
setelah kepulangannya dari bandara aryan beranjak naik ke atas menuju kamarnya, ia bermaksud untuk menemui istrinya tapi alhasil fara tidak ada di dalam kamar, " kemana dia ?" aryan bergumam kecil sembari mencari fara di setiap sudut.
saat aryan membuka pintu kamar mandi fara keluar dengan pakaian yang sangat rapi.
" kau sudah pulang ?" tanya fara
" kau lihat bagaimana, mau kemana kamu sudah rapi begini " aryan balik bertanya pada istrinya, lalu fara mengambil tas selempangnya di atas meja rias sambil memakai sedikit lipbalm di bibirnya.
" aku mau ke apartemen sebentar, ada yang mau ku ambil "
" biar ku antar " aryan mengambil kunci mobilnya kembali dari atas nakas.
" tidak perlu !" tolak fara dengan buru buru.
" kenapa ?"
" kau baru saja pulang dari bandara, istirahatlah biar aku pergi sendiri "
" tapi....... "
" tak apa, aku sudah terbiasa sendiri aku pergi dulu ya " ucap fara sambil tersenyum ke arah suaminya dan pergi meninggalkan kamar.
aku tidak bisa membiarkannya pergi dengan wajah secantik itu aryan segera menyusul fara ke bawah.
di bawah fara bertemu dengan najma yang baru saja pulang
" wah kakak ipar kau cantik sekali " puji najma sambil tersenyum tulus. lalu fara menghampiri adik iparnya dan menggenggam tangan nya.
" kau mau kemana ?" tanya najma.
" mau ke apartemen, ada beberapa barang yang harus di ambil " jawab fara dengan ramahnya. kedua wanita yang sedang berbincang itu di kejutkan dengan aryan yang terburu buru turun dari tangga. sejenak fara dan najma saling tatap lalu melihat ke arah aryan dengan tatapan penuh tanda tanya.
" aku akan mengantarmu " ucap aryan dengan nafas yang tak beraturan.
" tapi.... " fara memotong perkataan nya, tampak najma tersenyum senang melihat kakaknya yang tak ingin membiarkan istrinya pergi sendiri.
" kak aryan benar, kamu harus pergi bersamanya nanti kalau ada orang jahat bagaimana ? "
__ADS_1
aryan membenarkan ucapan najma lalu terpaksa fara mengiyakannya. akhirnya mereka berangkat bersama sementara najma mengeluarkan ponselnya dari tas miliknya sepertinya ia ingin menghubungi seseorang.
ya, fara menghubungi kriti karena kriti berjanji akan menginap di rumahnya najma untuk beberapa hari.
*************
aryan dan fara sudah tiba di apartemen, fara langsung masuk ke kamarnya untuk mengambil beberapa barang miliknya. lalu aryan menyusulnya ke dalam ia membiarkan fara mengemasi barangnya sementara dirinya berjalan jalan sambil melihat setiap inci kamar fara.
" aku rasa kau tidak perlu membawa barang terlalu banyak "
sejenak fara menghentikan aktivitasnya dan menoleh ke arah aryan lalu kembali menegemasi barangnya.
" aku tidak membawa semua barangku, ini hanya yang penting pentingnya saja " sahut fara.
" hmm, jika kau mau nanti aku akan belikan yang baru " aryan mendekati fara dan duduk di atas kasur sambil memperhatikan fara dengan aktivitas nya.
" semua ini masih bagus " fara tidak menoleh ke aryan, karena jika ia menoleh sedikit saja maka wajah mereka akan bertemu secara dekat.
" apa kau tidak menyukai perhiasan ?"
" semua wanita menyukai perhiasan, tapi aku tidak mau terlalu banyak, lalu fara berdiri tegak sambil berbicara menatap suaminya. aku sudah selesai, mari kita pulang " ajak fara.
lalu fara pergi ke dapur untuk memasak sesuatu, rupanya ia sedang memasak sambal goreng udang beserta sayuran. tak butuh waktu lama ia menyelesaikan masaknya dan segera memanggil aryan untuk makan siang.
sejenak aryan terdiam saat melihat makanan yang fara hidangkan di atas meja membuat fara berhenti menuangkan nasi di piring aryan.
