My Crush  Is My Boy

My Crush Is My Boy
Bab 25. murung


__ADS_3

*........*


" selamat siang non" kata bi Tuti dari depan rumah yang menyambut kedatangan ku.


" siang Bi" kataku lemas dan berjalan masuk.


" aduhhh non , kok murung sihhh, nanti cantiknya pudar loh." kata bik Tuti sambil mengambil tas dari tanganku agar dibawakan ke kamarku.


" biar aja bi" sahutku.


" Halah- halahhh gak bisa dong non hehehe, tapi orang cantik mau digimanakan juga cantik sih" kata bik Tuti lagi.


" iya deh bi, oh ya bi siapain nasi goreng boleh?, vinka pengen makan nasi goreng" sahutku.


" boleh non , bentar tas nona aku masukin dulu kekamar"


" gak usah Bi, vinka aja . bibi masak aja , kalau boleh cepat ya bi , minta bantu art lain kalau perlu" kataku sambil berjalan menaiki anak tangga.


" hmmm, non ... non.. pasti ada masalah nih di sekolah makanya gitu mukanya" tebak buk Tati.


*.........*


Ting......Ting...


" ***Hallo ka"


" gimana tes nya ? kamu bisa atau kesulitan?" tanya ka Rehan.


" hmmmm, aku juga GK tau ka , aku tadi kurang fokus".


" kok bisa sihhh , apa ada masalah disekolah? cerita sama kakak "


" engga kok ka, vinka aja mungkin yang kecapean makanya gak fokus" sahutku.


"yaudah janga dipaksa, kasih rehat dulu sayang, jangan belajar Mulu" sahut ka rehan.


" iya ka, oh ya ka, kapan kesini lagi sih? aku kangen tau" kataku.


" uluhh - uluhhh , kakak juga kangen bangat , tapi sayangnya kakak gak ada libur , apa kakak ambil cuti aja kali ya?" kata ka rehan


" ehhh, gak usah ka, nanti kakak kewalahan lagi ngejar ketinggalan"


" hmmm, gitu ya, yaudah deh . kamu sabar dulu ya cantik. oh iyaaa baru ingat , kemarin kamu belum kasih tau urutannya pada tes 1, nelpon cuma minta doa karna udah lolos tes 1 doang dan mau ngikutin tes 2" kata ka rehan


" iya ka , karna aku juga lagi sibuk belajar, makanya gak sempat telpon lagi. lagian waktu aku nelpon minta doa aku mau kasih tau, cuman kakak mau masuk kampus , jadi bukan salah aku dong" tuturku.


" iya deh iyaa, jadi urutan ke berapa nih adek kakak yang paling cantik."


" masih 2 sih ka " kataku


" ihhh, kok nadanya di tekuk gitu, 2 itu udah keren tau, " kata ka rehan


" kakak pasti kecewa kan? vinka ngecewain kakak dengan hasil yang GK sesuai harapan kakak" kataku dengan suara yang sudah mulai serak.


" ehhhh jangan nangis ya hanya karna itu, kakak sama sekali gak kecewa , kamu lolos masuk tes 2 aja kakak udah bangga , mengenai urutan itu urusan belakang, " kata ka rehan.

__ADS_1


" tapi ka, kakak pasti kecewa , vinka memang main main belajarnya makanya gak dapat urutan 1" kata ku lagi.


" kakak sama sekali gak kecewa, kamu jangan berfikir begitu. nih kakak mau bilang, untuk tes selanjutnya kamu jangan harapkan urutan dulu, kamu harus fokus buat capai nilai ketentuannya biar kamu lolos ke tahap berikutnya, nanti kalau kamu udah di tahap akhir baru kamu usahahin urutannya. dan yang penting kamu ingat bahwa urutan keberapa pun kamu, juara berapa pun kamu , bahkan jika tidak lolos sekalipun , ingat ya kakak gak akan pernah kecewa sama kamu , dan kakak juga gak akan masalah kamu lolos atau engga , kamu cukup kasih yang terbaik versi kamu , kamu gak usah mikir kalau kamu kecewain kakak , okey adik kakak!


