Monarch System II

Monarch System II
Ch - 45. Nikah Muda


__ADS_3

Mendengar perkataan yuki, shin pun menjadi salah tingkah karena yuki secara cepat berfikir tentang pernikahan, namun shin pun tak bisa melepas kesempatan yang ada di depan matanya,


"Heehh~ bukan itu maksudku? jika kamu tak juga menolak aku bersedia." ucap shin dengan niat menggoda shins


"Aku mau." jawab yuki dengan cepat.


"Ehh~~ tapi kita masih high school." ucap shin mengingatkan umur mereka yang terlalu muda.


"Tak masalah." ucap yuki


"Apa kau yakin? mungkin suatu saat kau bisa menemukan yang lebih baik dariku." ucap shin


"Shin, jangan buat banyak alasan, kau mau atau tidak." ucap yuki tegas sambil menatap shins,


Shin pun berdiri dari posisi duduknya, dia pun berbalik untuk memikirkan ucapan yuki, shin memang berencana untuk menikahi shins, namun tak secepat ini,


Shin sulit memutuskan, apa dia harus berhenti untuk melihat alam dewa dan berhenti di dunia fana, menikmati hidup bersama yuki, atau mengajak yuki bersama menuju alam dewa,


Namun bahaya yang tak diketahui membuat pikiran shins terus bimbang, antara bahaya di depan atau berhenti dengan segala yang ia miliki sekarang.


"Apa kau yakin ingin bersamaku?." ucap shin memandang yuki,


"Shin, jangan banyak alasan lagi, sekarang apa kau mau hidup bersamaku?." ucap yuki menatap shin


"Baiklah, Jika memang kau bersedia bersamaku." ucap shin


Mendengar jawaban shins yuki pun bangkit dari duduknya, dia dengan cepat memeluk dan mencium bibir shin,


Shin pun merasakan panas di pipinya, memerah karena malu menerima ciuman yuki, setelah yuki melepas ciuman itu shin pun memalingkan wajahnya karena malu,


"Ada apa? bukankah kita juga pernah melakukannya." ucap yuki yang melihat shin sedang malu malu,


"Memang, tapi ini pertama kali sejak kita hidup kembali." ucap shin,


"Sejak hidup kembali? apa kau pernah melakukannya sebelumnya." kata yuki menatap shin karena yuki berfikir shin sudah pernah berciuman dengan gadis lain.


"Tidak, bukan begitu, sejak aku lahir aku hanya pernah mencium mu." ucap shin gugup karena mengerti dengan maksud perkataan yuki.


"Bu-Bukankah kamu yang pernah melakukannya dengan orang lain." ucap shin mencoba mengalihkan pertanyaan yang menusuk dirinya,


"Hoho~ apa kamu penasaran?." ucap yuki menggoda shins


Shin pun terlihat kesal mendengar ucapan yuki, namun dia tak bisa mengubah masa lalu yang sudah terjadi.


"Tidak juga." ucap shin dengan wajah kesal.


"Hehehe~ jangan marah ini juga pertama kali aku berciuman." ucap yuki manja, sambil memeluk shin erat.


Shin pun membalas pelukan yuki dengan penuh kasih sayang, seolah yuki adalah malaikat yang dilahirkan untuknya,


"Papa, aku mau puding." kata yui yang sedari di abaikan,


Mendengar perkataan yui, yuki pun melepaskan pelukannya pada shin, karena yuki lupa dia sedang bermesraan di depan yui,


Yuki pun segera berbalik dan duduk di kasur lalu memeluk yui dengan manja,

__ADS_1


"Apa yui ingin makan puding." ucap yuki pada yui.


'Sekalian kita pergi ke KUA, untuk mengurus pernikahan.', pikir yuki yang memeluk yui sambil melirik kearah shin,


'Gyana siapkan mobil di bawah.' kata shin menghubungi gyana yang berada di Group Cast melalui telepati


'Baik master.' jawab gyana yang mendapat telepati dari shins


"Baiklah ayo pergi." ucap shin,


Yui pun tetap dalam wujud manusianya, dia mengandeng shin dan yuki di tangan kiri dan kanannya, seolah sebuah keluarga kecil yang sedang menginap di hotel.


Para staff hotel pun menunduk untuk memberi salam ketika melihat shin keluar hotel, sifat hormat para staff pun membuat yuki heran,


Yuki pun mencoba bertanya pada shin, dan shin menjawab bahwa hotel Chayeon adalah milik ayah angkat yuki, namun karena hotel itu masuk saham yang diberikan pada shin, secara otomatis shin pun menjadi pemilik hotel tersebut.


Setelah shin menjawab pertanyaan yui, keluarga kecil itu pun masuk ke dalam mobil yang telah di siapkan oleh Gyana,


-Dalam Mobil


Shin, Yui, Serta Yuki, duduk di bagian belakang mobil, bersama sopir yang sedang mengemudi mobil menuju ke KUA terdekat akibat perintah yuki.


"Apa kabar Orochi." ucap yuki menyapa orochi


[Orochi] [A]


Level : 700


Ras : Human 'Ninja'


"Terim kasih." ucap yuki singkat mengakhiri pembicaraan mereka, yuki pun beralih untuk mengobrol pada yui,


"Yui sayang berapa mahkluk yang berada di luar castle." ucap yuki sambil mengelus kepala yui


Yui pun menjawab pertanyaan yuki sambil terus memakan permen manis yang selalu yuki bawa dalam tas kecilnya.


