
“”””””””””””””””””
“ dimana mereka berdua?” Tanya pak rudi setelah selesai pelajaran
“ mungkin di perpustakaan pak, biasanya mereka kesana kalau sedang jam kosong atau dihukum” kata seseorang siswa
“ dasar mereka, tapa baik sih , mereka mengggunakan waktu mereka dengan baik” kata pak rudi. “ baiklah sekian untuk hari ini, semoga ilmu yang bapak transfer dapat berguna bagi kalian semua, sekian dan terima kasih” kata pak rudi mengakhiri dan keluar dari kelas
“””””””””””
“ bas, sepertinya pelajaran akan berakhir dan akan istirahat, ayo balik ke kelas” kata angga
“ santai napa lo, kalau istirahat kan bagus, kita sekalian aja di sini istirahatnya” kata bastian
“ isss, dasar lo emang siswa kurang di ajar” kata angga
“ yaaaa, kalian berdua, kenapa malah disini? Wahhhhh bukannya takut tapi kalian malah makin berulah ya” kata pak rudi yang dating ke kantin setelah keluar dari kelas, namun tak disangka bahwa angga dan bastian malah nongkrong di kantin.
“ mampus gaa, aduhhhh hari yang buruk” bastian bergumam
“ kalian cepat ikuti bapak” kata pak rudi. Angga dan bastian pun mengikuti pak rudi yang sudah berjalan dahulu
“ lo harus tanggung jawab bas” kata angga sambil mengikuti pak rudi
Sesampainya di lapangan sekolah, pak rudy berhenti dan berbalik menghadap bastian dan angga
“ karna kalian tak menghiraukan hukuman bapak, maka sekarang saya akan menambah hukuman kalian, bapak kecewa sama tingkah brutal kalian ini, murit terbaik dan berprestasi seperti kalian mampu melakukan hal se buruk ini. Apa kalian piker dengan sebutan siswa terbaik kalian bias seenaknya di sekolah ini ha? Sekarang keliling lapangan 10 keliling , saya akan memantau kalian, sekarang !” kata pak rudy
“ tapi pak” kata bastian
“ tidak ada tapi-tapian, sekarang mulai saja atau mau saya tambahi hukumannya?” kata pak rudi mengancam
“ tidak pak” kata bastian yang langsung berlari diikuti angga
Bel istirahat pun bordering, semua siswa pergi untuk istirahat dan melakukan aktifitas masing-masing
“ wahhhh, apa-apaan ini?, siswa terbaik dan yang sering berprestasi bias dihukum juga ternyata” kata siswa lain yang melihat angga dan bastian yang di hokum
“ pemandangan yang jarang nih” kata seorang siswa lagi
“ harus di publis nih” kata seorang siswa lagi sambil merekan bastian dan angga
“ wahhhhh, walau di hokum begini angga masih ganteng aja nih” kata siswi dari arah lain
“ benar tuh, lihat keringatnya, wahhhhh keringatan saja menarik” kata temannya
“ kalian bias diam gak, sana pergi lo” kata sofia yang melihat adegan itu
Sudah sepuluh putaran, akhirnya angga berhenti dan juga bastian, mereka memilih duduk di tengga dekat kelas
“ gaa, nih lo pasti haus” kata sofia menawarkan air
“ makasih sof” kata bastian yang langsung mengambil air yang ada di tangan sofia
__ADS_1
“ yaaaa, itu buat angga bukan buat lo” kata sofia
“ gua juga haus kali sof” kata bastian sambil meminum air itu”
Sofia yang kesal langsung menarik air itu dari tangan bastian
“ kalau haus beli sendiri lah” kata sofia
“ pelit bangat sih llo” kata bastian
Angga yang tak mempubris mereka langsung berdiri dan meninggalkan mereka
“ gaa, tunggu “ kata sofia mengikuti angga
“ nih, gua kebetulan bawa sarung tangan, lo pake lap keringat lo, ini bersih kok” kata sofia
“ gak usah” kata angga
“ gaa, udah sini “ kata sofia yang langsung menahan angga dan melap keringat angga
“ gua bias sendiri” kata angga yang mencoba mengambil sarung tangan dari sofia
“ udah sini aku aja, dikit lagi kok”kata sofia
“ wahhhh, sepertinya rumor itu benar deh, lihat sofia dan angga “ kata seseorang siswa
“ hmmm, sepertinya begitu” kata seseorang siswa yang kecewa karna dia juga mendamba-dambakan angga
“ udah sof, gua bias sendiri, awas gua mau ke kelas” kata angga yang menarik paksa dan meninggalkan sofia. Sedangkan sofia hanya pasrah dan tetap mengikuti angga ke kelas.
