Monarch System II

Monarch System II
Ch - 42. Penyesalan.


__ADS_3

-Dong Chu


Disebuah ruangan privat di rumah makan dong chu, shin dan yuki duduk saling berhadapan untuk menyantap makanan yang tersedia di atas meja.


Shin pun masih memperhatikan sepasang batu berwarna merah dan hitam di dalam inventory miliknya.


'Sebenarnya apa batu ini hingga yui menginginkannya? bahkan mataku tak bisa membaca status batu tersebut.' pikir shins menatap status 2 batu tersebut.


[????]


Status : Life


Deskripsi : ????


Shin yang penasaran pun tak bisa berbuat apa apa karena sepasang batu tersebut tak bisa dikenali oleh matanya,


"Lalu sejak kapan kau mengenal 2 nona besar di negara C?." kata yuki memecah keheningan di ruangan tersebut.


"Apa kau sedang cemburu?." ucap shin menggoda yuki


"Siapa yang cemburu, aku hanya bertanya." ketus yuki sambil menyantap makanannya


"Papa, jika mama bertanya itu di jawab, bukan malah balik bertanya."


"Yui memang paling mengerti mama, ini udang yang sudah mama kupas." ucap yuki mengabaikan shin dan memanjakan yuki yang duduk di sampingnya.


'Anak sialan, jika ada yuki, dia selalu melawanku.' pikir shin yang kesal karena yui beralih ke pihak yuki.


"Haaahh~" shin pun menghela nafas panjang menandakan dia menyerah karena 2 lawan 1,


Setelah itu shin pun menceritakan pertemuannya dengan xia an dan li wen, tanpa menutupi 1 peristiwa sedikitpun pada yuki,


Shin pun juga menceritakan pertemuannya dengan 3 orang berpengaruh di negara C, yang tinggal di kota J.


Meskipun ada sedikit kebohongan dalam ceritanya ketika membahas tentang Ryuji, martin, dan Yi shen.


"Apa hubunganmu dengan ayase ryuji?." ucap yuki

__ADS_1


"Yah bisa dibilang sama dengan tuan martin dan tuan Yi Shen, kenapa?" tanya shin kembali setelah menjawab pertanyaan yuki


"Dia ayah angkat ku dan kakak?." ucap yuki.


"Ayah angkat?." ucap shin penasaran


Yuki pun terdiam sejenak, seolah ragu ingin bercerita, namun perasaan nyaman di hatinya saat bersama shin pun mengalahkan perasaan ragu dalam hatinya,


Lalu yuki pun bercerita tentang kehidupannya sebelum menjadi idol,


"Malam itu adalah malam natal, orang tuaku adalah seorang manager sebuah perusahaan ternama di kota K, seperti biasa aku dan kakakku menunggu mereka pulang di rumah,


Saat mereka pulang, mereka terlibat kecelakaan hingga tewas, kami tahu hal itu pun karena polisi datang kerumah kami, sejak kematian orang tua kami, kami pun jatuh miskin karena ayahku dituduh melakukan korupsi dan kejahatan lainnya,


Kami pun mulai hidup di jalanan karena tidak ada sanak saudara yang menginginkan kami, di masa itu kami tidur di jalanan atau taman serta mencuri makanan untuk bisa terus hidup.


Suatu ketika kakakku pergi di malam hari ketika aku mengeluh kelaparan, setelah beberapa jam kakak pun kembali dengan darah di sekujur tubuhnya,


Aku pun menangis keras melihat kakak yang terluka parah sambil membawa roti yang ada di genggamannya, di saat itu aku tak bisa berfikir apa apa, hanya rasa takut kehilangan yang menyelimuti tubuhku, bahkan dinginnya hujan tak bisa lagi kurasakan,


Disaat itu lah aku tahu ayah angkat menyelamatkan kami, sejak hari itu lah aku mengenal ayah angkat dan ikut dengannya,


Sejak saat itu aku dan kakakku hidup di dunia bawah, karena kakak khawatir padaku, di usia 13 tahun aku di kenalkan oleh ayah angkat pada paman martin, sejak itulah aku memasuki dunia idol." kata yuki menceritakan sedikit masa lalunya,


