
Beberapa bulan berlalu, Terlihat shin sedang bersantai di sebuah pohon sambil menikmati pemandangan hijau hutan Caribian
"Sepertinya ini adalah akhir dari perburuan exp kali ini, aku hampir menghabiskan waktu 5 bulan dalam dungeon, mungkin sudah beberapa minggu waktu berlalu di dunia fana." keluh shin,
"Status"
"Ting"
[Hayashi Shin] (17)
Hp : 510.000 Mana : 700.000
Class : Lord Summoners
Level : 500 (Rebith 3x) (0/600.000.000 Exp)
[Tidak bisa naik level karena level dunia terlalu rendah]
............
"Master~ kami menemukan monster yang mengenal anda." ucap nicky dari bawah pohon,
"Mengenalku? di dunia Igrash?" kata shin
'Ini pertama kali aku memasuki alam ketiga? bahkan secara ilegal dengan dungeon, bagaimana ada orang yang mengenalku?.' pikir shin
Shin pun semakin penasaran dengan sosok mahkluk yang dibilang nicky, shin pun melompat turun dari atas pohon untuk mendekat kearah nicky,
[Nicky]
Ras : Human 'Occult Girl'
Level : 890
'Hah melihat status nicky dan yang lainnya aku merasa resah dengan posisiku sebagai master mereka.' pikir shin melihat status nicky,
"Dimana monster yang kau maksud." kata shin,
"1000 Meter kearah timur, fermy dan zerat sedang mengawasinya." kata nicky,
"Pimpin jalan." ucap shin
Setelah mendengar perintah shin, nicky pun bergerak cepat menuju arah dimana mahkluk yang dia maksud berada,
Sepanjang jalan terlihat bangkai monster berserakan akibat ulah pembantaian yang dilakukan semua mahkluk shin yang berada di luar castle.
Tak berapa lama dengan kecepatan penuh, shin dan nicky pun sampai di tempat tujuan,
Disana terlihat satu gadis cantik berambut merah, jika dilihat dia berusia sekitar 12 tahun, Gadis itu dikelilingi oleh semua mahkluk shin yang berkumpul disana.
"Tuan, ini benar tuan." teriak gadis itu setelah shin sampai disana,
Gadis itu berusaha mendekati shin, namun nicky dengan cepat berdiri dihadapan shin, sedang ragoll menaruh tombak berujung kapaknya kearah leher gadis kecil tersebut,
Gadis itu pun menghentikan niatnya untuk mendekati shin, gadis cantik yang berlutut di samping ragoll pun menangis karena melihat shin berdiri tak jauh dari hadapannya,
"Tuan, ini saya, apa tuan tak ingat saya." kata gadis kecil tersebut.
__ADS_1
Shin pun melangkah baju melewati nicky setelah memegang pundak nicky, shin pun memberi kode pada ragoll untuk menarik senjatanya dari hadapan gadis kecil yang berlutut tersebut.
'Siapa dia? dia masih kecil? mustahil aku mengenalnya.' pikir shins
"Siapa kamu?." kata shin
"Tuan, ini saya, apa 13 tahun berlalu tuhan melupakan saya." kata gadis kecil tersebut.
Shin pun semakin kebingungan mendengar perkataan gadis kecil tersebut, karena penasaran shin pun melirik status milik gadis kecil tersebut.
[Cai Lin]
Age : 12 tahun
Ras : Nagi
Level : 500 (Rebith 2x)
Skill : Water Poison (Passive), Green Ball (Max), Dead Tail (Max), Evolution (Max)....
'Apa ini kenyataan? aku benar benar bertemu dengannya.' pikir shins,
"Apa kau silvy dari menara dosa." kata shins
"Ya~ Ya~ tuan ingat saya, hiks~ hiks~ saya senang tuan baik baik saja." kata cai lin,
"Ini benar kau, apa yang sebenarnya terjadi?." kata shins masih memikirkan bagaimana cai lin bisa ada di dunia ingrash.
"Nama saya cai lin tuan, namun tuan bisa memanggil saya sesuai keinginan tuan." kata cai lin.
Setelah berpisah di lantai ke tujuh, cai lin hanya mengobrol dengan pak tua yang menjaga di sana, setelah beberapa bulan shins tak kembali kelantai tujuh, tiba tiba tubuh cai lin memudar dan menyisakan roh,
Cai lin yang tak mengerti apa yang terjadi, tiba dia merasakan dirinya sudah berada dalam rahim seorang perempuan, karena jiwanya masih terikat, jadi cai lin tahu, bahwa shins masih hidup,
Sambil menunggu pertemuannya dengan shin kembali, cai lin pun berusaha untuk menjadi kuat, namun tubuh hanya bisa mencapai tahap awal di dunia tersebut,
Cai lin yang berniat menguasai dunia ingrash untuk di persembahkan pada shin, sekarang pun malah menjadi bahan tertawaan di klan miliknya.
