
saat terbangun, fara terkejut ia mendapati dirinya berada di kamarnya, sejenak ia mengingat ingat kejadian tadi siang.
" ya allah, tadi aku kan duduk di sofa sambil memainkan handphoneku, aku tertidur dan,,,,, ooohhh apa jangan jangan pak aryan ...?" ia berbicara pada dirinya sendiri saat mengingat kejadian siang tadi, lalu fara bergegas keluar untuk mencari suaminya, dan ia pun mencari ke setiap sudut ruangan akan tetapi aryan tidak ada.
" mungkin dia pergi ke suatu tempat, ya sudahlah aku mandi lalu menyiapkan makan malam, siapa tahu pak aryan ada pulang untuk makan disini " fara menduga seperti itu, lalu ia segera membersihkan badannya dan setelah itu pergi ke dapur.
saat fara sedang bertempur dengan alat masaknya, tiba tiba aryan datang.
" kau sudah bangun ?" tanya aryan sambil berjalan menghampiri istrinya yang sedang memasak.
" kenapa tidak membangunkanku ?" tanya fara balik dengan wajah cemberut. aryan tersenyum kecil melihat tingkah istrinya yang di buat buat sok imut.
" aku tidak tega membangunkanmu, oh ya kenapa malam ini kau memasak ?"
" apa bapak tidak lapar ?"
" tadinya aku mau mengajakmu makan malam di luar, karena kamu memasak ya sudah makan di rumah saja" ujar aryan sambil pergi meninggalkan fara, fara menatap kepergian suaminya itu.
setelah masak selesai mereka menyantap makan melam dengan khidmat, fara melihat aryan sangat menikmati makan malamnya bahkan sampai menghabiskan semua yang ada di meja. setelah selesai makan malam fara membersihkan meja makan dan mencuci piring, lalu ia membuatkan teh untuk suaminya dan meletakannya di meja tamu.
malam yang tampak membosankan mereka nikmati dengan menonton televisi di rumah, sesekali aryan melirik fara yang asyik menonton drama Bollywood adegan romantis,
apa bagusnya film seperti ini gumam aryan yang sangat bosan, tapi tetap menonton.
di rasa malam semakin larut, akhirnya keduanya masuk ke kamar untuk beristirahat. mereka tidur saling membelakangi, terbuai dalam mimpinya masing masing.
*****************
pagi pun tiba, perlahan aryan membuka matanya, ia baru tersadar ternyata posisi mereka saling berhadapan satu sama lain, pelan pelan aryan menyibakan rambut fara yang menghalangi wajahnya, seulas senyuman membingkai di bibirnya saat melihat istrinya yang sedang tertidur.
" dia sangat cantik sekali " gumamnya, selang beberapa detik kemudian fara membuka matanya dan cepat cepat aryan berpura pura masih tidur.
fara membulatkan matanya, ia terkejut mendapati dirinya tidur menghadap suaminya, lalu cepat cepat ia bangun dan masuk ke dalam kamar mandi, sedangkan aryan tertawa melihat tingkah fara dan melanjutkan kembali drama tidurnya sampai fara keluar dari kamar mandi.
niat hati fara ingin membangunkan suaminya karena ia berpesan untuk membangunkannya di pagi hari. tapi fara mengurungkan niatnya dan pergi menuju dapur.
berkat informasi dari pelayan di rumah utama membuatkan sarapan susu hangat dan steam ayam untuk aryan. menu itu selalu ia makan saat sarapan.
setelah itu fara meletakkan makanan nya di meja makan lalu ia pergi ke kamar untuk membangunkan aryan, ternyata aryan sudah memakai kemeja dan bersiap untuk berangkat ke kantor.
__ADS_1
" selamat pagi pak " sapa fara
" pagi, bisakah kau menolongku memakaikan dasi meree patnee ?" tanya aryan yang masih sibuk berkaca.
fara terkejut mendengar aryan memanggil namanya dengan sebutan meree patnee ( istriku ).
" kenapa diam saja, ayok tolong nanti aku terlambat ke kantor " sahut aryan yang masih melihat fara diam bengong di depan pintu.
" i.... iya aku datang " jawab fara gelagapan. fara membantu aryan memakaikan dasi dan mengenakan jasnya.
