
Castle -
Di dalam castle 4 komandan shins berdiri rapi untuk menyambut kedatangan shin yang pertama kali memasuki castle sejak kembali kedua fana,
Shin yang berdiri disana segera membuat para 48 penghuni dalam castle berlutut untuk menyambut raja mereka, Shin dapat melihat semua mahkluk summon nya menyambut dirinya dengan antusias,
Shin memang sudah terbiasa dengan apa yang mereka lakukan, namun yang membuatnya terkejut adalah perubahan drastis di dalam castle,
"Master." ucap semua mahkluk mengucap salam dengan posisi berlutut,
Shin dan kedua mertuanya hanya berdiri disana, mertua shin hanya mampu terdiam melihat hal itu, seolah pemandangan menakjubkan terjadi di depan mata mereka,
Nicky yang mengerti tujuan shin datang dalam castle segera bangkit dan menunduk untuk menuntun shin,
"Master, saya akan mengantar master ke tempat yang sesuai untuk bicara dengan mereka." ucap nicky
Shin pun hanya mengangguk, shins melempar perintah pada semua mahkluk untuk melanjutkan kegiatan mereka, sedangkan nicky mengantar shin menuju ke tempat yang di maksud.
Shin dan kedua mertuanya mengikuti nicky, mereka menaiki sebuah tangga yang sangat mewah khas kastil kerajaan, setelah beberapa saat mereka pun sampai di balkon yang luas dengan taman bunga yang indah di pinggirannya,
Shin yang melihat langit biru kini semakin terkejut dengan hal tersebut, apa yang terjadi? kenapa castle berubah seperti ini? shin terus bertanya tanya dengan dirinya sendiri,
"Master." ucap nicky
Shin yang tercengang dengan perubahan castle kembali memasang wajah tenang, "Apa yang terjadi dengan semua ini?."
Nicky yang mendengar pertanyaan shins pun segera memberikan jawaban dengan nada bangga, "Ini hanya ide saya dan atas bantuan nona kecil, maaf jika saya lancang." ucap nicky dengan nada hormat,
"Tidak, ini tempat tinggal kalian selama kalian suka aku tak merasa itu sebuah masalah untuk dibicarakan." ucap shin
"Terima kasih master." ucap shins,
Perubahan castle membuat shin merasa sangat nyaman, Dulu castle hanya berupa layaknya sebuah menara dengan beberapa lantai, dan sekarang, castle berubah layaknya sebuah kerajaan kecil,
Kastil -- Kota -- Langit -- Padang rumput -- Hutan, bahkan itu lebih mirip dunia buatan layaknya sagart, Shin merasa kagum dengan apa yang terjadi, namun shin berfikir perubahan seperti itu juga bagus,
Setelah beberapa lama mengangumi castle, shin pun mengundang kedua mertuanya untuk di kursi dan meja kecil di balkon tersebut,
Terlihat mertua shin yang masih mengangumi castle segera sadarkan diri setelah undangan shin terdengar, mereka pun duduk berhadapan di kursi tempat shin duduk.
"Maaf jika aku boleh tahu, siapa nama ibu dan ayah?." ucap shin
__ADS_1
"Aikasa Rei, dan ini istriku Aikasa Hana." ucap Rei
"Namaku, Hayashi Shin, ayah ibu." ucap shin juga memperkenalkan diri,
"Iya, kami sudah tahu itu, hanya saja kami masih tidak mengerti kenapa kau membawa kami kemari." ucap rei
"Aku hanya ingin tahu, ayah dan ibu bilang sudah merasa tenang, menyerahkan yuki padaku, lalu akankah ayah dan ibu akan pergi ke dunia bawah bertemu dewa kematian?." ucap shins,
"Kami tidak tahu, mungkin kami akan melakukannya karena kami tak tahu jalan kesana, karena itu kami mungkin akan mencari malaikat dewa kematian yang bertugas di dunia fana?." ucap rei
Shin berfikir keras mendengar perkataan rei, rei dan hana mati di umur yuki dan kyosuke masih muda, jadi mereka bergentayangan namun apakah mereka benar benar akan pergi tanpa meninggalkan penyesalan apapun,
"Apa ayah dan ibu benar benar ingin pergi meninggalkan Yuki? apa kalian tak ingin bersama yuki." ucap shins
Mereka terdiam mendengar perkataan shin, mereka memang ingin bersama yuki, namun melihat tak berdayanya mereka bahkan saat yuki dalam bahaya membuat mereka merasa sama sekali tak berguna,
Bahkan saat yuki dibawa dan akan di perkosa, Bagaimana hati orang tua tak sakit? melihat anak kesayangan mereka di perlakukan seperti itu, mereka hanya bisa menangis tanpa bisa melakukan apa apa, kenyataan itu bahkan lebih menyakitkan dari rasanya mati,
Mereka sangat bersyukur shin datang dengan pasukannya untuk menyelamatkan yuki, namun itu membuat mereka merasa tak berguna hidup sebagai roh di dekat Yuki,
"Katakan shin? apa kami pantas menjadi orang tua? kami mengingkari janji kami untuk pergi ke taman hiburan bersamanya lalu kami kecelakaan dan mati,
Sejak kami mati kami mengikutinya, kami selalu menangis melihat mereka kelaparan dan tidur dijalan, bahkan kami tak bisa melakukan apa apa,
Kami hidup di dunia itu meskipun aku hanya ayah angkatnya bahkan anakku ingin memperkosanya, sekarang kembali di dunia ini kami bahkan tak bisa melakukan apa apa melihat dia hampir dinodai.
