
Malam yang gelap akhirnya tiba, shin pun bisa melihat jam di layar sistem menunjukkan pukul 20.00,
Terlihat shin berbaring di atas gedung asrama siswa sembari menatap langit yang tak memiliki bintang disana, bulan pun hanya terlihat samar samar dari balik awan yang mengambang,
Sebuah suara pintu terbuka, sosok gadis cantik pun muncul mendekati shin yang sedang berbaring menghadap langit,
"Apa yang kau lakukan?." ucap yuki yang melihat shin terdiam menatap langit
"Menunggumu," ucap shin bangkit dari tidurnya, "Apa kau sudah selesai bicara dengan silvy?." tanya shin
"Sudah," jawab yuki singkat, "Apa kau tak ingin dia mengingat masa lalunya?." tanya Yuki,
"Tidak, selama kamu mengingatku itu sudah cukup." jawab shin dengan penuh keyakinan
"Heh~ bukankah di dunia itu kau menganggapnya adik? bahkan di dunia ini dia juga merasa ikatan denganmu." ucap Yuki
"Di dunia itu aku menganggapnya adik? di dunia ini pun sama, jika dia ada masalah aku juga akan membantunya." Jelas shin
Yuki yang mendengar perkataan shin mengerti bahwa shin adalah seorang yang baik, Shin adalah tipe orang yang melakukan yang terbaik untuk orang yang berharga, meskipun apa yang dia lakukan tak diketahui orang lain.
Yuki pun berlutut untuk duduk di samping shin, dia menyandarkan kepalanya di pundak shin dengan manja,
"Ne~~ Shin, kau memiliki kekuatan yang sangat besar, apa kau tak ingin dikelilingi banyak wanita yang mencintaimu?." ucap yuki lirih
"Apa maksud perkataan mu?." tanya shin
"Yah~ bukannya di cerita fiksi, atau game orang yang kuat memiliki banyak wanita disisinya?," kata yuki dengan lembut, "Apa kau tak ingin hal yang sama." Tanya yuki
"Apa maksudmu tentang harem." tanya shins balik
"Iya," jawab yuki dengan nada lembut, "Aku tak masalah jika kau ingin begitu, selama aku ada di sisimu dan kau tak melupakan ku aku sudah bahagia." ucap yuki
Meskipun Yuki enggan shin memiliki wanita lain, namun rasa cintanya pada shin membuat dia membuang rasa egois miliknya, ditambah lagi shin adalah sosok yang akan berdiri di puncak alam semesta,
Yuki hanya ingin shin merasa bahagia, meskipun hal itu akan menanamkan sebuah rasa enggan atau iri ketika dia melihat shin bersama wanita lain.
"Apa jika aku ingin, kau ingin silvy menjadi yang kedua." tanya shin
"Iya, jika itu silvy aku tak keberatan, dia sahabatku, bahkan sudah aku anggap sebagai saudari, setidaknya jika ada silvy..." ucapan yuki terhenti karena sebuah jentikan pelan mendarat di dahinya,
Shin menghela nafas panjang, "Yuki ini bukan cerita novel, ini juga bukan game, aku juga bukan mc dalam sebuah karya manusia, di alam semesta ini tidak ada mahkluk terkuat, adanya mahkluk yang lebih kuat, meskipun aku terkuat di dunia ini mungkin aku yang terlemah di alam lainya." jelas shin
"Bagaimana pandanganmu tentang revenge harem." tanya shin balik
"Aku hanya merasa aneh." jawab yuki menunduk
"Jika kau bilang begitu aku lebih merasa jijik." balas shin tegas
"Kenapa begitu?." tanya yuki
__ADS_1
"Yah kau pikirkan saja, satu wanita tidur dengan banyak pria, meskipun tiap malam bergantian ketika hamil dia tak tahu anak laki laki mana yang ada di perutnya, bagiku itu seperti P⁵k." ucap shins menjelaskan secara singkat
"Kalau begitu bukankah jika laki laki yang memiliki harem sama seperti gig⁰lo?." balas yuki yang mendengar penjelasan shin
"Bisa dikatakan begitu? tapi apa gig⁰lo bisa menjadi raja?." tanya shin mengingatkan yuki bahwa raja atau bangsawan juga memiliki banyak istri
Yuki pun terdiam tak menjawab, karena memang di dunia sagart dia juga salah satu putri raja dari saudari lain, keturunan selir milik raja, yuki terdiam bukan karena tak tahu jawaban,
Karena memang raja atau bangsawan memang berhak memiliki banyak keturunan dari darah mereka, itu juga yang membuat yuki membuang rasa egonya ingin memiliki shin sendiri.
Melihat yuki yang terdiam shin mengerti terjadi banyak hal logis di pikiran yuki, namun permasalahannya shin tak pernah berfikir yuki akan bicara tentang harem.
Shin pun menaruh tangannya di kepala yuki, dia mengelusnya pelan dan lembut seolah tak ingin merusak pemikirannya,
"Yuki," ucap shin lirih, "Apa kau tahu? kenapa aku kembali kedunia ini?, itu semua untukmu secantik apapun bidadari di alam surga, di mataku kaulah yang terbaik! memilikimu sama saja memiliki seluruh bidadari alam surga." ucap shin dengan nada percaya diri
Mendengar pujian shin, yuki berpaling kearah shin memeluknya dengan erat seolah tak ingin melepasnya kembali. Shin yang mendapat pelukan itu pun hanya bisa mencium rambut yuki dengan lembut.
