Monarch System II

Monarch System II
Ch - 49. Pfffttt~~


__ADS_3

Setelah chelsy tertunduk dia pun menatap yuki dengan mata yang polos,


"Kakak cantik, aku tak bersalah kakak tampan yang ingin aku ikut dengannya, aku - aku hanya gadis kecil yang tersesat." ucap chelsy dengan mata penuh kepolosan,


Yuki pun tersenyum melihat tingkah chelsy, yuki pun mengikuti permainan chelsy,


"Hm~~ kemarin aku memasukkan obat sakit perut pada minuman silvy, dan sampai sekarang dia masih terbaring di rumah sakit." ucap yuki mengajak bicara shin namun perhatiannya tertuju pada chelsy,


"Kau.. " kata chelsy dengan nada marah, dia ingin bangkit untuk menerjang yuki, namun ysabele dengan cepat bangkit dan mengarahkan pisau belati miliknya ke leher chelsy,


Chelsy pun kembali duduk karena merasakan nyawanya sedang terancam, yui pun menjulurkan lidah untuk menghina chelsy yang terdiam,


"Apa yang kau lakukan padanya." ucap chelsy dengan nada marah


'Huwa~ sifat kejamnya kembali, aku kira dia akan berbeda ternyata sama saja seperti dulu.' pikir shin yang melihat sifat kejam yuki kembali.


"Apa sekarang kau bersedia untuk bicara?." ucap yuki sambil mengelus rambut yui yang kini merebahkan kepalanya di paha yuki,


"Katakan! apa yang kau lakukan padanya." ucap chelsy


'Lebih baik ku serahkan semua ini pada istriku, untuk saja gerbong ini sepi jika tidak akan ada lebih banyak keributan.' pikir shins yang bergeser untuk melihat pemandangan laut.


"Aku hanya berbohong, tak mungkin juga aku menyakitinya." ucap yuki yang melihat chelsy sangat khawatir.


"Aku tak bermaksud buruk, aku hanya ingin membantu ayahku untuk mencari informasi mu dan orang di belakangmu?." ucap chelsy setelah duduk tenang,


"Orang di belakangku? maksud mu? paman martin? ayah angkat?" ucap yuki


"Bukan, aku mendengar ayahku bicara dengan paman, dia bilang ada sosok kuat yang ada dibelakang mu." ucap chelsy,


Mendengar kata chelsy yuki pun memandang shin, namun shin terlihat hanya fokus memandang laut seolah tak peduli apa yang yuki dan chelsy bahas.


"Hah~~ apa negara S kekurangan orang hingga menyuruh anak kecil untuk menjadi mata mata." keluh yuki.


"Aku bukan mata mata, katakan saja, siapa orang yang ada dibelakang mu itu, dan aku akan kembali." ucap chelsy


"Jika aku memberitahumu apa yang akan kau lakukan?." tanya yuki,


"Tentu saja, aku akan memberitahu ayahku, siapa orang yang membunuh pangeran." ucap chelsy


"Lalu?." tanya yuki kembali


"Tentu saja, agar ayah menangkapnya, jika orang di belakangmu tertangkap maka perang antar negara takkan terjadi." ucap chelsy

__ADS_1


"Shin." ucap yuki untuk mencari jawaban, shin yang mendengar itu pun hanya mengangguk untuk menyetujui semua keputusan yang yuki ambil.


"Baiklah, aku akan memberitahumu." ucap yuki


"Benarkah?." ucap chelsy tampak senang,


"Iya, bahkan aku akan mempertemukan mu dengannya." ucap yuki menambahkan


"Benarkah, bagus." ucap chelsy dengan wajah riang


"Kenapa kau tampak bahagia ketika akan bertemu musuh mu." ucap yuki


"Hummp~ kenapa aku harus memberitahu mu." ucap chelsy yang sambil mengalihkan padangan.


"Ysabele mundur." kata yuki membuat ysabele kembali duduk di dekat yuki,


Seperti yang yuki kira, chelsy tetap dalam posisinya, pertanda dia tak memiliki niat lagi untuk melawan.


"Lalu aku akan membatalkan janjiku." ucap yuki mengancam,


"Apa kau benar benar manusia? kau iblis yang menyamar menjadi manusia." ucap chelsy memandang rendah yuki karena mengingkari janji.


'Yah aku setuju, tapi kata katamu salah nak, istriku bahkan lebih kejam dari pada raja iblis.' pikir shin mendengar hinaan chelsy


"Yah aku memang iblis, lalu kenapa? mungkin kau akan mati jika aku mendengar kata tak enak di telinga lagi." kata yuki menatap tajam chelsy,


Chelsy pun merinding ketakutan karena tatapan yuki, namun dia berusaha untuk tetap tenang.


