Monarch System II

Monarch System II
Ch - 54. Semua Untuk Yuki


__ADS_3

"Kakek -- Nenek?," ucap yui mengerti,


Setelah mendengar ucapan shins, yui pun turun dari pangkuan shins, dia bergerak menuju kearah rei dan hana,


"Kakek Nenek, nama saya Yui," ucap yui sambil menempelkan tangan di lutut hana,


Hana yang terkejut melihat yui dapat menyentuhnya kini dia mengarahkan tangan keatas rambut yui, dia ingin memastikan apakah dia juga bisa menyentuh cucunya,


Rei bisa merasakan jantungnya berdebar, shin yang melihat yui bisa menyentuh hana bisa berfikir, mungkin karena dia system dan dan ini adalah dunia,


Hana yang ragu kini perlahan mencoba menempelkan tangan di rambut yui, dan ternyata benar dia bisa menyentuh Yui, Menyadari itu hana pun segera memegang pinggang yui,


Menaikkannya keatas pangkuannya, hana terlihat senang bahkan dia terus memuji yui,


Membiarkan istrinya bersenang senang, Rei kini mulai bicara serius dengan shins,


"Lalu apa yang bisa kami lakukan untuk Yuki?" ucap rei,


Shin pun menjelaskan pada rei, bahwa apa yang dimaksud system, dia juga menjelaskan syarat syarat yang harus dilakukan,


Rei dan hana mendengarkan secara seksama penjelasan shins, Dari perkataan shin, rei dan hana harus membuat kontrak jiwa dengan shin,


Itu bertujuan agar shin memiliki hak untuk mengatur atau mengubah rei dan hana,


"Jadi kamu ingin memberikan yuki sebuah system, sedangkan system terbuat dari jiwa yang memiliki kontrak denganmu, namun hanya satu jiwa yang akan menjadi system yuki." ucap rei mengungkapkan pengertiannya


"Iya ayah benar." ucap shin


"Lalu apa maksudnya pet itu?." tanya rei.


"Apa ayah ingat rubah ekor sembilan yang selalu bersama Yuki di dunia sagart?," tanya shin


"Iya aku mengingatnya" jawab rei


"Aku bisa membuat kalian menjadi dia, namun kita harus bertanya dulu padanya, jika dia menolak maka aku tak bisa berbuat apa apa," ucap shins


Rei dan hana yang mendengar penjelasan shins kini mereka berfikir, jika kuro menolak maka hanya salah satu dari mereka yang bisa menemani yuki, namun meskipun kuro menolak mereka merasa itu bukan masalah,


Mereka berfikir bahwa mereka sudah mati, jadi kesempatan yang shin berikan sudah merupakan keberuntungan bagi mereka.


Setelah penjelasan itu kuro pun datang bersama nicky, shin yang melihat itu segera bangkit dari duduknya dan berbicara dengan kuro,


Rei pun bisa melihat kuro dan shin bicara tak jauh dari mereka, shin dan kuro bicara dengan telepati, karena memang di dunia itu kuro tak bisa bicara,


Setelah beberapa saat kuro yang bicara dengan shin kini melihat kearah rei dan hana, kuro pun tertunduk untuk memberi hormat, lalu nicky pun membawanya pergi dari balkon,


Shin menghela nafas lega setelah bicara dengan kuro, kini dia kembali duduk berhadapan dengan mertuanya,


"Dia bersedia memberikan tempatnya." ucap shins


"Apa dia tak masalah? apa ada syarat yang dia inginkan?." tanya rei


"Dia tak meminta apapun, dia hanya senang jika yuki bisa bersama keluarganya, lalu aku berjanji akan menghidupkannya kembali." ucap shins

__ADS_1


"Menghidupkannya kembali? apa itu mungkin?." tanya rei


"Aku tak tahu, aku hanya berjanji jika aku bisa." ucap shin


"Begitu." keluh rei


"Papa bisa melakukannya?" ucap yui yang melihat shin berwajah kecewa.


"Apa kau tahu caranya yui?." ucap shins,


"Yui tidak tahu, tapi jika papa bisa memasuki dimension heaven itu mungkin, tujuan jaira pergi ke alam kelima juga untuk menghidupkan ku." ucap yui


"Apa maksudnya tyfa?." tanya shins,


"Iya." jawab yui singkat,


Shin pun kini memiliki harapan kembali untuk tak mengingkari janjinya, namun untuk saat ini dia berfikir untuk mengurus dulu apa yang ada di depan mata,


--


Tl : Ribet banget ya hubungan mereka.


Yuki titisan tyfa, udah dianggap sebagai anaknya tyfa (karena memiliki kekuatan bayangan), sedangkan yui adalah system dari sisa intinya tyfa (anak tyfa juga).


Bisa dikatakan yui itu -- anak -- saudara -- ibu -- ibu mertua


Sedangkan shin juga dianggap sebagi keturunan jaira dan tyfa karena memiliki kekuatan api suci dan api hitam,


Jadi bisa dibilang mereka saudara, kenapa bisa jadi incest?


