Mumbai In Love

Mumbai In Love
the end


__ADS_3

pagi itu Varun menceritakan kejadian sebenarnya pada Aryan bahwa Tina yang selama ini menjadi pengasuh reema adalah pretty mantan kekasihnya.


Aryan sangat terkejut mendengar kabar itu, apa yang di inginkan pretty sebenarnya sampai sampai ia Setega itu.


Varun pun mengatakan pretty juga yang membunuh tuan Ahmed, dan itu membuat Aryan semakin marah hingga ia mengepalkan tangan nya.


Aryan berdiri ia ingin menuntut balas atas kejahatan pretty, tapi Varun mencegahnya dan menyuruhnya jangan gegabah atas tindakan ini.


" dia harus menerima akibatnya " ucap Aryan dengan nada datar.


" Ar, lebih baik kau selesaikan masalahmu dengan Fara kau harus ingat Fara adalah masa depan mu " ujar Varun.


" tapi pretty juga harus mendapat pelajaran "


" serahkan pretty padaku, kau temui fara sebelum ia pergi " usul Varun sambil menepuk pundak sahabatnya.


" terima kasih Varun, kau sudah membantu keluargaku "


" sama sama Ar " balas Varun.


lalu Aryan pergi ke tempat dimana Fara tinggal, ya Varun telah menyelidiki Fara selama ini dan hari ini Fara akan memutuskan untuk pulang ke Indonesia.


tak lama Aryan pergi meninggalkan rumah, Tina datang ia melihat kepergian Aryan tampak Tina mengerutkan dahinya dan bertanya tanya kenapa Aryan pergi buru buru.


lalu Tina menepis dugaan nya dan bergegas masuk ke dalam rumah. di ruangan keluarga ia melihat nino, najma, Kriti dan juga Varun sedang berbincang. mereka menghentikan obrolan nya tatkala melihat Tina datang.


" dari mana saja kau Tina ..?" najma berdiri dan bertanya dengan nada seperti sedang mengintimidasi.


" aku dari rumah ibu nona najma " jawab Tina. Tina berusaha menetralkan dirinya.


" ibu yang mana, bukankah kau sudah tidak memiliki seorang ibu?"


" ma maksud saya ibu kos , iya ibu kos hehe soalnya saya harus segera bayar sewa rumah "


duuh kok perasaanku gak enak ya .


" maaf nona tuan saya permisi dulu banyak sekali pekerjaan di belakang " ucap Tina beralasan supaya najma dan yang lainnya tidak curiga.


" kak...." najma melirik ke arah varun. dan Varun hanya menganggukkan kelapanya memberikan isyarat supaya najma tetap tenang.


sementara Tina masuk ke dalam kamarnya dan mengunci pintu rapat rapat, di dalam kamar ia mondar mandir merasa gelisah takut akan sesuatu terjadi padanya.


oh iya tadi Aryan pergi kemana ya ?.


di tempat lain Aryan baru saja sampai di rumah bibi, sedangkan Fara sudah siap untuk berangkat dan ia keluar untuk menemui bibi dan juga nyonya ahmed.


sambil membawa kopernya Fara menghampiri kedua wanita paruh baya itu yang sedang berbincang di ruang tamu menikmati suasana pagi.


" bibi , ibu....."


" nak, kau mau pergi kemana ? dan apa ini kau membawa koper " bibi melirik ke arah koper di tangan Fara.


" bi, ibu hari ini Fara akan pulang, Fara memutuskan untuk pulang ke Indonesia "


kedua ibu itu hanya saling melempar pandangan dengan tatapan bingung, di sisi lain mereka tak ingin Fara pergi tapi melihat penderitaan fara mau tak mau dengan berat hati mereka harus ikhlas merelakan kepergian menantu kesayangan nya itu.


" ibu tak bisa menahan mu lebih lama lagi, jika itu yang terbaik pergilah nak, meskipun ibu sangat berat untuk melepaskan mu " lirih nyonya Ahmed.


