Mumbai In Love

Mumbai In Love
akting


__ADS_3

seperti biasanya fara di sibukan dengan rutinitas kantor yang begitu banyak sehingga ia meminta bantuan vina dan juga roland untuk menegrjakan nya.


begitupun dengan aryan ia di suguhkan dengan seabreg dokumen yang harus di tanda tangani, terkadang jika aryan ada pertemuan dadakan ia menyuruh fara untuk menemui nya sedangkan ia menyelesaikan pekerjaan nya.


ia tak suka dengan pekerjaan setengah setengah, bahkan ia menggajih para karyawan nya dua kali lipat karena ia ingin pekerjaan yang ia berikan selesai tepat pada waktunya.


" haaahhh lelah sekali " keluh fara sambil meregangkan ototnya karena sedari pagi tangan nya tak henti memencet keyboard laptopnya. tiba tiba aryan memanggilnya, segera fara masuk ke ruangan aryan.


" bapak memanggil saya..?" tanya fara


" nanti malam kau siapkan baju formal untuk saya ya "


" baik pak, tapi dalam rangka apa ?"


" rekan ku yang dari london mengadakan pesta ulang tahun dan kau juga harus ikut dengan saya nanti "


" tapi pak......"


" simpan saja tapi mu itu buat lain kali " tukas aryan.


" maksud saya kenapa bapak tidak bersama nona pretty misalnya " saran fara.


" jika tidak ada sesuatu yang di bicarakan lagi silahkan kau keluar " ucap aryan sambil menandatangani dokumen.


idihhhh gumam fara lalu ia segera keluar dari ruangan bos nya.


***************


fara terlihat memarkirkan mobil nya di garasi rumah utama aryan, karena tadi aryan memberikan mobil pada fara dan menyuruhnya membawa ke rumah utama sekaligus membawa baju yang di pesan aryan.


fara menegetuk pintu tak selang lama seseorang membukanya yang tak lain dia najma. najma begitu terkesiap tatkala melihat fara dengan anggun nya mengenakan dress selutut berwarna maroon.


" sekertaris fara kau cantik sekali " ucap najma.


" nona najma terima kasih , apa pak aryan ada ? "


" ada di kamarnya, mari masuk "


" terima kasih nona "


" jangan menunggu di sini naik saja ke atas pasti kakak ku sudah menunggu " ujar naajma.


fara naik ke atas tangga sambil menenteng jas yang terbungkus tas, berkali kali ia mengetuk pintu tetapi aryan tidak menyahutinya. terpaksa fara masuk ke kamar aryan dan menyimpan jas nya di atas kasur.


fara pun membantu mengambilkan sepatu yang pas buat aryan saat itu aryan baru keluar dari kamar mandi dengan handuk yang dililitkan kepinggangnya.


sialnya fara tidak melihat keberadaan aryan yang sedang telanjang dada hingga fara bertabrakan dengan fara dan handuk yang melilit di pinggang aryan jatuh karena tertarik fara 🙈🙈.


sontak fara kaget bukan main dan tidak di sengaja fara melihat semuanya membuat fara menjerit kencang.


aryan jadi salah tingkah di buatnya ia segera memunguti handuk yang jatuh da lantai


" sedang apa kau di sini " bentak aryan sambil memasangkan kembali handuknya


" ma... maaf pak tadi saya ..... sa... saya akan segera keluar..." ucap fara terbata. fara berlalu setengah berlari

__ADS_1


" ya tuhan kenapa aku ceroboh gini apa seperti itu bentuknya? iihh benar benar mata perawanku yang suci ini benar benar ternoda " ucap fara dari balik pintu.


di dalam mobil fara dan aryan sama sama diam, mereka terasa canggung atas kejadian tadi di kamar


apa tadi dia melihat semuanya gumam aryan


ya ampun kok masih kebayang aja sih gumam fara.


setibanya di depan rumah aryan keluar dari mobilnya dan diikuti oleh fara mereka sejenak beradu pandang lalu berjalan bersusulan. saat di dalam aryan langsung menghampiri teman nya sumedh dan diikuti fara dari belakang.


" bro happy birthday day ya .." ucap aryan menjabat tangan sumedh


" thanks aryan , kau kesini bersama siapa ?" sumedh melirik ke arah gadis bertubuh ramping nan mungil. fara pun melemparkan senyuman nya pada sumedh.


" dia...... " ucapan arya terpotong karena sumedh lebih dulu menanyakan hal yang lainnya


" she' s indonesian ? " tanya sumedh berbisik di teling aryan tetapi fara masih bisa mendengarnya. baru saja aryan membuka mulutnya untuk menjawab tiba tiba seorang perempuan datang menghampiri ia adalah pretty.


pretty menghampiri mereka lalu mencium sumedh di depan aryan dan fara, tatapi pretty tidak sadar akan kehadiran keduanya.


