
ada yang berbeda di pagi ini dari pagi sebelumnya. ya , pagi ini sepasang suami istri itu membuka matanya bersamaan dan mereka salin memandang satu sama lain dengan posisi yang tidak berubah dari semalam ( berpelukan ).
" pagi..." sapa Aryan sambil tersenyum
" pagi " jawab Fara , Aryan menyibakan rambut yang menghalangi wajah cantik istrinya di pagi ini.
" kau tahu, aku sangat cemburu dengan rambutmu pagi ini " ucap Aryan.
" kenapa ?"
" karena rambutmu ini lebih dulu menempel di wajah cantikmu " ujar Aryan sambil mengelus ngelus rambut panjang Fara.
" kau ini konyol sekali ya " cebok Fara sambil memukul dada Aryan hingga Aryan terkekeh di buatnya.
" katakan, apa kau bahagia istriku ?"
" tidak, aku sangat lelah " ketus Fara. bibir Aryan pun menyeringai penuh makna seperti mempunyai maksud. tak perlu waktu lama Aryan kembali melakukan nya pada Fara, Fara pun tidak bisa menolaknya meskipun ia sangat kelelahan.
hingga pergulatan mereka memakan waktu dua jam, entah kenapa setelah kejadian semalam rasanya Aryan tidak ingin berhenti melakukannya dengan fara.
Fara tertidur karena sangat lelah sedangkan Aryan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya, tak lama kemudian ia keluar dari kamar mandi lalu mengganti bajunya dengan pakaian kantor.
biasanya Fara sudah menyiapkan segalanya, tetapi pagi ini Aryan membiarkan istrinya istirahat karena ulahnya.
setelah semuanya rapi, Aryan keluar dari kamarnya dan turun untuk sarapan, pagi ini nampak sangat sepi karena Kriti dan juga Farhan sudah berangkat ke kampus, sementara najma dan Nino sedang menginap di puncak.
setelah itu aryan meminta pelayan untuk menyiapkan segelas susu hangat dan juga sarapan kesukaan Fara. lalu aryan kembali ke kamarnya untuk mengecek Fara.
Fara pun sudah bangun tapi ia belum membersihkan diri, Aryan mendekati fara dan melarang Fara untuk bangun awal.
__ADS_1
" maaf aku ketiduran jadi tidak menyiapkannya untukmu " ucap Fara , lalu Aryan duduk di hadapan Fara dan mengecup kening dan bibir istrinya. dan kini sikap Aryan bertambah lebih manis.
" tidak apa apa, aku bisa sendiri, kau istirahat saja dan tak perlu bangun lebih awal, maaf ya aku sudah membuatmu lelah " ucap Aryan sambil menyelipkan rambut di belakang telinga istrinya.
" tidak apa apa, berangkat sana nanti kau terlambat "
" ya sudah, aku berangkat dulu, jangan lupa sarapan dan tunggu aku pulang "
" hmmm,, jawab Fara tersenyum. sekali lagi Aryan mencium kening Fara dan membiarkan Fara istirahat lalu ia berangkat ke kantor.
sepeninggalan Aryan Fara kembali berbaring, ia menatap langit langit kamar. Fara tersenyum membayangkan bagaimana perlakuan Aryan semalam padanya. ia pun menutup mukanya malu malu.
di saat Fara sedang asyik membayangkan Aryan semalam tiba tiba ponselnya berdering, ia pun melihat siap yang menghubunginya pagi ini.
" hallo assalamualaikum "
" waalaikum salam, Fara apa kabar ?" ucap di seberang telpon yang tak lain Vina.
" kami baik far, Fara bisakah kita bertemu aku sangat merindukan mu "
" aku juga Vin, baiaklah kita ketemu di depan kampus tempat kita nongkrong ya ."
" baiklah far dah "
" dah".
Fara menghuubungi suaminya yang sedang bekerja di kantor, saat itu Aryan sangat senang kalau istrinya menelponnya pikirnya pasti Fara sangat merindukannya, dengan semangat Aryan mengangkatnya.
padahal Fara hanya meminta izin kalau ia ingin bertemu Vina dan roland, Aryan pun mengizinkannya.
__ADS_1
siang itu Fara juga Vina dan roland bertemu dimana waktu mereka ngampus bareng, ketiga sahabat itu sangat bahagia bisa bertemu dan menceritakan kesibukan masing masing.
mereka mengulang kembali kegiatan mereka saat datang ke india, dimana mereka ke kampus bersama, makan makanan jalanan, nonton bioskop, sampai akhirnya pulang ke Indonesia dan bisa bekerja kembali di India.
sebenarnya kedatangan Vina dan roland kali ini ialah ingin pamit karena mereka akan pulang ke Indonesia, mau tak mau Vina dan rolaand harus menyampaikan semua ini pada fara.
Fara sangat sedih, tapi ia tidak bisa berbuat apa apa ia pun hanya bisa pasrah dan saling mendoakan satu sama lain.
Vina Roland dan juga Fara berpelukan satu sama lain karena besok sahabatnya akan bertolak ke indonesia.
mereka pun berpisah karena hari sudah sore, tapi Fara meminta izin kepada Aryan untuk mengajak Vina dan roland makan malam di rumah, Aryan pun dengan senang hati mengizinkannya.
makan malam pun tiba, Fara membantu pelayan menyiapkan semuanya, Kriti dan najma pun membantunya. Aryan juga mengundang Varun untuk makan malam d rumahnya.
satu persatu tamu berdatangan dan menyantap makan malam bersama hingga makan dessert.
setelah itu Vina dan roland berpelukan dan pamit pulang.
tampak Fara melamun di atas balkon sendirian, setelah Aryan mencari cari kemana mana akhirnya ia menemukannya.
" ayok masuk, udara malam ini tidak baik buat kesehatanmu" ajak Aryan tapi Fara hanya diam.
" aku mengerti betapa sedihnya kamu karena di tinggalkan sahabatmu, tapi ingat kau ini punya suami yang akan selalu mendampingimu " ujar Aryan mendekap tubuh Fara melindungi tubuh mungil istrinya dari jahatnya angin malam.
" kamu benar juga, aku dan mereka masih bisa bertemu lewat video call, sedangkan aku dan kamu ......." Fara memotong ucapannya dan berbalik menghadap suaminya.
" kau dan aku tidak boleh jauh meski ada video call " sahut Aryan melengkapi potongan kata kata Fara.
mereka pun tertawa bersama.
__ADS_1
semakin hari cinta mereka semakin kuat, sedikitpun Aryan tidak bisa jauh dari Fara, dan itu membuat Fara agak risih tapi itulah aryan, ia mempunyai caranya sendiri untuk menunjukkan rasa cintanya pada Fara.