" tapi ka... "


" udahhh ,, gak ada tapi tapi. kamu udah makan?" tanya ka Rehan


" belum ka"


" yaudah makan gih, biar ada tenaga belajar nya, abis makan belanja belanja boleh tuh, biar gak mumet" kata ka rehan


" iya kaaa. kakak udah makan?"


" udah nih "


" yaudah , aku matiin ya ka , byee"


" okey cantik. Bye***"


*......*


" biiii, udah nasi goreng nya?" tanyaku yang berjalan menuju meja makan.


" udah non, ini baru aja siap"


" yaudah biar aku aja bi yang ngambil, bibi lanjutin kerja bibi aja " kataku


" tapi non, ayah bisa marah sama saya"


" aduh non, yaudah saya pamit non "


" hmmmm"


aku pun menyiapkan makananku dan pergi menuju taman belakang rumah , disana aku menikmati makan ku dengan tenang sambil melihat pemandangan .


" enaknya abis makan ngapain ya?" kataku bingung sambil memikirkan hal yang seru .


" apa belanja aja kali ya ? beli cemilan , atau ke taman?" pikirku .


" hmmmmm, belanja aja ahhh, atau ke mall cuci mata "


setelah memutuskan untuk pergi belanja , aku menyimpan piring kotorku dan berlalu ke kamar hendak menelpon Cindy agar bergabung.


" ***hallo cin, Lo lagi ap?" tanyaku


" hallo Vin, ini baru aja beberes buku" kata cindi dari seberang telepon.


" mau ke mall GK? cuci mata , manatau otak bisa fress dikit , biar gak mumet " kata ku


" boleh tuh, nanti aku lanjut belajarnya malam aja, kalau gak dikasih rehat bisa bisa pecah ni otak"


" hmmm, benar tuh" kata ku.


" oke deh aku siap siap dulu, Lo naik apa?" tanya Cindy.

__ADS_1


" mungkin di antar sama pak Mamat" kataku.


" hmmm , boleh minta tolong jemput gak? soalnya mobil lagi ngantar ayah ke bandara mau survei tempat ke Amerika" kata Cindy.


" bolehhh gak masalah, tapi ayah Lo keren juga ya , mainnya ke Amerika " kataku.


" dah lah, ngeledek Lo . ayah Lo juga GK kalah keren apalagi kakak Lo hehehh"


" hadehhhh, naksir Lo sama kakak gua ya?"


" hahahah ketebak ya? abis kakak Lo udah ganteng, mapan, pintar, keren lagi. siapa coba yang gak naksir sama dia"


" iya deh iya, kalau dia mau sama Lo , gpp deh Lo jadi kakak ipar gua hahahha" kataku.


" betulan lo? bagus deh , hati adek udah memihak, tinggal orang tua loh dan yang paling utama kakak loh wkwkwk"


" coba aja dulu, nanti gak kesampaian jangan nangis loh" ledekku.


" jangan doain yang engga engga dong, Lo harusnya doain yang baik baik"


" iya deh iyaaa, gua matiin nih . bye.


" yahhhh, bye***".


akupun berlalu ke kamar mandi untuk mandi dan bersiap setelah mematikan telpon .


sehabis mandi , aku hanya memakai handuk untuk menutupi badanku keluar dari kamar mandi. kebiasaan ku sih , malas siapin baju dulu baru pergi mandi.


aku berjalan ke arah lemari dan memilih baju yang mau aku pakai.


*.........*


" bii, kalau nanti aku belum pulang tapi bunda atau ayah udah balik, tolong bilangin aku keluar ya " sahutku.


" mau kemana non, cantik benar" kata bi Tuti.


" main bi, mau cuci mata dulu ke mall" kata ku.


" ohhhh siap non. Hati-hati Yo" kata bi Tuti .


" okey bi, vinka pamit dulu ya "


" okey non"


aku pun berlalu ke depan rumah.


" pak , antar saya bentar ya" kata ku


" kemana non?"


" udah jalan aja , nanti di jalan aku kasih arah"


" siap non,laksanankan" kata pak Mamat .


mobil pun melaju dengan kecepatan normal , dan aku menikmati perjalanan dengan memandang ke arah kaca mobil.

__ADS_1


__ADS_2