
Beberapa hari berlalu setelah shin meninggalkan dungeon, Shin pun kini berdiri di depan group chast, meninggalkan gyana sebagai pengurus dengan para karyawan sedang sibuk dengan kegiatan mereka,
Terlihat shin sedang santai menunggu seorang yang datang menjemputnya, tak berapa lama sebuah modin sedan berwarna hitam datang untuk membawa shin ke pelelangan.
-Gala Galary
Disebuah aula terlihat para pengunjung dari kalangan atas sedang berkumpul dan bercengkrama,
Di aula yang tampak berkelas itu, terlihat juga 3 sosok perempuan sedang bercanda ria bersama,
Disela sela mereka mengobrol datang seorang laki laki yang mendekat kearah mereka,
"Yuki.." kata seorang pria yang mendekat kearah mereka.
"Cih~" decak yuki melihat pangeran kerajaan S.
"Iyah, Pangeran yang menyebalkan datang menyapa." ketus silvy pelan
Albert yang mendengar itu merasa kesal namun keadaan sekitar tak memenuhi syarat untuk dia berdebat dengan silvy,
"Kenapa kau disini? kau bilang, kau merasa tak enak badan sehingga menolak ajakan ku." ucap albert yang pandangan terfokus pada yuki.
Yuki pun hanya diam tak menjawab perkataan albert, dia hanya menikmati gelas jus ditangannya seolah mengacuhkan albert.
"Pangeran albert, sepertinya yuki merasa terganggu dengan kehadiranmu." kata xia an yang sedari memperhatikan berdebat an mereka.
"Xia an, ini bukan urusanmu, jika karena bukan keluargamu kau sudah tak bisa melihat hari esok." kata albert tegas.
"Coba saja, apa kau kira aku takut hanya karena kau seorang pangeran." kata xia an membalas ancaman albert.
"Sudah lah, ayo pergi, tak ada gunanya berdebat dengan dia." kata silvy menggandeng tangan yuki untuk menjauh, namun albert yang melihat itu segera menarik tangan yuki, untuk mencegahnya pergi.
"Lepaskan." kata silvy melihat yuki yabg tertahan,
"Kau itu siapa? berani menyuruhku, ingat posisimu." ucap albert menatap tajam silvy
"Wah~ wah~ pangeran yang tampan sedang menindas seorang gadis." ucap shin dari kejauhan yang melihat orang orang yang nampak familiar di matanya,
Yuki yang mendengar suara shin pun menepis tangan albert yang sedang memegangnya,
"Kau, kenapa kau ada disini." kata albert kesal karena melihat shin
"Kenapa bukankah ini tempat umum." kata shin dengan santai.
"Tempat umum? ini bukan tempat umum untuk rakyat jelata sepertimu." kata albert
"Ho~ benarkah? jika aku rakyat biasa kenapa kau mereka ada disini." ucap shin mengarah pada para keluarga kalangan atas yang sedang ada di aula tersebut.
__ADS_1
"Hah? kau kira level mu sama seperti mereka? kau itu hanya bocah miskin dari pedesaan, kelebihan mu itu hanya belajar." ucap albert dengan nada kesal.
Suara albert yang naik pun membuat para tamu di aula tersebut dengan cepat bergosip dan menonton mereka,
Meskipun shin terus berdebat dengan albert, para pengunjung pun ikut membully shin yang datang dengan pakaian biasa atau yang lainnya,
Yuki yang mencoba membela shin pun malah membuat para pengunjung semakin merendahkan shin dengan alasan yang tak pantas di dengar telinga.
Keramaian itu hingga melibatkan penjaga dan banyak dari mereka setuju untuk mengusir shin keluar dari acara tersebut.
"Siapa yang berani mengusirnya?. kata li wen yang datang menuju kearah mereka,
Li wen, pun mendekat kearah shin dan mengandeng tangannya, seolah mereka terlihat sebagai sepasang kekasih.
"Pangeran albert, ingat ini wilayah keluargaku, ini bukan kerajaan S, jika kau bukan seorang pangeran kau juga tak layak ada disini." ucap li wen dengan nada yang mendominan.
"Cih~" albert pun hanya bisa mendecak lidah karena perkataan li wen. albert pun terdiam di tempat dan hanya bisa melihat li wen menyeret shin menjauh bersama 3 gadis disana.
