tempat tinggal yuki.
Setelah sampai di kamar hotel shin pun pamit pergi meninggalkan yuki untuk istirahat, namun yuki menarik baju shin ketika shin ingin pergi meninggalkan kamar,
"Ehmm~ yuki apa maksudnya ini?." kata shin karena berfikir yuki ingin mengajaknya tidur bersama
"Jangan terlibat dengan kakakku, jika kau bertemu dengannya menjauh lah." kata yuki dengan wajah khawatir
"Baiklah, jika itu mau mu." kata shin menyetujui permintaan yuki
"Dan juga maafkan dia, meskipun dia ucapan dan sifatnya kasar, tapi dia adalah orang baik." kata yuki meminta maaf atas nama kakaknya,
"Aku sudah memaafkannya, kau tak perlu cemas, aku tak membencinya," kata shin
"Apa karena dia kakakku?." kata yuki yang tanpa sengaja keluar karena berfikir shin tidak membenci kyosuke karena kyosuke adalah kakak yuki.
"Ehm~ bisa aku kembali sekarang" kata shin mengalihkan pembicaraan karena malu bilang suka pada yuki.
Mendengar itu, yuki pun segera melepas tangannya yang sedari tadi menarik baju shin.
"Ah~~ maaf," kata yuki malu karena tak menyadari tangannya sedari menahan shin meninggalkan kamarnya.
"Baiklah, sekarang istirahat untuk konsermu besok, aku ada di kamar sebelah jika kau membutuhkanku" kata shin berlalu pergi dari kamar yuki,
Setelah yuki menutup pintu kamar dan menguncinya, yuki pun segera berlari dan menjatuhkan diri di ranjang tempat shin terbaring sebelumnya,
"Aku senang sekali hari ini, tapi kenapa shin bisa menginap di kamar sebelah? apa karena kita berjodoh? uuhh,~~ apa yang ku katakan? tidur saja besok aku harus konser." kata kata yuki penuh dengan kebahagiaan di setiap nadanya,
Meskipun agak lama, yuki pun tertidur setelah bersusah payah menenangkan jantungnya yang terus berdegup kencang karena merasa senang,
Di luar kamar shin pun berjalan menuju ruang kamar yang berada di sebelah kamar yuki.
"Gyana" kata shin
Gyana pun muncul dan menyerahkan kunci kamar yang telah dia pesan atas perintah shin,
"Terima kasih." kata shin pada gyana
Setelah menyerahkan kunci itu gyana pun segera kembali kedalam castle melalui portal yang dia ciptakan,
Shin pun membuka kamar dengan kunci kartu electric yang diserahkan gyana. Shin yang telah memasuki kamar pun segera merebahkan diri untuk melewati malam hari ini.
__ADS_1
...••••••••••••••••••••••...