Mumbai In Love

Mumbai In Love
sebuah pernyataan


__ADS_3

pagi pun menyapa dengan hangat sehangat sang mentari. Aryan lebih dulu membuka matanya, ia melihat Fara yang masih terbaring membelakanginya. aryan berniat ingin bangun akan tetapi sepertinya Fara telah membuka matanya.


terpaksa Aryan kembali memejamkan matanya ia ingin mengetahui bagaimana reaksi Fara saat melihat yang tidur bersamanya ternyata Aryan bukan Kriti.


" huh, rasanya enggan sekali untuk bangun, pasti Aryan sudah berangkat, apa semalam dia tidak mencariku, kejam sekali dia. oh iya ya pernikahan kita terjadi karena ........... huhhh sudahlah Fara Aryan itu tidak akan pernah mencintaimu, jadi buat apa kamu berharap padanya " gumam Fara berbicara sendiri, ia tidak menyadari kalau seseorang telah mengupingnya dan selalu tersenyum dari belakang mendengarkan Fara berbicara.


karena Aryan merasa gemas ia langsung memeluk Fara dari belakang, membuat Fara membulatkan matanya dengan sempurna.


ia merasa tak asing dengan tangan kekar itu, Fara langsung membalikan tubuhnya menghadap seseorang yang memeluknya.


" good morning patnee.... " sapa Aryan sambil tersenyum manis.


" Pati....... " Fara terkejut, seketika ia bangun tapi Aryan menariknya dan mendekapnya hingga erat.


" kenapa ? kaget ya ?"


" ke... kenapa kau bisa ada disini ?"


" jelas aku disini, karena istriku ada di sini " ujar Aryan singkat ia tembah mendekap erat Fara seakan tak ingin istrinya pergi.


" mana Kriti ?"


" tidur di kamar kita "


" kenapa bisa "


" sudahlah, sekarang cepat katakan kenapa meter patnee yang cantik ini bisa tidur di sini hm....?"


" a... aku hanya ketiduran saja " jawab Fara beralasan.


" kau jangan bohong, aku tahu kenapa kau pergi dari kamar kita "


" jika kau tahu, kenapa bertanya " sahut Fara sambil mengerutkan keningnya.


lalu Fara bangun dan di susul oleh Aryan, dengan cepat Fara turun dari kasur untuk menghindari Aryan tapi Aryan menarik tangan Fara sehingga Fara berbalik menoleh ke arah suaminya.


" lepaskan aku mau keluar " pinta Fara dengan paksa.


" maaf, " lirih Aryan sedangkan Fara tak henti menatap suaminya dengan intens


" maafkan aku yang tidak mengerti, aku janji jika di rumah aku tidak akan bekerja " ucap Aryan dengan nada lembut, ada penyesalan pada sorot matanya bahwa ia menyesali akan perbuatannya.


" kau tak usah minta maaf, kau tak pernah salah, yang salah aku sudah tahu suami sibuk kenapa mengganggu " ujar Fara dengan suara yang melunak.

__ADS_1


" mulai sekarang aku selalu ingin di ganggu " timpal Aryan


kenapa dia selalu seenaknya dan menyebalkan sih


" ya sudah kalau begitu lepaskan aku, aku akan membuatkan sarapan untukmu kau harus bekerja "


" aku tidak akan bekerja " sahut Aryan


" kenapa ?"


" aku akan menemanimu kemanapun kau pergi sebagai tanda permintaan maafku padamu "


Fara tersenyum mendengarnya, ia langsung pergi keluar tanpa memberikan jawaban pada Aryan.


huhhh,, kau benar benar sangat berbeda dari semua wanita yang ku kenal Fara. gumam Aryan.


************


" bagaimana, apa kau akan memenuhi janjimu ?" tanya Fara pada suaminya yang sedang mengancingkan kemeja sambil bercermin.


kini mereka berada di kamar dan sudah siap siap untuk pergi, tapi Fara belum tahu kemana tujuan mereka pergi dan kemana Aryan akan membawanya.


" aku tidak pernah ingkar janji pada siapapun " ucap Aryan dengan santainya.


" kita akan pergi kemana ?"


" mm... baiklah bagaimana kalau aku ingin pergi ke Kashmir " Fara memberikan usulannya pada Aryan.


" Kashmir ???" tanya aryan, ia membalikan tubuhnya dan menoleh ke arah istrinya yang sedang duduk di sofa.


" ya , Kashmir selama aku di India aku belum pernah ke Kashmir "


" bulan bulan ini Kashmir sedang tidak turun salju, jadi lebih bagus jika kita kesana saat ada salju " ujar Aryan memberikan penjelasan pada istrinya, padahal ia tidak ingin pergi ke Kashmir di karenakan banyak sekali kerjaan di kantornya.