Cai lin yang merasa dirinya lemah pun masuk hutan caribian untuk mencari obat, agar tubuhnya dapat menampung kekuatan lebih banyak.
Tak disangka setelah beberapa saat cai lin menjelajah, pasukan shin tiba menghabisi semua monster dalam hutan, karena cai lin pernah melihat salah satu mahkluk panggilan shin,
Cai lin pun sadar bahwa shin sudah tiba di dunia ingrash.
(yang lupa bisa baca system monarch s1 di chapter berjudul "lust", kalau penampilan bisa di cari di gogle, cai lin ini loli mirip medusa di komik "battle thourg heaven", karena author jatuh cinta ama ini loli mangkanya dulu di menara di pakai. kalau shin bukan orang setia, cai lin ini udah author masukin dalam harem. :))
........
'Aku tak menyangka perpisahan kami berlalu 12 tahun, jika aku dengar ceritanya dia memang berniat untuk melayaniku tanpa memikirkan kontrak.' pikir shin yang duduk diatas rumput hijau dihadapan cai lin.
"Bagaimana kabar tuan? apa tuan hidup bahagia sekarang?." ucap cai lin,
'Meskipun pertemuan kami hanya sementara, tapi dia begitu setia padaku, setidaknya aku harus membantunya, agar dia tak menderita lagi.' pikir shin
"Aku baik baik saja, tapi aku disini hanya sementara, aku harus kembali." kata shin
"Apa tuan akan pergi lagi? bawa saya bersama anda tuan." kata cai lin sambil bersujud di depan shin
__ADS_1
'Jika aku bisa aku akan membawanya, agar dia tak hidup susah, tapi resiko terlalu tinggi, belum pula hukuman langit itu.' pikir shin
"Jangan khawatir, suatu saat kita akan bertemu lagi." ucap shin sambil mengelus rambut cai lin,
Di waktu yang sama shin meninggalkan sedikit mananya dalam kepala cai lin, shin melakukan itu untuk membantu cai lin berkembang.
[Apa anda ingin menciptakan sistem baru]
[Ya.]. [Tidak]
'Ya'
[Sistem baru sedang di buat]
[Proses 10% -- 30% -- 50% -- 80% -- 100%]
Selama proses berlangsung, cai lin merasakan sakit di tubuhnya, setelah beberapa saat cai lin pun mendengar suara yang menggema dalam kepalanya.
[Sistem ditanamkan]
"Tuan, apa yang terjadi, kenapa aku mendengar suara aneh di kepalaku? itu seperti suara anak kecil." keluh cai lin setelah rasa sakit di tubuhnya menghilang,
"Itu hadiahku untukmu, dengan itu kau tidak akan diremehkan lagi." kata shin
'Yah ini juga untuk diriku sendiri, mungkin suatu saat dia bisa membantuku.' pikir shin sambil mengalihkan wajah karena tak ingin cai lim berfikir shin memanfaatkannya.
"Terima kasih tuan, saya akan merawatnya sebaik mungkin." kata cai lin senang.
"Baiklah sekarang kita akan berpisah, kita akan bertemu lagi." kata shins
"Anu` tuan sebagai budak bolehkah saya memeluk tuan." ucap cai lin
"Saya tak bermaksud apa apa, saya hanya ingin mengingat bau tuan." tambah cai lin takut shin berfikir aneh aneh.
"Kembali." ucap shin
Mendengar kata shin semua mahkluk yang mengelilingi mereka pun serentak kembali dalam castle.
Setelah itu shin pun memeluk tubuh kecil cai lin yang sedang tertunduk malu, cai lin pun memejamkan mata untuk mengingat bau dan kehangatan tubuh shin.
"Tuan, suara di kepalaku menyuruhku untuk menghisap darah tuan." kata cai lin dengan ragu.
"Lakukan lah." ucap shin karena shin juga pernah mengalami masa masa harus menuruti perintah sistem.
Mendengar ijin shin, cai lin pun menggigit leher shin, dan sedikit menghisap darahnya,
"Blaarr~~" sejumlah tekanan mana meledak karena cailin naik satu tingkat dari basic levelnya.
"Terima kasih tuan." ucap cai lin sambil melepas pelukan shin
"Kalau begitu sampai jumpa suatu hari nanti." kata shin
Shin pun menghilang dari pandangan cai lin, seolah yang ada di hadapan cai lin adalah sebuah bayangan.
Meninggalkan shin yang kembali ke dunia fana, cai lin pun kembali menjelajah hutan untuk mencari bahan obat.
......................
__ADS_1