" mari ibu antar ...." dan Fara menganggukan kepalnaya, mereka bertiga berjalan menuju pintu dan disana Aryan baru saja keluar dari mobilnya.

__ADS_1


" ibu, bibi .... kalian ?,,,, Fara kau mau kemana?"


" Fara akan pulang ke Indonesia hari ini Aryan" ujar ibu Aryan, Aryan pun tertegun mendengarnya sedangkan Fara tak ingin melihat wajah Aryan.


" baiklah, biar ku antar ke bandara " Aryan menawarkan diri seraya menyembunyikan kesedihan nya.


" tapi aku sudah memesan taxi " sahut Fara.


" berikan ponselmu padaku " tangan Aryan mengambang, Fara pun segera memberikan ponselnya, dan secepatnya Aryan membatalkan taxi online yang telah Fara pesan dan memberikan nya pada Fara.


" apa yang kau lakukan ?" Fara menegur Aryan.


" aku sudah membatalkan taxi nya jadi tidak ada alasan untukmu menolak tawaranku "


bisa bisanya dia seenaknya padaku huhhh dasar tukang maksa


" nak, biarkan Aryan mengantarmu untuk yang terakhir kalinya " saran nyonya Ahmed. sejenak Fara diam lalu mengiyakan nya.


" baiklah bu, ini karena ibu yang minta "


ibu dan yang lain nya pun tersenyum mendengarnya termasuk Aryan


aku tahu kamu Fara, kau tidak mungkin menolak permintaan seorang ibu gumam Aryan.


semoga Aryan menyadari semua kesalahan nya dan meminta maaf pada faradilla gumam nyonya Ahmed.


Aryan bibi mohon semoga kau membawa faradilla kami lagi gumam bibi.


setelah itu Fara pamit pada orang tuanya lalu pergi bersama Aryan, di dalam perjalanan ia tak berbicara dengan Aryan sedikitpun meskipun ia tahu Aryan mencuri pandang lewat spion.


ternyata Aryan tidak membawa Fara ke bandara, tapi membawa Fara ke suatu tempat dimana Aryan pertama kali benar benar jatuh cinta padanya.


" loh kok,,,,? ini kan bukan jalan menuju bandara ?"


mereka duduk di kursi taman ditemani burung burung merpati di sana. lalu Aryan pergi untuk membeli minuman dan kudapan setelah itu ia kembali, aryan membuka botol minum tersebut dan memberikan nya pada Fara.


" minumlah, aku tahu kau pasti haus " ucap Aryan, perlahan Fara mengambil botol itu dan meminumnya. Aryan pun tersenyum.


" apa yang membuatmu membawaku kemari ?" tanya Fara.


" aku hanya ingin mengingat saat pertama kalinya aku benar benar jatuh cinta padamu, disinilah tempatnya. aku tidak menyangka cinta kita berakhir sampai disini " ungkap Aryan.


" aku tidak tahu harus berkata apa, "


" aku tidak memintamu untuk berkata apapun, tapi ada satu hal yang harus kamu tahu bahwa, semua ini terjadi karena ulah pretty " ujar Aryan dengan pandangan lurus kedepan.


" pretty???"


" ya, kau tahu pretty mantan pacarku, ini semua ulahnya, dia juga yang membunuh ayah "


" apa tujuan nya ?"


" entah lah, Varun bilang dia tidak suka melihat kebahagiaan kita, dan bodohnya aku kenapa aku tidak menyadari kehadiran nya malah aku mempercayainya dan .........."


" sudahlah, jangan meyesali sesuatu yang sudah terjadi, aku harus pergi sekarang " Fara berdiri dan berjalan meninggalkan Aryan yang masih duduk terpaku di kursi.


" Fara aku mencintaimu...... " Aryan berteriak kencang. seketika Fara menghentikan langkahnya. Aryan pun berjalan menyusul Fara dan berhenti tepat di belakang Fara


" tolong jangan pergi, berikan aku kesempatan untuk memperbaiki semuanya, aku benar benar sangat mencintaimu " ungkap Aryan.