" kenapa, tidak suka ya ?" tanya fara
" tidak, aku pikir ini akan sangat enak "
" oh, makanlah " fara tersenyum ke arah aryan, lalu aryan menyuapkan satu sendok nasi beserta sayuran dan sambal goreng udang, sekilas ia terdiam merasakan sensasi dalam mulutnya, fara menatapnya dengan tatapan yang penasaran, takut akan suaminya mengatakan kalau makanannya tidak enak.
" kenapa ?" tanya fara penasaran. aryan tersenyum setelah itu ia menyantap makan siangnya dengan lahap tanpa tersisa. tanpa sadar fara melengkungkan bibirnya membentuk sebuah senyuman.
baginya tanpa aryan bicara dengan menghabiskan masakan nya pun sudah termasuk pujian.
" lama lama jika seperti ini berat badanku akan naik drastis "
__ADS_1
" emangnya kenapa ?"
" masakanmu enak sekali " pujian aryan membuat fara tersipu malu.
" mulai sekarang, aku akan memasak setiap hari untukmu itu juga jika kau mau "
" aku mau " .
mereka berdua tertawa bersama, dan hari itu merupakan hari pertama mereka menjalani kehidupan sebagai sepasang suami istri, meskipun dalam hati mereka belum tumbuh rasa cinta akan tetapi keduanya tampak seperti sepasang suami istri yang saling mencintai satu sama lain.
setelah makan siang selesai fara membersihkan dapur dan mencuci piring, sedangkan aryan duduk di ruang tamu memeriksa kerjaan nya di kantor.
setelah pekerjaan fara selesai fara menghampiri aryan sambil membawa secangkir teh hangat di tangan nya, lalu meletakkannya di meja.
" minumlah, selagi masih hangat "
" terima kasih " sejenak aryan melirik fara lalu mengambil teh dan meminumnya sampai habis. fara duduk di sofa yang sama bersama aryan dengan jarak agak jauh.
karena fara tak ingin mengganggu aryan, akhirnya ia membuka aplikasi di ponselnya dan melihat beranda banyak sekali postingan najma, kriti dan juga farhan saat di acara pernikahan kemarin. manis sekali mereka gumam fara dalam hatinya dan sesekali ia tersenyum.
sampai tak terasa ia tertidur di sofa, aryan yang baru saja menyelesaikan tugasnya lalu menutup laptopnya dan meletakan nya di atas meja. bibirnya tersenyum tatkala melihat fara yang tertidur di sofa dengan posisi meringkuk.
aryan mengangkat fara dan memindahkan nya ke kamar, rupanya fara tidur sangat nyenyak sampai sampai aryan memindahkan nya pun ia tidak merasa terganggu sama sekali.
lalu aryan meninggalkan fara, sebelumya aryan mengunci pintu apartemen aryan bergegas menancapkan gasnya untuk pulang membawa baju ganti untuk dirinya dan peralatan kantor lainnya.
ia berinisiatif untuk menginap di apartemen malam ini. setelah sampai di rumah aryan segera mengambil pakaian kantornya dan bergegas turun kebawah, karena takut saat fara bangun fara akan kebingungan mencarinya.
di meja makan ia bertemu dengan najma dan juga nino yang sedang menyantap makan malam.najma dan nino heran karena aryan tidak bersama fara
" kakak, kau mau kemana lagi kita makan malam dulu " panggil najma dari arah meja makan. lalu aryan menghampiri adiknya di meja makan
" kakak bersama kakak ipar akan menginap di apartemen " sahut aryan, lalu aryan mencium kepala adik kesayangan nya.
" baiklah kakaku selamat bersenag senang " goda najma pada kakaknya yang di selingi senyuman nakal
" jaga dirimu baik baik "
__ADS_1
" kami sudah baik, kak " timpal najma. aryan segera keluar dan mengemudikan mobilnya kembali menuju apartemen.
sedangkan raut wajah nino jangan di tanya lagi ia tampak sangat murung mendengar aryan dan fara menginap di apartemen.