“ gua gak bakalan nyerah ga, sampai lo bias luluh sama gua” benak sofia
“”””””””””””’’’’’’
“ kantin yok” ajak boy
“ yok” kata cindy
“ boy lo luan aja, gua sama cindy masih ada yang mau di bahas” kata rendy.cindy yang mengerti situasinya mencoba mengambil peran
“ oh iya boy, gua lupa . lo duluan deh kita nanti nyusul” kata cindy
“ ohhh yaudah kalau gitu, imam yok kantin” kata boy
“ yok” kata imam. Mereka pun pergi dan meninggalkan rendy dan cindy.
“ ren, lo bisa kecewa tapi gak gini juga” kata cindy mengingatkan rendi
“ ahhh udahlah cin, nanti juga mood gua balik, sekarang gua gak mau banyak bergaul sama dia, takutnya gua buat kesalahan” kata rendy
“ ya udah kalau gitu, jadi sekarang kita ngapain? Gua juga pengen ngemil kali” kata cindy
“ tuhh di tas gua ada cemilan, tadi ibu minta gua bawain” kata rendy
__ADS_1
“ wahhh tumben bangat” kata cindy
“ hmm, yaudah makan aja” kata rendy. Cindy pun membuka tas rendy dan mengambil kotak makanan berisi roti buatan ibu rendy. Setelah di makan cindy merasa aneh di dalam perutnya.
“ kenapa muka lo?” Tanya rendi
“ ahhh gak papa kok” kata cindy berbohong karna rasa makananya sangat aneh menurut cindy tapi tak enak dengan rendy
“ udah gak usah bohong, lo juga tau gimana ibu kalau dah masak , makanannya gak akan pernah bisa di nikmati dengan baik” kata rendy
“ hehehhe, gua sampai lupa” kata cindy
“ lapar ya ?” kata rendy
“ hmmm, lapar bangat” kata cindy
“ yaudah yok , kita kantin” kata rendy
“ tapi lo tadi gak mau” kata cindy
“ mau gimana lagi , bocil lagi lapar, takutnya ngamuk “ kata rendy
“ apa lo bilang?, bocil bocilll, lo tuh yang bocil” kesal cindi
“ iya deh si paling dewasa” kata rendy
“ wahhh butuh di servis nih bocah, kanan apa kiri nih?” kata cindy sambil menaikkan lengan baju dinasnya
“ udah-udahhh, yok kantin” kata rendy
“ hmmm, awas aja lo nanti” kata cindy yang mengikuti rendy
“”””””””””””””””
Setelah pelajaran selesai, angga buru-buru keluar dari kelas, an menuju parkiran
“ gaa, tumben buru-buru “ kata sofia menahan angga
“ gua buru-buru “ kata angga
“ yahh, padahal gua mau minta tolong tadi tapi kalau buru-buru yam au gimana lagi” kata sofia
“ minta tolong apa?” Tanya angga
“ antarin gua balik, soalnya supir gua belum dating, gua sedikit pusing jadinya gak tahan” kata sofia
Angga berpikir 2x untuk menerima tawaran sofia namun karna arah RS ku sama dengan arah rumah sofia, jadi angga iya iya aja
“ yaudah yok, lagian gua lagi mau kea rah sana” kata angga
“ makasih ya ga” kata sofia kesenangan
Angga dan sofia pun berjalan bersamaan kea rah parkiran, semua siswa yang melihat mereka berdua malah makin yakin dengan rumor dating angga dan sofia. Sofia juga sangat senang kayaknya karna baru di respon dengan baik oleh angga untuk pertama kalinya
__ADS_1