__ADS_1


aku juga masih mencintaimu Aryan, entah kenapa aku masih sangat sakit mengingat semua itu gumam Fara dalam hatinya tak terasa air matanya pun jatuh.


lalu fara membalikan badan nya dan berjalan mendekati Aryan, ia terdiam menghadap mantan suaminya lalu menampar pipi aryan.


serasa dunia berhenti berputar saat Fara menampar aryan, bahkan Aryan pun tak kalah kagetnya dengan perlakuan Fara.


" itu adalah balasan untukmu karena telah mengusir seorang wanita, tanpa kau sadari kalau ibumu pun seorang wanita, apa kau tidak berpikir bagaimana jika ayahmu melakukan itu pada ibumu hah, "


" pukulah aku jika itu membuat kamu lega, jika itu membuat kau memaafkanku, pukulah sebanyak yang kau mau Fara " ucap Aryan. Fara hanya diam mematung di tempat dengan air mata yang masih mengalir di pipinya.


lalu Fara memeluk Aryan dan menangis segukan di pelukan mantan suaminya, begitupun dengan Aryan yang tak segan membalas pelukan Fara.


" kenapa kau masih baik padaku ?" tanya Aryan


" karena aku masih mencintaimu pak Aryan " jawab Fara. mendengar jawaban Fara Aryan semakin mengeratkan pelukan nya.


dan saat itu Aryan berjanji untuk tidak menyakiti dan selalu mendengar keluhan Fara apapun yang terjadi.


**********************


satu Minggu setelah semua prahara itu akhirnya Fara dan Aryan menikah lagi semua keluarga bersuka cita menyambut kembali Fara sebagai menantu di rumah keluarga syeikh.


pesta yang di hadiri secara meriah dan mengundang banyak tamu penting.


saat malam tiba, Aryan membawa Fara tidur di hotel yang mewah di kota Mumbai. malam itu Aryan membantu Fara melepaskan semua perhiasannya.


" Fara....." bisik Aryan.


" hmm.."


" terima kasih " lirih Aryan, Fara yang membelakangi Aryan pun segera berbalik badan menghadap suaminya.


" terima kasih untuk apa ?"


" terima kasih karena kau telah menerimaku kembali, aku janji aku tidak akan mengulang kesalahan yang sama lagi "


" baguslah, kau menyadari semua nya, karena jika kau kembali mengulangnya aku tidak akan segan segan untuk ........."


" untuk ? "


" untuk menghilangkan apa yang kau punya "


" termasuk ? " tanya Aryan dengan tatapan intens ke arah istrinya. Fara menunjuk sesuatu ke arah Aryan dengan matanya, Aryan pun sangat mengerti apa maksud Fara.


" coba saja kalau berani " sahut Aryan sambil mengelitiki Fara, Fara yang merasa geli pun tetawa dan meminta ampun supaya Aryan menghentikan tangan nya tapi Aryan terus menggeliktiki Fara tanpa ampun.


akhirnya keduanya terjatuh kelelahan di rasa ranjang, pandangan mereka bertemu kembali, Aryan memberikan isyarat pada Fara dan Fara pun menganggukan kepalanya tanda setuju.


dan malam pun jadi saksi bersatunya cinta mereka kembali.


epilog


" Aryan aku sudah lelah " lirih Fara


" dikit lagi sayang diamlah jangan banyak bicara " sahut Aryan masih dalam aktivitasnya


" tapi aku sudah sangat lelah, kau tak lihat ini pukul berapa ?" ketus fara


" iya iya aku janji ini mau keluar kok "

__ADS_1


ya, Aryan dan Fara melakukan malam pertama yang panjang, Aryan melakukan nya tanpa henti.🤣🤣🤣


tepat pukul 03:00 pagi Aryan baru saja selesai dengan aktivitasnya, lalu ia masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri nya, sedangkan fara ia sudah terlelap tidur berkunjung ke dalam mimpinya.


__ADS_2