" hai sayang.." ucap pretty sambil mencium kedua pipi sumedh.


" hai sayang " balas sumedh.


" lama nunggu ya, maaf jalanan sangat macet "


" pretty kenalkan ini teman temanku "


pretty menoleh ke belakang ia sangat terkejut melihat seseorang yang tak lain aryan


" hai nona, " sapa aryan sambil tersenyum kecut.


" hai tuan senang bertemu anda " sapa balik pretty.


"pretty ini tunangan saya aryan " ujar sumedh memperkenalkan pretty kepada aryan dan fara. aryan yang mendengarnya pun mengepalkan tangan nya.


bisa bisanya pretty mempermainkan perasaan aryan yang tulus padanya.


tanpa permisi aryan pergi ke toilet dia meninju cermin toilet sehingga menjadi pecahan. betapa sakitnya hati aryan kalau wanita yang ia cintai selama ternyata hanya sekedar mengeruk hartanya saja.


sedangkan fara yang menunggu aryan terlihat mondar mandir, ia sangat khawatir pada bos nya itu. tiba tiba aryan datang menghampiri fara yang sedang mondar mandir.


lalu di ikuti oleh pretty dan sumedh fara sangat terkejut tatkala melihat tangan aryan terluka.


" pak aryan, kenapa tangan bapak berdarah..?" ucap fara yang shock.


" sayang ayo kita pulang dari sini, saya sangat lelah " ucap aryan mengejutkan orang orang yang ada di sana termasuk fara yang tidak percaya bisa bisanya aryan memanggilnya dengan sebutan sayang. sedangkan fara masih mematung di tempat.


" sayang kamu dengar gak sih, saya ingin pulang !" ucap aryan sedikit membentak.


" i.... iya ayo kita pulang srkarang, maaf tuan sumedh nona pretty kita pamit dlu "


" iya tak apa nona "ucap sumedh. aryan menarik tangan fara keluar dari temat itu dan sesampainya di depan rumah utama aryan mematikan mesin mobilnya


" apa bapak baik baik saja ?" tanya fara dengan sangat hati hati. sedangkan aryan memejamkan matanya fara tahu susana hati aryan saat ini sedang tidak baik.

__ADS_1


tanpa berkata apa apa aryan keluar dari mobil lalu diikuti oleh fara, saat aryan masuk kedalam rumah ia sama sekali tidak menyapa keluarganya yang sedang duduk di ruang utama.


" sekertaris fara ada apa dengan kakak dan kenapa tangan nya berdarah, apa dia berkelahi dengan seseorang..?" tanya najma yang kala itu berdiri menghampiri fara


" ada apa dengan anak kita nona fara ?" tanya nyonya ahmed.


" mmm,, pak aryan mungkin kelelahan nyonya , tuan, saya permisi ke dapur sebentar "


najma mengikuti fara ke dapur ia sangat khawatir akan kakak kesayangan nya dan ingin mendengar penjelasan dari sekertaris nya.


" sekertaris fara katakan padaku apa yang terjadi..?"


" nona, di acara tadi pak aryan melihat nona pretty, "


" terus..??"


" nona pretty ternyata tunangan nya tuan sumedh "


" haaaaa... ya tuhan " ucap najma dengan mulut menganga , ia tidak percaya dengan apa yang dikatakan fara.


fara naik ke atas sambil membawa air hangat dan kotak p3k di atas nampan, lalu ia dengan hati hati mengetuk pintu kamar aryan, dilihatnya aryan sedaang duduk di sofa.


" biar ku obati lukamu pak " ucap fara aryan pun tak menolaknya. aryan mendengis kesakitan tatkala fara mengompre tangan aryan yang luka.


" tahan sedikit , kalo tidak begini takutnya lukanya infeksi "


" seharusnya kau pulang ini sudah malam " ucap aryan yang tak lepas memperhatikan fara.


" saya akan pulang jika luka anda sudah di obati, apa bapak tadi sedang berakting ?"


" kapan ?"


" di dalam tadi "ucap fara yang masih mengobati luka aryan.


" ya , saya sedang berakting tadi "


" oohh,, ok pak sudah beres lukanya sudah di obati, sekarang saya pulang, bapak jangan lupa istirahat "


" menginaplah di sini "


" maaf pak, tapi besok saya harus bangun lebih awal "


" ya sudah biar ku antar kau pulang "


" tidak usah, saya bisa pulang sendiri kok " tolak fara.


" kalau begitu, kau bawa mobilnya " ucap aryan sambil memberikan kunci mobil


" tapi......"


" besok saya akan minta supir kantor untuk menjemput"


fara pun tersenyum dan menerima kunci mobil dari tangan aryan lalu ia pergi.


saya sedang tidak akting fara..................

__ADS_1


__ADS_2