Katakan shin apa guna kami disini? untuk melihat anak kami menderita? kami hanya roh tak berdaya, apa pantas kami menjadi orang tua?." kata rei melepas semua rasa bersalahnya,
Shin hanya terdiam mendengarkan keluh kesah rei, sedangkan hana hanya bisa menitikkan air matanya, seolah menghadapi kenyataan pahit di depan mereka,
"Kami merasa sangat bahagia dia memiliki dirimu, dengan kehadiranmu, kami merasa putri kami akan amantak peduli bahaya apapun yang akan dia lalui jika bersamamu." ucap rei.
Shin berfikir keras kembali untuk menemukan solusi, namun cara yang dia temukan hanya cara yang kejam, Meskipun rasanya kejam shin pun mencoba menanyakannya,
"Apa ayah dan ibu ingin bersama yuki dan membantunya, aku memiliki caranya namun itu sebuah hal yang bisa di bilang sangat tak manusiawi." ucap shin
Mereka yang mendengar itu tersentak karena terkejut, dada mereka merasa berdebar karena mendengar kata shin,
Tak perlu mengambil waktu yang lama mereka berdiri dan berlutut di depan shin,
"Tolong, apapun akan kami lakukan, selama itu bisa membantunya." ucap hana
"Kami tak perduli itu kejam atau dipandang tak manusiawi, selama kamu bisa membuat itu terjadi kami akan melakukannya." tambah rei
Shin yang melihat ayah dan ibu mertuanya berlutut di tanah segera turun dari kursi, shin ingin membangunkannya namun tangannya terasa menyentuh udara,
__ADS_1
Shin yang melihat kenyataan itu, terpaksa harus berlutut juga untuk bersikap sopan,
"Ayah ibu, bangunlah, kita bisa bicara baik baik, jangan seperti ini." ucap shins
"Tidak kami memang pantas seperti ini, kami hanya roh yang tak berdaya dan tak memiliki apa apa, setidaknya biarkan kami berterima kasih dan bersyukur karena harapan yang kamu berikan." ucap rei, hana pun hanya mengangguk menyetujui perkataan rei.
"Baiklah, saya terima itu, sekarang kita bicara aku akan mulai menjelaskan cara ku." ucap shin
Mendengar ucapan shin mereka berdiri dan duduk di kursi kembali, shin pun duduk kembali di kursinya untuk bicara pada mereka,
"Nicky, bilang pada kuro untuk kemari." ucap shin
Nicky yang berdiri di depan pintu balkon pun pergi untuk memanggil kuro, shin pun juga memanggil yui untuk datang bertemu dengan mereka.
Yui pun muncul dalam bentuk peri di depan shin, lalu dia pun berubah menjadi wujud manusia dan menjatuhkan diri di pangkuan shins,
"Yui, mereka adalah kakek dan nenek kedua mu, ayah dan ibu mamamu." ucap shins memperkenalkan mertuanya pada anaknya
Kedua mertua shin hanya melempar senyum menyembunyikan rasa sedih mereka, Meskipun mereka sebelumnya menangis namun mereka juga punya harga diri untuk tak menunjukkan hal itu pada cucu mereka.
......................
Untuk mancing peminat, judulnya bakal berubah terus,
Author mau lihat setelah 10k total view bisa lulus kontrak apa gak,
Soalnya total 7641 view masih review ulang terus. padahal di sebelah udah lulus sebulan yang lalu, yang novel utama malah gak di lulusin.
Kalau udah total 10k dan masih enggak lulus ya, author nyerah buat dapet kontrak (tapi tetep lanjut nulis),
Author ubah judul soalnya ketika ada yang liat, dia langsung loncat ke s1, emang penting sih tau s1 biar tahu misteri yang author tulis, tapi seenggaknya baca satu ch di novel ini, biar total view nambah.
Debat Author :
Gw : Eh author anj¹ng katanya gak maksa buat maksa pembaca buat baca,
Gw : Mata kau buta! baca yang jelas, itu buat nyari view 10k,
Gw : Lah katanya di s1 pembaca satu/dua cukup, ada yang baca udah seneng,
Gw : Eh setan! itu cuma sementara buat nyoba biar lulus kontrak, baca yang bener setan!
Gw : Ya ya serah author dah, author dewa nya di sini!
......................
__ADS_1
......................