
" mumbai ooh mumbai,, macetnya bikin make up gue luntur " gerutu vina.
" sudah lah vin terima kenyataan saja, di sini kita cari uang " timpal roland
" ya more patient is better for us " ucap vina
" exactly "
" eh land itu pak aryan datang, ayo kita kasih sapa " ucap vina heboh, kala itu vina dan roland sedang bejalan menuju kantor, dan saat melihat mobil aryan datang mereka dan karyawan lain nya berjajar di depan pintu.
" mampus tuh si fara kok dia belum datang ya "ucap roland.
" mungkin fara kena macet kali" bisik vina.
saat security membuka pintu mobil, yang keluar ternyata bukan aryan melainkan fara.
" itu kan fara vin, buka pak aryan "
" masa sih land " lalu mereka cepat cepat menghampiri fara.
" gue kira lo pak aryan far..?" ucap vina dan fara tertawa cekikikan.
" kok lo bisa pake mobil pak aryan sih ,,? tanya roland.
" mereka bercakap cakap sambil berjalan di loby kantor hingga sampai di ruangan masing masing
" hey, lo belum jawab pertanyaan kita, kenapa lo pake tu mobil Lamborghini ?" tanya vina lagi. lalu fara bercerita tentang kejadian tadi malam.
" oooh begitu ceritanya " ucap vina dan roland serempak.
" hmmm,, so mari kita bekerja semangatt..." ucap fara
" semangat " timpal kedua sahabatnya.
fara dan para karyawan lain sedang sibuk bekerja, mereka sangat fokus sampai sampai tidak menyadari kedatangan bos nya.
" selamat pagi nona fara " sapa aryan, ia berdiri memperhatikan fara yang sedang fokus dengan laptop.
" pagi pak " jawab fara, ia tidak menengok sama sekali.
apa dia sesibuk itu ? gumam aryan.
aryan masih mematung di tempat, ia masih memperhatikan fara yang sedang bekerja, sedangkan
vina dan karyawan lain nya sudah sangat was was,
" duuh fara tengoklah pak aryan di depan mu " ucap vina pelan. berkali kali vina memberi isyarat dengan suara mendesis tapi fara tetap sibuk dengan pekerjaan nya, hingga sudah 20 menit fara menengok ke arah vina, vina menunjuk seseorang dengan matanya.
barulah fara tersadar, ia hampir terjungkir dari kursi tatkala melihat aryan sedang berdiri tegak di depan nya.
" haa omg, kenapa bapak berdiri di situ ? " tanya fara , ia langsung berdiri.
__ADS_1
" sedari tadi kau sibuk sekali dengan pekerjaan mu sampai sampai kau tidak melihat ada orang disini "
" maaf,, maafkan saya pak "
" buatkan saya kopi " ucap aryan lalu ia pergi ke ruangan nya.
fara bernafas lega, lalu ia pergi ke pantry, tapi sebelum nya ia menghampiri meja kerja vina.
" kenapa kau tak bilang "
" kau saja yang terlalu sibuk "
" hufffttt. ."
" lain kali lebih teliti dong far ".
tak lama fara kembali membawa secangkir kopi, lalu ia meletakkan nya di atas meja.
" kopinya pak "
" hmmm"...
" pak, maafkan saya tadi saya terlalu sibuk bekerja jadi tidak melihat bapak "
" tak apa " ucap aryan acuh.
" saya permisi dulu " baru saja fara melangkahkan kakinya tiba tiba ia di kejutkan dengan kedatangan seseorang, ia adalah pretty yang sengaja datang untuk menemui aryan dan memberi penjelasan.
pretty mendorong fara hingga fara hampir jatuh terhuyung ke belakang.
aryan tiba tiba berdiri dan menarik tangan fara lalu mencium bibir fara di depan pretty. baik pretty atau pun fara sangat terkejut dengan perlakuan aryan yang tiba tiba.
mata pretty terbelalak tak percaya dengan apa yang dilihat nya. lalu aryan melepaskan ciuman nya. sementara fara mengatur nafasnya karena sedari tadi ia menahan nafas.
" kau tega aryan, kau berani selingkuh di depanku " ucap pretty marah.
" terus, apa yang terjadi dengan semalam, kau selama ini hanya mempermainkan perasaanku dan mengeruk hartaku saja,padahal aku sangat mencintaimu pretty, tetapi kali ini aku salah menilai, mulai sekarang kau bukan siapa siapa aku lagi, pergi dari siniiiii........!!!!!!!"
bentak aryan. lalu pretty pergi dari ruangan aryan.
fara pun segera pergi dari ruangan aryan, akan tetapi aryan mencegahnya.
" kau mau kemana..?" fara tidak menjawab pertanyaan aryan, ia hanya menundukkan kepalanya.
"fara..... faradilla ..." panggil aryan, akan tetapi fara berlari, ia menuju toilet.
fara mengunci dirinya di dalam toilet, ia kembali membayangkan saat aryan menciumnya.
" tidak..... tidak.... tidakkkkkkkk....." teriak fara.
sedangkan aryan masih mondar mandir, ia melihat kembali ke meja fara tapi fara belum juga kembali.
__ADS_1
10 menit
20 menit
30 menit
fara masih belum kembali, aryan terpaksa keluar dan menanyakan pada vina.
" mana fara...?"
" sepertinya belum kembali dari toilet pak " ucap vina.
" kenapa selama ini ?"
" mungkin mampir ke kantin "
" ya sudah jika ia kembali suruh ke ruangan saya "
" baiklah pak "
aryan kembali duduk di kursinya, ia tidak fokus bekerja kali ini, lagi lagi ia menengok ke arah meja fara yang masih kosong
" ini sudah hampir satu jam, kenapa dia belum kembali " gumam aryan frustasi.
*****************
jam pun sudah menunjukkan pukul 8 malam, fara baru saja kembali, ia mampir ke kantor untuk mengambil barang barang nya. ia melihat lampu ruangan bos nya menyala fara menyerengit heran lalu ia masuk ke ruangan bosnya itu.
lho, kok, kenapa pak aryan tidur disini
" pak,,, pak aryan .." panggil fara dengan lembut membangunkan aryan yang sedang tertidur.
"jam berapa ini," ucap aryan masih setengah sadar.
" jam 8, kenapa bapak tidur disini ?"
"kau kemana saja, sedari tadi saya menunggu " gerutu aryan.
menunggu????
"tadi saya di telpon sama bagian cabang untuk memeriksa dokumen disana "ujar fara.
" kenapa tidak pergi bersamaku ?"
" maaf pak, tadi bapak sedang istirahat, saya jadi tidak tega membangunkan bapak "
" oh, ya sudah ayok kita pulang " ajak aryan.
flashback.
fara berdiam diri di toilet, rasanya ia malu untuk kembali ke mejanya, padahal aryan sudah sangat lama menunggunya sampai sampai ia ketiduran.
__ADS_1
fara menghembuskan nafasnya dan kembali ke mejanya, akan tetapi dering suara ponselnya memaksanya untuk berhenti dan mengangkat siapa yang menghubunginya.
ia mendapat kabar dari kantor cabang untuk di mintai bantuan, lalu fara menyetujui nya dan kembali ke mejanya ia juga ingin mengajak aryan, tetapi aryan sedang tidur, ia tak berani membangun kan bos nya, lalu ia terpaksa pergi sendirian.