Monarch System II

Monarch System II
Ch - 47. Ini Papa ku


__ADS_3

--Bandara


Setelah sampai di bandara chelsy pun mengucap salam untuk perpisahan, meskipun perempuan itu ingin membantu namun chelsy menolak tawaran itu karena alasan yang dia berikan adalah kebohongan.


Chelsy yang berpisah pun kini menelusuri jalan untuk melihat kota J. Dia pun sampai di sebuah mini market karena rasa lapar yang menyerang perutnya.


Namun setelah memilih dan ingin membayarnya, kartu kredit miliknya telah di blokir oleh ayahnya, sehingga terpaksa dia harus keluar dengan tangan kosong.


'Ayah sialan, dia memblokir kartuku, apa gunanya aku meminta uang jika dia memblokir kartuku, huh~ hanya dengan ini kau harap aku pulang.! jangan harap.!' pikir chelsy yang mengelus perutnya untuk sedikit menahan rasa laparnya.


Chelsy pun berjalan kembali menulusuri jalan tempat pamannya tinggal, namun karena berada di daerah asing, tubuh kecil yang tak bisa melihat sekeliling pun membuat chelsy tersesat.


Chelsy pun di trotoar di depan gedung tinggi karena dia merasa lelah terus berjalan,


'Harusnya aku tak menolak tawaran kakak perempuan di bandara, tidak ini adalah jalan yang kupilih, menyesal bukan pelarian dari rasa panik.' pikir chelsy yang menyesal lalu kembali menyemangati diri.


"Kruccuukk~~" chelsy pun melingkarkan tangan untuk menahan perutnya yang menggema kelaparan, dia pun duduk di trotoar pejalan kaki dengan wajah yang menunduk.


--


Namaku Chelsy Brightnes seorang gadis cantik berambut merah yang lahir di kerajaan S, ayahku adalah seorang tokoh penting di negara kerajaan S, hidup mewah sudah kurasakan sejak lahir.


Kuasa tinggi, kata kataku yang selalu di dengar sebagai perintah aturan rumahku, Aku yang terbiasa hidup mewah terjatuh ketika memaksa menerobos dunia luar, taman kanak kanak adalah medan pertempuran yang kejam.


Aku dipandang hina karena mengandalkan nama keluarga, aku di bully hingga aku terjatuh dalam rasa ketakutan,


Berat dalam pembullyan masa anak anak yang kejam, membuatku terpaksa belajar cara bertahan hidup,


"Kenapa kau malu terlahir kaya? kaya atau miskin itu keberuntungan, kau tak bisa membuang sebuah keberuntungan," kata ayahku,


"Menyesal bukan pilihan untuk kabur dari rasa ketakutan." kata ibuku,


Mereka mengajarkanku arti tentang kunci kehidupan di umurku yang masih 4 tahun, sejak saat itu aku berubah belajar giat bahkan hingga ke jenjang SMA, Terima kasih untuk otak kecilku yang pintar,


Berkat itu aku bisa menundukkan semua anak anak payah taman kanak kanak, aku dipandang licik, kejam, arogan, tapi apa masalahnya, mereka yang membuatku menjadi seperti ini,


Tak masalah aku licik, tak masalah aku kejam, tak masalah aku arogan, semua itu adalah kekuatan ku sendiri, keluargaku hanyalah orang orang yang mendorongku untuk terus maju.


Aku sama sekali tak menyesal, karena berkat itu ketika aku memasuki sekolah dasar tidak ada orang yang berani membuat masalah denganku, bahkan keturunan kerajaan sekalipun.


--


"Hah~ seberapa pintar otakku, ini masih tak bisa menahan rasa lapar.' keluh chelsy yang tertunduk kelaparan.

__ADS_1


Shin yang berjalan berjalan keluar dari hotel pun melihat seorang gadis kecil meringkuk di depan hotelnya, shin ingin membiarkannya dan segera kembali ke akademi,


Namun rasa kasihan menghentikan gerakan tubuhnya yang ingin menaiki mobil, shin pun berjalan mendekat kearah gadis kecil tersebut.


"Gadis kecil, kenapa kau disini dimana orang tuamu." ucap shin,


"Kruuuccukk~" chelsy ingin menjawab shins, namun gema perut miliknya mendahului kata dari mulutnya.


Shin yang melihat itu pun, mengarahkan tangannya ke arah belakang, mengambil sebuah roti dari inventory dan memberikannya pada chelsy,


Chelsy pun meraih roti itu dengan cepat, shin yang melihat itu pun merasa cukup senang, ketika shin ingin bertanya kembali, yui tiba tiba muncul dalam bentuk peri untuk memperingati shin,


"Papa dia mencurigakan, tinggalkan dia." ucap yui


"Benarkah.' ucap shin pelan untuk menjawab yui.


