
Sesampainya angga di kelas, dia melihat tidak ada guru yang masuk.
“ ga, lo dari mana sih? Kok jam tadi gk masuk?” Tanya sofia.
“ ada urusan tadi” kata angga singkat
“ urusan apa?” Tanya sofia
“ jagain vinka di uks” kata angga
“ apaaa lo lebih mentingin jagain dia ketimbang pelajaran lo? Tadi itu pelajaran penting buat lo ga, apa lo sadar?” kata sofia dengan nada yang sangat kesal.
“ dah lah, urus diri lo sendiri aja, gk usah peduliin gua, mending lo fokus pada semester lo ke depan, jangan sampai ayah lo buat yang lebih gk masuk akal ke lo” kata angga yang udah mulai muak dengan sofia yang selalu mencoba mengurusi angga sedangkan dirinya sendiri butuh di perhatikan .
“ APAAA…… ga lo tega bangat ngomong gitu, gua kan Cuma perhatian ke lo” kata sofia namun dipotong oleh angga.
“ gua gk nyuruh, dan gua gk butuh sof, yang perlu di kasihani itu lo, aturan lo sadar akan itu. Dan ya satu hal lagi, gua tau lo udah berusaha buat gua suka ke lo tapi mulai sekarang gua bilang bahkan kalian semua dengar , gua udah pacaran sama vinka, untuk itu jangan ada lagi yang berani dekatin gua bahkan vinka sekalipun” kata angga terus terang.
“ wahhh,,,,, hebat. Apaaa kok bisa. Bagaimana mungkin. Akhirnya vinka lah pemenangnya. “ kata kata yang keluar dari mulut teman angga yang mendengar penuturan angga.
“ apa ga? Gua gk salah dengar?” tanga sofia yang sudah sangat syok dengan ini
“ gak sof, jadi please jangan ganggu gua lagi. Dan 1 hal lagi. Gua udah tau semua perbuatan lo selama ini ke vinka. Gua gk akan lapor lo, tapi jika kedepannya lo masih berani ngelakuin hal itu, gua gk akan nerima permohonan apapun , gua akan bertindak dan lo akan nyesal seumur umur. Ingat itu.” Kata angga dan langsung pergi dari ruangan itu menuju uks , karna jam hari ini kosong.
“ sof , lo gak papa?” Tanya syifa yang iba melihat keadaan sofia.
“ syif… apa hebatnya dia , kenapa semua perjuangan gua gk bisa di lihat oleh angga” Tanya sofia
“ udah jangan disini sof, kita cari temmpat lain aja, banyak kuping kotor disini “ kata syifa yang melihat teman sekelassnya seperti ingin menertawakan sofia
………………………………..
“ vin , udah baikan? Kok udah masuk aja? Ka angga mana?” Tanya cindy yang melihatku masuk ke ruangan dan dia buru-buru membantuku
“ gua udah baikan kok, ka angga aku suruh masuk kelas, dan karna aku rasa aku udah lumayan baik dan udah bosan juga disana , makanya aku memilih masuk kelas. Oh yak ok gk ada guru?” Tanya ku
“ lagi rapat, lo harusnya istirahat vin” kata cindy
“ udah ah, mending disini. Gua bosan tau” kata ku
“ yaudah vin , kalau ada apa-apa langsung bilang aja” kata cindy
“ amannn” kataku
“ rendy dan lainnya kemana?” tanyaku.
“ tadi di panggil pak Edward buat bantuin dia di perpus, aku juga gk tau ngapain” kata cindy.
“ hmmmm . yaudah cin aku mau tidur dulu , ngantuk” kataku
“ mending di uks aja lo tadi “ kata cindy
__ADS_1
“ hmmmmm” kataku menjawab dan langsung tidur
“ hufffff dasar anak keras kepala” benak cindy
‘’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’
“ vin… lah kemana tu anak, vinnn… vin…” angga panic dan mencariku dimana-mana
“ gaa syutttttt. Ini uks “ kata suster mengingatkan angga
“ sus, vinka kemana? Kok gk ada” tanyanya
“ udah ke kelas ga” kata suster
“ kok bisa? Diakan masih sakit, kok dibiarin massuk kelas” kata angga sedikit kesal
“ maaf ga, tapi vinka yang maksa tadi” kata suster itu . dia minta maaf karna dia tau kalau dia adalah anak pemilik saham terbesar di sekolah ini, dan bisa aja angga sendiri yang pecat siapa saja kalau ada hal yang tak baik di sekolah itu
“ hmmm, maaf sus angga jadi gk sopan. Angga panic tadi” kata angga
“ gak papa ga” kata suster itu
“ saya pamit sus” kata angga dan langsung meninggalkan ruang uks menuju kelasku dengan berlari terburu-buru.
