Mr. Posesif

Mr. Posesif
He come


__ADS_3

"Jangan pergi," ucap Vaela menahan tangan Jarel saat merasakan pria itu akan beranjak dari tempat tidurnya. Vaela masih setia menutup matanya.


"Aku tidak pergi sweet, aku akan kembali setelah mengganti handuknya," ucap Jarel yang sudah menggema bekas kompresan dari kening Vaela.


"Tidak perlu, aku tidak memerlukan apa -apa ," tolak Vaela sambil membuka matanya.


"Sudah kukatakan jika aku hanya ingin kamu disini Jarel," rengek Vaela.


"Baiklah, aku akan menemani mu sweet ,"


"Jarel," panggil Vaela.


"Kenapa sweet, kau membutuhkan sesuatu?" tanyanya.


"Jarel,"


"Hem?"


"Jarel,"


"Ada apa sweet, aku ada disini, katakan! kau butuh apa Hem biar aku ambilkan," ucap Jarel dengan lembut.


"Jarel, jangan tinggalkan aku. Apa pun perkataan ku yang salah, dan perbuatan ku yang salah, jangan tinggalkan aku!"


"Kau ini berbicara apa sih, aku tak akan meninggalkan mu sweet tenanglah, sekarang kau kembali tidur oke, " ucap Jarel mengelus perut wanita itu dan mengecup nya lalu


kembali mengecup kening wanitanya.


***

__ADS_1


Vega mnegerjapkan matanya, dia merasakan ada sebuah tangan besar yang melingkar di pinggang nya.


Vega membulat kan mata'nya dan segera berdiri dengan tiba-tiba membuat orang yang disampingnya ikut terbangun dan kaget disaat yang bersamaan.


"Astaga sayang, kupikir ada apa. Kau membuatku panik," ucap Clark mengelus dadanya.


"Kau, sejak kapan kau disini?" tanya Vega dengan nada sinis.


"Semalam, kau tak merindukan aku, aku merindukan mu sayang," ucap Clark merentangkan tangannya.


Vega diam dan tidak menghampiri Clark.


"Baiklah, biar aku yang kesana," ucap Clark melangkahkan kakinya menuju Vega.


"Jangan coba-coba," desis Vega.


Clark tak menghiraukan dan saat posisi mereka sudah dekat. Clark langsung mendekap Vega kembali dengan erat.


"Shh lepass," rungut Vega.


"You still angry, right?"


"Tidak, siapa yang marah," elak Vega.


"Bad liar, kamu masih marah rupanya,"


"Kalo udah tau kenapa nanya," ketus Vega menghindari Clark.


"Maaf," ucap Clark.

__ADS_1


"Of course, Seperi biasanya bukan! nanti kamu akan melakukan nya lagi dan akan meminta maaf kembali dan melakukan nya lagi! seperti itu berulang-ulang dan bodohnya aku selalu memaafkan pria brengsek sepertimu," ucap Vega panjang lebar.


Clark diam, memberikan kesempatan pada gadisnya mengeluarkan semua unek-uneknya. Dia tak bisa marah karena ini semua kesalahannya.


"Maaf," ulang Clark lagi.


Vega memutar bola matanya malas, sudah bosan dengan ucapan Clark yang satu itu. Bahkan tak ada pembelaan dan penjelasan setelah dia mengucap kan nya.


Bahkan jika dia bertanya sekalipun Clark tak akan memberitahu nya.


"Aku sudah benar-benar Seperti orang asing sekarang," ucap Vega.


Lalu dia menyadari jika baju nya sudah terganti dengan baju tidur.


Setaunya dia langsung tidur kemarin sehabis pulang dari Jarel tanpa mengganti bajunya dan dia masih memakai sepatunya saat itu.


"Aku yang menggantikan nya ,agar kau tidur dengan nyaman," jelas Clark.


Vega melotot tak percaya lalu menggenggam baju nya erat dengan memicingkan matanya.


"Aku tak melakukan apapun sayang, aku hanya mengganti pakaian mu. Itu saja. Sambil liat dikit," ucap Clark memelankan suara nya diakhir ucapan nya.


"Kenapa kau melakukan nya, kau kan bisa membangunkan aku," teriak Vega kesal.


"Aku semakin kesal padamu, aku tak mau berbicara padamu saat ini,"


"Jangan membututi ku," tegas Vega lalu meninggalkan Clark yang Diam memperhatikan kepergian nya.


"Kau boleh datang sekarang," ucapnya pada seseorang yang baru dia telpon.

__ADS_1


"Kuharap semuanya berjalan sesuai dengan rencana ku," ucap Clark.


TBC


__ADS_2