
-- Hutan Amazn --
Shin dan para komandannya sudah berada tepat di tengah hutan, berkat para pasukannya yang berpencar ke seluruh penjuru shin kini mendapatkan seluruh peta keseluruhan hutan amazn,
Melihat dari sisi rumor yang di berikan martin, disinilah tempat negara A kehilangan kontak dengan prajuritnya, ketika shin hampir mendekat ke tujuan shin melihat beberapa orang tentara bersenjata lengkap,
Shin pun mengintai dari kejauhan untuk melihat keadaan sekitar, bisa di dengar mereka juga mencari tempat keberadaan kerajaan hewan yang terdengar oleh rumor,
"Ini bukan lagi ekspedisi, ini adalah mutasi dari tentara."
"Aku tahu maksudmu, atasan memang membuang kita karena memang menganggap kita sebagai halangan."
"Kapten, kita kembali saja, kita sudah berbulan bulan disini, bahkan kita tak menemukan apa yang kita cari."
"Ini perintah atasan, kita tak bisa menolak perintah yang sudah keluar."
"Tapi kapten jelas jelas, para atasan ingin membuang anda karena anda tahu tentang rahasia miliknya."
"Aku tahu apa yang ingin kamu ucapkan, hanya saja hati hati banyak mata dan telinga tak terlihat disini."
Sang kapten memperingati kedua anak buahnya untuk tak bicara sembarangan, karena untuk memang mereka tak hanya membawa pelacak di tubuh mereka,
Semua itu dilakukan karena atasan memang mengetahui pergerakan mereka,
"Drttt~~~" suara radio tangan bergerak dari saku sang kapten
Sang kapten pun segera mengangkat panggilan dari radio tersebut,
"Kapten, kami dari tim alpha 01, disini kami melihat mahkluk yang aneh."
"Aneh? apa itu ular piton lagi." ucap sang kapten penasaran
"Tidak kapten, mereka berwarna sedikit hitam keunguan, namun bentuknya seperti hiu."
"Hiu? apa kau sedang berhalusinasi? ini di hutan bukan di laut." kata sang kapten dengan nada marah karena berfikir anggotanya tak serius dalam bekerja
"Tidak kapten, itu memang seperti hiu yang berenang di tanah."
Mendengar hal itu sang kapten pun segera mengeluarkan alatnya, setelah ditekan muncul sebuah layar kecil dari alat tersebut, menampilkan gambar dari team alpha 01.
"Berikan aku gambarannya." ucap sang kapten
Team alpha 01 yang mendengar hal itu pun mengarahkan kamera kearah hiu yang dimaksud, dan hasil video gambar dikirim ke sang kapten melalui satelit kecil yang terbang di atas hutan amazn,
Setelah menerima proyeksi gambar tersebut, sang kapten pun terkejut melihat apa yang di depan matanya,
"Itu benar benar seperti seekor hiu kapten."
"Tapi bagaimana bisa hiu hidup dan berenang ditanah ini jelas mustahil." ucap sang kapten
Dia terheran heran melihat calli, namun seketika dia pun berfikir bahwa itu adalah salah satu mahkluk dari kerajaan hewan yang sedang dia cari,
Setelah itu sang kapten pun mendapat panggilan yang serupa dari beberapa team miliknya yang berpencar, para team kapten juga melapor keanehan serupa, namun mahkluk yang mereka lihat berbeda beda,
Sang kapten merasa aneh namun karena karakteristik mereka berwarna hitam keunguan, sang kapten pun berfikir mereka juga mahkluk dari kerajaan yang sama,
__ADS_1
Sang kapten pun segera menyuruh mereka kembali berkumpul untuk menghindari bahaya, kapten berfikir meskipun bersenjata lengkap dia juga tak bisa gegabah menyuruh anak buahnya melawan hal yang tak diketahui,
"Alpha 01 terus bagikan kordinasi kalian berada, jangan terlalu dekat dan terus ikuti mahkluk itu, dan yang lainnya segera berkumpul di tempat team alpha satu."
"Roger" jawab team kapten serentak
Sang kapten menyuruh semua team berkumpul ditempat team alpha satu karena di team tersebut yang melaporkan mahkluk yang terlihat normal,
Alpha 01 : Calli (Hiu Berenang Ditanah)
Alpha 02 : Thron (Mahkluk melayang dengan sabit besar)
Alpha 03 : Dusk (manusia kerdil yang berkepala Labu dengan roh terbang)
Alpha 04 : Dias (Manusia tinggi besar dengan mata mulut yang menyala serta membawa bola berantai yang terbakar)
Disisi lain para tentara negara A yang sedang berkumpul untuk menaklukkan calli, shin sudah berdiri di atas tanah yang lembab tempat pintu masuk kerajaan hewan,
Sesuai perintah fermy pun menancapkan pedang besarnya di tanah, seketika pedang itu pun membakar udara tipis layaknya tisu yang terbakar,
Setelah beberapa saat sebuah pintu besar di tanah pun terlihat jelas bersamaan dengan ilusi yang menghilang, Shin pun segera menyuruh semua mahkluk kembali ke castle,
Itu shin lakukan untuk berjaga jaga, lagi pula dia sudah menemukan tempat yang dia cari,
"Kembali." ucap shin, semua mahkluk panggilan yang berpencar di hutan amazn pun kembali ke castle, kecuali calli yang sedang menjadi umpan bagi para tentara,
"Aku masih tak percaya, di tengah hutan bisa ada lorong seperti ini." ucap yuki mengangumi pintu besar di tanah
"Aku lebih tak percaya kau bisa bilang begitu, meskipun ingatanmu sudah kembali." balas shin pada kata kata yuki
Shin berkata demikian karena memang hal yang di depan matanya tak lebih aneh di dari dunia sagart, karena memang dunia sagart yang seluas itu berada dalam tubuh burung parkit yang kecil.
