
"......."
" Vin Lo kenapa sih, dari tadi diam aja , kayak gak biasanya. Ini kita mau main aja jadi canggung lihat ekspresi Lo " kata Cindy.
" Gak papa kok, kalian gak usah canggung , aku kurang enak badan aja" sahutku ngelak.
" What, kok Lo gak bilang dari tadi" kata Cindy.
" Yaudah kita antar aja Vin pulang, kita batalin aja acaranya " kata boy.
" Ehhh, gak usah , kita udah sampai ngapain pulang. Gua udah enakan kok, yok main" kataku yang turun dari mobil Rendy .
" Nahh, gini kan enak . Semangat " kata Cindy.
Kami pun bergerak ke mall terbesar di kota ini , kami pergi makan , bermain dan berbelanja, sehabis itu kita pergi ke satu ruangan , dimana ruangan itu adalah ruangan pencetakan foto polaroid.
Setelah selesai dan puas bermain , tak terasa jam sudah menunjukkan jam 17.15 wib.
" Gays gua balik duluan ya , ada janji sama Ayah bunda soalnya" kataku.
"Yahhh, emang gak bisa nanti dulu, nonton dulu yok' ajak Cindy.
" Hmmm iya nih, nonton dulu yok'" ajak imma lagi.
" Iya nih ada film baru nih , kayaknya seru juga " kata boy
" Sekali lagi deh , udah janji soalnya " kataku
" Yaudah deh, tapi gak papa kan kalau kita nonton gak ada Lo?" Tanya Cindy.
" Gak papa ih, dah nikmati aja , kalian enjoy ya, gua balik dulu , bye" kataku.
" Hati hati Lo" kata Cindy.
" Mau gua antarin?" Tanya boy.
" Gak usah boy makasih, dah bye guys " kataku sambil berlalu .
" Hufffff, akhirnya. Apa gua telpon ka Angga aja kali ya buat jelasin. Jadi gak enak rasanya " pikirku.
Aku mengambil ponselku dan mencari no ka Angga . Namun saat ingin menekan nama ka Angga yang ada di layar hp ku , telpon dari ka Rehan masuk ,
" Loh ka rehan, astaga gua lupa lagi ngabarin ka rehan" kataku sambil mengangkat telpon .
" Hallo cantik" sapa ka rehan.
" Hallo ka, aduh maaf ka ga langsung nelpon tadi" kataku.
__ADS_1
" Iya , gak papa kok. Lagi apa nih cantiknya Kakak?" Tanya ka Angga
" Ini masih di depan mall ka , mau pulang" kataku
" Ohhh, berarti lupa nelpon karna belanja belanja nih ceritanya" kata ka rehan.
" Hmmmm maaf ka , tadi teman teman ngajak main dulu" kataku
" Yaudah deh , pulang dulu gih, nanti kakak telpon lagi biar enak nelponnya" kata ka rehan.
" Sekarang aja ka , takutnya nanti ga sempat , soalnya ayah bunda ngajak dinner" kata ku.
" Oh yaaa? Enak dong" kata ka rehan.
" Hahah makanya balik, biar ikut " kataku.
" Iya deh nanti kalau ada libur pasti Kaka langsung pulang" kata ka rehan.
" Hmmm iya deh ka, oh ya ka , kok jam segini kakak bisa nelpon? Emang gak ada kerjaan?" Tanyaku
" Ada sih , tapi kakak kangen sama kamu " kata ka rehan
" Hmmmm, ada ada aja ka" sahutku.
" Jadi gimana nih , kakak dah gak sabar lihat capaian kamu, walaupun kakak udah tau hasilnya" kata ka rehan.
" Bukan ragu tapi kalau udah lihat hasilnya merasa lebih puas tau gak " kata ka rehan.
" Iya deh ka . Vinka dapat juara 1 dan juara 1 unggulan" kataku.
" Iya dah , selamat adek kakak yang paling pintar , jangan lupa nanti kirim foto nya ya, dan kk udah tf jajan kamu , nanti belanja puas puas sebagai hadiah dari Kaka" kata ka rehan.
" Aku gak mau uang, aku mau ketemu kakak aja udah, mau gak jajan atau gak belanja sekalipun kalau udah sama kakak vinka udah puas, dan itu Hadian terbesar" kata ku.
" Nanti ya sayang, tunggu ada libur , pasti kakak bawa jalan jalan deh , kita atur waktu kita ya" kata ka rehan
" Janji ya" kataku.
" Iya , apasih yang engga sama adek kakak yang paling cantik dan paling pengertian" kat aka rehan.
" Yaudah deh ka, kakak sehat sehat disana ya, jangan lupa makan , gak boleh sakit tau gak" kataku.
" Hahahah adek kakak udah dewasa nih, aturan kalimat itu buat kamu dari kakak, bukan malah sebaliknya. " Kata ka rehan.
" Pokoknya ingat gak boleh sakit ya" kataku.
" Iya sayang ,. Iya cantik, kamu juga jaga kesehatan disana ya , jangan manja manja udah besar , jangan buat ayah bunda marah " kata ka rehan.
__ADS_1
" Emang pernah aku buat mereka marah?" Tanyaku
" Kakak kan cuma ingatin bukan bilang kamu yang bukan bukan" kata ka rehan
" Iya deh ka , yaudah deh , pak Mamat udah datang , aku mau jalan dulu , bye ka" sahutku.
" Bye sayang , hati hati ya" kata ka rehan
" Iya kakak" kataku sambil matiin telponnya.
" Non langsung jalan kah ini?" Tanya pak mamat.
" Iya pak, langsung ke rumah aja " kataku.
" Oke non, "
Mobil pun berjalan , dan mentusuri setiap jalan,
Diperjalanan aku kepikiran sama ka Angga yang melihatku seperti punya dendam , aku malah jadi takut menghubungi dia , tapi aku juga takut ini akan jadi salah paham.
" Apa aku telpon aja kali ya? Tapi kalau aku telpon , aku mau bilang apa? , Aduh ribet dah . Tapi kalau gak telpon pun malah bagus sih, soalnya kan bisa buat ka Angga marah dan ilfil sama aku, walaupun sebenarnya aku gak suka itu terjadi" kataku dalam hati.
" okey sampai deh " kata pak Mamat.
" makasih ya pak, oh ya belanja tadi bilang ka Riska yang masukin ke kamar ya " kataku.
" siap non" kata pak Mamat.
" sayang udah balik?" tanya bunda.
" eh bunda , udah Bun , maaf telat ya Bun, soalnya teman teman tadi pada maksa ini vinka buat ikut" kataku.
" iya sayang ,bunda paham . bunda udah lakuin masa masa itu" kata bunda.
" makasih bunda" kataku.
" yaudah mandi gih, biar ikut bunda ke butik" ajak bunda.
" bunda vinka mau istirahat dulu , vinka capek . takutnya nanti pas dinner malah ngantuk ngantuk" kata ku.
" oke deh kalau gitu" kata bunda.
" eh bentar Bun , ngapain jam segini ke butik, bukannya nanti dinernya jam 7 emang masih sempat?" tanyaku.
" jam 8 sayang jadinya , dan dinnernya di rumah , kita undang mereka ke sini aja , soalnya kata om mu udah kangen ke tempat kita" sahut bunda.
" oh ya? kok gitu sih, yaudah deh ma , vinka mandi dulu, gerah soalnya" kataku sambil berjalan ke kamar.
__ADS_1