
...GUYSSS….. BANTU LIKE DAN KOMENNYA YA 🙏...
...ITU SANGAT BERPENGARUH...
...MAKASIH GUYSSS🥰...
HAPPY READING…………☺️
.
.
.
Hari ini aku pergi ibadah dengan ayah dan bunda, aku sengaja ngajak ayah dan bunda ibadah pagi karna habis ibadah ayah dan bunda ngajak jalan-jalan . sesampainya di tempat ibadah aku mengambil sikap berdoa terlebih dahulu abis itu aku menunggu lonceng masuk.
“ bunda , vinka mau ke kamar mandi dulu , sembari nunggu loncengnya berbunyi” kataku kepada bunda yang duduk di sampingku.
“ iya sayang, jangan lama-lama, bentar lagi akan masuk” kata bunda mengingatkanku.
“ siap bunda” kataku sambil berlalu pergi meninggalkan ayah dan bunda.
Di perjalanan ke kamar mandi, aku berpapasan dengan ka bastian yang juga beribadah pagi hari.
“ hey, kebetulan bangat nih, ibadah pagi ya?” kata ka bastian
“ hehheh, iya nih ka” kataku
“ mau kemana? Kan udah mau masuk”
“ kamar mandi dulu ka, kakak ngapain di sini?” Tanya ku
“ nunggu anak bos” kata ka bastian , maksudnya adalah ka angga.
Aku hanya mengerutkan alisku menandakan tidak mengerti dengan apa yang ka bastian maksud.
“ ka, aku pamit dulu ya” kataku
“ mmmm” kata ka bastian dengan senyumnya. Aku yang udah mendapat balasan langsung pergi ke kamar mandi dengan langkah cepat karna sebentar lagi ibadahnya akan mulai.
“…………..”
# pov syifa dan sofia
“ syif, nanti main kerumah yok, aku bosan” ajak sofia
“ boleh-boleh aja sih, tapi bokap lo gak di rumah kan?” Tanya syifa
“ engak kok, ayah paling nanti pergi ke luar” kata sofia.
__ADS_1
“ emang kalau ayah ada di rumah kenapa syif?”Tanya sofia penassaran. Dia takut syifa sudah mengetahui masalahnya dengan ayahnya.
Sofia dan syifa memang sudah berteman sangat lama , namun sofia tidak pernah memberitahu kepada syifa masalahnya dengan ayahnya.
“ engga asik aja gitu, rasanya ada yang aneh kalau ayahmmu di rumah. Heheheh bukan maksud ngomongin ayahmmu ya , tapi kalau ayahmu di rumah aku sangat segan dan juga takkut, karna aura ayahmu sangat berwibawa, buat aku takut aja “ kata syifa yang menjelaskan penuturannya.
Sofia yang mendengarnya hanya senyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya.
“ oh ya, nanti aku mau dengar penjelasanmu mengenai semalam, aku massih bingung dengan apa yang terjadi semalam, kamu juga tidak bisa di ajak bicara , bahkan kau hanya mau ngomong sama angga aja, kau anggap aku apa?, masa masalah mu yang bisa tau angga aja, padahal aku sahabatmu” keluh syifa
“ gak terjadi apa-apa kok syif, aku hanya kalut aja kemarin, dan masalah aku gak mau bicara sama siapapun itu bukan karna aku gk suka atau gak mau, tapi pada saat itu pikiranku juga masih kosong dan tak tau apa yang terjadi” kata sofia menjelaskan agar teman terbaiknya tidak marah dan kesal kepadanya.
“ yaudah, tapi aku juga masih penasaran kenapa kamu bisa berpikir sampai mau loncat dari atap itu” kata syifa lagi.
“ udahlah syif jangan bahas lagi, aku jadi gak bisa focus dan kepalaku juga sakit jika mengingat itu” kata sofia yang membuat alasan agar syifa tidak lagi menanyainya masalah semalam , karna sofia tidak ingin massalahnya di ketahui oleh orang lain. Bahkan sampai sekarang dia tidak tau masalahnya sudah diketahui oleh angga.
“ yaudah iya deh, maaf buat kamu jadi kepikiran kesana lagi ya, “ kata syifa merasa bersalah kepada sahabatnya itu.
“ hmmm, yaudah yok. Kita mau kemana lagi nih? Besok kita udah mau masuk jadi gak ada waktu main lagi, kita puasin sekarang aja” kata sofia.