"Baiklah, akan aku beri tahu, tapi kau harus berjanji untuk tidak mengingkari janjimu padaku." ucap chelsy


"Heh~ kau tak berhak untuk bernegosiasi." ucap yuki


Chelsy pun kesal mendengar kata kata yang benar dari mulut yuki, dalam hal negosiasi semua memiliki kekuatan yang sama untuk mencari keuntungan bersama, namun di sini chelsy tak memiliki otoritas tersebut.


"Aku hanya ingin melihat seorang yang paman takuti, orang terkaya takut pada seseorang itu hal yang tak umum, pasti dia adalah orang kuat yang bertapa di gunung dan berumur ratusan tahun." ucap chelsy


"Ppfftt~~ bertapa di gunung, berumur ribuan tahun? bagaimana kau membayangkan fisiknya?." tanya yuki menemukan kesempatan menghina shin melalui chelsy


"Tentu saja, dia pria tua berambut panjang, serta berjenggot panjang berwarna putih, meskipun terlihat kurus dan memiliki rambut putih tapi dia pasti kakek tua yang sangat kuat." jelas chelsy,


"Ppffttt~~ Hahaha~~ suami apa kau dengar itu?." ucap yuki yang tertawa lepas tak bisa menahan tawanya,


Ysabele yang sedari menyimak pun hanya bisa memalingkan wajahnya untuk tertawa agar tak membuat shin marah,

__ADS_1


"Hah~ teruskan saja asal kau senang." ucap shin, meskipun shin kesal namun kekesalannya hilang mendengar yuki tak sengaja memanggilnya suami.


Yuki yang tertawa lepas membuat chelsy kebingungan apakah ucapannya salah, hanya saja seperti itulah bayangan anak anak pada sosok kuat berumur ratusan tahun.


"Karena aku sudah menjelaskan kau harus menepati janjimu." ucap chelsy yang kebingungan,


"Haa~~ baiklah, baiklah." ucap yuki setelah berhenti tertawa, yuki pun mengelus rambut yui yang mematikan sirkuitnya untuk tertidur.


"Kau bisa menoleh ke kiri untuk melihat orangnya." ucap yuki sambil memanjakan yui.


Mendengar kata kata yuki, chelsy pun berfikir orang itu sangat kuat sehingga bisa muncul disampingnya secara cepat, namun ketika chelsy menoleh dia tak melihat siapapun selain shin yang tetap menikmati pemandangan laut.


"Dimana dia?" ucap chelsy yang tak menemukan orang baru di antara shin dan chelsy


"Yah orang yang kau cari selama ini, adalah orang yang sedang duduk melihat laut itu." ucap yuki


"Dia? apa orang di belakang yang kau maksud adalah dia?." ucap chelsy yang mengira yuki berbohong,


"Iya, apa salah aku mengandalkan suamiku?." ucap yuki memuji shin


'Aku tak percaya, orang yang ditakuti paman, yang berani menyinggung kerajaan S adalah seorang siswa pertengahan high school, apa dia juga seorang praktisi? berapa tahun dia mulai hingga tanpa takut ancaman sebuah negara.' pikir chelsy


"Melihat reaksi mu, sepertinya kau paham dengan kata kataku." ucap yuki..


"Iya, hanya saja ini sulit dipercaya." ucap chelsy,


"Yah percaya atau tidak, itu terserah padamu, tapi jika kau tak percaya padaku, percayalah pada pamanmu, karena paman martin bukan seorang yang bertindak tanpa berfikir secara matang." ucap yuki memuji ayah silvy,


Chelsy pun hanya terdiam mendengar ucapan yuki, kini tubuhnya gemetar karena selama ini dia sudah mengganggu orang yang selama ini dia cari,


Melihat wajah pucat dan tubuh gemetar chelsy, yuki pun mencoba menenangkan chelsy,


"Kau tenang saja, meskipun dia kejam dia bukan orang jahat, kita sudah memasuki negara Z, sebentar lagi kita sampai di kota X, tempat akademi canvile berada, teruskan saja akting mu tadi, aku tak mau melihat wajah marah silvy karena mengira kami menindas mu." ucap yuki memberi peringatan,


Chelsy pun hanya diam dan mengangguk, yuki pun senang melihat chelsy bertingkah layaknya gadis kecil yang penurut.


......................


Ini novel gak lulus lulus kontrak :v, yah gak ngarep duitnya juga sih toh cuma recehan,


Hanya saja author merasa bangga aja gitu tulisannya lulus kontrak.


Yah selamat tidur, besok lagi, capek nulis soalnya.

__ADS_1


......................


__ADS_2