Mumbai In Love

Mumbai In Love
jebakan untuk pretty


__ADS_3

Aryan tak bisa menahan Fara , ia sadar akan kesalahannya yang sangat fatal sehingga membuat Fara sakit hati dan memutuskan untuk pergi.


najma tidak bisa diam saja, ia menyusul Fara dan menarik tangan Fara hingga Fara menoleh ke belakang, najma menjatuhkan dirinya dan berlutut di hadapan kakak iparnya dengan airmata yang tak henti mengalir.


" bangunlah, kau tidak pantas melakukan itu " ucap Fara yang sama tak bisa menahan air mata


" tolong hukum aku kak, hukum aku seberat beratnya aku sangat berdosa padamu " najma berkata tanpa jeda. sedangkan Fara menangis berteriak histeris, sejujurnya ia ingin sekali memberi pelajaran pada najma karena telah menghina nya.


lalu Fara membangunkan najma yang masih berlutut di hadapan nya.


" katakan najma, apa hukuman yang pantas untuk orang yang telah memfitnahku " ucap Fara, najma membisu ia masih menangis dan tak bisa mengeluarkan sepatah kata pun.


" katakan najma katakan....." teriak Fara sambil menggoyang goyangkan tubuh najma karena tidak mendapat jawaban.


" kakak boleh membunuhku, aku ikhlas kak asal kakak bisa memaafkan kesalahanku, aku bodoh , terlalu bodoh karena telah menuduh orang sebaik kamu dan percaya dengan orang yang salah. tolong maafkan aku kak...." ucap najma, lagi lagi najma berlutut di hadapan Fara , akan tetapi Fara mencegahnya dan memeluk najma.


mereka berdua menangis sambil berpelukan,perlahan Fara melepaskan pelukan nya.


" kak, tolong maafkan aku dan kak Aryan " lirih najma.


" aku sudah memaafkan kalian, aku tahu kalian melakukan semua itu karena kalian tidak tahu " ujar Fara


" kakak......... " najma memeluk Fara kembali, ia benar benar sangat menyesali telah berbuat jahat pada kakak iparnya yang ia tahu kalau Kaka iparnya sangat baik.


" sudahlah, sekarang kamu harus pulang "


" tidak kak, ibu dan kak Aryan telah mengusirku dari rumah, mereka sangat marah padaku dan harus mencarimu, kak maafkan najma sekali lagi ya "


" pulanglah najma......"


" tapi kak.. nanti ibu mengusirku " keluh najma.


" kakak yakin ibu tidak akan marah "


" baiklah.... tapi kakak gak pergi kan " lirih najma. Fara hanya menggeleng.


dengan lanagkah yang lemas najma terpaksa meninggalkan Fara sendiri dan pulang, sementara Fara tak jadi pulang ke Indonesia ia pergi ke rumah bibi dan menginap di sana.


sesampainya di rumah, najma tidak melihat siapapun, mungkin semua orang sudah di kamarnya, lalu ia bergegas ke kamarnya, di sana ia melihat Nino yang sedang mengerjakan tugas kantor, lalu najma mendekati Nino dan memeluknya.


Nino merasa heran dengan tingkah istrinya kali ini yang tak biasa.


" kenapa, apa ada masalah hm, ?"


" maafkan aku Nino, aku meragukan kesetiaan mu, maafkan aku " lirih najma dalam pelukan Nino.


" sekarang kamu sadar kan, aku dan Fara memang mantan kekasih. tapi asal kamu tahu aku dan Fara tidak ada hubungan apapun, kamu tahu sendiri bagaimana Fara sangat mencintai kak Aryan " ujar Nino menasehati istrinya, dan itu membuat najma semakin memyesal.


" iya aku sadar sekarang, dan aku janji aku akan membalas semua ini " ucap najma, dan Nino hanya tersenyum mendengarnya.


*******************


pagi itu pretty sangat bahagia karena usahanya selama ini tidak sia sia. ia menyiapkan sarapan sambil menunggu para penghuni rumah turun untuk sarapan.


dan yang pertama turun kali ini Varun, dan juga Farhan.


" selamat pagi tuan Varun dan tuan Farhan " sapa Tina sambil tersenyum.


" pagi Tina, waah rupanya kamu sedang bahagia ya " goda Varun.