" aku sudah membuatkan sarapan untuk bapak " ucap fara dengan sedikit gugup, tetapi aryan hanya diam seakan ia tidak suka dengan panggilan fara padanya.
lalu aryan meninggalkan fara tanpa bicara sedikitpun, dan itu membuat fara bingung.
tadi dia sangat manis sekali, kemudian berubah menjadi dingin, maunya dia apa ?
aryan duduk di kursi , ia kaget saat melihat makanan yang fara hidangkan.
dari mana dia tahu menu favoritku ?.
tanpa berpikir panjang aryan segera menyantap sarapan nya sampai habis, setelah itu fara mengantar aryan sampai halaman parkir.
" aku berangkat dulu " ucap aryan dengan lembut.
lalu aryan masuk ke dalam mobilnya dan menyalakan mesin mobil lalu ia berangkat.
di rasa aryan sudah tak terlihat lagi, fara segera masuk ke dalam apartemen, tiba tiba ponselnya berbunyi lalu ia mengangkat nya.
" hallo najma.. "
" hallo kak, selamat pagi, kak aku sangat bosan bolehkah aku dan kriti main kesana " rengek najma.
" mainlah, kalau ada kalian pasti aku tidak akan bosan " ucap fara.
" baiklah kak, kita akan segera kesana " ucap najma dengan sangat bahagia, lalu ia menutup teleponya.
" bagaimana najma, boleh kan ?" tanya kriti yang sangat tidak sabar.
" boleh "
__ADS_1
" kalau begitu tunggu apalagi ayok kita berangkat sekarang " kriti sangat antusias begitu pun dengan najma.
hanya butuh waktu 20 menit perjalanan kedua sepupu itu sudah berada di kediaman fara, mereka memberli beberapa camilan dan minuman untuk teman ngobrol.
" kak, bagaimana harimu bersama kak aryan ?" najma bertanya lebih dulu pada kakak iparnya. kriti pun tak kalah nimrung jiwa keponya seketika meronta ronta.
" biasa saja, aku menyiapkan sarapan, makan bersama, nonton tv, tidur. sudah " jawab fara dengan datarnya.
" terus kalau malam kalian ngapain, misalnya saling pelukan atau gimana atau apa gitu ?" najma menyelidik kakak nya seperti dirinya seorang detektif handal.
" tidur ya seperti biasa, kita merem aja dan gak ada aktivitas apa apa "
" AAAPPPAAA..........!!!!!!!!!! " najma dan kriti berteriak
" kalian kenapa sih ?" tanya fara sambil menjauhkan wajahnya dari mereka.
" kak, kalian itu sudah menikah, seorang suami istri itu harusnya melakukan hal yang seharusnya dilakukan atau bahagia, apa kalian tidak bahagia atau tidak mencintai satu sama lain hah ?" kriti sudah sangat emosi dengan kehidupan pengantin baru ini. tapi najma segera menenangkan kriti.
" kalian, kenapa sih kenapa kalian jadi seperti ini ?" tanya fara.
" kakak ipar " panggil najma.
" ya " jawab fara singkat.
" aku tahu diantara kalian hanya sebatas menikah dan tanpa di dasari rasa cinta, tapi... apa tidak ada satupun perlakuan manis kak aryan padamu ? najma bertanya pada fara dan berharap kini dia menemukan jawaban yang baik.
" dari mana kamu tahu najma, aah tapi tadi pagi pak aryan memanggilku dengan sebutan patnee, yaa meree patnee " ungkap fara dengan menjawab sejujurnya. najma pun tersenyum.
" kau tahu kan meree patnee artinya apa ? "
" ya aku tahu "
" berarti itu tandanya kak aryan mulai membuka sedikit hatinya untukmu, kakak ipar harus mengambil hatinya perlahan. dan stop memanggilnya dengan sebutan pak aryan " saran fara. sedangkan kriti hanya menyimak percakapan kedua perempuan yang sudah menjadi istri itu.
" terus, apa aku harus memanggil pati gitu ?"
" of course kakak iparku, jika pernikahan kalian tidak di dasari rasa cinta, maka salah satu dari kalian harus mengalah untuk memulai menumbuhkan rasa cinta " ujar najma.
" waah,, ternyata kamu sangat tahu banyak ya soal seperti ini " fara memuji adik iparnya yang sangat pandai dalam hal percintaan di banding dirinya. " baiklah aku akan coba memulainya " ucap fara
__ADS_1
" semangat kakak ku "
" semangat " sahut fara. lalu ketiganya tertawa bersama.