My Crush  Is My Boy

My Crush Is My Boy
bab 17. balas dendam


__ADS_3

*..........*


" dok gimana keadaan teman kami" sahut Rendy.


" apa ini keluarga nya?"


" kita temannya dok, keluarganya lagi di perjalanan"


" baik kita tunggu keluarganya dulu ya"


" tapi dok , kita juga pengen tau keadaan teman kita sekarang " sahutku.


" yang bisa saya sampaikan ke kalian cuma teman kalian sekarang kritis , nanti untuk


kondisinya lebih detail saya bicarakan ke keluarga nya "


" makasih pak atas informasinya" sahut imma.


" baik saya keluar dulu,. pasien belum bisa di jenguk , jadi kalian tunggu lah di luar "


" baik dokter, terimakasih" kata imma lagi.


" kecelkaaan dimana dia?" tanyaku.


" tadi kita balik dari caffe , trus ada komplotan anak motor yang nyerang boy. kita juga gak tau pastinya , yang pasti boy itu dikejar sama mereka. kita gak bisa kejar karna dihalangi sama beberapa anak motor itu. pas kita sampai di tempat kejadian , boy udah tergeletak dengan lumuran darah" kata rendy


" anak motor? kok bisa sih? apa boy itu anak jalanan? tapi dia kelihatan baik baik aja " sahutku.


" kita juga gak tau pastinya , tapi kalau pun dia anaka baik baik gak tertutup kemungkinan dia anak motor" kata Rendy.


" yaudah kita tunggu aja bentar lagi keluarga boy datang" kata Cindy.


*........*


" nak , kamu yang nelpon om tadi ya ?" kata seorang lelaki separuh baya.


" ayahnya boy ya om? " tanya Rendy.


" iya nak saya Marwan ayahnya boy , boy nya dimana?" tanya ayah boy.

__ADS_1


" masih di ruanga ICU om, nanti kondisinya biar dokter aja yang jelasin" kata Rendy.


" makasih kalian udah jagain boy disini ya" kata pak marwan


" sama sama om , kita teman dekat boy di kelas nya om, kalau ada apa apa kita harus saling tolong menolong" kata imma.


" oh ya , kalian tau kenapa dia kecelakaan?" tanya pak marwan lagi.


" begini pak ..... " tutur Rendy menjelaskan kejadia yang di alami mereka tadi.


" apaaa anak motor? apa anak itu belum selesai dengan urusan motor motor yang gak berguna itu" katapak Marwan sedikit tegas.


" kalau boleh tau om , apa boy itu anak motor?" tanya imma.


" dulu iya , tapi saya sudah melarang dia untuk tidak masuk ke komplotan itu , karna dia sering babak belur" kata pak marwan


" owww, tapi dia sepertinya anak baik baik kok pak, pintar juga " kata Cindy.


" dia memang pintar , cuman ya itu , semenjak masuk geng motor gitu dia sering keluyuran, pulang gak tepat waktu kadang juga pulang dengan keadaan luka luka memar"


" baik lah pak, yang penting sekarang kita harus tau motifnya dulu , kita tidak bisa menekan boy dulu . kita fokus ke kesehatan boy dulu , nanti saya bantu cari tau tentang masalah boy dengan anak motor itu " tutur Rendy .


" selamat malam , apa keluarga Pasian atas nama boy sudah datang?" sahut suster.


" saya ayahnya suster" kata pak marwan.


" baik pak , kita ke ruangan dokter ya pak" kata susternya.


" baik sus, " kata pak marwan.


*.........*


" apaaa, kok bisa anak saya sampai koma dok?" tanya pak marwan.


" ada benturan di kepala boy, yang menyebabkan tengkorak di bagian belakang kepalanya retak, dekat ubun ubun kecilnya , dan itu sangat berbahaya , kita harus segera ambil tindakan pak, saya hanya bisa sarankan untuk oprasi. tapi konsekuensi nya sangat fatal pak, jika operasi nya gagal anak bapa kemungkinan akan meninggal . dan presentasi keberhasilannya 50 % pak" tutur dokter panjang lebar.


" astagaaa, pak saya mohon yang terbaik pak, saya tidak masalah dengan biayanya tapi tolong anak saya pak" sahut pak marwan.


" saya akan berikan yang terbaik pak, mohon doa nya dari keluarga " kata dokter.

__ADS_1


" pasti pak , saya percayakan pada tenaga medis ya pak" kata pak marwan.


" baik pak, ini tanda tangan disini pak ,. agar kami bisa melanjutkan tindakan kami untuk anak bapa"


" baik pak".


*............*


" pak apa kata dokter? " kataku.


" boy Harus di oprasi, karna ada retakan di tengkorak kepalanya " kata pak marwan.


" astagaa, kok bisa separah itu ya , kita gak bisa biarin ini terjadi begitu saja" kata imma


" mohon doanya ya nak, bapak gak bisa kehilangan boy , hanya dia sekarang teman bapak" kata pak marwan


" pasti pak , kita akan doakan kesembuhan boy" sahut Cindy dan aku bersamaan.


" pak ,yang sabar ya , kami akan bantu beresin masalah ini dan cari tau dalang semuanya ini" kata Rendy.


" terimakasih nak"


" baik pak , ini sudah menjadi tugas kami sebagai teman" kata imma dan Rendy.


tak berseling lama , ayah menelpon ku dan menyuruhku untuk balik karna memang jam Sudah menunjukkan pukul 23.45 wib.


" pak saya ijin balik dulua ya , besok kami kesini lagi " sahutku.


" baik nak, terimakasih ya " kata pak marwan.


" pak saya juga ijin ya pak " kata Cindy dan Rendy barengan.


" saya juga pak" kata imma.


" baik nak , makasih banyak ya , saya harap kebaikan kalian bisa dibalas kan" kata pak marwan.


" tidak usah sungkan sungkan jika ada sesuatu ya pak, kita pasti bantu sebisa kita " sahut Rendy.


" baik nak " kata pak marwan.

__ADS_1


__ADS_2