Shin dan 4 gadis itu pun berjalan menuju salah satu ruangan vip yang tersedia untuk pelelangan, shin pun duduk di tengah yuki dan xia an, sedangkan silvy dan li wen duduk di belakang mereka bertiga,
"Kenapa kau ada disini.?" kata li wen bertanya pada shin
"Tuan martin yang mengundangku?." ucap shin
"Kau kenal ayahku?." kata silvy yang duduk di belakang shin
"Kau juga kenal ayahku." kata xia an terkejut mendengar perkataan shin, shin pun hanya mengangguk mendengar perkataan xia an,
"Apa orang kaya berpengaruh di kota J yang ingin di temui ayahku itu kau?." kata li wen dari belakang shin
"Mungkin, tapi aku tak mengenal ayahmu." kata shin,
"Apa kau ada waktu setelah ini?." kata li wen mencoba mengajak shin setelah acara lelang.
Mendengar kata itu yuki pun mencubit tangan shin karena rasa tidak senang mampir di hatinya,
"Ti-Tidak, setelah ini aku masih ada urusan." ucap shin menyadari yuki sedang merasa kesal.
"Yah~ sayang sekali." kata li wen.
Selama mereka mengobrol acara lelang pun berlangsung tanpa mereka sadari, banyak barang langka prasejarah yang di lelang, para peserta lelang pun terus berebut untuk barang yang mereka inginkan.
Namun tak ada satu barang pun yang membuat shin tertarik dalam pelelangan tersebut hingga barang terakhir muncul.
"Ini adalah benda terakhir di acara lelang ini." kata pembawa acara diatas panggung, dia pun membuka tirai yang menutupi barang tersebut,
"Benda ini di temukan oleh korban pesawat yang selamat dari laut segitiga bermuda, sepasang batu ini tak tengelam namun juga tak terapung, bisa kalian lihat sendiri sepasang batu ajaib ini." ucap pembawa acara,
__ADS_1
Seperti kata pembawa acara, batu itu di taruh di sebuah akuarium kaca, memperlihatkan 2 pasang batu yang berada di tengah akuarium.
"Banyak peniliti sudah mencoba menguak misteri batu ini namun semua gagal, jika anda berminat harga dimulai dengan 100 juta setiap kenaikan 10 juta." kata pembawa acara.
Para peserta dalam lelang pun sama sekali tak tertarik dengan batu tersebut meskipun sepasang batu tersebut penuh dengan misteri,
namun mereka pun tak ingin membeli barang tak tak diketahui kegunaannya.
"Papa~ yui ingin itu." kata yui yang tiba tiba muncul di hadapan shin,
'Apa kau tahu benda apa itu." ucap shin pelan agar suaranya tak terdengar oleh 3 gadis yang berada di sampingnya,
"Yui tidak tahu, tapi perasaan yui mengatakan yui menginginkannya." kata yui memohon pada shin
'Tidak." ucap shin
Yui yang marah pun terbang kearah yuki dan berdiri dipangkuan yuki, sambil menarik baju yuki.
"Mama, yui mau itu." kata yui mencoba merayu mamanya
Mendengar itu yuki pun melirik shin dengan tatapan yang tajam, seolah menyuruh shin memenuhi keinginan yui.
Melihat tatapan yuki yang marah, shin pun terpaksa menawar batu tersebut.
"110 Juta dolar." ucap shin sambil mengangkat no di tangannya,
"200 Juta dolar." kata albert mencoba menyaingi shin,
Mereka pun terus menaikkan harga hingga membuat para peserta lelang hanya bisa bergosip dan bertanya tanya siapa yang berani melawan pangeran albert.
"3 Miliyar " ucap albert
"Sudah~ berhenti, ini bukan harga untuk sepasang batu." ucap yuki
'Maaf, yui uang mama tak bisa membantu papamu." ucap yuki pelan sambil menenangkan yui,
Namun shin yang sudah di buat kesal pun terus menaikkan harga hingga membuat albert menyerah untuk menawar kembali.
"Sepasang batu dengan harga 10Miliyar dolar, seberapa kaya kau sekarang." kata li wen. di belakang shin,
4 gadis tersebut lebih bertanya tanya seberapa kaya shin dari pada bertanya apa kegunaan sepasang batu tersebut.
"Siapa yang tahu." ucap shin singkat.
Setelah acara lelang selesai, mereka pun pergi meninggalkan ruangan mereka,
Mereka pun berpisah satu sama lain, sedangkan shin mengajak yuki untuk malam malam bersama.
__ADS_1
......................