Mumbai In Love

Mumbai In Love
malam pertama


__ADS_3

setelah semua rangkaian acara selesai, kini tiba saatnya keluarga perempuan melepas anak gadisnya untuk di bawa oleh suaminya.


suasana begitu haru saat fara meminta maaf kepada bibi, farhan dan juga kriti. rasanya fara tak ingin pergi dari rumah ini tetapi kini berbeda fara harus mengikuti kemana suaminya melangkah.


fara melepaskan pelukannya begitupun sang bibi, meski fara bukan anaknya tetapi ia sudah menganggap fara sebagai anak perempuannya bibi pun menangis saat aryan membawa fara masuk ke dalam mobil.


perlahan mobil meninggalkan rumah dan menuju kediaman keluarga syeikh, sepanjang perjalanan fara tak berhenti menangis dan membuat aryan bingung.


" sudahlah jangan menangis, kita bisa ke rumah bibi lain waktu " ujar aryan. tetapi fara seakan tidak mendengarkan aryan.


setelah menempuh perjalanan cukup jauh, kini tibalah di rumah aryan, varun membuka kan pintu belakang satu persatu. lalu aryan menggandeng tangan fara menuju rumah.


" aryan..." panggil varun, lalu aryan dan fara menoleh ke arah asal suara.


" kenapa kau tidak menggendongnya ?" pertanyaan itu lolos dari mulut varun yang begitu embernya. sekilas aryan melirik fara dan fara menggelengkan kepalanya.


" jika aku menggendong istriku di depanmu, aku takut nanti kau tidak bisa tidur " celetuk aryan yang merasa tanpa dosa. varun tersentak akan ucapan aryan


dasar pengantin gila umpat varun.


sementara aryan terus berjalan menaiki tangga bersama fara sampai ke kamarnya. sesampainya di kamar aryan fara menghela nafasnya.


" kau mandi saja dulu lalu beristirahatlah " aryan berkata pada istrinya.


" tapi, aku tidak membawa baju ganti "


" ibuku sudah membelikan banyak baju untukmu, ia menaruhnya di lemari, aku akan kebawah untuk mengambil air minum " ujar aryan.


" terima kasih " jawab fara , aryan hanya tersenyum mendengarnya lalu ia keluar dari kamar dan pergi ke dapur. sebenarnya aryan sengaja melakukan ini supaya fara tidak merasa canggung.


sedangkan fara cepat cepat membersihkan dirinya lalu mengganti pakaian nya dengan baju tidur. di rasa cukup lama aryan kembali ke kamarnya dengan membawa air minum.


ia melihat fara sedang duduk berselonjor di atas ranjang.


" minumlah, aku akan mandi dulu " fara tidak menjawab aryan. matanya terus mengikuti kemana langkah aryan pergi sampai aryan menghilang dari pandangan nya.


tak lama kemudian aryan keluar dari kamar mandi, ia sudah memakai pakaian tidur lengkap.


" kenapa kau masih belum tidur ?" tanya aryan sambil merangkak ke atas tempat tidur dan duduk di sebelah fara.

__ADS_1


" aku merasa belum ngantuk saja "


" apa kau merindukan bibi ?"


" mungkin "


" aku akan menyuruh bibi untuk berkunjung kemari, sekarang istirahatlah " pinta aryan dengan nada rendah.


" jika bapak mengantuk tidur saja dulu " sergah fara


" baiklah jika kau belum mengantuk, aku akan menemanimu "


" hah ? baiklah kita tidur sekarang " cepat cepat fara membaringkan tubuhnya dan menyelimuti semua anggota tubuhnya sampai leher, hingga aryan tersenyum akan tingkah fara. lalu aryan pun ikut membaringkan tubuhnya di samping fara.


apa dia sedang takut aku akan menyentuhnya gumam aryan yang di iringi seulas senyum di bibirnya.


tak lama kemudian keduanya pun larut dalam mimpi masing masing.


************


pagi pun tiba, aryan dan fara bangun lebih awal, mereka melaksanakan ibadah bersama dan setelah itu


fara membereskan tempat tidur, sementara aryan pergi ke balkon untuk menghirup udara pagi hari.


" selamat pagi kakak ipar " sapa najma sambil meletakkan sarapan untuk fara dan aryan di atas meja.


" pagi " .


najma tampak bingung, raut wajahnya seketika tatkala melihat keadaan kamar yang sangat rapi, dan juga rambut fara yang tampak kering. apa semalam tidak terjadi sesuatu begitulah pertanyaan yang ada di otaknya kali ini. apa mungkin kakaknya dan fara menikah tidak di dasari rasa cinta ?.


najma sangat kesal, ia segera pergi dari kamar kakaknya, fara sangat bingung dengan sikap najma pagi ini.


sementara najma pergi ke kamarnya untuk menghubungi kriti. pagi pagi sekali nino sudah berangkat ke kantor, karena ia tak ingin melihat pemandangan fara saat di meja makan.


" hallo kriti ..." ucap najma dalam panggilan.


" ada apa pagi pagi sekali kau telpon aku najma ?" tanya kriti dengan suara serak khas bangun tidur di tambah ia menguap.


" hey kau masih tidur ya ?" tanya najma dengan nada tinggi.

__ADS_1


" hey ada apa pagi pagi sudah marah, katakan saja "


" kriti ini gawat, semalam tidak terjadi apa apa antara kak aryan dan fara "


" apa ??? kenapa bisa begitu ?" kriti kaget.


" makannya kita harus cari tahu penyebabnya apa " lirih najma.


" baiklah najma aku akan meminta bantuan farhan "


" hmm, secepatnya aku tunggu kabarmu bye "


" bye ".


fara membawa nampan ke balkon dan menyimpan nya di meja.


" mari kita sarapan " ajakan fara mengagetkan aryan. lalu aryan duduk di kursi sambil berhadapan dengan fara.


" apa bapak akan bekerja hari ini? " fara lebih dulu bertanya.


" sepertinya tidak, kenapa? " aryan balik bertanya.


" hanya bertanya saja " .


" hari ini aku akan mengantar ayah dan ibu ke bandara "


" bandara? "


" ya, mereka akan pergi ke dubai selama satu bulan "


" oh, apa aku boleh ikut?" tanya fara dengan ragu.


" kau di rumah saja temani najma " jawab aryan


" baiklah kalau begitu " terlihat sedikit kecewa dari raut wajahnya, sebenarnya ia ingin ikut tapi suaminya melarang, ia harus patuh pada suaminya.


sedangkan aryan yang melihatnya tampak tersenyum kecil sambil melirik ke sembarang arah.


setelah itu aryan bergegas turun ke bawah menemui orang tuanya yang sudah menunggu. ibu dan ayah berpamitan kepada anak anaknya dan berpesan untuk menjaga rumah. lalu mereka berangkat menuju bandara di antar oleh aryan.

__ADS_1


selepas kepergian orang tuanya najma berpamitan pada fara untuk keluar sebentar, sedangkan fara memilih untuk kembali ke kamarnya.


dan kisah cinta antara aryan dan fara akan segera di mulai, seiring berjalan nya waktu cinta akan tumbuh dengan sendirinya tanpa harus meminta apalagi dengan hadirnya para sepupu aryan dan juga sahabat sahabat fara. cinta masalalu pun akan menghiasi pertikaian pernikahan mereka.


__ADS_2