
Vega turun dari mobil Cole dengan tubuh lelahnya yang sudah cukup berkeringat.
Belum sempat Vega mengucapakan terimakasih Vega sudah menancapkan mobilnya. Vega hanya bisa melihat mobil Cole yang semakin menjauh. Bisanya pria itu akan ikut turun dan mengantar Vega Sampai kedepan pintu setiap diantarkan pulang berbeda dengan kali ini bahkan meliriknya sedikitpun Cole tidak mau.
"Sepertinya dia sangat marah, tapi kenapa tadi saat dansa baik-baik saja," keluh Vega melihat sikap Cole yang jauh berbeda.
Vega melepaskan high heels dikakinya dan menentengnya. Vega mengetuk pintu rumah Miranda yang dibukakan oleh bunda.
"Bunda," Vega tak lupa menyalim tangan wanita paruh baya tersebut.
"Kenapa malam sekali pulangnya sayang," Novita membantu Vega untuk membawakan tasnya.
"Acaranya bahkan belum selesai bunda, tapi aku langsung pulang karena lelah," ucap Vega
Novita mengangkut mengerti memang biasanya acara-acara seperti itu akan lama.
"Mau makan dulu?" tanya Novita
"Tak usah bunda, aku sudah makan di sana tadi aku ingin mandi dan langsung istirahat," ucap Vega.
"Oh iya, apa Kau tak pulang ke rumah kekasih Jarel ?"
"Tidak, aku ingin menginap di rumah bunda."jelas Vega
"Oh begitu, yaudah aku keatas dulu," ujar Viera yang diangguki oleh Vega .
***
__ADS_1
Vega merebahkan tubuhnya di kasur. Dirinya kembali merasa segar sehabis mandi. Vega meraih ponselnya dan tak mendapati pesan dari Cole seperti biasanya.
Me
Cole
Kau sudah tidur?
Lama menunggu tak kunjung mendapat balasan. Vega mengetuk-ngetuk sisi handphonenya karena tak kunjung mendapat balasan.
Vega menghela nafas lalu kembali merebahkan tubuhnya. Menatap langit-langit kamarnya. Situasi seperti ini sangat tak disukai oleh Vega
Sedangkan dilain tempat, Vega memandangi ponselnya dengan diam saat mendapat pesan dari Vega. Tentu saja ada perasaan senang dirasakan olehnya.
Tak ada niatan darinya untuk membalas pesan dari Vega. Jika biasanya dia akan sangat antusias kali ini Cole ingin menahannya.
"Apa aku harus berhenti, sepertinya Clark masih menyukai Vega mana bisa dibandingkan denganku aku. Kupikir Clark mau meninggalkan Vega dan aku bisa mengambil kesempatan." dengus Cole.
Namun semuanya hanya angan Cole saja, karena Clark malah memperingati nya kemarin. Daripada tubuhnya remuk dan babak belum Cole memilih mundur.
Cole melempar asal ponselnya. Kini dia berdiri di balkon menatap bintang. Cole menyukai kegiatan ini setiap malam sebelum dia tidur dia akan menyempatkan melihat langit malam.
***
"Euhgg," Vega menyingkirkan selimutnya. Sudah sejak lama dia bisa bangun lama tanpa adanya telpon yang akan menganggu tidurnya serta jadwal-jadwal yang padat.
Vega merentangkan otot-otot tangannya lalu melirik ke arah jam yang ternyata sudah jam 10.
__ADS_1
Vega tersenyum melihat melihat cuaca yang cukup cerah hingga ia ingin bernama berjalan-jalan sendiri.
"Okey, mari kita nikmati hari yang indah ini," Vega dengan semangat sambil bersenandung ria menuju kekamar mandi. Tak kala Vega bernyanyi karena suasana hatinya yang cukup baik karena libur kali ini, Joice juga bisa sejenak melupakan dia dengan Cole yang masih belum berbaikan.
"Wah, Kau terlihat berbeda sayang, matamu berbinar sekali," kekeh Novita
"Benar sekali, kamu mau kemana" sahut Ferdi.
"Ya begitulah ayah, aku sedang libur hari ini jadi kau berniat keluar untuk berjalan-jalan sebentar," balas Vega sambil mengupas apel.
"Sendiri? apa itu ide yang bagus. Ayah akan menyuruh bodyguard menemanimu," ucap Ferdi yah disetujui oleh istrinya.
"Tidak perlu ayah, aku bisa menjaga diriku sendiri tenang saja. " balas Vega
Ferdi menghela nafas dan menyetujui saja tapi tentu saja dia tak akan membiarkannya. Dia akan diam-diam menyuruh bodyguard nya menjaga Vega dari jauh dan melaporkan setiap gerak-gerik Vega adanya.
"Jika ada sesuatu, langsung hubungi oke," ucap Nobita
"Iya bunda." Vega beranjak dan menyalim Ferdi dan Novita sekilas dia juga mencium pipi Novita
"Aku pergi dulu," Vega meninggalkan ruang makan dengan mengambil sebuah apel lagi untuk dimakannya sambil berjalan.
"Hati-hati,"Novita sedikit berteriak agar Vega mendengarnya sedangkan Vega mengangcungkan jempolnya.
"Apa tidak papa membiarkannya pergi sendiri, Clark sedang tidak ada di sini." ucap Novita
"Tenanglah sayang,tak perlu memikirkan hal itu aku akan mengurusnya."Ucap Ferdi dengan lembut.
__ADS_1
TBC