Monarch System II

Monarch System II
Ch - 69. Godaan Istri


__ADS_3


Kamar Hotel



"Srasshh~~" Suara gemericik air dari keran membasahi tubuh tanpa busana yuki, meninggalkan yuki yang mandi untuk membatasi imajinasi para pembaca,


Shin tersadar dari tidurnya, shin melihat atap yang dia kenal, serta rasa empuk di ranjang membuat dia berfikir bahwa dia telah kembali ke dalam hotel tempat biasa dia menginap.


"Berapa lama aku tak sadarkan diri?" keluh shin yang bangkit dari tidurnya,


Shin pun melirik jam di sistem miliknya menunjukkan bahwa hampir seharian ia tak sadarkan diri, mendengar gemericik air dari kamar mandi shin pun bisa mengerti bahwa dia baru saja sampai di kamar hotel tersebut.


Shin kemudian melirik tangannya, di mengepalkan tangan dan membukanya mencoba untuk memastikan tubuhnya baik baik saja,


"Sepertinya aku tak perlu kecewa hasil dari rasa sakit itu." ucap shin mengingat rasa sakit yang dia derita.


"Status."


[Hayashi Shin] (17)


Hp : 3000 Mana : 10000


Class : Lord Summoners


Level : 500 (Rebith 3x) (20.000/20.000 Exp)


Str : 3000 -- Agi : 230


Vit : 3000 -- Dex : 3000


Int : 3000 -- Lux : 100


Skill Passive :


Eve Eyes Lv 5 : (Max)


Subtat - X-ray - God Eyes


Sense Lv 5 : (Max)


Kepekaan - Area Scan - Dark Teritory


Learn Lv 5 : (Max)


Training - Real Fake - Master

__ADS_1


Magic Lv 5 : (Max)


Api - Kegelapan - None - None - None - None


Immortal Body S¹ :


Absolute Resist -- Pain Off -- King of Plant


Skill :


[Abaddon Lv. 5] [Castle Lv 5 (50/••)] [Return Monster Lv. 5(00/••)] [Meditasi Lv. 2] [Sword Lv. 4] [Clone Lv. Max] [Nightmare Lv. Max] [Wind Slash Lv. 1] [Tornado Lv. 1] [Wind Manipulation Lv. 1] [ Elemen Combo Lv. 1] [Fire Wind Arrow Lv. 1]


Titel :


Advanture (Dipakai)


Beginner - Black Hunter - Unlimited Soldier -- Nightmare


"Pain Off? Absolute Resist, King of plant?" Ucap shin terfokus pada efek tubuh baru miliknya,


"Menghilangkan rasa sakit, kebal terhadap racun memang sangat berguna, tapi apa maksudnya king of plant? apa tubuhku akan tumbuh tumbuhan?" ucap shin membayangkan tubuhnya dipenuhi jamur dan tumbuhan merambat,


Shin yang merinding dengan imajinasinya segera membuka deskripsi skill tersebut untuk mencari kejelasan, setelah memahami secara mendetail shin pun akhirnya mengerti kegunaan skill tersebut,


Namun yang tak ia mengerti kenapa itu masuk dalam skill pasif bukan skill instan, apa karena itu di dapat karena efek spesial tubuh baru?


Yui pun secara cepat muncul di hadapan shin dengan wujud peri kecilnya, "Apa papa sudah merasa lebih baik?" tanya yui


"Iya," jawab shin singkat, "Apa kau bisa menjelaskan tentang skill king of plan milikku?" tanya shin langsung ke intinya,


"Bukankah papa sudah melihat deskripsi skillnya?" ucap yui balik bertanya


"Iya namun aku tak mengerti cara menggunakannya? bisa kau tunjukan?" ucap shin


Mendengar kata shin, yui pun memunculkan sebuah layar untuk memberi contoh pada shin, di dalam layar tersebut berdiri seorang dihadapan sebuah pohon kecil di dalam pot,


Lalu setelah beberapa saat pohon dalam pot seketika membesar hingga menghancurkan wadah tempatnya berada, lalu layar pun berganti scene dengan seorang yang berdiri tegak sambil mengarahkan tangan,


Setelah beberapa saat sebuah tanaman pun muncul dari tangan orang tersebut, melihat perbedaan tersebut shin pun jadi mengerti maksud sebenarnya dari skill king of plant,


"Jadi maksudnya aku bisa mengendalikan tanaman sesuka hati, namun tak bisa membuat tanaman dari tanganku sendiri?" ucap shin


"Papa benar, skill instan adalah skill yang dikeluarkan dari tubuh mengunakan mana, sedangkan skill passive adalah skill yang otomatis aktif tanpa perintah, simpelnya papa bisa mengendalikan tanaman disekitar untuk papa kendalikan sesuka hati." jelas yui