Shin pun hanya terdiam mendengar cerita yuki, shin tak pernah mengira kisah hidup yuki sebelum menjadi idol seburuk itu,


Disini shin pun berfikir ingin membahagiakan yuki karena kisah hidupnya yang buruk,


'Tak di dunia itu, tak di dunia ini, kenapa dia sama sekali tak bisa merasakan hidup bersama orang tua, kenapa? kenapa? apa keputusanku salah? aku memilih dunia ini agar dia bisa melupakan masa kecilnya di dunia itu, tapi di dunia ini dia juga merasakan hal yang sama.' pikir shin sambil menatap yuki dengan pandangan sayu


Tanpa shin sadari air matanya pun jatuh memikirkan nasib gadis yang di cintainya.


"Maaf." ucap shin lirih dan menunduk menyembunyikan air matanya,


Yuki pun mengerti maksud kata shin, namun yuki pun tak bisa berbuat apa apa tentang apa yang sudah terjadi.


"Kenapa kau minta maaf? itu hanya masa lalu, aku menceritakannya bukan untuk membuatmu mengasihani ku." ucap yuki

__ADS_1


Namun shin tetap terdiam mendengar kata yang di ucapkan yuki, yuki yang merasa suana menjadi buruk pun mencoba mengubah keadaan,


"Ngomong-Ngomong, bukankah kau menolak ketika aku ajak ke pesta itu? aku bahkan tak tahu disana ada acara pelelangan." ucap yuki mencoba mengalihkan pembicaraan


"....." shin pun masih terdiam karena rasa bersalahnya


"Jika kau terus murung aku akan pergi." ucap yuki dengan nada kesal shin mengabaikannya,


"Mama, mama jangan marah, papa hanya merasa bersalah karena membuat keputusan yang salah." kata yui turun dari kursinya dan memeluk yuki


"Bersalah? kenapa? bahkan semua itu tak ada hubungannya dengannya." ucap yuki,


Yuki yang merasa tak tahan dengan sikap shin pun pergi dengan wajah kesal meninggalkan shin yang terdiam.


"Papa, apa papa yakin tak mengejar mama." ucap yui yang menatap shin terdiam


"Apa yang bisa kulakukan? jika aku tak membuat pilihan kembali kedunia ini, jika saja aku memilih menunggu, dia akan terlahir kembali di dunia itu dan bisa merasakan kasih sayang orang tua yang baru." ucap shin


"Papa kenapa jadi sangat naif? apa papa yakin, jika mama terlahir kembali dia akan bahagia, dunia itu kejam, bahkan di kalangan bangsawan banyak terjadi kekerasan anak,


memang bagus jika mama terlahir di kalangan bangsawan seperti lyisa, tapi jika sebaliknya? keputusan papa sudah benar, anggap saja begini, jika orang lain yang menjadi kandidat jaira, dunia itu akan tetap hancur dan mama juga akan kembali kedunia ini,


Papa beruntung kembali sebelum kematian mama di dunia ini, jika orang lain yang kembali dan itu setelah kematian mama, papa dan mama takkan bisa hidup seperti sekarang." kata yui menjelaskan,


Mendengar ucapan yui, shin pun segera bangkit dari duduknya,


"Kau benar, aku yang terlalu naif, ini bukan saatnya aku menyesali yang sudah terjadi, terima kasih yui." ucap shin,


Shin pun berlari mengejar kearah yuki yang telah pergi meninggalkannya, Shin pun berlari dengan cepat sebelum shin kehilangan jejak yuki,


Meninggalkan yui yang memanggil gyana untuk membayar tagihan restoran, shin terus berlari mencari yuki, namun shin tak menemukan keberadaan yuki.


"Dimana kamu?." ucap shin sambil berkeliling di sekitar restoran


'Tidak mungkin dia bisa menghilang secepat itu, apa yang terjadi.' pikir shin yang berfirasat buruk.


......................

__ADS_1


__ADS_2