" kok tuan Varun tahu kalau saya sedang bahagia "


" tahu saja , buktinya kamu ceria sekali wajahnya " sahut Varun, ia dan Farhan saling lempar pandang.


tak lama najma, Nino dan juga Kriti menyusul untuk sarapan dan bergabung dengan mereka.


mereka sarapan bersama dengan khidmat, setelah itu najma dan Nino pamit untuk berangkat ke kantor lebih awal karena ia tahu Aryan tidak masuk hari ini.

__ADS_1


di saat Varun dan yang lain nya sedang menikmati sarapan, diam diam Tina masuk ke kamar aryan.


Tina melihat Aryan yang masih terlelap tidur sambil memeluk foto Fara. tina yang tidak suka melihat Aryan masih mengingat istrinya itu merasa emosi dan mengambil foto itu dari pelukan Aryan dan membuangnya ke sembarang arah.


lalu Tina keluar dari kamar aryan, karena ia tidak bisa menahan emosinya, saat ia keluar dari kamar Aryan Tina kepergok oleh Kriti yang kala itu ingin membangunkan Aryan atas perintah Varun.


" Tina...."


" eu... mmm... Kriti sedang apa kau disini ?" Tina bertanya dengan mimik yang sangat gugup.


Kriti mengerutkan dahinya, maksud Tina apa bertanya seperti itu.


" sedang apa? ya aku mau membangunkan kak Aryan lah, kau yang sedang apa "


" m.... a.. aku mau ke dapur dulu permisi " Tina beralasan supaya Kriti tidak curiga.


sedangkan Kriti menatap kepergian Tina dengan tatapan aneh.


siangnya Varun dan juga Farhan beserta Kriti tampak berbincang di taman belakang, mereka merencanakan sesuatu untuk menjebak Tina.


" aku yakin kalau Tina adalah pretty " duga Varun.


" bagaimana kakak bisa seyakin itu ?" tanya Kriti heran.


" aku tahu watak pretty seperti apa, aku juga tadi melihat saat kita sarapan dia masuk ke kamar Aryan "


" iya kak, bahkan aku memergokinya "


" jadi apa rencanamu kak ?" tanya Farhan.


" begini saja, nanti malam aku akan mengajak pretty ke club malam, dan kau Farhan tugasmu untuk merekam apa yang kita lakukan " ucap Varun, ia yakin rencananya akan berhasil untuk membuka kedok siapa Tina sebenarnya.


" dan rencana aku apa kak ?"


" dan kau Kriti, kau dan najma harus bisa membujuk kakak ipar untuk datang kemari dan menyediakan waktu dan tempat untuk berbicara antara suami dan istri "


" kakak ipar ada bersama ibumu dan bibi ahmed" ungkap varun.


" benarkah ?? yes, aku yakin pasti rencanaku berhasil "


" jangan kepedean gitu, usaha aja dulu " ejek Farhan pada adiknya sambil mengajak poni Kriti.


" kau nii..." cebik Kriti. Varun hanya geleng geleng melihat pertengkaran adik dan kakak itu.


malam pun tiba, sesuai rencana Kriti berhasil membujuk Fara untuk datang tanpa bantuan najma karena najma harus menghadiri meeting menggantikan Aryan.


" hai kakak ipar apa kabar " sapa Kriti


" baik kriti Naaz yang cantik " ucap Fara.


" ih kok kakak tahu kalau aku cantik hehe "


" iya setiap harinya selalu seperti itu "


" ih ya sudahlah kak ayok masuk " .


Kriti mengajak Fara untuk masuk dan membawa Fara ke taman, kriti menyuruh Fara untuk menunggunya, Fara pun mengiyakan nya dan duduk di kursi taman.


tiba tiba ingatan nya tertuju pada Aryan dan juga reema anaknya, ia membayangkan kalau dirinya sedang bersama Aryan di sini menikmati indahnya malam.


ia mendekati Aryan dan memeluknya dan mengatakan aku merindukanmu Pati .


Aryan tersenyum dan membalas pelukan Fara, ia sangat yakin kalau Fara masih mencintainya.


tiba tiba Fara tersadar ia ada dalam pelukan Aryan, secepat kilat Fara melepaskannya.


" aku juga merindukanmu meree patnee " ungkap aryan dengan tatapan penuh kerinduan.

__ADS_1


" kenapa tiba tiba kau ada di sini ?" tanya Fara terkejut.


setelah itu keduanya duduk di kursi taman dan berbicara dari hati ke hati.


" malam ini cuacanya cerah sekali ya " ujar Aryan membuka percakapan.


