Mumbai In Love

Mumbai In Love
nino dan aryan


__ADS_3

syeikh company.


fara dan vina berangkat dari rumah bersama,dan setelah sampai di meja masing masing mereka berpisah tak sedikit yang menanyakan kabar fara karena kejadian kemarin siang. dan fara pun dengan sigap menjawab " aku baik baik saja " .


desas desus kedatangan menantu dari keluarga syeikh pun terdengar sampai ke telinga fara, vina dan juga roland.


" far, gosip yang gue dengar di kantor ini katanya nino akan kembali lagi ke kantor ini sebagai manager " ucap roland yang kala itu sedang bergosip ria di meja fara.


" gue udah lupa kali land sama dia, gue juga harus tahu diri kalau nino itu adik iparnya pak aryan " imbuh fara.


" gue gak nyangka aja sama tuh anak bisa bisanya dia lebih memilih kekayaan, padahal lo tahu sendiri kan bagaimana dia berjuang mati matian buat ngedapetin lo dan berjanji akan setia walau apapun yang terjadi "


" cukup land, gue udah lupain semua itu, dari pada kita menggosip mending kalian bantuin gue salin semua laporan ini " perintah fara pada kedua teman nya, ia mencoba mencari alasan lain supaya tidak membahas tentang nino lagi.


" baiklah bu sektor " goda vina.


" sektor?? maksudnya ?" tanya fara ia meminta penjelasan tentang nama baru untuknya.


" sekertaris kantor " jawab vina.


" idiihh sudah cepat sana kerjakan " usir fara sambil tersenyum.


nino,,, aku harus benar benar melupakannya


di sela sela lamunan nya tiba tiba suara telpon berbunyi dan segera fara mengangkat nya. ternyata ia mendapat perintah untuk mengadakan rapat pengangkatan manager baru perusahaan. fara pun menyetujuinya.


***************


tuan ahmed syeikh kali ini memimpin jalannya rapat, mereka membicarakan tentang perkembangan perusahaan nya yang semakin maju. dan beliau juga sangat berterima kasih atas kerja keras para karyawan nya selama ini termasuk kepada aryan.


sekali lagi semua orang memberikan selamat kepada aryan atas keberhasilan nya menangani perusahaan.


dan di akhir rapat, tuan ahmed memperkenalkan manager baru yang akan menggantikan posisi pak farhan yaang sudah pengsiun.


semua orang berdiri untuk memberikan sambutan tatkala seseorang masuk ke dalam ruangan rapat, orang itu tak lain ialah nino.

__ADS_1


fara seketika berhenti untuk tersenyum saat wajah mantan kekasihnya muncul di hadapannya. dan semua itu terlihat oleh mata aryan. aryan melihat perubahan raut wajah fara.


" para hadirin yang terhormat, ini manager kita yang baru nino " ucap tuan ahmed memperkenalkan nino pada semua orang, nino pun tersenyum sambil membungkukkan badannya.


setelah rapat selesai tuan ahmed, nino , aryan dan juga fara masih berada di raungan tersebut untuk membicarakan tentang pekerjaan.


" nino, saya harap kamu betah kerja disini dan bekerja samalah dengan baik bersama kakak iparmu " ucap tuan ahmed


" iya ayah nino akan bekerja dengan baik "


" hmm"


" ayah, maafkan nino apa boleh nino mempunyai sekertaris sama seperti kakak ipar ?"


dahi tuan ahmed dan juga aryan berkerut mendengar pertanyaan nino yang sangat tidak masuk akal.


" apa kamu tidak bisa brkerja sendirian nak ?" tanya sang mertua dengan tatapan menyelidik.


" maa... maaf ayah saya.."


" kau boleh memakai sekertaris nak, nanti ayah akan menunjuk neha untuk jadi sekertarismu " ujar tuan ahmed.


" saya pergi dulu "


" mari saya antar tuan " ucap fara.


fara mengantar tuan ahmed keluar dari ruangan rapat, ia mengantar sampai tuan ahmed naik mobilnya dan mengucapkan selamat jalan.


saat fara mengantar tuan ahmed, nino memberanikan diri untuk bertanya pada aryan


" kakak ipar....."


"hmm, "


"bagaimana kalau kita tukar sekertaris " ucap nino, aryan begitu terkesiap mendengar ucapan adik iparnya yang begitu lancang padanya, akan tetapi aryan masih bergeming di tempatnya.

__ADS_1


" coba saja jika sekertaris saya mau anda boleh menukarnya " ucap aryan dengan tatapan mengejek.


dan saat itu fara kembali ke ruangan rapat untuk menyusul aryan.


" coba kau tanyakan pada nya, apa dia mau ? " tanya aryan sambil menoleh ke arah fara.


" ada apa ini ?" tanya fara bingung.


" fara, tuan manager kita yang baru menginginkan kamu untuk jadi sekertarisnya, apa kau mau ?"


" a... apa maksudnya,,, tapi maaf pak nino saya tidak bisa karena kontrak kerja saya bersama pak aryan bukan dengan anda, jadi maaf sekali saya menolak "


nino tersenyum sinis mendengar jawaban fara, lalu ia berdiri mensejajari fara.


" tak apa kau menolaku sekarang, tapi suatu saat kamu akan menerimanya "


aryan merasa geram, lalu ia berdiri dan menarik kerah baju nino


" jaga batasan anda nino, " ucap aryan dengan penuh penekanan.


" oopss,, kenapa kau marah kak dia hanya sekertaris murahan yang bisa di bawa bosnya kemanapun bosnya pergi "


aryan sangat marah, ia lalu melayangkan tangannya untuk memukul nino tapi di halang oleh fara.


" cukup pak , tidak ada gunanya meladeni dia, mari kita pergi ". ucap fara.


lalu aryan menuruti permintaan fara dan pergi meninggalkan nino sendirian, nino sangat marah ia memukul meja dengan keras melihat fara membela aryan di depan matanya sendiri.


maafkan aku fara, aku menyesal telah memutuskanmu .jujur aku masih mencintaimu sampai saat ini gumam nya.


aryan melihat raut wajah fara yang bersedih, rasanya ia ingin sekali menghiburnya akan tetapi ia tetap bersikap dingin mengingat ini masih di kantor.


bahkan saat ini fara tidak fokus bekerja, ia masing teringat dengan kata kata nino.


nino, sebegitu rendahnya aku di matamu.

__ADS_1


dari kejauhan aryan tak lepas memandangi fara yang sedang melamun, mungkin dia sangat terpukul dengan ucapan nino tadi.


aryan tak bisa berbuat apa apa, ia hanya memperhatikan sekertarisnya dari kejauhan, sebenarnya ia sangat ingin sekali menemui fara dan mengajaknya ke suatu tempat untuk menghilangkan kesedihan nya, akan tetapi ia sangat gengsi dan terlalu dingin.


__ADS_2