
najma meminta izin pada ibunya untuk mengundang fara makan malam bersama, dan permintaan najma di kabulkan oleh sang ibu, rupanya najma, kriti dan juga farhan berencana melakukan sesuatu pada aryan dan fara.
nyonya ahmed menyuruh aryan untuk menjemput fara supaya makan malam bersama, awalnya aryan menolak, ia takut jika fara tidak akan mau, tapi nyonya ahmed memaksa aryan untuk menjemputnya, dan mau tak mau aryan pergi ke rumah fara.
sesampainya di apartemen, aryan berbicara dengan fara menjelaskan jika ibunya memintanya untuk menjemputnya, fara sempat menolak tapi aryan memohon demi seorang ibu. akhirnya fara pun luluh jika berurusan dengan nama ibu.
fara bersiap untuk mengganti pakaian nya dan berangkat bersama aryan, saat mereka tiba di rumah utama fara di sambut oleh keluarga besar aryan termasuk bibi aryan yang seakan tak mau lepas saat memeluk gadis bertubuh mungil itu.
mereka pun duduk di kursi masing masing dan menyantap makan malam, fara sangat canggung berada di tengah tengah mereka, apalagi melihat kriti, farhan dan juga najma yang selalu memandangnya.
setelah makan malam selesai, mereka duduk santai di ruang keluarga, sementara kriti dan juga najma mengajak fara untuk menemani mereka di kamar.
" kakak, siapa gadis cantik itu ?" tanya sang adik dengan raut wajah yang berbinar
" dia sekertarisnya aryan di kantor, sekaligus calon istri aryan " jawab tuan ahmed.
" sepertinya gadis ini bukan berasal dari kita ?"
" ya kau benar adikku, dia berasal dari indonesia "
" ya tuhan, indonesia ? kakak, kau tahu indonesia sangat baik, orang orangnya ramah aku setuju jika aryan menikah dengan nya, bahkan jika mau menikah nanti aku mau dia tinggal di rumahku " ujar adik tuan ahmed.
" ya mungkin itu lebih baik ".
*************
" sekertaris fara, kenalkan ini kriti sepupuku " ucap najma memperkenalkan kriti pada fara, fara dan kriti pun saling melempar senyuman dan berjabat tangan sambil menyebut namanya masing masing.
" kalian ngobrol saja dulu, aku akan ke bawah untuk ambilkan camilan " ucap najma, najma mengedipkan sebelah matanya pada kriti, dan kriti pun membalasnya.
" o ya sekertaris fara, berapa lama kau kerja bersama kak aryan ?" kriti membuka obrolan lebih dulu.
" sudah lama, memang kenapa kriti ?"
" ah tidak, aku hanya bertanya saja hehhe "
" sepertinya aku baru melihatmu, kamu tinggal dimana ?" giliran fara bertanya pada kriti.
__ADS_1
" aku bersama ibu dan kakakku tinggal di new delhi, setiap tiga bulan sekali aku dan ibu selelu menginap disini "
" oohhh "
" tapi sekertaris fara boleh aku bertanya lagi ?"
" hmm boleh, kau bisa bertanya berapa banyak yang kau mau dan kau panggil saja aku fara bisa kan" fara berbicara dengan nada lembut membuat kriti sangat nyaman.
" bagaimana kalau kak fara saja "
" boleh, ya sudah bertanyalah "
" mmm,, apa kakak akan menikah dengan kak aryan ?" tanya kriti dengan tatapan menyelidik.
" kenapa kamu bisa berbicara seperti itu ?"
" kakak, aku ini sudah dianggap seperti adik sendiri oleh kak aryan, jadi aku tahu "
" aku tidak tahu kriti, pak aryan sempat melamarku dulu dan berencana untuk menikah tapi itu tidak mungkin terjadi, karena pak aryan sudah memiliki kekasih " ujar fara.
" kau tahu kak fara, pak aryan setiap malam selalu meimikirkanmu, terkadang ia gak tidur karena terbayang wajahmu " imbuh kriti. sedangkan fara yang mendengarnya tersenyum kecil.