Tapi yang pasti, mereka bukan incest, karena pada awalnya mereka juga lahir dari keluarga berbeda, bahkan tak saling mengenal sebelum mati dan lahir di dunia sagart.


--


"Jadi siapa yang menjadi system dan siapa yang mau menjadi kuro, ayah dan ibu yang putuskan." ucap shins


Rei dan hana saling memandang untuk memutuskan, lalu setelah beberapa saat mereka mulai memutuskan bahwa sang ibu yang akan menjadi system, sedangkan rei menjadi kuro untuk menjaga mereka.


"Yui, apa kau bisa mengontrak kakek dan nenekmu." tanya shins,


[Apa anda ingin mengikat mereka dengan kontrak]


[Ya]. [Tidak]


"Ya"


[Mengikat kedua roh gentayangan sedang di proses]


[Proses Selesai]


"Baik ayah ibu, kontrak sudah selesai." ucap shins


Rei yang mendengar ucapan shins merasa heran? mereka tak merasakan sakit atau siksaan yang kejam, kenapa shin bilang kejam dan tak manusiawi? rasa penasaran di pikiran rei dan hana membuat mereka bertanya pada shins,

__ADS_1


"Kau bilang, caranya kejam dan tak manusiawi? kenapa kami sama sekali tak merasakan sakit?."


Shin pun menjelaskan kembali, pada hakikatnya menjadikan manusia seperti budak itu sudah kejam, apalagi menjadikan mertua sendiri sebagai budak,


Rei dan hana yang mendengarkan penjelasan singkat shin, kini mereka mengerti betapa baiknya shins, bahkan dia sangat menghormati mereka meskipun mereka roh yang tak berguna.


"Kamu terlalu berlebihan, kami bahkan tak pernah memikirkannya, kami hanya berharap selama kalian bahagia apapun tak masalah bagi kami, karena peran orang tua adalah mendukung anak anaknya untuk terus maju." ucap rei


"Benar, sebagai orang tua, hanya itu yang bisa kami lakukan." tambah hana,


Shin bisa mengerti karena shin juga tahu, bahkan luasnya laut takkan bisa menyaingi kasih sayang orang tua, shin pun bisa mengingat perjuangan orang tuanya mendengar perkataan mertuanya.


"Baiklah, karena keputusan sudah dibuat, ayah dan ibu ingin tetap disini atau pergi?." tanya shin


"Kami akan tetap disini, entah kenapa sejak terikat kontrak denganmu, tempat ini terasa nyaman." ujar rei


Hana pun hanya mengangguk menyetujui perkataan rei, Mendengar keputusan mertuanya, shins pun segera pergi meninggalkan castle melalui gerbang teleportasi,


"Kau sudah kembali?." ucap Yuki yang melihat shin keluar dari portal di dalam kamar,


Terlihat yuki sedang menyantap makanan di meja kecil yang sudah tertata di lantai,


"Apa kau sudah merasa lebih baik?." tanya shins,


"Umm~" yuki mengangguk karena sedang menyantap makanan di mulutnya,


Shin pun duduk dilantai berhadapan dengan yuki, "Kau pesan banyak sekali makanan." ucap shin melihat banyaknya bekal makanan diatas meja yang dibeli oleh yuki.


"Itu salahmu karena membuatku kehilangan banyak tenaga." ucap yuki menggoda shin


Shin pun memasang wajah merah mendengar godaan yang yuki lakukan, shin pun berdahak kecil sebelum mengalihkan pembicaraan,


"Apa Kau tak takut gendut?" ejek shins


"Kenapa? apa kau akan meninggalkanku jika aku gendut?." tanya yuki dengan nada pura pura marah.


"Tidak, tidak bukan itu maksudku,.." jawab shins terbata bata karena dirinya salah bicara dan berfikir membuat yuki marah,


"Hahaha~" Yuki tertawa lepas melihat tingkah shin yang kebingungan, "Tenang saja, seberapa banyak aku makan berat badanku tak kan bertambah, karena aku memang memiliki perut idaman para wanita."


Shin menghela nafas lega, "Fiuuhh~ istriku memang hebat," puji shin


Yuki yang mendengar itu segera mengarahkan sumpit dengan daging kearah mulut shins,"Diam dan makanlah." ucap Yuki malu,


Shin pun mengunyah daging yang diberikan yuki padanya, shin kini bisa menatap yuki yang sedang makan sambil menunduk untuk menutupi wajahnya yang merah.


'Dia masih tetap sama, meskipun dia kejam, namun sifat berani menggoda dan nyalinya yang akan ciut jika dia digoda juga kembali.' pikir shin


Shin pun mengambil sumpit yang yuki sediakan untuk menemani yuki makan bersama, Disaat shin ingin mulai makan, sebuah panel biru kehitaman muncul dihadapannya,


Sebuah panggilan sedang ditunjukan padanya, "Ada apa dia memanggilku?" ucap shin melihat nama di panel yang mengambang,


...[Panggilan Masuk]...

__ADS_1


...Martin Cs...


......................


__ADS_2