" terus kita akan kemana ?"


" bagaimana kalau kita ke marine Drive "


" marine Drive ? "


" hmm "


" ya sudah ayok kita berangkat sekarang " Fara berdiri sambil menarik tangan Aryan lalu mereka keluar.

__ADS_1


tak banyak menempuh waktu yang lama kini mereka sudah berada di marine Drive, Aryan dan Fara berjalan kaki menikmati keindahan kota Mumbai dengan cuaca yang sangat cerah, banyak orang yang berkunjung bahkan dari manca negara, tak lupa Fara meminta Aryan untuk berfoto, setelah itu mereka pergi ke gateaway of India.


Fara nampak sangat bahagia hari ini, ternyata upaya Aryan meminta maaf dengan mengajaknya jalan jalan membuat Fara sudah sangat bahagia dan melupakan kejadian semalam, biasanya semua wanita yang Aryan kenal jika ia marah harus di bujuk dengan belanja barang barang branded, tapi berbeda dengan Fara.


" Pati, bisa kau tolong aku untuk berfoto di gerbang itu ?" tunjuk Fara pada gerbang yang tinggi menjulang itu, Aryan pun mengangguk dan memenuhi permintaan istrinya.


beberapa gaya Aryan ambil dengan menggunakan kamera ponselnya, ia tersenyum melihat hasil foto yang begitu indah apalagi di tambah dengan senyuman fara.


setelah itu Aryan meminta tolong pada pengunjung lain untuk memotret dirinya dan Fara di depan gerbang itu, beberapa pose mereka ambil sehingga mereka nampak serasi sebagai sepasang suami istri.


bahkan yang terakhir Fara sangat terkejut tatkala Aryan memeluk pinggangnya dengan posisi berhadapan, entah dari mana ide yang Aryan temukan kali ini membuat muka Fara memerah menahan malu.


bahkan saat pernikahannya pun ia tidak berfoto seromantis ini, Aryan tersenyum memandang Fara dan Fara pun membalasnya sehingga tampak di sana foto mereka sedang berpelukan sambil tersenyum bahagia.



b



begitulah fose mereka saat berfoto berdua, ( ini bukan visual ya guys hehehe ).


Fara memperhatikan Aryan yang sedang berbicara pada orang sambil mengucapkan terima kasih.


kenapa denganmu, kadang kau sangat baik, kadang kau menyebalkan, kau selalu sukses membuat hati ini semakin hari semakin tak ingin jauh darimu pak Aryan. gumam Fara dalam hatinya


Fara segera tersadar saat Aryan selesai berbicara dengan orang lain dan ia mengajak Fara untuk duduk di kursi taman.


Aryan menyuruh Fara untuk duduk menunggunya sementara ia berlari untuk membeli makanan untuknya dan Fara. tak lama kemudian Aryan kembali dengan membawa dua air mineral dan juga makanan.


" terima kasih " ucap Fara sambil melengkungkan bibirnya membentuk sebuah senyuman. Aryan pun membalasnya dengan senyuman pula.


Aryan membantu Fara membuka tutup botol dan membuka kemasan makanan, saat mereka memulai untuk menikmati makanan tersebut tiba tiba Fara melihat seorang anak laki laki yang menggendong adik perempuannya mengemis, terlihat anak perempuan itu menangis karena kelaparan.


Fara merasa iba melihatnya lalu ia menghampiri anak tersebut dan memberinya makanan yang Aryan belikan untuknya.


Aryan melihat pemandangan itu dari jauh membuat ia tersenyum dan merasa bangga pada Fara akan kebaikan dan kemurahan hati yang di miliki Fara.


kau perempuan yang unik, bagaimana orang tidak menyukaimu apalagi dengan sifatmu yang lembut , bagaimana orang tidak mencintaimu dengan kebaikan dan ketulusan hatimu, dan mungkin salah satunya aku,aku yang mulai mencintaimu faradilla " gumam Aryan sambil memperhatikan istrinya.


tak lama Fara kembali dan duduk di samping Aryan , ia tersenyum dan meminta maaf karena telah membuat Aryan menunggu lama.


Aryan membalas permintaan maaf Fara dengan menyuapi Fara makanan mereka pun tersenyum bersama.

__ADS_1


kali ini Mumbai menjadi saksi bahwa Aryan mulai mencintai fara, ia terpesona bukan hanya dari wajah Fara yang cantik, melainkan dari sisi Fara yang sangat lembut, penyayang dan juga hatinya yang tulus.


mujhe apanee patnee se pyaar hai ungkap Aryan dalam hatinya.


__ADS_2