Mumbai In Love

Mumbai In Love
ancaman roland


__ADS_3

pagi, fara membuka matanya perlahan, ia bangun seketika tatkala mendapati dirinya sudah berada di kamarnya. beberapa pertanyaan terlintas di pikirannya siapa orang yang membawanya kemari, seingatnya ia berada di dalam mobil.


sejenak ingatannya kembali berputar saat nino memaksa mencuimnya dan meremas *********** dengan sangat ganas hingga meninggalkan jejak merah .


fara menjatuhkan kembali dirinya kembali ke pembaringannya, ia kembali menangis betapa sangat terlukanya ia saat ini. lama ia menangis hingga ia kembali tertidur.


sedangkan aryan baru saja membuka matanya, semalaman ia tidur di apartemen karena takut terjadi sesuatu dengan fara. ia segera membersihkan dirinya setelah itu ia membuatkan sarapan untuk fara.


aryan membuka pintu kamar fara sambil membawa semangkok bubur dan segelas air hangat di tangannya.dilihatnya fara masih tidur pulas, lalu ia meletakkan makanan nya di atas nakas, sejenak aryan memperhatikan fara sepertinya ia habis menangis.


lalu aryan keluar meninggalkan fara. ia menghubungi vina dan roland untuk datang ke apartemen.


********************


" ada apa bapak memanggil kami kemari, apa ada sesuatu yang penting ?" tanya roland.


" sebelumnya saya minta maaf karena memanggil kalian pagi pagi kemari " ucap aryan dengan ekspresi yang serius.


" tak apa pak kami senang kok " ujar vina.


" saya tak ingin basa basi dengan kalian, apa selama ini fara menceritakan sesuatu yang membuatnya sangat sedih kepada kalian ?" tanya aryan yang sepertinya tidak sabar menunggu jawaban. vina dan roland saling melempar pandangan satu sama lain.


" maaf pak kami tidak bisa memberi tahu kepada bapak, karena ini privasi kami " imbuh vina


" saya hargai semua itu, tapi tolong kasih tahu saya saat ini " aryan memohon pada kedua sahabat fara


" sebenarnya apa yang terjadi dengan fara pak ?" tanya roland khawatir.


" saya tidak bisa menceritakan semuanya sebelum saya mengetahui dari kalian "


"baiklah pak kita akan cerita, fara cerita kepada kami ia sempat sedih karena bapak ingin menikahinya tanpa ia tahu apa alasannya, maafkan kami pak " ungkap roland menceritakan semua nya pada aryan.


jadi karena itu ia sampai seperti ini gumam aryan.


" tapi ia tidak terlalu memikirkan semua itu, karena fara sepertinya enjoy enjoy saja " vina menambah ceita roland.


" ada apa dengan fara pak, dia sakit apa ?" tanya vina kembali.

__ADS_1


aryan menceritakan kejadian nya dari awal sampai akhirnya ia menemukan far di dalam mobil dengan kondisi yang berantakan.


" apa sebelumnya ia bertemu seseorang ?" tanya roland dengan wajah yang berapi api


" saya tidak tahu "


aku harus segera mencari tahu siapa penyebab semua ini gumam roland sambil mengepalkan tangannya.


***************


keesokan harinya roland berangkat ke kantor sendirian, sedangkan vina izin masuk karena ingin menemani fara yang sedang sakit.


untuk semetara roland menggantikan posisi fara atas permintaan aryan, saat roland keluar dari ruangan aryan pandangan nya tertuju pada nino yang terus menengkok ke meja fara seperti sedang menunggu.


roland pun menghampiri nino yang sedang berdiri di ambang pintu.


" kenapa kau berdiri di situ ?" tanya roland dengan tatapan tak suka.


" a... aku tak apa ." jawab nino gelagapan, ia bermaksud untuk lari dari roland tapi roland lebih cepat menangkap tangan nino.


" aku tidak bodoh nino, kau pasti sedang mencari fara kan ? "


" dan, setelah itu ...?" terlihat mata roland sudah memerah


" setelah itu,,,, aku ....."


tanpa basa basi roland menampar pipi nino lalu mendorongnya ke tembok, roland menarik kerah bahu nino dengan amarah yang memuncak.


" apa yang kau lakukan hah... bajingan " teriak roland. teriakan nya membuat semua karyawan berkumpul melihat adegan ribut yang di lakukan antara roland dan nino.


" maafkan aku land ,,, aku khilaf aku...... " ucap nino, suaranya terputus putus karena roland mencekik lehernya.


tiba tiba aryan datang dan melerai keduanya, sedangkan roland masih belum terima ia kembali maju untuk memukul nino.


" sudah roland, ini kantor bukan arena " tegas aryan, roland pun melunak, lagi lagi ia menarik kerah baju nino.


" aku akan minta penjelasan fara, jika terbukti kau berani macam macam padanya ku pastikan kau terima akibatnya, camkan itu " ancam roland, ia mendorong nino hingga jatuh tersungkur ke lantai.

__ADS_1


roland berlalu meninggalkan kerumunan dengan hati yang sangat marah dan begitu kecewa.


apa yang sebenarnya terjadi, kenapa roland begitu marah pada nino gumam aryan. ia masih berdiri dan menatap kepergian roland dengan hati yang di selimuti beribu pertanyaan.


sepulang dari kantor roland menuju apartemen sahabatnya, ia tak sabar ingin menayakan langsung pada fara apa yang sebenarnya terjadi antara fara dan nino.


" vin, mana fara...?" tanya nino


" land, dia sedang tidur sebaiknya kau jangan mengganggunya " cegah vina ia mengecilkan volume suaranya karena takut fara terganggu tidurnya.


" vin, gue harus tanya langsung pada fara apa yang terjadi ?"


" maksudmu apa sih land "


" gue sedang berasumsi kalau nino melakukan sesuatu pada fara "


" haaaaaaa,,,, bagaimana kau bisa berpikiran seperti itu land ?" tanya vina sambil menutup mulutnya yang menganga karena terkejut.


" makannya secepatnya kita tuntaskan masalah ini vin, kasian fara "


" iy... iya land tapi kenapa nino......"


" kita harus bertanya langsung padanya '"


" baiklah land, tapi tunggu dia bangun "


" hmm".


kini ketiga sahabat itu sedang duduk bersama di atas tempat tidur, vina dan roland mencoba menenangkan fara dan meminta penjelasan dengan apa yang terjadi padanya.


perlahan, fara menjelaskan semuanya pada vina dan roland, ia sangat terpukul saat ini akibat ulah nino. tanpa mereka sadari seseorang di balik pintu kamar sedang berdiri mendengarkan semuanya. ia mengepalkan kedua tangannya.


flashback


setelah pulang meeting, aryan berniat untuk membelikan sesuatu pada fara, terlihat senyuman di bibirnya mengembang saat melihat bunga mawar putih di sebuah toko sebrang jalan.


aryan menghampiri si penjual bunga dan meminta buket mawar putih kepada sang pelayan. setelah itu ia bergegas masuk ke dalam mobil dan membawanya ke sebuah apartemen yakni yang di tempati fara saat ini.

__ADS_1


aryan kaget saat melihat pintu apartemen terbuka, ia langsung masuk dan pergi menuju kamar fara, saat di depan pintu aryan berhenti seketika melihat vina dan roland berada di kamar fara dan terpaksa ia mendengarkan mereka berbicara.


__ADS_2