" ya " Fara menjawabnya singkat.


" apa kau ingat, setiap malam jika cuaca cerah kita selalu duduk di sini "


" ya "


" dan malam ini kita kembali mengulangnya setelah sekian lama. Fara, maafkan atas semua kesalahanku, aku menyesal sangat menyesal kenapa aku sebodoh ini "


" sudahlah, jangan di sesali itu semua sudah terjadi aku sudah memaafkan mu "


" kenapa kamu sebaik itu, aku jadi semakin bersalah atas kebaikanmu, aku.... adalah orang yang paling bodoh di dunia karena telah menyakitimu " ujar Aryan sangat menyesali akan perbuatan nya.


" setiap manusia itu tidak ada yang sempurna, pasti pernah melakukan kesalahan. dan dalam hal ini aku juga bersalah "


" maksudmu ??" Aryan mengerutkan dahinya karena tidak mengerti maksud Fara. lalu Fara menatap Aryan dan mengatakan


" aku bersalah karena,,,,, sebagai seorang istri aku tidak bisa menjaga suaminya sehingga suaminya tidak mempercayainya"


mendengar ungkapan Fara, Aryan membalas menatap Fara dengan intens.


" kenapa ?"


" hmm, kenapa apanya ?" Fara balik bertanya


" kenapa kau begitu tulus, kenapa kau begitu lembut, kau tahu kata katamu tadi sangat memukulku dan membuat dosaku semakin bertambah, Fara tolong hukum aku , hukum aku sayang hukum aku " Aryan tiba tiba berlutut dan menangis di hadapan fara.


" Aryan tolong jangan begini, kau tidak pantas seperti ini bangunlah "


" tidak Fara, aku sangat pantas aku sangat berdosa telah menyakitimu " Aryan semakin bersimpuh di hadapan Fara. akan tetapi Fara mencegahnya dan membujuk Aryan supaya ia bangun dan tidak melakukan itu.


akhirnya Aryan bangun dan tertunduk malu, ia tidak berani menatap fara. perlahan Fara memngenggam tangan aryan.


" meskipun aku sangat sakit akan perlakuan mu padaku, tapi aku sudah memaafkanmu dengan ikhlas " ucap Fara.


Aryan tak kuasa menahan tangisnya lagi, ia memeluk dan menenggelamkan Fara di dadanya.


" terima kasih " lirih Aryan.


mungkin ini jalan dari tuhan, terima kasih sudah menyadarkan dia ya Allah lirih Fara dalam hatinya, ia pun membalas pelukan Aryan.


di sisi lain di sebuah club malam, Varun mengajak Tina alias pretty untuk nongkrong di sana.


Varun sengaja mengajak pretty untuk minum hingga pretty meracau karena kebanyakan minum malam ini.


lalu Farhan datang pura pura memesan bir, ia duduk di samping Varun dan juga pretty, kala itu Varun pun dalam keadaan mabuk, akan tetapi ia masih sadar.


" hey pretty , kenapa kau capek capek bekerja di rumah si Aryan itu heuh,, kenapa kau ?" tanya Varun dengan suara khas orang mabuk.


" kau tidak akan tahu kalau kedatanganku untuk bekerja di rumah itu hanya untuk menyingkirkan wanita yang bernama faradilla "


" hey hey hati hati kalau bicara dia itu istri dari Aryan Ahmed syeikh you know " sahut Varun lagi. sementara Farhan siaga merekam percakapan mereka.


" aku tidak peduli, setelah aku habisi pak Ahmed, si anak cengeng reema dan ibu tua yang menyebalkan itu aku juga akan membunuh Fara hahahhaha, hey pelayan tolong tambahkan untuk lagi " pretty semakin meracau ia tidak sadar jika semua perkataan nya telah di rekam oleh Farhan.


" sudahlah jangan mabuk lagi ayok ku antar kau pulang, "


" kau saja duluan,jika kau mengantarku nanti Aryan akan curiga padaku . sana pergi " ucap preety.


tapi Varun tidak tega, ia menyuruh Farhan untuk membawa pretty ke tempat penginapan.


setelah itu Farhan membiarkan pretty untuk beristirahat dan meninggalkan nya sendirian di penginapan.

__ADS_1


Farhan segera kembali ke mobilnya karena Varun sudah menunggunya di sana. Farhan segera memacu kendaraan nya supaya segera sampai di rumah.


__ADS_2