Monarch System II

Monarch System II
Ch - 28. Kalah Jumlah


__ADS_3

Shin melihat monster laba-laba yang jauh darinya, meskipun quest tersembunyi memiliki hadiah yang bagus, namun untuk melawannya juga berbahaya.


'Dungeon level A memang hebat, aku tak mengira akan melihat monster 500 lebih, apa suatu saat mereka juga bisa mencapai level tersebut.' pikir shin melihat jarak level monster laba-laba dengan mahkluk panggilannya,


"Jika master ingin membunuhnya, master bisa menyerahkan pada kami." kata nicky di yang masih terduduk di belakang shin, para komandan lainnya pun setuju dengan ucapan yang di keluarkan nicky,


Mereka setuju karena level shin masih berada di level 195, jadi mereka berfikir akan berbahaya untuk shin jika ingin melawan monster laba laba tersebut,


"Apa kalian khawatir?." kata shin berfikir bahwa para komandannya sedang mengkhawatirkan jarak level monster laba laba dan dirinya,


"Kami hanya tak ingin master dalam bahaya." kata nyx kini mengatakan pendapatnya,


"Master, anda tahu, jika anda mati kami juga akan lenyap, tapi untuk melawan monster seperti ini, saya harap master bisa menyerahkannya pada kami." kata fermi kini juga mengutarakan pendapatnya,


"Benar kata fermi." kata zerat singkat untuk mendukung perkataan 3 komandan lainnya,


Mendengar pendapat mereka shin pun berfikir sejenak, lalu shin pun menyetujui usulan mereka,


"Baiklah, aku akan tetap disini untuk mengawasi." kata shin


"Terima kasih, master" kata ke 4 komandan yang sedang duduk tertunduk di belakang shin, mereka pun segera berdiri dan berpencar dengan pasukan mereka masing masing.


-Medan Pertarungan


Leones kini sedang berdiri tegak dengan ke empat kakinya untuk mencoba menakuti taracta agar tak bergerak maju mendekat kearah cirika yang terluka parah,


"Hahaha, tanpa di duga anakmu disini, dengan begini aku tak perlu repot repot mencarinya." kata taracta


"Grrr~~~" 'Jangan mendekat' kata leones di hadapan taracta


"Kau bisa mengambil posisi raja hutan, aku akan menyerahkan inti beast ku, tapi lepaskan anakku." kata cirika yang terbaring lemah,


"Hahaha~ Kau kira aku bodoh, kau tak dalam posisi untuk bernegosiasi." kata taracta sambil tertawa sombong,


"Jika aku membiarkan dia hidup, dia hanya akan menjadi bom waktu, sebelum itu terjadi lebih baik aku bunuh kalian" tambah taracta


Mendengar itu cirika pun mengeluarkan petir dari tubuhnya, dengan sisa sisa kekuatan miliknya, petir tersebut pun menyambar keras ke arah taracta,


"Bom~~" ledakan dari sambaran petir cirika pun tepat mengenai taracta, namun dengan sihir perlindungan milik taracta, petir yang di keluarkan cirika pun tak berdampak apapun pada tubuh taracta.


"Hahaha~ lemah, bahkan serangan itu sama sekali tak berarti." kata taracta dengan sombong nya,


Taracta pun mengeluarkan jaring dari belakang tubuhnya untuk menyerang leones yang berdiri berusaha menghalangi ibunya,


"Blam~~" jaring besar yang melaju lurus kearah leones kini berbelok ke tanah dengan sebuah tombak menancap di atasnya,


"Sebagai monster rendahan, kau cukup sombong." kata ragoll yang melempar tombak berujung kapak miliknya,

__ADS_1


Mendengar itu, taracta pun menoleh kearah suara tersebut, taracta pun melihat seorang yang memakai armor lengkap berwarna ungu kehitaman.


Seketika taracta pun menyadari bahwa dirinya kini di kepung oleh mahkluk dari berbagai ras.


"Manusia, kenapa manusia ada disini?." kata taracta melihat ragoll


Tanpa mendengar sebuah jawaban, taracta pun menyadari sebuah sihir dengan skala besar sedang mengarah padanya, secara reflek taracta pun menciptakan sihir pelindung di arah sihir yang menuju padanya,


"Bangg~~" sihir itu sangat kuat, namun sihir tersebut masih tak bisa menembus perlindungan milik taracta,


"Wah~ hebat, bahkan skill ku tak memberikan efek." kata nyx yang melempar sihir kearah taracta


"Monster, Kenapa ada ras monster yang bekerja sama dengan manusia" kata taracta,


'Iyah, tak ada waktu berfikir, meskipun level mereka lebih rendah 2 tingkat namun instingku merasakan sebuah bahaya yang tak bisa di katakan.' pikir taracta yang melihat perbedaan tingkat miliknya dan para mahkluk panggilan,


Taracta pun menggunakan sebagian mana miliknya, menciptakan lingkaran sihir di kedua sisi tubuhnya, secara cepat lingkaran sihir itu pun mengeluarkan serangan dahsyat ke arah pasukan nyx dan nicky,


"Blarrr~~~" sihir itu pun melelehkan setiap tempat yang ada di jalurnya,


"Ternyata dia mulai merasa takut, bahkan memutuskan untuk menyerang lebih dulu." kata fermi yang melihat keputusan taracta,


"Yah, anggap saja dia memilih keputusan yang benar, meskipun itu percuma" kata zerat,


"Siapa kalian?." kata taracta kini dengan nada resah


"Siapa kalian? Aku tak memiliki urusan dengan kalian" kata taracta karena perasaan dalam dirinya semakin resah,


"Meskipun kau tak memiliki urusan, tapi master memberi perintah untuk membunuhmu." kata nyx menjawab pertanyaan taracta


"Nyx," kata nicky dengan nada marah, mendengar kata nyx,


Nyx pun tersadar karena ucapannya membuat taracta mengerti bahwa ada orang yang bisa mengatur mereka.