Sesampainya di depan kelas ku , angga berhenti sebentar untuk mengambil nafas , setelah itu dia masuk dan melihatku tidur di bangku dan kepalaku di atass meja.
“ ka angga…. Kk cariin vinka ya? Dia lagi tidurka” kata cindy yang melihat angga datang.
“ boleh aku duduk di samping dia?” Tanya angga
“ angga hanya duduk dan tak melakukan reaksi apapun, dia hanya setia menunggu ku bangun tanpa menggangguku.
Bel pun berbunyi , semua siswa yang ada di kelass itu beranjak pulang , sedangkan cindy masih setia menunggu ku dan juga rendy yang belum datang.
Kringgg …………kringg…………
Suara hp ku berbunyi yang membuatku terbangun.
“ huuuhhaaammmm…….. hallo pak” kataku yang masih belum sadar akan keberadaan ka angga.
“ non dimana? Saya udah di depan” kata supir
“ haaa? Say…” sebelum terucap ka angga langsung narik hpnya yang membuat aku bingung
“ ka angga…… sejak kapan disini?” tanyaku namun gak di jawab oleh ka angga
“ hallo pak, ini angga. Bapak boleh balik duluann, nanti vinka angga yang antar, masih ada urusan pak” kata nagga
“ oh nak angga, baiklah. Saya titip non vinka ya nak. Bapak pamit duluan” kata pak mamat yang langsung mematikan telponnya.
“ hadehhhh, sepertinya aku kali yang gk tau apa-apa “ kata cindy yang mulai curiga atas perlakuan ka angga sedari tadi padaku.
__ADS_1
“ maksudnya ci?” kataku
“ iya , kita udah jadian” kata angga tiba-tiba.
“ kaa” kataku melotot akan kalimat angga
“ whattttt? Vin ? maksudnya ? wahhhh gua ketinggalan atau lo yang sengaja nutupin?” Tanya cindy mulai kesal.
“ maaf cin, tadinya mau ngasih tau , tapi karna kondisinya seperti tadi gua malah fokus ke sana” kata ku
“ udah lah , gua tandain lo. Sejak kapan?” Tanya cindy lagi.
“ semalam “ kata ku
“ udah-udah , cin kita balik dulu. Kondisi vinka sekarang gk bagus, nanti lo bisa Tanya-tanya lagi kalau dia udah baikan” kata angga
“ hmmmm oke ka. Tapi ingat ka angga, jangan berani buat dia sakit hati lagi, kalau sempat itu terjadiii”
“ iya iyaaa, yok vin” kata angga memotong
“ kita balik duluan ya cin, nanti bilangin sama yang lain gua balik duluan ya” kataku
“ hmmmm, dah sana. Cepat sembuh lo. Gua masih ingin introgasi” kata cindy
“ amannn” kataku.
Kami pun beranjak meninggalkan cindy
“ kenapa ke kelas tadi?” Tanya angga
“ bosan aja ka” kataku
“ hmmm” kata angga sambil mengangguk.
Aku belum sadar akan semuanya, dipikiranku hanya ada tidur tidur dan tidur.
“ pak biar saya yang nyetir, bapak pulang lah duluan, nih ongkos bapak, saya ingin ngantar dia dulu” kata angga ke supirnya.
“ baik den, saya pamit dulu” kata supir itu.
“ masuk vin” kata angga dingin.
“ kenapa lagi nih” benakku . aku merasa angga lagi marah denganku, dan aku yakin itu karna tadi aku keluar uks tanpa ka angga tau.
Aku masuk ke dalam mobil ka angga dan merassa sedikit merinding dengan suasananya. Ka angga melajukan mobilnya tanpa menatapku sedikit pun. Aku takut tapi aku juga ngantuk. Kenapa aku harus terjebak di situasi seperti ini?
“ aduhhh nih mata kenapa sih, kok ngantuk bangat, padahal dari tadi udah tidur. Sekarang mau tidur aja takut bangat dah, gak mungkin ka angga ku tinggal tidur, apa aku ajak ngobrol aja kali ya? Tapi dengan wajah dinginnya itu mana mungkin dia respon dengan baik. Kalau di biarin pun nanti dia malah makin marah lagi. Aduhhhh pusing nih kepala kalau gini ” benakku.
GIMANA JADINYA YAA??????????
APA VINKA AKAN TIDUR LAGI? ATAU MALAH MENAHANNYA ?
__ADS_1
TAU MUNGKIN KAH DIA AKAN MENCOBA MERAYU ANGGA AGAR ANGGA TIDAK MARAH LAGI?..............
TUNGGUIN KELANJUTANNYA YA………………………..