"Jangan bahas ini lagi, aku egois karena aku tak ingin kau disentuh orang lain, aku juga terus berusaha menjaga hati, bahwa aku hanyalah untukmu." ucap shin
Yuki merasa senang namun dia juga merasa bersalah telah menyinggung pemikiran shin, di dalam aturan shin sangat simpel, 'Aku hanya milikmu, dan Kamu hanya Milikku'
Itu bisa terlihat setiap kali ada seseorang yang menculik atau ingin menyentuh yuki, shin langsung membunuh mereka tanpa peduli asal usul mereka.
"Sudah waktunya pergi." ucap shin pada yuki yang masih memeluknya dengan manja.
Yuki ingin melepas pelukannya, namun dia menahannya karena wajahnya masih memerah karena ucapan shin sebelumnya, namun shin yang menyadari itu hanya berpura pura tidak tahu,
"Ysabele - Thron." kata shin,
Suara shin pun membuat ysabele dan thron keluar dari bayangan hitam, mereka pun berlutut memberi salam dan menunggu perintah dari master mereka.
"Bunuh, pembunuh yang menulis komentar nama mereka, untuk tempat tinggal mereka kau bisa bertanya pada nicky." titah shin,
"Baik master." ucap ysabele dan thron yang menghilang setelah mendapat perintah dari shins,
"Gorge " ucap shin sekali lagi memanggil salah satu mahkluk summon nya,
"Grawwww~" suara gorge yang keluar dari lingkaran sihir besar di atas langit,
Gorge muncul dalam bentuk asli bahkan lebih besar dari asrama siswa, sehingga dia hanya bisa terbang di langit agar tak merusak bangunan,
Shin yang kaget akibat suara gorge segera melompat naik ke punggungnya, shin pun sedikit kesal karena tingkah gorge,
"Apa yang kau lakukan? apa kau mau berperang?." tanya shin dengan nada kesal.
"Maaf Master, ini pertama kali saya dalam bentuk ini di luar castle, jadi saya terlalu bersemangat." jawab gorge dengan nada bersalah namun suaranya tetap garang
"Kan aku sudah bilang, dunia ini tidak ada mahkluk seperti kalian, bagaimana jika ada orang yang melihat." ucap shin tegas,
__ADS_1
Shin memang khawatir suara gorge membuat orang orang tertarik sehingga dia memindai area sekitar, namun karena sense miliknya menunjukkan tidak ada tanda tanda orang tertarik shin pun merasa lega,
"Pergi ke arah barat daya, pergi ke hutan amazn." titah shin,
Gorge yang mendapat perintah mulai mengepakkan sayapnya, dia terbang lebih tinggi diatas awan untuk menghindari pandangan dari bawah atas perintah shin,
Dia pun segera terbang kearah barat daya di mana hutan amazn tempat tujuan shin berada, disisi lain ysabele dan thron sedang membantai para pembunuh yang menulis namanya di komentar shin,
"Slashh~~" sebuah sabit besar nan tajam menyayat leher seorang yang tidur di atas ranjang,
"Ini yang terakhir! Gara gara para sampah ini, aku tak bisa menemani master." ucap thron mengibaskan darah yang menempel di sabitnya
"Ini perintah, lebih baik membunuh mereka sekarang, karena cepat atau lambat mereka juga akan membuat masalah," balas ysabele,
"Yah~ kau benar, berani mengincar nona Yuki, berarti memang mereka cari mati," ucap thron, " Aku akan kembali ke castle, mungkin ketika master memanggil aku akan bisa menemaninya." ucap thorn
"Baiklah, aku akan ke tempat Gyana, karena disana juga ada orang yang penting bagi master." ucap ysabele
Ysabele dan Thron pun berpisah, mereka pergi menuju ke tempat mereka masing masing, keesokan harinya seluruh media sosial di gegerkan dengan berita 258 orang yang mati dengan cara yang sama namun berada di berbagai tempat dan negara.
Para netizen pun penasaran apa yang membunuh mereka dalam semalam, sedangkan para penghuni situs pembunuh bayaran dilanda ketakutan karena teror yang di lakukan shin, shin pun sampai mendapat julukan baru padanya.
[Mendapat Titel Nightmare]
[Mendapat Skill Nightmare]
[ Skill Nightmare ]
Membuat musuh dalam keadaan takut untuk beberapa detik, membuat mereka merasakan ketakutan dan tak bisa bergerak menunjukkan titik lemah lawan, dan serangan kritikal 200%.
Mana : 500
Cooldown : 30 menit
Efek : 10 detik
Syarat : Titel Nightmare aktif
[Titel Nightmare]
Efek :
Mana : +15000
Move : +120%
Detail : Titel yang di miliki oleh pembunuh bayaran kelas atas, orang yang memiliki ini akan di hormati oleh pembunuh bayaran lain, bahkan akan di anggap sebagai pemimpin bayangan pembunuh bayaran.
Syarat : Membunuh 50 Orang Dalam Satu Malam.
__ADS_1
......................