"Hm~ hampir semua ras manusia berada di luar castle." jawab yui


"Sebanyak itu? apa yang mereka lakukan?." tanya yui.


"Mereka bertugas mengatur beberapa bisnis yang papa miliki." ucap yui


"Hehh~ kau jahat sekali shin." ucap yuki menatap shins


"Jahat? kenapa?." ucap shin melihat yuki sedang mengajaknya mengobrol


"Yah, karena kau tak ingin menggaji orang kau mengunakan mereka untuk bekerja, kasian sekali pengangguran di luar sana yang butuh pekerjaan." ucap yuki dengan nada bercanda


'Apa? dia lebih khawatir dengan pengangguran dari pada identitas mahkluk panggilan terbongkar.' pikir shin mendengar ucapan yuki.


"Bukan begitu, mereka hanya bertugas mengawasi, selain posisi penting aku belum bisa menyerahkannya pada orang lain." ucap shin menjelaskan


"Benarkah?." ucap yuki


"Benar, jika tak percaya tanya pada yui." ucap shin yang sedang terpojok.

__ADS_1


"Hahaha aku hanya bercanda." ucap yuki sambil tertawa kecil.


Mereka bertiga pun lanjut untuk mengobrol dan membahas hal ringan.


-Restoran Keluarga.


Melihat kantor cacatan sipil yang tutup karena sudah malam shin dan yuki pun memutuskan untuk ke rumah makan karena yuki merasa kelaparan hingga perutnya berbunyi,


Disebuah meja makan di dekat jendela, yui duduk diantara shin dan yuki, yuki pun hanya memperhatikan yui yang sedang makan, sedangkan shins khawatir dengan keadaan sekitarnya,


"Apa kau tak masalah dengan ini?." ucap shins yang menjadi pusat perhatian mata tamu restoran lainnya,


Karena yui selalu memanggil yuki dan shin dengan papa mama, banyak orang menatap mereka bahwa mereka keluarga yang aneh karena masih muda sudah memiliki anak,


Banyak juga yang bergosip bahwa itu skandal penyanyi papan atas namun mereka tak berani mengambil foto karena rumor tentang yuki telah beredar luas.


"Tak masalah, toh aku sampai disini bukan karena gosip atau pandangan negatif mereka? pendukung yang baik akan menerima pilihan dan perilaku dengan baik,


Jika sebaliknya mereka hanya hater yang berpura pura menjadi penggemar, selama tidakan ku tak bermasalah kenapa harus takut?." jelas yuki yang hanya memperhatikan yui.


"Sayang sekali kantor sipil sudah tutup." ucap yuki kembali dengan wajah kecewa,


Dengan otoritas yang shin miliki harusnya mudah untuk membuka kantor catatan sipil untuk dibuka, namun shin yang khawatir tentang bahaya masa depan masih berharap yuki mengubah pikirannya, sehingga shin hanya bisa terdiam tak menjawab ucapan yuki.


"Mama, apa catatan pernikahan itu penting." kata yui yang melihat mamanya sedang sedih


"Tentu saja, karena itu adalah bukti biar papamu tidak diambil orang lain, apa yui mau punya mama baru selain mama." ucap yuki sambil memanjakan yui


"Tidak, tidak boleh." ucap yui kesal.


"Hehehe~ tapi sayangnya kantor catatan sipilnya tutup." ucap yuki sambil melirik shin untuk melakukan sesuatu karena yuki berfikir shin sebagai penguasa kota J pasti dapat melakukannya,


"Apa buku ini yang mama maksud?." ucap yui sambil memegang buku kecil berwarna merah.


Shin yang melihat buku nikah ditangan yui pun ingin mengambilnya, namun yuki dengan cepat mengambil buku tersebut sebelum shins mengambilnya,


Yuki pun tersenyum bahagia melihat buka merah yang ada ditangannya. shin pun menggunakan matanya untuk melihat isi buku nikah tersebut.


Shin terkejut, bahwa buku nikah itu adalah buku nikah milik yuki dan shins, ditambah lagi statusnya yang permanen membuat shin semakin tak bisa menghindari pernikahannya dengan yuki.


[Buku Nikah]


Terbuat dari Kulit ular berkualitas tinggi dipadu dengan kristal mana pelindung dengan yang menolak semua kerusakan.


Anti Api, Anti Air, Anti Rusak, Tidak bisa dihancurkan.


'Itu bahan bahan dari dungeon terakhir kali yang di dapat dari dunia ingrash, yui membuatnya secara teliti.' pikir shin


"Bagaimana kau bisa membuatnya? Yui memang anak mama yang terbaik. mama akan simpan ini, biar papamu tak bisa berdalih lagi." ucap yuki yang memeluk yui sambil melihat shin dengan tatapan tajam, shin pun hanya berpaling menghindari tatapan yuki.


"Sama sama mama." ucap yui yang semakin dimanjakan yuki.


......................


Keseringan dapet notif "nikah muda", padahal gak baca novel yang bukan fantasi -_-"

__ADS_1


__ADS_2