" kakak, kau ini bodoh sekali najma selelu melihatnya, dan setiap malam pak aryan selalu bermimpi dan menyebut namamu "
" hmm,,, kau sedang berbohong ya kriti " fara mengerutkan dahinya karena ia merasa kalau kriti sedang mengada ngada.
" jika kau tidak percaya kau tanyakan saja pada najma ".
lalu najma datang membawa camilan dan minuman untuk mereka bertiga dan meletakan nya di meja.
" kriti benar sekertaris fara, setiap malam aku selalu memperhatikan kakakku " sahut najma.
fara memalingkan wajahnya ke sembarang arah, ia tersenyum kecil mendengarnya entah perasaan apa yang ia harus rasakan tapi yang jelas ia harus sadar diri bagaimanapun aryan adalah bos nya.
najma dan kriti saling pandang dan mengacungi jempol satu sama lain rupanya rencana mereka sedikit membuahkan hasil. sedangkan di ruang kerja, farhan berpura pura membantu aryan membereskan file milik aryan.
aryan sangat faham, jika farhan bertingkah aneh seperti itu pertanda ada maunya, aryan hanya tersenyum melihat farhan yang sok di buat buat rajin.
__ADS_1
" katakan saja apa yang kau mau, tak usah pura pura membantuku " aryan mengagetkan farhan yang sedang membereskan meja.
" tidak, aku tidak mau apa apa " jawab farhan cuek
" kamu kira aku tidak tahu apa "
" yakin, aku tidak mau apa apa, hanya aku ingin bertanya padamu kak, siapa gadis yang kau bawa tadi " farhan mencoba menyelidiki kedekatan aryan dan fara meskipun ia sudah tahu dari najma. aryan terdiam sejenak dan memulai untuk berbicara pada farhan.
" memang kenapa ?"
" ya ingin tahu saja, aku ingin berkenalan dan menanyakan padanya apakah dia sudah punya pacar atau belum " ucapan farhan membuat raut wajah aryan berubah menjadi menakutkan
dia coba coba untuk menggoda fara, huhh ini tidak bisa di biarkan gumam aryan
waah kayaknya kak aryan mulai terpancing nih dengan kata kataku hahahah gumam farhan.
"jangan kau coba goda sekertaris kakak ya" perintah aryan dengan penuh penekanan.
" pepatah mengatakan jika janur kuning belum melengkung maka semua gadis berhak ada yang memiliki " goda farhan, dan semua itu membuat aryan geram dan terpaksa jujur akan perasaan nya.
.
" farhan, kakak kasih tahu ya dia adalah calon kakak, jadi kau jangan macam macam " ucap aryan dengan nada sedikit membentak akan tetapi aryan segera memalingkan wajahnya yang bersemu merah karena takut ketahuan farhan.
farhan tersenyum mendengar aryan jujur akan perasaan nya, aryan terpancing akan rencana farhan, lalu farhan mendekati aryan yang sedang membelakanginya.
" kak, aku sarankan padamu ya, gadis secantik dia harus sesegera mungkin di lamar ya kalau perlu di nikahi, jangan sampai keduluan yang lain " ucap farhan sambil menepuk bahu aryan.
aku takut jika fara tidak mau, buktinya dia tidak pernah membahasnya lirih aryan dalam hati.
" kak, kau ini laki laki atau bukan sih ?" ejek farhan yang mulai jengkel karena tidak mendapat jawaban dari kakak nya.
" terus kakak harus bagaimana, jika dia tidak mau ?" tanya aryan sambil memutar kepalanya menengok farhan.
" kakak ini payah sekali ya, kakak kejar dia katakan kalau kakak akan serius mencintainya dan ingin menikahinya, pastikan raut wajah kakak serius "
" baiklah akan kakak coba " ujar aryan lalu ia pergi keluar.
__ADS_1
sedangkan farhan loncat kegirangan, rencananya berhasil lalu ia mengabari najma dan kriti. najma dan kritipun ikut bahagia mendengar kabar dari farhan.