"Yah sebaiknya kita masuk, aku ingin melihat apakah yang aku cari benar benar ada disini." ucap shin
"Sebenarnya apa yang kau cari?." tanya yuki,
"Apa kau ingat rumor yang kita dapat, api berwarna hijau, mungkin itu adalah sisa kekuatan jaira." jelas shin,
"Tapi apakah memang ada api berwarna hijau? aku hanya pernah melihat api biasa dan api berwarna biru." ucap yuki
Shin tak merasa heran yuki berfikir begitu, karena memang yuki tak pernah melihat api milik saudara jaira yang berwarna warni, Shin berfikir api hijau itu adalah salah satu inti dari saudara jaira yang ditelannya,
Jika benar sesuai dugaannya maka itu bisa menambah kekuatan miliknya, meskipun shin tidak tahu resiko apa yang terjadi, namun semua itu dia lakukan agar yuki tak terluka lagi di masa depan.
"Yah kita tak pernah tahu jika kita tak melihatnya." ucap shins,
Shins pun memulai langkah untuk memasuki pintu tersebut, Yuki pun mengikuti shin dibelakang bersama 4 komandan mahkluk panggilan yang mengawalnya,
Setelah shin memasuki lorong pintu shin tak merasakan apapun hanya pemandangan yang gelap tak berujung, namun ketika yuki ikut masuk, sebuah aura kuat menerpa mereka,
Shin yang mulai menyadari ada yang tak beres dia pun segera mundur untuk melindungi yuki, Yuki yang melihat shin mendekat segera menggenggam erat baju shin yang berdiri di depannya,
Shin merasakan tangan yuki yang menariknya sedang gemetaran, itu membuatnya mengerti bahwa yuki sedang ketakutan, Meskipun pada kenyataannya yuki lebih dari kata ketakutan,
Saat ini yuki berusaha bertahan dengan aura yang terus menerpa mereka, Yuki merasa bulu kuduknya merinding, hingga nafasnya terasa sangat berat,
__ADS_1
Tak berapa lama yuki pun jatuh duduk di belakang shin, Yui pun keluar karena merasa ya mama sedang kesulitan,
"Panas," keluh yuki, shin pun segera mendekat dan duduk di hadapan yuki
"Papa peluk mama, mama masih manusia biasa, mama akan mati jika mama terus menerima energi ini." kata yui panik
Shin pun segera memeluk yuki karena saran yui, yuki terus mengeluh kepanasan, namun shin tak bisa berbuat apa apa, para komandan mahkluk pangilan pun berdiri merapat di sekeliling mereka,
Itu dilakukan untuk mengurangi energi yang menerpa yuki, shin kembali merasa bersalah dan tak berdaya melihat yuki, dia selalu berkoar koar berjanji untuk melindungi yuki dan membahagiakannya namun yang dia lakukan hanya terus menyakiti dirinya,
"Maaf,~ Maaf." shin hanya bisa meminta maaf sambil terus memeluk erat yuki
Yuki pun hanya tersenyum dengan lemas di dekapan shin, setelah beberapa saat energi itu pun mereda, Yuki pun jatuh pingsan dengan nafasnya yang kembali teratur,
"Tempat macam apa ini?." ucap shin
"Papa maafkan yui, yui juga tidak tahu, hanya saja yui berfikir ini seperti dungeon." ucap yui
[Selamat Datang di Underground]
[Underground]
Dungeon Of Worlds Class S+
Ruang bawah tanah dengan udara beracun, monster beracun, kerajaan hewan di hutan amazn yang terbentuk dari inti api burung phoenix.
Syarat :
1. Jaira Rebirth (Reinkarnasi Jaira) [✓]
2. Level 300 (Tahap Flow Qi) [✓]
3. Manusia [✓]
Penyelesaian :
Menelan Inti Pois of Fire
"Yui apa itu quest darimu?." tanya shins
"Tidak papa? ini bukan dari yui, itu dari dungeon ini sendiri." jawab yui
Shin tak pernah menyangka dia akan mendapat jawaban seperti itu dari yui, jika ini quest dari dungeon itu sendiri berarti ini bukan dungeon yang biasa dia masuki,
Lalu apakah tempat ini sebenarnya? Lalu bagaimana juga pembuat rumor itu bisa selamat masuk kedalam? bahkan yuki tak bisa bertahan di pintunya?
Shin mulai berfikir kembali sambil menidurkan yuki di pangkuannya, Shin pun hanya bisa menunggu yuki tersadar sebelum masuk lebih dalam.
......................
Maaf ya buat yang nunggu, author lagi kena penyakit yang gak ada obatnya, ditambah ada kesibukan yang datang tiba tiba,
Yang jelas, author gak bakal berhenti nulis, cuma kalau kalian gak betah nunggu dan pergi author juga gak melarang,
Sebagai permintaan maaf author doain semoga rejeki kalian lancar, kalau masih nebeng sama ortu moga rejeki ortu kalian lancar, jadi mereka juga gak ngerasa berat ngasih kalian uang jajan.
__ADS_1
Author ucapin "Selamat Pagi". ^^
......................