'Master? apa ada seseorang yang bisa membuat 4 ras yang saling membenci tunduk dan bahkan mau bekerja sama, siapa master ini? aku harus mencarinya untuk memohon ampun' pikir taracta mendengar kata nyx,


Taracta pun segera menggunakan sihir pelacak untuk mencari keberadaan master yang di sebut nyx,


'50 mahkluk dengan 4 ras berbeda, dimana master itu, aku harus menemukannya agar bisa pergi dari sini.' pikir taracta sambil mengunakan skill pelacak nya,


Tak berapa lama, taracta pun menemukan tempat dimana shins berada, namun taracta pun terkejut dengan apa yang dia rasakan,


'Apa ini master yang mereka sebut? meskipun levelnya rendah tapi entah kenapa aku merasakan perasaan aneh, tidak, jika memang dia master yang di maksud, ini lebih menguntungkan, dengan membuat manusia rendah menjadi sandera untuk mengatur ras utama alam semesta kenapa tidak.' pikir taracta,


Taracta pun segera cepat bergerak dari tempatnya untuk mengarah ke arah shin, namun ketika jarak taracta sudah di dekat shin sebuah pukulan keras mengenai tubuhnya,


"Bammm~~" tubuh taracta pun terpental jauh dari shin berada, taracta yang kini terpental jauh ke tanah kini pun berdiri kembali dan menatap shin yang berada jauh darinya,

__ADS_1


"Ternyata benar, dia adalah master yang kalian maksud." kata taracta menjadi lebih yakin bahwa shin adalah seorang yang berada di balik 4 ras yang mengepungnya,


Taracta pun kini merasakan tatapan membunuh yang lebih pekat dari pada sebelumnya, taracta pun dapat dengan cepat mengetahui bahwa 4 ras itu sekarang benar benar memiliki niat untuk membunuhnya,


"Nyx, tunggu sampai ini selesai, aku akan membunuhmu." kata nicky bergerak dari tempatnya,


Sayap malaikat yang besar kini terbuka membuat serangan beruntun kearah taracta, melihat skill yang dikeluarkan nicky, taracta pun segera mengunakan sihir pelindungnya kembali.


"Bam~~ Bam~~ Bam~~" Serangan nicky pun membuat semua mahkluk panggilan juga mulai menyerang taracta, serangan serangan itu pun terus berlanjut membuat skill perlindungan taracta perlahan retak dan pecah,


"Prang~~" layaknya sebuah kaca yang pecah, dengan serangan tanpa jeda tubuh taracta pun kini menerima dampak serangan serangan dari para mahkluk panggilan.


Taracta pun mengunakan skill penyembuh miliknya namun recovery yang di lakukan tak sebanding dengan kekuatan serangan yang terus menerjang ke arah tubuhnya.


Taracta pun kini menyerang para mahkluk yang menyerang dengan jarak dekat, taracta membunuh dengan gigitan atau serangan kaki miliknya, namun taracta merasa aneh, meskipun dia sudah membunuh banyak mahkluk hitam keunguan tersebut namun damage yang dia terima sama sekali tak berkurang,


Taracta pun memfokuskan penglihatannya didalam banyaknya sihir yang terus menyerangnya, taracta pun terkejut dengan apa yang terjadi pada musuh yang dibunuhnya,


'Apa yang terjadi, ketika aku membunuhnya, dia bangkit kembali seolah aku menyerang sebuah bayangan hitam, apa ini keuntungan yang mereka dapat dengan mengikuti orang itu? ini tak masuk akal, apa yang dia bayar untuk membuat mereka bisa menjadi seperti ini.' pikir taracta


Taracta yang terfokus pada mahkluk yang hidup kembali pun tak menyadari bahwa serangan serangan yang dilakukan mahkluk panggilan shin terus menggerogoti vitalitas miliknya,


Perlahan namun pasti taracta pun tumbang dengan luka parah di tubuhnya, serangan serangan mahkluk panggilan shin terhenti dan memperlihatkan taracta yang jatuh lunglai tak berdaya dengan luka parah di tubuhnya,


Melihat itu shin pun bergerak cepat mendekat kearah taracta, selain 4 komandan yang tetap berdiri, para mahkluk panggilan yang lain pun tertunduk dibelakang komandan mereka, karena kehadiran shin di medan pertempuran mereka.


Shin pun melihat cirika kini hampir pulih karena skill penyembuhan yang dilakukan soryn, setelah melihat keadaan cirika sang induk bahamut, shin pun kini melihat kearah taracta yang sudah jatuh tak berdaya


Taracta pun kini menatap lemah seorang yang berdiri tak jauh darinya,


"Apa kau benar benar manusia?." kata taracta


[Taracta] (A)


Level : 531


Ras : Monster (Tarantula)


[Health : 100/5.310.000]


[Mana : 00/531.000]


"Ya" kata shin singkat sambil mengambil pedang di inventory miliknya,


Shin pun mendekat kearah taracta yang tak berdaya, shin dengan cepat menusuk kepala taracta dengan pedangnya hingga menembus pedangnya menembus tanah,


Serangan shin pun mengakhiri nyawa monster tarantula di hadapannya.

__ADS_1


...•••••••••••••••••••...


__ADS_2