Shin pun mengunakan matanya untuk melihat status milik chelsy,


[Chelsy Brightnes]


Age : 9 Tahun


Level : 20


Class : Praktisi


Skill : Talenta (Max), Akting (Max), Pintar (Passive).


Detail :


Putri cantik dari keturunan bangsawan kerajaan S terdahulu, memiliki sifat baik namun juga seorang yang licik, akan membalas setiap perbuatan jahat yang di terimanya, begitu juga sebaliknya.


'Huwaah~~ dia baru berumur 9 tahun, tapi skill dan deskripsinya terlalu bar-bar, apa para bangsawan S mendidik generasi mereka dengan latihan keras, sepertinya kerajaan S memang harus dihilangkan.' pikir shins melihat status chelsy,


Shin perlahan mundur untuk kabur, agar tak terlibat dengan chelsy, namun ketika shin mundur dan berbalik chelsy sudah memeluk tangan shin,


"Kakak tampan, jangan tinggalkan aku sendiri." ucap chelsy manja


'Dia orang baik, mungkin dia bisa membantuku mencari paman atau penyanyi bernama yuki itu' pikir chelsy


'Dia benar benar berbahaya, bahkan sudah melangkah dengan hati hati.' pikir shin


"Apa kubilang, papa terlalu lama berdiri disana." ucap yui

__ADS_1


'Lalu apa yang harus kulakukan.' ucap shin bicara dengan yui melalui telepati.


"Kakak, aku yatim piatu, jika kakak meninggalkanku, aku akan mati, aku akan melakukan apapun, jadi wanita kakak aku pun rela." ucap chelsy dengan mata memohon


'Maaf ayah, aku bukan menyumpahi mu untuk menyusul ibu, ini terpaksa karena kau memblokir kartuku.' pikir chelsy


"Tapi aku harus pergi ke sekolah, aku juga sudah memiliki seseorang." ucap shin beralasan


"Tidak apa, aku akan menunggu dan bersikap baik." jawab chelsy


Yui yang melihat chelsy tak mau menyerah pun terbang masuk kedalam mobil,


'Yui kenapa kau malah pergi.' ucap shin melalui telepati karena melihat yui pergi meninggalkannya,


Shin berusaha berjalan dan melepas pelukan chelsy namun chelsy tetap melekat bagai lem di tangan shin, Yui yang berada dalam mobil dan berubah wujud menjadi sosok gadis kecil,


Yui pun keluar dari mobil untuk menghampiri shin,


"Papa ayo cepat, mama sedang menunggu di stasiun kereta." ucap yui menarik tangan shin


'Papa? seberapa bebas pergaulan di negara C? bahkan dia baru berumur 17 tahun, dan memiliki anak berumur 5 tahun, apa dia melakukannya ketika berumur 11 tahun.' pikir chelsy melihat gadis cantik berwarna hitam lurus yang mencoba menarik shin,


"Papa jangan tinggalkan aku disini." ucap chelsy membuat marah yui


"Siapa kau, dia papaku, pergi kau perebut ayah orang," ucap yui yang kesal.


Chelsy yang mendengar ucapan yui merasa sangat kesal, dia pun berpura pura menangis, untuk merebut perhatian shin,


"Hiks~ hiks~ papa adik jahat, bahkan dia tak mengakui ku." ucap chelsy


"Siapa adikmu, pergi kau, lepaskan papaku." ucap yui,


Karena perdebatan chelsy dan yui semakin memanas, para pejalan kaki kini berkumpul untuk melihat apa yang terjadi, pemandangan yui dan chelsy yang saling menarik tangan shin pun menjadi tontonan mereka,


Ditambah kata panggilan yui dan chelsy pada shin yang membuat para pejalan kaki salah paham dengan hubungan mereka bertiga,


Shin yang menyadari para pejalan kaki semakin berkumpul dia dengan cepat membekap mulut mereka berdua dengan tangan untuk menghentikan pertengkaran mereka,


Shin pun menggendong mereka dan membawanya masuk ke mobil,


Orochi sebagai supir pun segera menjalankan mobil setelah shin masuk, di dalam mobil yui yang memeluk erat shin pun menatap chelsy dengan tatapan panas,


Sikap dingin chelsy yang mengabaikan yui pun membuat shin merasa di himpit oleh rasa panas dan dingin di kedua sisinya.

__ADS_1


"Hahh~~ masalah apa lagi ini." keluh shin menyandarkan diri di kursi mobil bagian belakang.


......................


__ADS_2