'Ini lebih seperti skill instan dikombinasikan dengan skill passive, apa karena itu dia masuk dalam skill immortal body bukan masuk dalam skill passive?' pikir shin, "Apa paint off dan absolute resist juga sama?" tanya shin,


"Itu berbeda, jika skill tipe bertahan itu akan otomatis aktif jika mendapat serangan, jika skill tipe serangan akan aktif saat papa menginginkannya." jelas yui kembali,

__ADS_1


Contoh singkatnya, jika seorang musuh berdiri di dekat tanaman, shin bisa mengikat musuh tersebut dengan mengendalikan tanaman di dekat musuh, sedangkan jika shin terkena racun itu akan segera dinetralisir oleh tubuhnya secara otomatis.


Setelah mengerti cara penggunaan skill nya, shin melihat isi kamarnya, dia pun melihat tanaman pohon kecil di atas meja diatas rak, kemudian shin berfikir untuk menggunakannya sebagai contoh,


Secara cepat pohon itu pun tumbuh besar hingga menghantam langit langit kamar, untung saja shin menghentikan tindakannya jika tidak pohon itu akan menembus kelantai di atasnya,


"Skill ini lumayan sulit untuk dikendalikan." ucap shin,


"Itu karena papa belum terbiasa, jika sudah mencapai level max, bahkan papa bisa menghidupkan tanaman yang sudah mati, bahkan membuat biji secara instan tumbuh dan siap panen." ucap yui


'Bukankah ini cheat? jika itu begitu aku akan kaya hanya dengan bercocok tanam tanaman yang bukan musimnya.' pikir shin


Disela sela lamunannya shin merasakan sebuah handuk bawah yang harum hinggap di atas kepalanya, shin pun dengan cepat mengambil handuk tersebut untuk menoleh kearah handuk itu datang,


"Kau sudah sadar? mandi sana?" ucap yuki yang berdiri sambil menatap shin


Shin yang melihat tubuh tanpa busana yuki segera memalingkan wajahnya karena malu, "Yuki, kenapa kau keluar seperti itu?" guman shin


Yuki yang melihat tingkah imut shin pun berjalan mendekat kearah shin, dia menaiki ranjang dan mulai menggoda shin kembali,


Yuki pun mendekatkan bibirnya kearah telinga shin yang sedang mengalihkan pandangan,


"Kenapa kau bertingkah seperti itu? bukankah tak masalah tak mengenakan baju di depan suami tercinta, apa kau tak menginginkannya." goda yuki,


Nafas dari bisikan yuki membuat hasrat shin meledak, seolah nafsu birahi menggerogoti tubuhnya, "Kyyaa~~" teriak imut yuki yang terkejut karena shin berbalik dan mendorongnya berbaring di ranjang,


"Jangan main main lagi." ketus shin dengan wajah merah,


Melihat hal tersebut yuki pun mengarahkan kedua tangannya ke leher shin, "Suami ku sayang." ucap yuki dengan nada lembut namun menggoda,


Otak shin yang sedari tadi menahan nafsunya terasa blank, namun sebelum dia menuruti nafsu birahinya shin melirik yui, shin tak mengira yui sudah menghilang dari tempatnya seolah mengerti apa yang akan dilakukan kedua orang tuannya,


"Fiiuuhh~~" Shin bernafas lega karena berfikir sekarang hanya ada mereka berdua di kamar tersebut, shin perlahan menurunkan wajahnya untuk mencium bibir merona yuki,


Namun tak disangka ketika shin ingin menciumnya sebuah tangan menghalanginya, "Mandi dulu sana!" ucap yuki yang menahan ciuman shin,


"Ck~~" khecap shin sambil mengalihkan pandangannya,


Yuki yang menyadari shin marah karena perlakuannya segera membuat tindakan agar shin tak menjadi tambah kesal,


"Jangan marah aku hanya bercanda." ucap yuki,


Shin yang salah paham karena berfikir semua tindakan yuki hanya sebuah candaan segera bangkit dari posisinya, dia pun segera memasuki kamar mandi hotel sambil membanting pintu kamar mandi,


Meninggalkan yuki yang kini terduduk terdiam diatas tempat tidur, 'Eh~ apa dia benar benar marah? sebenarnya yang perempuan itu siapa?' pikir yuki yang melihat wajah malu malu shin serta tindakannya,


'Yah mungkin aku yang salah karena bercanda keterlaluan, tapi melihat keadaanya, syukurlah dia baik baik saja.' pikir yuki kembali sembari mengambil handuk yang tergeletak dan melanjutkan untuk mengeringkan rambutnya yang basah.

__ADS_1


......................


__ADS_2