“ gimana kalau ke taman aja, aku dengar ada penambahan wahana di sana, kita lihat yok” ajak syifa
“ mmm, yok “ kata sofia mengiyakan ajakan syifa
“…………….”
Ibadah sudah selesai, aku bersama ayah dan bunda hendak pulang , namun langsung di cegah oleh ka angga dan bastian
“ eh angga, selamat hari mminggu nak, kamu juga ibadah di sini?” Tanya bunda
“ iya tante, angga masuk pagi biasanya” kata ka angga
“ ohhh, pantesan gak pernah jumpa, om dan tante biasanya siang kalau engga malam “ kata bunda
“ selamat hari minggu om tante, kenalin aku bastian teman angga dan juga kakak kelas vinka” kata ka bastian sambil menyalami ayah dan bunda sembari menebarkan senyumnya kepada kami.
“ ohhh, hallo nak. Kita orang tua vinka. Senang kenal denganmu” kata bunda
“ kalian belum pulang ga?” Tanya ayah
“ sebentar lagi om, tadinya mau pulang tapi gak sengaja lihat om dan tante” kata ka angga.
“ ohhh, kalau gitu om , tante dan vinka pamit dulu ya nak, kita ada urusan abis ini, datang lah nanti ke rumah bermain ajak bastian juga” kata ayah
“ baik om, terimakasih, kita akan main kapan-kapan “ kata ka angga
“ iya om, terimakasih undangan nya ” kata ka bastian.
“ yok bun , sayang “ ajak ayah sambil berlalu meninggalkan angga dan bastian
__ADS_1
“ mari nak” kata ibu yang udah mengikuti ayah
“ ka , vinka pamit dulu ya” kataku sambil memberi salam dengan membungkukkan badanku sedikit
Sebelum aku berlalu dari mereka , ka angga menghalangi jalanku. Aku menoleh ke ka angga bingung, sama halnya dengan bastian
“ ada apa ka?” tanyakku bingung
“ hmmm??? Emang kenapa ?” kata ka angga bingung dengan tingkahnya.
“ lo ngapain ga? Aneh lo” kata bastian
“ ka sedikit , aku mau pulang, nanti ayah dan bunda nungguin lama” kataku
“ oh iya , udah pergi” kata ka angga yang udah gugup karna tingkahnya sendiri
“ gimana mau lewat ka?” tanyaku sambil menunjukkan jalan itu, karna memang kami berdiri di lorong antara bangku kiri dan kanan
“ ohhh” kata ka angga yang sadar dan langsung memberi jalan.
“ aku duluan ya ka , mari ka bastian” aku pamit meninggalkan mereka berdua.
“ woi, bengong lo. Lo suka ya sama vinka?” Tanya bastian.
“ ih apaan si lo , ngaur” kata ka angga
“ halahhh, ngelas lo, jadi tadi lo ngapain ha?” Tanya ka bastian.
“ emang gua ngapain ha? Gak usah sok tau deh lo, tau ah kita pergi “ kata ka angga mengalihkan pembicaraan dengan mengajak ka bastian keluar
Ka bastian yang melihat tingkah ka angga hanya senyum , karna dia baru melihat tingkah angga yang seperti ini, selama dia berteman dengan angga , angga memang gak pernah menampakkan ekspresi ekspresi lain selain cool dan cuek. Bisa di bilang memang dia si kutup utara deh kayaknya
Bastian mengikuti angga dari belakang dengan senyum aneh, karna baru kali ini dia melihat angga yang malu-malu seperti tadi
“………….”
“ sayang ganti baju lalu cepat turun, nanti kita langsung berangkat . makannya di luar aja “ kata bunda
“ okey bun, oh ya bun jangan lupa bawa cemilan vinka yang di kulkas ya, mau ngemil di mobil nanti” kataku.
“ iya sayang, udah gih siap-siap” kata bunda.
Aku pun pergi dengan antusias, aku juga akan mengajak ayah dan bunda untuk belanja perlengkapan sekolahku buat sem baru dan membeli perlengkapan ujian untuk besok.
“””””””””
“ ayah , bunda. Kita berangkat yok” ajakku yang turun dari tangga sambil berjalan cepat.
“ hati-hati sayang. Nanti jatuh” kata ayah mengingatkan
__ADS_1
BRUKKKKKK….. VINKAAAA